[FF/1S] Key Of Heart – MV Boa. Ver.

Key of heart by Miri

Title  :  Key Of  Heart

Author : Tsukiyomi Mirikha

Genre : Love, romantic, sad end

Cast :

– Kim Jaejoong

– Miri (me ^^)

—————————————————–

Miri sedang memainkan piano di ruang music di sekolahnya, ya dia adalah salah satu siswa di Seisen International High School, Jepang  yang sangat berbakat dalam memainkan Piano.

“Ting Tingg Tiiingg tingg tiiing…” Jari-jari Miri dengan lincahnya menari dan membuat alunan lagu yang indah.  Saat itu juga di sana ada Jaejung yang sedang membuat lagu dan Junsu yang sedang bermain gitar.

“Jaa Mata Jae… (Sampai Jumpa Jae)” Kata Junsu sambil mengambil tasnya.

“Hai.. Iterasshai Junsu-san (Hati-hati di jalan Junsu)” Kata Jae sambil sedikit melambaikan tangannya. Jae melanjutkan kegiatannya membuat lagu.

“La,, La,, La,, Na,, Na,,” Jaejung terlihat sangat serius membuat lagu. Melihat ekspresi wajah Jaejung yang serius, Miri lalu tersenyum dan  melanjutkan permainan pianonya.

Miri dan Jaejung sudah berteman sangat lama sejak mereka masih duduk di bangku Junior High School.

Miri juga menyimpan perasaan ‘sayang’ kepada Jaejung selamanya ini tapi dia tidak mempunyai keberanian untuk mengatakannya.

Miri mendekati Jaejung yang masih serius dengan pekerjaan. Miri penasaran dengan lagu yang sedang di buat oleh Jaejung.

“Heii… Nani ga hoshii no desu ka?? (Heii… Apa yang sedang kau lakukan??)” Tanya Miri basa basi.

“Kore… (Ini…)” kata Jaejung sambil menunjukkan kunci lagu ciptaanya.

Miri melihat kunci-kunci lagu yang di ciptakan Jaejung, lalu Miri memainkan sambil menyanyikan lagu Jaejung  yang  diberi  judul “Key Of Heart”.

“Ting tinning… tiinngg…”

“Though we are in love
Sometimes we do hurt each other dry and cry
Everyone has a such experience
I don’ know the reason why
I could not find the word to get you back……”

Jaejung menikmati permainan piano Miri yang sangat indah saat memainkan lagu ciptaannya. Saking indahnya sampai membuat Jaejung tertidur di sofa yang dia duduki.

“…To try to keep our story going on
Is the key of heart….”

Miri selesai memainkan plus menyanyikan lagu ciptaan Jaejung. Miri bingung, kenapa hening sekali? Kenapa Jaejung tidak berkomentar?? Hmm.. Ternyata saat Miri memalingkan wajahnya ke arah tempat Jaejung duduk, Jaejung malah tertidur dengan lelapnya.

Miri menghampiri Jaejung dan mendekatkan wajahnya ke wajah Jaejung sambil tertawa kecil.

“Hihihi… Choukawaii desu (Hihihi… Manis banget)” kata Miri.

“Arigatou Miri-chan.. hahaha (Terimakasih Miri.. hahaha)” Tiba-tiba Jaejung membuka matanya dan membuat Miri kaget plus membuat wajah Miri merah seperti udang rebus.

“Haa. Heee… Jae.. Hee..” Miri salting melihat Jae tertawa kecil.

Sejak saat itu, Jae dan Miri menjadi sangat akrab dan mereka sering pulang bareng. Sampai pada suatu hari saat Miri dan Jaejung sedang beristirahat di samping taman. Jaejung mengatakan hal yang membuat Miri kaget, tak percaya, dan astaga.. membuat wajah Miri merah.

“Miri-chan.. ai shitemo ii? (Miri, bolehkah aku mencintai mu?)” kata Jae sambil metatap mata Miri dengan penuh ketulusan.

“Nani?? Mo ichido itte kudasai?? (Apa?? Tolong ulangi lagi dong)” kata Miri.

“kimi no koto ga daisuki nanda, Miri-chan (Aku sangat menyukai mu Miri)” Kata Jaejung dengan lembut.

“Ore to tsukiate kudasai?? (maukah kau pergi bersama ku??)” Lanjut Jae.

“Ano…arigatou Jae… Hai.. (Hmm…  Makasi Jae… Iya)” kata Miri dengan malu-malu meong.

Lalu Jae memberikan Miri kalung berlambang Olympus.

Saat itu juga Jae dan Miri menjadi pasangan kekasih. Mereka berpacaran sampai lulus SMA.

3 Tahun kemudian Miri berhasil menjadi artis terkenal berkat kerja kerasnya dan dukungan yang

diberikan oleh Jaejung.

“Moshi-moshi…” Jae mengangkat telp.

“Moshi-moshi Jae…” Ternyata yang menelp adalah Miri. Dia memberitahukan kalau jam 8 malam nanti dia ada konser dan sangat berharap kalau Jae akan datang.

Jam 08.15, Jae masih di rumah dan dia masih mempersiapkan penampilannya dan membawa sebuket bunga.

“Oh.. Kami!!!! (Oh.. Tuhan!!!)” Jae teriak saat melihat jam tangannya yang sudah menunjukkan pukul 9.00pm. Dengan kecepatan super high speet alias ngebut, Jaejung mengendarai motor ‘Ninja’-nya.

Sementara itu di tempat Miri konser, Miri panik, bingung, demam panggung, dan perasaan campur aduk karna ini pertamakalinya dia konser ‘live’.

“Miri-san…  Utau kudasai (Miri… Silahkan menyanyi)” kata seorang MC yang masuk ke ruangan Miri.

“Ano… Hai.. (hmms… Iya)” Miri berjalan perlahan ke panggung dan dengan kepercayaan dirinya dia mulai menyanyi dan menari yang membuat para penonton terpukau dengan aksi panggungnya.

Miri menyanyikan lagu yang di ciptakan oleh Jae yang dia mainkan saat dia masih duduk di bangku SMA.

Miri juga selalu memakai kalung pemberian dari Jaejung dan tak pernah melepasnya.

Jae mempercepat kecepatan motornya karna dia sudah terlambat untuk datang ke konser Miri tapi naas karena Jae tidak bisa menghentikan motornya saat ada mobil yang tiba-tiba melintas di depannya. Tabrakan pun tak bisa di hindarkan lagi dan dengan benturan yang sangat keras motor Jaejung menabrak mobil itu sampai-sampai Jae jauh terlempar dari motornya. Karena benturan yang sangat keras, motornya pun hancur dan terbakar. Begitu juga dengan mobil yang dia tabrak. Jae terbaring tak berdaya di atas aspal dengan kepala berlumuran darah.

‘tiikk… tiiikk… tiiik…. Niiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiittttttttttttttt” Suara alat-alat canggih dan computer yang berada di Lab Olympus. Olympus adalah perusahaan teknologi yang lumayan besar di Jepang dan memiliki banyak cabang di setiap Negara.

“Ah…  Kusso!!!!!!! (ah… Sial!!!!!!!!!!)” Kata seorang professor yang entah sedang melakukan apa. Sepertinya hal yang sedang dia kerjakan gagal. Lalu professor itu pergi meninggalkan Lab.

Lab Olympus di penuhi alat-alat dan mesin-mesin yang sangat canggih, ya itu sudah pasti karena Olympus salah satu pusat Teknologi terbesar di Jepang. Tapi, apa itu?? Sebuah robot kah??

Yah, di sana terbaring sesosok tubuh berjenis kelamin laki-laki tapi terdapat banyak kabel yang berada di sekujur tubuhnya dan tubuhnya juga tidak seperti tubuh manusia. Ya, bisa dibalang setengah manusia, setengah robot.

“Hmm,,, Hmm,,,” tiba-tiba sosok manusia setengah robot itu bangun dan memegang kepalanya. Hei, dia memang seperti manusia.

“Ahh………… Sugee (Ahh……….. berhasil)” tiba-tiba professor yang tadi masuk ke dalam Lab dan sangat senang saat melihat Jaejung Cyborg berhasil hidup dengan sempurna. Bahkan professor itu memeluk Jaejung Cyborg saking senangnya.

Jaejung melihat dirinya di depan kaca, dia merasa senang sekaligus sedih karna dia masih di beri kesempatan untuk hidup tapi tubuhnya malah seperti robot karena badannya yang hancur saat kecelakan.

Miri duduk di kamarnya dan menekuk lututnya, dia sangat sedih karena orang yang dia sayang tidak ada kabar. 3bulan sudah Jaejung menghilang, entah dia ada dimana. Miri sudah mencoba mencari Jaejung di rumahnya tapi dia tak ada.

“Miri-san… Miri-san…” Terdengar suara Nicky memanggilnya.

“Hai…. Nicky-san…. Doshite?? (Ya… Nicky… kenapa?)”  Jawab Miri.

“Ano… Nani shitene no?? (Hmms… Apa yang sedang kau lakukan?)” kata Nicky.

“Ee to…. (Ermm.. hmm)” Miri hanya menunduk terdiam.

Nicky adalah cowok yang mendampingi Miri setelah Jaejung menghilang. Yeah, bisa di bilang pacar barunya gitu deh tapi Miri terpaksa menerima cinta Nicky karna perintah pihak manajemennya.

Sementara itu di tempat Jaejung, Jae sedang mengutak atik camera Olympus miliknya. Di sana banyak terdapat foto-fotonya bersama Miri saat mereka masih SMA. Memory yang sangat berharga dalam hidupnya. Jaejung juga sering memfoto Miri dimana pun Miri berada dengan diam-diam.

Jaejung mengambil jas hitamnya lalu pergi dengan motor ‘Ninja’ yang telah di modifikasi oleh pihak Olympus. Kemanakah Jaejung akan pergi??? Who Know..

“TSUKIYOMI MIRIKHA CONSER “LIVE IN TOKYO DOME””

Malam ini akan diadakan konser di tempat ini dan itu adalah konser ke-3 Miri.

Miri masih berlatih untuk persiapan panggungnya dan bisa kalian tebak? Jaejung dengan diam-diam mengambil foto Miri dari balik sound system. Tapi tiba-tiba lampu panggung akan jatuh dan Jaejung langsung mendorong  Miri agar tidak tertimpa lampu.

“Aww,,,” Miri merintih.

“Gomenasai..” kata Jaejung cyborg.

Miri melihat kamera Jaejung dan melihat fotonya saat latihan lalu Jaejung dan Miri bangun dan Miri belum menyadari kalau Jaejung cyborg adalah pacar yang selama ini dia nanti-nanti.

Sampai akhirnya Miri melihat gantungan di kamera Jaejung dan Miri baru menyadari kalau Jaejung cyborg adalah orang yang dia cari selamana ini tapi ketika Miri ingin mengejar Jaejung, dia malah di halangi dan Jaejung menghilang di tengah kerumunan orang-orang.

Cinta Miri dan Jaejung cyborg berakhir dengan SAD END dan Jaejung tetap menjadi milik OLYMPUS.

____________________________END___________________________________

Copyright 2010 S3FFIndo Publishing

“Dilarang keras mengutip,menjiplak, memfotokopi sebagian atau seluruh FanFiction ini tanpa mendapat izin tertulis dari author”

Posted on 7 November 2010, in Matsuko Katsushika, Shinki Fanfiction and tagged , . Bookmark the permalink. 9 Komentar.

  1. hua…. keren.. keren……

  2. mvnya boA klo ga salah yang sama donghae itu yak .__.
    nice story^^

  3. Aku dah bca, tpi gag apa lah koment lg😄
    #gaje, ditimpuk miri

  4. Raisa Widiastari

    Good! 4 thumbs!
    Kreatif nyiptain ceritanya walaupun dari video clip!!

  5. hmm… good story. i like…

  6. huah, knpa harus sad ending sich? Tp klo emang ceritanya gt ya ga masalah juga sich,,
    KEREN,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: