[FF/PG-15] Naughty Kiss (Teach Me, Please) – Part 1

Naughty Kiss (Teach Me, Please)/KimKi Fiksikopat/PART1

*gambar hanya sekekedar ilustrasi-penggambaran tokoh haejin ialah mendekati sulli dan tokoh yeon-ah mendekati krystal

Author :           KimKi Fiksikopat

Chapter            :           PART 1

Cast                 :           Taemin (SHINee – Lee Tae Min) – Kim Hae Jin (YOU, Readers) – Lee Yeon-Ah (OCs)

Support Cast    :           SHINee members

Length :           Chaptered

Rating               :           PG-15

Genre               :           Romance (FAIL!) Comedy (little little, LOLs)

Disclaimer        :           Para cast dan cameo menjadi diri mereka sendiri dalam ff ini. Saya selaku                                              penulis hanya sebagai pemilik dari plot cerita ini.

Note                :           Jangan lupa RCL, RCL, dan RCL. jika banyak silent reader maka author anggap para pembaca tidak tertarik dengan cerita ini dan cerita-cerita selanjutnya tidak akan dilanjutkan. Harap dimaklumi. HAPPYREADING!

PART 1

“Selamat pagi, Chullie Sonsaengnim. Maaf saya terlambat”

Pemuda bertubuh kurus dengan rambut berwarna kekuning-kuningan berjalan masuk ke dalam kelas dengan langkah perlahan. Sudah menjadi kebiasaannya terlambat masuk kelas dikarenakan kesibukannya menghibur orang. Bukan! Bukan menghibur dalam artian negatif seperti melayani tante hidung belang (?) Bukan pula menghibur dengan menjadi badut dan bertingkah konyol. Tapi menghibur dalam artian memberikan kesenangan pada beberapa, mungkin ratusan atau bahkan jutaan penggemarnya yang bernamakan SHINee World. Pria muda yang tengah berdiri gemetaran di hadapan gurunya itu ialah Lee Taemin. anggota termuda atau magnae dari grup idola SHINee yang saat ini menikmati ketenaran yang makin mengambang tinggi seperti balon gas yang dilepas si tengah lapangan luas. menyusul balon gas berwarna merah dan biru tua milik saudara satu ayah mereka, DBSK dan Super Junior yang sudah lebih dahulu melayang tinggi di langit luas.

Kembali lagi ke Lee Taemin yang masih berdiri dengan kaki bergetar pelan karena begitu takutnya pada guru di hadapannya yang terkenal galak. Entah malaikat mana yang hari ini nyasar ke hati guru tergalak di sekolahnya ini, dengan sunyum lebar yang jarang muncul di wajah tuanya, Chullie Sonsaengnim mempersilakan Taemin untuk duduk tanpa diberikan hukuman sedikitpun.

Masih dengan gemetar yang tak kunjung berkurang sejak awal ia melangkah masuk ke kelas tadi, Taemin melangkahkan kakinya yang terasa lemas ke arah bangku tempat ia duduk biasanya diiringi dengan tatapan tajam dan delikan tak senang dari beberapa teman sekelasnya. Begitu ia duduk dan mengeluarkan buku pelajaran yang sesuai dengan materi yang diajarkan gurunya, Taemin merasa ia sedang diperhatikan seseorang. Bukan dengan tatapan dengki teman sekelasnya ataupun tatapan ‘memuja’ para penggemarnya yang acap kali saling menyapa diri dengan sebutan Taemints. Taemin menoleh ke arah kanannya ke sumber tatapan yang terasa hangat walaupun ia tak tahu dari mata siapa tatapan itu berasal.

“Haejin-ssi” bisik Taemin.

Haejin gelagapan. Begitu pria yang dipandangnya sejak ia masuk kelas tadi menoleh padanya. Haejin membuang pandangannya ke arah Chullie sonsaengnim yang tengah berkutat dengan whiteboard di depan kelas. Menghindari dua bola mata dingin taemin yang seakan menjalarkan kehangatan padanya.

Taemin POV

“fheeew.. akhirnya selesai juga jadwal pelajaran hari ini. kurasa aku bisa tepat waktu untuk pemotretan CF” aku berbicara pada diriku sendiri seraya membenahi peralatan belajarku yang berjajar rapi di meja dan memasukkannya ke dalam ransel hitam milikku.

Kulayangkan pandanganku pada sosok yeoja manis di sampingku yang tengah sibuk berbenah sama sepertiku. Ia makin sering melamun beberapa hari ini, pikirku.

“Aku duluan Haejin-Ah” kusapa dia dengan suara setengah berbisik.

“Ah.. Ne ne Taemin-Ssi” kulihat ia sedikit kaget pada awalnya lalu cepat menjawab sapaanku.

“Haejin-ah! Kenapa kau masih menggunakan sapaan hormat padaku. Apa kau tidak mau berteman denganku?”

“Ahni ahni Taemin-Ssi.. Ahhh, Taemin-Ah” haejin sepertinya masih canggung denganku. Mungkin dia hanya belum terbiasa, batinku.

Aku melangkah meninggalkan Haejin yang masih sibuk membenahi peralatan belajarnya. Ketika selangkah lagi keluar dari pintu kelas, aku berbalik.

“Annyeong Haejin-ah, sampai junpa besok” kulambaikan tanganku ke arah haejin seraya memasang tampang ‘terimut-ku’ dengan senyum manis milikku yang kabarnya banyak menyihir para Noona fans.

Kulanjutkan langkahku keluar kelas. Meninggalkan Haejin yang sekilas kulihat mematung kebingungan, mungkin dia merasa aneh melihat tingkahku padanya barusan. Ke ke ke

Aku berjalan dengan sedikit bersemangat di koridor sekolah. Aku mencoba berjalan dengan cara biasa manusia berjalan, aku bosan berjalan dengan kepala tertunduk dan langkah cepatku selama ini. Kucoba memberanikan diri memandang wajah wajah warga sekolah yang kebanyakan dahinya mengkerut melihatku tidak berjalan seperti biasanya aku berjalan.

Kulihat di ujung belokan menuju gerbang sekolah, ada segerombolan siswa berkumpul dengan wajah mengkerut kerut dan seketika berubah cerah ketika melihat aku datang kearah mereka. Huh! Aku hapal siapa mereka, hampir dua tahun setengah aku bersekolah disini merekalah orang orang yang rutin ‘mengajakku bermain’! Ya, bermain dalam permainan mereka dengan aku sebagai objek mainannya.

Aku pura pura tidak melihat mereka dan berjalan cepat ke arah gerbang. Namun tiba tiba aku terkepung dalam lingkaran manusia yang sepertinya sengaja mengepungku. Kulihat masing masing dari mereka memegang bubuk cabai di balik punggung tangan dan bersiap meleparkan bubuk itu padaku.

“Bisakah kalian berhenti menggangguku! Aku muak dengan keusilan kalian selama ini! Kumohon hentikan atau kalian akan..” pemuda kurus berambut kekuning-kuningan berusaha membebaskan diri dari teman-temannya yang kompak menjahilinya dengan menghalangi jalannya menuju gerbang sekolah dan mungkin akan segera menghujaninya dengan bubuk cabai yang mereka bawa.

Sekitar dua puluhan siswa laki-laki dan perempuan berkomplot untuk mengerjai seorang siswa ‘istimewa’ bernama lee taemin. Mereka berpencar di koridor yang menuju tepat ke arah gerbang sekolah, pura-pura sibuk dengan urusan masing-masing. Dengan menghalang-halangi lee taemin yang tengah diburu waktu mengejar ‘jadwalnya’ yang kian padat dan melempar bubuk cabai padanya, mereka seolah mendapat kesenangan tersendiri. Sensasi yang mereka rasakan bahkan lebih menyenangkan dari memperoleh nilai sempurna saat ujian. Tak ada hal lain yang mereka dapatkan dari -‘mem-bully’ seorang lee taemin, seperti materi atau penghargaan, melainkan hanya kesenangan semata. Kesenangan diatas penderitaan orang lain.

Lee Taemin, member termuda dari boyband terkenal SHINee, sudah kehilangan kesabaran. ia sudah bosan dikerjai terus terusan. Ia juga sudah bosan dimarahi hyung-hyungnya karena ia selalu terlambat saat pulang sekolah padahal mereka sedang diburu waktu untuk menyelesaikan perkerjaan mereka sebagai ‘penghibur’ yang makin memadat.

“Apa yang kalian lakukan disana!” terdengar teriakan Chullie Sonsaengnim dari arah dalam sekolah

Serentak tanpa dikomando, barisan siswa yang mengepung taemin tadi langsung mundur perlahan dan satu persatu berjalan keluar gerbang sekolah. Berurusan Chullie Sonsaengnim sama saja menggali kuburan sendiri, satu sekolah tahu bagaimana ‘manisnya’ berbagai hukuman dari Chullie Sonsaengnim.

Taemin bejalan mendekat ke arah dimana Chullie Sonsaengnim dan seorang gadis canrtik berdiri. Ia berterima kasih pada Chullie Sonsaengnim tapi ditanggapi dingin oleh Chullie Sonsaengnim yang berlalu begitu saja meninggalkan ia dengan gadis cantik yang kini berdiri dihadapannya.

“Kau baik baik saja? Aku kasihan melihatmu dikerjai terus terusan tapi tidak ada yang berani melapor pada sonsaengnim, tadi kebetulan aku melihat Chullie Sonsaengnim lalu kulaporkan padanya” gadis itu berceloteh panjang seperti tanpa kendali.

“Terima kasih atas bantuanmu, kamsahamnida” Taemin membungkukkan badannya 90 derajat pada gadis itu.

“Ahh, Taeminie. Itu hanya bantuan kecil” ujarnya sambil megibas ngibaskan tangannya pada Taemin. Sedikit berlebihan.

“Jika kau bersedia, maukah kau pulang bersamaku. Anggap saja balasan atas kebaikanmu” ajak Taemin.

“Ahni aku bawa mobil sendiri, mungkin lain kali, Taeminie”

“Ahh.. Baiklah, tapi siapa namamu?” sadar sejak tadi berbincang tanpa tahu namanya, Taemin langsung menanyakan nama gadis itu.

Hmmm.. Lee Yeon-Ah, nama yang cantik! Secantik orangnya, batin taemin begitu mendengar gadis yang berjalan disebelahnya menyebutkan namanya sendiri dengan suara halusnya. Entah apa yang terjadi pada hati taemin karena sesaat setelah Yeon-Ah menyebutkan namanya sendiri, jantung Taemin mendadak bergetar pelan lalu makin lama makin kencang.

Ketika hampir sampai di depan gerbang sekolah, Yeon Ah melambaikan tangannya lalu berlari kecil ke arah sebuah mobil matic berwarna biru muda, senada dengan warna ransel dan jam tangan yang dikenakanya.

Yeon Ah, gadis cantik dan baik hati si penyuka warna biru, Taemin berbicara pada dirinya sendiri dalam hati.

Karena asyiknya memperhatikan yeon ah yang kembali melambaikan tangan dengan manis ke arahnya, Taemin tidak menyadari dibelakangnya seseorang tengah bersiap melemparkan botol berisi bubuk cabai ke tubuhnya.

“Taemin-ssi! awas!!”

Mendengar suara seseorang teriakan peringatan seseorang padanya, reflek taemin menunduk menghindari apapun yang akan menghantamnya.

‘Bugh’

Sebuah botol plastik kecil yang diduga taemin merupakan bubuk cabai jatuh dan pecah tepat di belakangnya. Beruntung ia diperingatkan telebih dahulu oleh seseorang yang ternyata adalah haejin.

Tidak jauh dari haejin terlihat seseorang yang diduganya ‘si pelempar-yang-kurang-beruntung’ menghentak-hentakan kakinya karena lemparannya tidak mengenai ‘sasaran’ yang ia tuju semula. Namun, ‘si-pelempar’ kini tidak terlalu peduli ‘sasarannya’ semula terluka atau tidak karena ia sudah menemukan ‘sasaran baru’ yaitu haejin yang masih berdiri di tempatnya.

Taemin berdiri dan berlari secepat yang ia bisa lalu menarik haejin ke dalam dekapannya. Kembali terdengar suara botol plastik yang pecah di aspal karena tidak berhasil ‘menyentuh’ sasarannya sedikitpun. Taemin memutar badannya menghindari mobil yang terparkir di depan mereka. Ia sengaja memutar tubuhnya agar haejin terhindar dari aspal yang menjadi tempat ‘pendaratan’ mereka. Punggung taemin keras menghatam aspal ditambah haejin yang mendarat tepat di atas tubuhnya sehingga sakit yang dirasakan taemin menjadi dua kali lipat.

“YYA!! apa yang kalian lakukan disana!”

-TBC

©2011 S3FFIndo Publishing

Dont Forget! :

- Give YOUR COMMENT after read this FF. Be a good reader. oKEY?

- UNTUK SEMUA READERS, TOLONG BACA READ FIRST terlebih dahulu. Kami telah menginformasikan tentang semua page sehingga JELAS PAGE/SUB PAGE mana saja yang harus kalian tuju terkait dengan kepentingan kalia, dan info-info lainnya yang mungkin membantu kalian semua ^^

- Thanks for Read and Comment this FF. Feel comfort to stay here and TOGETHER, BEYOND OUR IMAGINATION ~ ^0^

About these ads

About Obrier

Lahir dan tinggal di Prabumulih, Sumsel; mahasiswa tingkat akhir; pemimpi tulen; pembaca romance akut; seringkali mengaku sebagai seorang Penulis. Facebook: Oktabri Erwandra (http://facebook.com/obrier) Twitter: @Obrier_ (http://twitter.com/obrier_) Blog pribadi: http://playfiction.wordpress.com/

Posted on 12 Maret 2011, in Oki Kim★fiksikopat, SHINee Fanfiction and tagged , , , , . Bookmark the permalink. 101 Komentar.

  1. missnandaa 최민호

    Omona~ taeminie punya 2 plihan yeoja….andwae~
    satu aja dongsaeng…. xD
    kkkk~
    author daebak! Miris bcanya klu inget taemin di bully…huks
    T,T

  2. Oke part 1. Ini FF Shinee yg pertama kali ku baca. . .
    lanjut ke part berikutnya hehe. .

  3. Good thor! Jd penasaran nihh:p lnjut thooor

  4. ini kisah taemin dari kehidupan nyatanya yg sering dibully kan x.x taemin kan gak pernah iseng sama mereka.. Tampaknya bakalan jd cinta segitiga ni

  5. aannyeong haseyo… ^^
    yuki imnida..
    reader baru neeh… ikut nimbrung ikut komment ikut baca + ikutan seneng neeh… kekekee…
    authoor.. mianh yak… aku bru dteng di blog ini, tp langsung baca Ff ini tanpa liat praturan… aku janji aku baca semua peraturannya, aku komment semua FFnya, n aku ngga akan bo’ong tentang info” diri ku.. okeeh..
    gomawoo~~~ :))

  6. karena ini dah tamat..
    jdi bingung maw komen apa..
    cz pengen bru2 baca..
    hehe

  7. keren,,,,
    annyeong aq reader baru dsni^_^
    kasian taemin knp dia malah di bully ma temen2nya???

    lanjut part 2 dlu y author

  8. enchul jadi guru._. *pen liat

    0,0
    taemin di bully:'(
    cian bgt tae *pelukmin{}

    thor minta pw cara.a gmn? Aku readers baru thor.-.

  9. kasian bgt taemin d bully,.. moga2 ja d skul yang baru ‘gak,..

  10. Jahat bgt yg nge’bully’ taemin

  11. OMO Taemiin di bully noooo….

  12. duuh taem, masiy suka d bully uga dy d sekolah..
    kasiman..
    haha
    btw ada 2 wanita ni,,
    haejin kah, ataw yeon ah kah yg jd couple taem?

  13. beh taemmpa kasian..
    *nganggukngangguk*

  14. omo
    taemin oppa di bully… :'(

  15. Yunjaechunjunmin

    Kshan taemin d jahilin ma kka klas’a.!

    Kra” cp yg d plh taemin ea.??
    Hae jin atw yoon ah.??
    Lnjt akh….==>

    author daebak… *acungin 1 jmpl*

  16. wah seru seru, capcus ke part 2

  17. Wah ok bgt cpta ny.
    Seru.
    Wkwkwkk

  18. ih gemes deh sma taemin

  19. haol^^ saya readers bary disini eheeh~ ceritanya bagus deh (y) ngena bgt di hati :D

  20. Anyyeong thor
    aku reader baru disini
    hehehe baru nemu epep ini thor
    ceritanya bagus
    kasian taemin di bully sma teman temanya :(

  21. kasihan banget si taemin harus dibully

  22. kacian bgt taemin d bully,
    siapa tu yg manggil taemin n haejin?

  23. Kasian uri taemin di bully :O
    Beruntung ya haejin dideketin taemin :D

  24. Kasian uri taemin di bully :O
    Beruntung ya haejin dideketin taemin :D

  25. annyeong admin kece^^~
    aku pndatang baru dsini slm knal..

    taem yg unyu2 di bully,,kesiaan..pnasaran pgin bca part lnjtanx..hehe

  26. lanjutt ke chap 2 keke

  27. Wah, baru nemu ff ini. Ceritanya bagus, bikin penasaran buat baca part selanjutnya! :D

  28. kasian taepa di bully ,

  29. pilih gue ato dia*plakplakplak
    Wah daebba*ancungin2jempolkeauthor

  30. Duh kasihan taemin selalu dibully (´._.`)\(‘́⌣’̀ ) , belajar karate gih taem sama abang Min Ho (?) #pletak ahahah.
    Aissss, beraninya keroyokan…#tampol satu-satu orang yg bully taem.
    Hoaaa suka suka sukaaa…

  31. aduhh taemin, kasihan banget di bully gitu, aku pikir yg ngelaporin kejadian itu si haejin ternyata yeon-ah toh. Next part!!

  32. cynthia putri utami

    nice story! Lanjut

  33. Wah wah wah…
    Gak nyangka taemin punya kepribadian tersembunyi (maksudx? #plak)

    keren deh thor..

  34. Aduh..aduh..si imut taemin kenapa bisa di bully…

  35. omo !!!

    seorang taemin oppa trnyta ska tlat k scull yaaa. :)

    lnjut thor

  36. Taeminna. . . . Yg nakal ta aduin sma cullie lo

  37. waaaah taemin^^ hihihi

  38. daaee….bbaaakk thor…
    annyeong haseyo//bungkuk 90 derajat…LEE SOYOO IMNIDA.BANGEUPSIMNIDA..

    Reader baru..

  39. kasihan taemin.ny jatuh kna aspaL.. trus ketindas sma haejin Lgi… :'(

  40. Terlambat banget.. Mian baru nemu nih ff, jd koment’a di awal n di akhir aja ya…

  41. Terlambat banget.. Mian baru nemu nih ff jd koment’a di awal n di akhir aja ya thor.. Izin baca

  42. annyeong…
    aq br nemu ff ini…
    mian br bisa baca skrg..^^

    wah crita anak sklh emg seru ya…
    aq seneng bcnya^^
    bhsnya mudah dmengerti..
    ok fighthing ya..↖(^ω^)↗↖(^ω^)↗

  43. Kok bisa”.a taemin dibuly sih
    Salah.a apa?
    Apakah dia sombong dskolah?
    Ahh kyak.a ngga deh, pasti tmen”.a iri tuh sma dia mka.a dia dibuly

  44. Em ini sama kayak cerita nyata waktu Taemin masih sekolah dulu kan? Di bully terus cuma gara2 dia artis…

  1. Ping-balik: [FF/PG-15] Naughty Kiss (Teach Me, Please) – Part 3 « SHINee Super Shinki FF Indo

  2. Ping-balik: [FF/NC-17] Naughty Kiss (Teach Me, Please) – Part 3 « kimki fiksikopat's room!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 96 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: