[FF/1S] Last Word of Love

Title  : Last Word Of Love

Author : Miri

Genre  : Love, romantic, sad end

Cast :

– Kim Jaejoong

– Yui

Hari ini adalah hari yang indah untuk ketemu sama Jaejoong. Yui berjalan menyusuri lorong sekolah dengan senyum mengembang dan semangat yang sangat tinggi.

“Ohayou Mina-san……….(Selamat Pagi semua)” Sapa Yui saat memasuki kelas.

“Ohayou Yui……….(Selamat Pagi Yui)” balas Aoi yang tidak lain adalah sahabat Yui.

Yui hanya tersenyum manis lalu melangkah ke bangkunya dan menaruh tasnya.

“Heii… Nani atta no??? (Ada apa siih?) Kok Yui kelihatan seneng banget pagi ini??” Tanya Aoi.

“Hehehehe… betsu ni desu.. ^^ (Gak ada apa-apa kok ^^)” kata Yui tersenyum.

“Huuh… doushitano Yui… oshiete kure desu!! (Kenapa sih Yui? Kasi tau dong!!)” rengek Aoi.

“Hehehehe… Hai.. Gini loh, aku itu seneng banget karna sekarang bisa ketemu sama Jae” kata Yui dengan senyum mengembang.

“Eh?? Sokka.. (Oh gitu) kiraen kenapa…. Uuuh” kata Aoi.

“Maa ne… ^^ (Ya gitu deh)” kata Yui senyum.

Entah kenapa hari ini Yui pingin banget ketemu sama pacarnya itu. Padahal biasanya juga gak kayak gitu dan lagian dia bisa ketemu sama Jae setiap hari.

Yui ngeliat jam tangannya, baru jam  09.00pm. 1 jam lagi untuk nunggu jam istirahat.

“Yui kenapa siih?? Kok gelisah gitu??” Tanya Aoi.

“Hmms…. Kok istirahatnya lama banget ya??” Tanya Yui.

“1 Jam lagi kok” kata Aoi.

Yui benar-benar gak bisa focus belajar dan akhirnya bel istirahat yang dia tunggu-tunggu pun berbunyi.

“Yeess… Akhirnya” kata Yui lalu lari ke kelas Jaejoong.

Sesampainya di depan kelas Jaejoong, Yui menyelusuri kelas dengan tatapannya tapi Jae gak ada di sana. Yui kecewa dan sedih karna gak bisa liat Jae. Tapi ketika Yui akan pergi dari kelas, tiba-tiba ada yang menepuk punggungnya.

“Jae…….” Kata Yui senang saat melihat yang menepuk punggungnya itu adalah Jae.

“Hehehehe… Ada apa Yui??” Tanya Jae dengan senyum khasnya.

“Makan bareng yuuks… hari ini aku bawa sushi dan takoyaki, aku yang membuatnya sendiri loh” kata Yuki dengan senyum manis sambil memperlihatkan kotak makannya.

“Wuuaaah… Ayuuuks.. aku sudah gak sabar ingin mencicipi masakan Yui” kata Jae dengan senyum.

Sifat Jae yang selalu ceria inilah yang membuat Yui sangat mencintai Jae. Selama Yui dan Jae pacaran, Jae gak pernah bikin Yui nangis.

Di kantin, Yui dan Jae duduk di kursi dekat jendela yang memperlihatkan keindahan taman sekolah.

“Tabemashooooooo….!!!!!!! (Mari makan)” Kata Jae langsung memakan hidangan di depannya, begitu juga dengan Yui.

“Huaaaaaa…. Oishii…………..(Enak)” Kata Jae dengan senyuman.

“Hehehehe… Arigatouu” kata Yui senang karna Jae menyukai masakannya.

Selesai makan, Yui dan Jae berjalan menuju taman sekolah yang indah dan di penuhi dengan bunga-bunga cantik.

“Yui……” kata Jae.

“Ya?? Doshitano Jae?” Tanya Yui.

“Bagaimana kalau pulang sekolah kita jalan-jalan dulu mengelilingi Kyoto” kata Jae.

“Hmm… Bagaimana ya??” Yui berpikir.

“Ayooolah… Ku mohon” kata Jae.

“Hmm… Baiklah kalau begitu” kata Yui.

Bel pulang sekolah pun berbunyi, Jaejoong sudah menunggu Yui di depan sekolah dengan motor CBRnya.

“Jae………….” Sapa Yui.

“Heeii… Ayo naik” kata Jae.

Selama perjalanan mereka berdua saling bercanda dan tertawa. Lalu Jaejoong menghentikan motornya di samping danau yang sangat indah.

“Ayoo turun” kata Jae.

Jae memeluk Yui saat mendekati danau dan Yui duduk di ayunan pinggir danau.

“Yui… apakah Yui sangat menyayangi ku?” Tanya Jaejoong sambil mendorong ayunan yang di naiki Yui.

“Tentu saja Yui sangat menyayangi Jae…. Kenapa Jae bertanya seperti itu??” Tanya Yui.

“Iie… hanya ingin mengetahui perasaan Yui saja” kata Jae.

“Yui………” Kata Jae lagi.

“Iya….” Jawab Yui.

“Kalau nanti aku pergi jauuh sekali, apa Yui bisa untuk tersenyum??” Tanya Jae.

“Hmm.. Jae mau pergi kemana??? Entahlah… Sepertinya tidak” jawab Yui.

“Entahlah…. Hehehehehehe” Kata Jae sambil tertawa.

“Jae kok jadi aneh siih?” Tanya Yui.

“Gak kok… Aku gak aneh… hehehehe… mungkin itu perasaan Yui saja” kata Jae.

Jae dan Yui sangat bahagia hari itu. Entah kenapa hari itu Jae sangat romantis dan memperlakukan Yui dengan manja. Padahal biasanya Jae itu cuek dan gak romantis dan gak suka kalau Yui bermanja-manja dengan Jae. Semua perubahan Jae ngebuat Yui curiga, jangan-jangan Jae memiliki gadis lain selain dirinya dan Jae berbuat sebaik ini karna merasa bersalah. Tapi pikiran itu segera di buang jauh-jauh oleh Yui.

“Sudah sore…. Pulang yuks” Ajak Jae menggenggam tangan Yui.

“Hmms.. Ayuuks….” Kata Yui.

“Eh,, tunggu-tunggu… Sepertinya ada yang tertinggal” kata Jae

“Apa??” Tanya Yui.

“Tunggu dulu ya…. Aku ambil dulu” kata Jae mengambil tas panjang dan mengeluarkan sebuah gitar.

“Jae mau ngapain??” Tanya Yui.

“Yui… Coba dengarkan lagu ini, lagu ini khusus aku ciptakan untuk Yui” kata Jae.

“Waah… Jae.. so sweet…” kata Yui.

Lalu Jae menyanyika lagu yang sudah dia siapkan untuk Yui.

‘Jreeeng…. Jreeenng…. Jreeeenng’

MY LOVE sekai de tada hitori
Ima boku no kokoro ni
Kimi dake ga iru itsumo
ONLY YOU kanashii yoru no sora wo
Massugu terasu hoshi no youni
Kibou boku ni kureruyo OH
Omou hodo genjitsu wa umaku ikanakute OH YEAH
Itsuwari to ayamachi no naka ikiteta zutto
Ano toki totsuzen boku no tobira wo akete
Tenshi ga maiorite kitanda YEAH… YEAHHHH…
CAUSE YOU’RE MY MIRACLE kimi dake ga
Boku no mirai wo kaeruyo
MY GIRL totemo aishiteru noni
Umaku tsutaerare nakute gomen ne
Itsuka hane wo hitotsu oite kimi ga dokoka ni
Kiete shimai sou de kowaku narunda OH YEAH
Nano ni kizutsukete shimatte mo waratte kureru
Kimi no tame ni boku wa ikite yukuyo OH YEAH
Eien no youni negau hibi demo IT WILL GO WITH THE WIND
Tatoe subete boku ga ushinatte OH WOO
WUH… Kimi dake ga soba niite kuretara
Donna arashi mo nori koete yukeru kara YEAH
CAUSE YOU’RE MY MIRACLE boku ni dake
Kimi no mirai ga hoshii na
MY GIRL kono kimochi todoi tara
Sono kotae wa YES datte itte ne
Konna ni hiroi sekai de
Kimi ni deaeta DESTINY
Itsumademo shiawase na hi ga kitto tsudzuku youni
.. futari dake ni dekiru yume wo sagasou YEAH
CAUSE YOU’RE MY MIRACLE kimi dake ga
Boku no mirai wo kaeruyo
MY GIRL totemo aishiteru noni
Umaku tsutaerare nakute
Nee gomen ne OH
Yakusoku suruyo itsudemo ONLY YOU OH…………………… (Jreeeeeeeeeeeeeeng)

‘Ploookk…. Ploookk… Ploook’

“Whuaaaaaaaaah…… Kawaii ne!!!!!” kata Yui.

“Hehehehe… Arigatou Yui-chan ^^” kata Jae.

“Lagunya bagus banget… Yui suka bangeet” kata Yui sambil meluk Jaejoong.

“Hehehehehe… Iya.. Aku seneng kalau Yui suka sama lagu ciptaan ku…” kata Jae.

“Ohya…. Kita pulang sekarang ya” kata Jae lagi.

“Iya…” kata Yui dengan senyuman indah di bibir.

Malamnya, Yui memikarkan Jae. Dia bener-bener bahagia hari ini dan menjadi semakin menyayangi Jae. Tapi Yui menunggu sms dari Jae dari tadi namun Jae gak ada sms Yui sama sekali.

“Mungkin dia sedang sibuk” kata Yui meyakinkan diri.

Tiba-tiba saat Yui mau belajar, dia merasa sangat haus dan turun ke bawah. Saat melewati jendela bawah, Yui seperti melihat Jae.

“Ah?? Jae?? Apa mungkin? Tapi ini kan sudah jam 10.00pm lagian hujannya juga deras banget jadi gak mungkin Jae ke sini” batin Yui. Saat Yui melewati jendela itu untuk yang kedua kalinya, Yui masih melihat sosok Jae. Tanpa pikir panjang lagi, Yui langsung keluar dari rumah dan melihat Jae yang berdiri kehujanan di samping motornya.

Yui langsung menghampiri Jae, gak perduli badannya basah karna hujan.

“Jae apa yang kau___________”

“Aishiteru Yui… Aishiteru Itsumo” kata Jae sambil memeluk Yui tiba-tiba.

“Ahm… Aishiteru Jae…” balas Yui.

Pelukkan Jae sangat erat, seakan menahan agar Yui tidak pergi darinya.

“Yui… Maafkan aku kalau selama ini aku gak bisa jadi yang terbaik untuk Yui tapi aku sangat mencintai Yui” kata Jae tanpa melepas pelukannya.

“Iya… Yui tau kok kalau Jae mencintai Yui dan Yui juga sangaaaatt mencintai Jae…. Jae itu sudah menjadi yang terbaik di hati Yui” kata Yui.

Lalu Jae menatap mata Yui dengan lembut dan Yui terhanyut dengan tatapan itu. Entah kenapa, Yui sedih melihat tatapan Jae seperti itu. Dia merasa kalau tatapan itu adalah tatapan perpisahaan.

“Jae…. Ayo masuk dulu ke dalam, di sini hujannya deras banget… Yui gak mau kalau Jae nanti sakit” kata Yui menarik tangan Jae.

Saat itu Yui merasa aneh, kenapa tangan Jae dingin ya?? Apa dia sakit dan kedinginan?? Yui bertanya-bertanya.

“Jae… Ganti baju dulu ya di kamar Yui… nanti Yui pinjami baju dengan Onichan” kata Yui.

“Iya… terimakasi ya Yui….” Kata Jae dengan senyuman.

Saat itu terbesit juga rasa bahagia di hati Yui, sangat bahagia karna Jae datang ke rumahnya dan rela hujan-hujanan hanya karna ingin mengatakan I LOVE U kepada Yui.

Tiba-tiba saat Yui ingin memberika baju kepada Jae ke kamarnya, telp rumahnya berbunyi dan Yui mengangkat telpnya.

“Moshi moshi…” kata Yui.

“Moshi moshi, bisa berbicara dengan Yui?” kata orang di sebrang sana

“Iya… Yui di sini…. siapa ya?” Tanya Yui.

“Yui, ini aku Aoi……” kata Aoi dengan nada panic.

“Iya… Aoi, ada apa kok kamu panic gitu sih?” Tanya Yui.

“Yui… Jae, Jae…” kata Aoi terpatah-patah.

“Jae kenapa????” Tanya Yui.

“Jae kecelakaan dan meninggal Yui…” kata Aoi.

‘Jleeeeeeeeeb’ hati Yui sakit mendengar kata-kata Aoi.

“Kau jangan keterlaluan bercandanya… Jae gak mungkin meninggal.. dia sedang ada di kamar ku sekarang untuk mengganti bajunya yang basah” kata Yui.

“Aku tidak berbohong Yui…. Jae kecelakaan jam 10 tadi saat dia ingin ke rumah mu” kata Aoi.

“Kau pasti bohong… Aoi jahat…… Jae ku gak mungkin meninggal dia ada di kamar ku sekarang!!!! Yui benci Aoi” kata Yui langsung menutup telpnya.

Hati Yui sakit banget, dia gak nyangka kalau Aoi akan mengatakan hal sekejam itu lalu Yui berjalan ke kamarnya.

‘tookk… tooookk… toookk’

“Jae…. Ini bajunya” kata Yui tapi gak ada jawaban.

“Jae…..” kata Yui lagi dan masih tidak ada jawaban.

Yui menjadi khawatir dan langsung membuka pintu kamarnya tapi Jae telah pergi dan benar kata Aoi, Jae meninggal dan yang tadi memeluk Yui adalah Arwah Jae yang ingin mengatakan kata Cinta untuk yang terakhir kalinya. Yeah, Jam 10 Jae meninggal. Tepat saat Yui menghampiri Jae yang sedang kehujanan dan Jae mengatakan “AISHITERU”.

Yui telah mendengar kata cinta terakhir dari Jae, yeah.. The Last Word of Love dari orang yang sangat di cintainya.

“Jaeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee…!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!” Histeris Yui.

Flash back à

“Moshi moshi”

“Moshi moshi… Aoi??” kata jae.

“Hai… Jae, ada apa?? Tumben menelpn”

“Aku ingin Tanya, Yui menyukai bunga apa ya???”

“Apa yah??? Mawar Merah…. Memangnya kenapa??”

“Hahahaha… Aku ingin membelikannya Mawar” kata Jae.

“Wuuah, tapi kan sekarang sedang hujan apalagi hujannya deras banget… bahaya kalau keluar”

“Ah, tidak apa-apa…. Demi Yui… walaupun harus menyebrangi lautan juga aku mau… hahaha”

“Dasar kau ini… hahahahaha…. Kenapa gak kau berikan besok aja sih?”

“Yee… Ndak ah, lagi moodnya ngasi sekarang”

“Owh begitu… ya sudah…. Good luck dan hati hati ya”

“Siiippp…”

Lalu Jae mengendarai CBRnya untuk membeli bunga Mawar Merah terindah di Hana Florist dekat dengan rumahnya. Setelah membeli bunga, Jae pun mengendarai CBRnya menuju rumah Yui dengan kecepatan full karna takut kalau nanti Yui sudah tidur. Saat akan belok ke kanan, tiba-tiba ada Truk yang melaju cepat di depan Jae dan dia gak bisa menghentikan motornya lalu kecelakaan maut itupun terjadi. Akibat tabrakan yang sangat keras dan hebat, membuat motor Jae rusak parah dan Jae terlempar jauh lalu akhirnya meninggal saat akan di larikan ke RS. Jae meninggal dengan luka yang sangat parah, kepalanya pecah dan darah keluar dari kepala, hidung, mulut, dan telinganya. Namun sebelum meninggal, Jae sempat menelpn Aoi,

“Moshi moshi” jawab Aoi.

“A_aoi….” Kata Jae lemas.

“Jae… kau kenapa?????” Aoi panic.

“A_a_aoi… aku ti_t_titip Yui… k_kau h_ha_harus menja_ganya….”

“Jae….!!!!!!!!!! Kau di mana???? Jae!!!!!!!!!” Aoi makin panic.

“A_aku… gak ta_tahan lagi…….. Te_terima_ka_kk_Kasih Aoi…. Se_ss_selamat Tinggal” kata Jae lalu menghenbuskan nafas terakhirnya.

Saat Aoi sampai di rumah sakit, Jae sudah berada di kamar jenazah. Lalu Aoi langsung menelpm Yui untuk memberitahu kalau Jae sudah tiada.

Tersenyumlah saat kau mengingat ku

Karna saat itu aku sangat merindukan mu

Dan menangislah saat kau merindukan ku

Karna saat itu aku tak berada di samping mu

Tetapi pejamkanlah mata indah mu itu

Karna saat itu aku akan terasa ada di dekat mu

Karna aku telah berada di hati mu untuk selamanya

Tak ada yg tersisa lagi untuk ku selain kenangan-kenangan yang indah bersama mu

Mata indah yang dengannya aku biasa melihat keindahan cinta

Mata indah yang dahulu adalah milik ku

Kini semuanya terasa jauh meninggalkan ku

Kehidupan terasa kosong tanpa keindahan mu

Hati, cinta dan rinduku adalah milik mu

Cinta mu tak akan pernah membebaskan ku

Bagaimana mungkin aku terbang mencari cinta yg lain

Saat sayap-sayap ku telah patah karna mu

Cinta mu akan tetap tinggal bersama ku hingga akhir hayat ku

Dan setelah kematian hingga tangan tuhan akan mnyatukan kita lagi

Betapa pun hati tlah terpikat pada sosok terang dalam kegelapan yg tengah menghidupkan sinar untuk ku

Namun tak dapat menyinari dan menghangatkan perasaan ku yg sesungguhnya

Aku tidak prnah bisa menemukan cinta yg lain selain cinta mu

Karna mereka tak tertandingi oleh sosok diri mu dalam jiwa ku

Kau tak akan pernah terganti bagaikan pecahan logam mengekalkan kesunyian, kesendrian dan kesedihan..

Kini aku tlah kehilangan diri mu

Kini Yui hanya bisa menangis dan diam tidak bisa berkata apa pun. Bahkan dia tidak bisa kembali seceria dulu lagi.

“Jae… Aku akan menyusulmu… kita akan bahagia dan tak akan terpisahkan” kata Yui lalu menggores nadinya dan darah segar pun keluar dari luka di nadinya.

Samar-samar Yui melihat sosok Jae dengan pakaian serba putih, mengulurkan tangannya dan tersenyum dengan manis. Yui menggenggam tangan Jae dan tersenyum.

“Terimakasih kau telah menyusul ku sampai ke sini” kata Jae.

“Ya, karna Yui sangat mencintai mu Jae…. Cinta mu akan tetap tinggal bersama ku hingga akhir hayat ku dan setelah kematian hingga tangan tuhan akan mnyatukan kita lagi…” kata Yui.

Kini Yui dan Jae pergi meninggalkan dunia fana ini. Meninggalkan duka bagi kedua keluarga dan teman-temannya. Meninggalkan kisah cinta mereka dan meninggalkan kenangan indah di Dunia ini.

_____________________________________________________________________

Copyright 2010 SSSFI Publishing

“Dilarang keras mengutip,menjiplak, memfotokopi sebagian atau seluruh FanFiction ini tanpa mendapat izin tertulis dari author”

Posted on 7 November 2010, in Matsuko Katsushika, Shinki Fanfiction and tagged , . Bookmark the permalink. 10 Komentar.

  1. chingu….. mahir banget bahasa jepang ya??? ajarin donkkk 0.0 #ditimpukkk

  2. nice story^^
    boku wa totemo suki desu, *basa jepang ngawur*

  3. huwaaa sedih hari ini dah 2 kali nangis!!!..huweee!!

  4. awalny dah happy2. .eh, pas endingny gak nahan. . .sedih amat. . .*nangis d pelukan junchan*

  5. Raisa Widiastari

    Chingu, ceritanya baguuuus! Cuman bahasa formalnya kurang mehehehe *plak* tapi keren kok konsepnya! 5 thumbs!!

  6. Bgus c chingu , tp sdih.na kurang berasa . Mian kalo nyinggung , cuma saran aja .

    Tp bgus kug . Bhs jepang.na ahli bner . ,

    daebak

  7. huaaaahhhhh…
    Q nangis bca’a…
    Sdih bgt..
    Daebak chingu…

  8. chingu tau bnyk tntng lagu2 jepang ya? Kalo bisa bikin cerita tntng lgunya ayumi hamasaki yg heaven duong bgus lho,
    kalo mau sich, xexexe
    arigatou

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: