[FF/S/4/PG-13] BRACELET

TITLE:

BRACELET

CAST:

– SNSD

– SUPER JUNIOR

– SHINEE

– F(X)

GENRE: HORROR

CHAPTER: 4

——————————————————

Begitu selesai latihan para member SM TOWN tak segera kembali ke dorm mereka. Mereka sedang berkumpul di tempat rahasia mereka, atap gedung SME.

Pembicaraan dimulai dari menceritakan tentang gelang dan surat misterius yang ditemukan Onew pada member SM TOWN yang belum mengetahui hal itu. Lalu berlanjut pada cerita para member Shinee tentang hal-hal yang dialami oleh Taemin.

Setelah itu dari SMS Kibum yang menyebutkan tentang gelang dan penglihatannya pada sosok-sosok menyeramkan setelah ia memakai gelang itu, semua itu hanpir sama dengan apa yang dialami oleh Taemin.

Dan hal yang sama pula dialami oleh Kibum adalah ia tiba-tiba saja menghilang hingga membuat asisten dan manajernya kebingunan.

“Ini mulai terasa nyata..�� gumam Eunhyuk.

“Ini memang nyata..�� Saut Sooyoung pelan, sedari tadi ia terus berpikir bagaimana bisa gelang itu bisa berada di tangannya. Sungmin menepuk pelan pundak Sooyoung, ia ingin menenangkan gadis itu yang mulai terlihat cemas.

“Bagaimana kalau kita ceritakan ini pada…�� Tiffany menahan ucapannya, ia sendiri tak tahu harus cerita pada siapa.

“Pada siapa???�� tanya Onew. Tiffany hanya mengerutkan kening.

“Tadi aku sudah cerita pada manajer, tapi sama seperti Leeteuk hyung, manajer hanya tertawa dan menganggapku teerlalu sering nonton film horor, ia bahkan menyuruhku ke ahli jiwa…�� Curhat Onew.

Semua terdiam sesaat.

“Hm..Kalau memang gelangnya itu hanya membuat pemakainya bisa melihat hantu, lalu kenapa Taemin dan Kibum oppa menghilang begitu saja?? Apa mereka sedang bersembunyi??�� tanya Jessica.

“Kalaupun mereka sembunyi dari hantu-hantu itu, lalu kenapa mereka juga harus bersembunyi dari kita..?�� tanya Sunny.

“Oppa, kamu ingat lanjutan surat itu..?�� Tanya Yuri tiba-tiba, ia menatap Siwon dan Siwon hanya mengangguk kecil.

“Lanjutan? Lanjutan apa?�� tanya Victoria.

“Di surat itu mengatakan bila si pemakai menyerah sebelum waktu yang ditentukan habis, maka orang itu akan menjadi bagian dari……mereka!�� terang Siwon.

“Mereka?!�� tanya Sulli..

“��Mungkin…maksudnya…ha

ntu-hantu itu…��jawab Yuri dengan suara pelan.

“APA?!!!!�� kaget yang lain.

“Hey jangan bercanda!!!�� omel Soooyoung tak suka dengan ucapan Yuri.

“Itu mengerikan…�� merinding Tiffany mulai takut.

“Kenapa aku tidak tahu tentang itu…?��heran Donghae.

“Iya, aku juga tak tahu..�� saut Leeteuk.

“Itu karena kalian terlalu ribut..�� jawab Siwon.

“Lalu apalagi isi surat itu??�� tanya Luna.

“Hmm..entahlah, sepertinya hanya itu…�� gumam Yuri.

“Sayang suratnya sudah hilang…�� gerutu Hyoyeon.

“Jadi intinya gelang itu…��

“Ommo!!Lihat!!!�� seru Sooyoung tiba-tiba, ia menunjuk gedung di seberang.

“Hey, kamu mau apa?!!�� teriak Sooyoung pada seorang remaja perempuan yang berdiri di pinggiran pembatas gedung.

Gadis itu menatap Sooyoung.

“JANGAN!!!!�� pinta Sooyoung seakan mengerti maksud dari gadis itu.

Gadis itu tersenyum pada Sooyoung dan dengan sangat cepat ia meluncur ke bawah, ke arah jalanan yang telah sepi.

“TIDAKKKK!!�� Histeris Sooyoung melihat tubuh gadis itu mendarat dengan cepat di aspal dan tak bergerak lagi.

Sooyoung jatuh terduduk, ia syok dan gemetar.

“Sooyoung…Sooyoung..!!!�� Taeyeon menguncang-guncang tubuh Sooyoung, sedangkan yang lain memeriksa sekeliling mencari penyebab histeris Sooyoung.

“Sooyoung, apa yang kamu lihat?�� tanya Siwon cemas, yang lain ikut kebingungan dan cemas melihat kondisi Sooyoung.

“Cepat..lapor polisi…gadis itu…bunuh diri…�� ucap Sooyoung terbata.

“Gadis?Gadis apa? Siapa yang bunuh diri?�� heran Jonghyun, karena tak seorangpun yang melihat apa yang baru saja Sooyoung lihat.

*****

Dorm SNSD….

Semua member SNSD sedang berkumpul di kamar Sooyoung. Mereka sepakat tidak akan meninggalkan Sooyoung seorang diri, apa yang Sooyoung alami tadi cukup membuktikan bahwa isi surat itu adalah benar, bukan sekedar lelucon yang mereka kira sebelumnya.

“Sooyoung tidurlah, kami akan menemanimu..�� kata Sunny, Sooyoung menggeleng.

“Bagaimana…kalau aku juga meenghilang seperti…..Taemin dan Kibum oppa…��

“Itu tak akan terjadi!!!�� potong Hyoyeon cepat.

Sooyoung menatap tak yakin pada teman-temannnya.

Mereka tak dapat melihat apa yang Sooyoung lihat, jadi bagaimana mungkin mereka bisa menjamin dia akan baik-baik saja.

Sooyoung mulai paranoid, berbagai pikiran buruk mulai merasuki otaknya. Menahan diri selam 24 jam bersama makluk-makluk mengerikan itu bisa membuatnnya gila.

“Sooyoung, sekarang cobalah untuk tidur dan lupakan hal yang tadi kamu lihat…�� saran Tiffany, Sooyoung tetap menggeleng.

“INI GILA!!!�� seru Jessica tiba-tiba, ia segera keluar dari kamar.

Yang lain saling pandang heran.

“Biar aku lihat…�� kata Yuri segera menyusul Jessica.

Yuri menghampiri Jessica yang sedang menangis di ruang tengah.

“Ada apa?�� Yuri duduk di samping Jessica.

“Aku takut…�� kata Jessica pelan.

“Kita semua takut…jadi…��

“Ini berbeda, kau lupa?? Krystal juga menyentuh gelang bodoh itu!!!�� potong Jessica cepat dan penuh emosi, Yuri terdiam.

“Seharusnya aku yang kena lemparan Sooyoung tapi Krystal menangkapnya untukku…Krystal menyelamatkanku, tapi dia sendiri akan…�� suara Jessica hilang dalam tangisnya.

Yuri tak mengatakan apapun, ia hanya memeluk sahabatnya itu, mencoba menenangkan Jessica yang sedang kalut.

**********

“Bangun…�� terdengar bisikan lembut di telingga Sooyoung, gadis itu hanya menggeliat dan merubah posisi tidurnya.

“Sooyoung tolong kami….��

DUKK!!

Sooyoung tiba-tiba terbangun karena wajahnya dihantam sesuatu, Sooyoung melihat ke sebelahnya, ternyata Yoona menemaninya tidur dan sekarang tangan Yoona yang kurus telah terparkir di wajahnya.

“Eh..�� Sooyoung menjauhkan tangan Yoona dari wajahnya. Ia memperhatikan beberapa member yang tidur di kamarnya.

Yuri sedang tidur bersama Jessica dan Seohyun sepertinya ia tertidur saat sedang membaca, gadis itu tertidur dengan kepala menelungkup di meja belajar.

Dengan hati-hati Sooyoung keluar dari kamarnya, ia menuju kamar mandi.

“Wusss!!!�� Sooyoung bagai ditabrak oleh sesuatu yang dingin.

“Hm…??�� Sooyoung melihat sekitarnya, tak ada apapun.

“Kenapa disaat seperti ini harus kebelet segala sich..��

Sooyoung kembali ke dalam dan membangunkan Seohyun untuk menemaninya ke kamar mandi.

“Seohyun…bangun..�� mengguncang pelan tubuh Seohyun.

“Kero..kero..kero..!!��tawa Seohyun menirukan suara Keroro, gadis itu sedang mengigau.

“Aishhh…�� Sooyoung jadi enggan membangunkan Seohyun, ia beralih pada Yuri dan Jessica lalu pada Yoona.

Sooyoungpun urung membangunkan yang lain karena tak tega melihat teman-temannya yang tampak kelelahan.

Akhirnya setelah mengumpulkan segenap keberanian, ia segera berjalan cepat menuju kamar mandi.

“Fiuhh!!��lega Sooyoung setelah berada di kamar mandi.

Ia segera menuju wastafel untuk mencuci wajahnya.

“Wuss!!�� hembusan angin lembut menyentuh tengkuknya saat Sooyoung membasuh wajahnya.

“Eh?�� Sooyoung terkejut dan mengangkat kepalanya.

“KYA!!!!!�� Jerit Sooyoung kaget dengan penampakan wajah wanita tua di cermin.

Dengan cepat Sooyoung menuju pintu, tapi entah mengapa pintu kamar mandi malah terkunci.

“Too…Tolongggg!!!!�� jerit Sooyoung panik.

Air dari wastafel terus mengalir deras hingga menggenangi lantai kamar mandi.

“Toloongggg!!!�� teriak Sooyoung makin ketakutan.

DUKKK!!

Sesuatu jatuh di dekat kaki Sooyoung.

“KYAAAA!!!�� jerit Sooyoung makin ketakutan saat melihat sesosok wanita sedang mencengeram erat kakinya.

“Lepaskan gelang itu..dan semua akan berakhir…�� kata wanita itu dengan suara parau, ia menarik paksa kaki Sooyoung.

“TIDAKKKKK!!!�� jerit Sooyoung hingga menangis.

“Sooyong..Sooyoung…!��

Sooyoung tiba-tiba terbangun dari tidurnya.

Wajahnya pucat dan tubuhnya basah oleh keringat.

“Kamu pasti mimpi buruk..�� cemas Yuri seraya mengelus lembut kepala Sooyoung, sedangkan Seohyun memeluk Sooyoung mencoba menengangkan temannya itu.

“Minum ini…�� Yoona muncul dengan segelas air hangat.

Dibantu Yuri, Sooyoung meneguk habis minumannya.

“Tenanglah, semuany baik-baik saja..�� kata Yuri sambil tersenyum lembut.

Sooyoung mengangguk pelan, ternyata semua hanya mimpi.

Mungkin itu karena ia terlalu ketakutan.

“Aku…��

“Apa?!�� tanya Yuri.

“Aku…lapar…��kata Sooyoung pelan.

“Apa?!!�� kaget Yuri, ia kira Sooyoung akan mengatakan sesuatu yang penting.

“Mimpi tadi menguras tenagaku..�� kata Sooyoung telah merasa baikan, ia beranjak ingin ke dapur.

“Aku temani onnie..�� kata Seohyun.

“Tak perlu, kalian tidur saja…besok kita ada jadwal pagi kan?? Tenang saja, mungkin aku terlalu paranoid makanya jadi ketakutan sendiri..�� kata Sooyoung merasa lebih tenang.

“Ok kalau butuh apa-apa langsung ke kamarku saja..��kata Yuri sambil melihat Jessica yang masih terlelap tanpa terganggu dengan jeritan Sooyoung tadi. Yuri memilih kembali ke kamarnya karena posisi tidur Jessica telah menguasai semua bagian tempat tidur.

“Sica onnie kalau lagi tidur benar-benar menakutkan, bahkan suara Sooyoung onnie yang sekeras tadi sama sekali tak membuatnya terbangun..��heran Seohyun takjub pada Jessica.

“Sudahlah kalian semua jangan cemas..aku sudah lebih baik kok..ayo..!!�� Sooyoung mengajak teman-temannya untuk keluar dari kamar.

Begitu Yo Taeyeona, Yuri dan Seohyun kembali ke kamar mereka, Sooyoung segera menuju dapur.

Ia sangat lapar hingga beberapa kali terdengar bunyi dari perutnya.

Di sana ia segera mengambil makanan di kulkas dan memanaskannya..

Sooyoung duduk di kursi makan sambil menunggu makanannya hangat.

Suasana dorm yang sunyi membuat rasa kantuknya kembali muncul, perlahan Sooyoung memejamkan matanya menikmati rasa kantuknya.

PLUK!

Sesuatu jatuh di atas kepalanya.

“Hm..?�� Sooyoung yang hampir tertidur kembali sadar.

PLUK!

Sesuatu kembali terjatuh di kepala Sooyoung, perlahan ia meraba kepalanya..

Air?? Kenapa ada air yang memetes? Batin Sooyoung.

Sooyoung mendongak ke atas dan ia disambut oleh sebuah senyuman yang mengerikan.

PLUK!

Kali ini air itu jatuh ke kening Sooyoung yang masih terpaku menatap sosok wanita yang melayang tepat di atasnya.

Sosok yang awalnya hanya Sooyoung anggap halusinasinya kembali tersenyum dan menjatuhkan air liurnya ke wajah Sooyoung.

“ARGHHHH!!!�� jerit Sooyoung dan melonjak mundur hingga ia terjatuh dari kursi.

Sosok itu melayang mendekati Sooyoung yang ketakutan, tatapan sosok itu tajam menatap Sooyoung, tatapan yang mengandung amarah dan ejekan atas ketakutan Sooyoung.

“Argghhhh!!�� dengan cepat Sooyoung berlari ke luar dapur menuju kamarnya.

BRUKK!!

Sooyoung menabrak Yuri yang mendengar jeritan Sooyoung.

“Kamu kenapa?!!�� kaget Yuri melihat kepanikan Sooyooung.

Sooyoung tak dapat mengeluarkan suaranya, ia hanya menunjuk ke arah dapur dan sesekali melihat ke atas dan sekelilingnya.

“Sooyoung..!!�� beberapa member yang lain menghampiri Sooyoung karena mendengar suara jeritannya.

“Onnie..?!!!�� cemas Seohyun melihat wajah Sooyoung yang pucat dan tubuhnya bergetar hebat, kondisi Sooyoung terlihat terguncang lebih parah dari kondisinya saat melihat ‘sesuatu’ di atap gedung SME.

“Ayo duduk dulu..�� Yuri memapah Sooyoung untuk duduk di sofa.

Taeyeon menggenggam tangan Sooyoung yaang terasa sangat dingin dan gemetar.

“Aku ambilan jaketnya…��kata Sunny segera ke kamar Sooyoung.

“Aku buatkan teh hangat dulu..�� kata Hyoyeon.

“Aku bantu onnie..�� saut Yoona, ia sedikit takut dengan kondisi Sooyoung.

Teman-temannya yang menemani Sooyoung menatap cemas pada kondisi Sooyoung.

“Gelang ini…�� akhirnya Sooyoung bersuara.

“Aku dapat…melihat…hantu…�� kata Sooyoung terbata, wajahnya sangat ketakutan.

Taeyeon merangkul pundak Soooyounng yang masih bergetar.

“Jadi…kamu habis melihat…sesuatu?�� tanya Yuri penasaran.

Sooyoung mengangguk cepat, matanya terus mengawasi sekelilingnya, berkali-kali ia mengusap wajah dan rambutnya yang tadi sempat terkena liur sang hantu.

Seohyun memeluk Yuri, gadis itu ketakutan dengan kondisi dan ucapan Sooyoung, Yuri dan Taeyeon saling bertukar pandang.

Taeyeon memberi isyarat pada Yuri, ia ingin membahas sesuatu.

“Seohyun, kamu temani Sooyoung sebentar..�� kata Taeyeon sambil beranjak.

“Tapi onnie..?!�� Seohyun terlihat ragu, ia tak berani sendirian menjaga Sooyoung.

“Sebentar saja..�� kata Taeyeon lalu menarik Yuri untuk diskusi, ia mengajak Yuri ke dapur di mana Hyoyeon dan Yoona berada.

Perlahan Seohyun mendekati Sooyoung yang sedang tertunduk menatap gelang di tangannya.

Dengan ragu-ragu Seohyun duduk di samping Sooyoung, yang bagai tak sadar dengan kehadiran Seohyun di sampingnya.

Sooyoung menatap kacau pada gelang di tangannya, beberapa hari lalu ia masih tertawa saat mempermainkan gelang itu, tapi sekarang semua serasa berbalik, kini gelang itulah yang sedang mempermainkan hidupnya.

Mata Sooyoung tiba-tiba terbelalak, tubuhnya kembali menengang saat sebuah tangan pucat kehitaman ikut menyentuh gelang di tangannya. Sooyoung tak berani menoleh ke sampingnya, ia ingin berteriak tapi lidahnya tercekat kaku, hanya tubuhnya yang makin bergetar hebat menahan rasa takutnya.

Di dapur..

Taeyeon makin cemas dengan kondisi Sooyoung..

“Lebih baik kita telpon manajer oppa saja, aku takut onnie..�� saran Yoona.

Hyoyeon mengangguk setuju.

“Urusan oppa percaya atau tidak itu bahas nanti saja, kondisi Sooyoung makin menghawatirkan..�� saran Hyoyeon.

“Aku tak mau Sooyounng hilang seperti…�� Yuri terdiam seketika, ia mengingat sesuatu.

“Gawat..jangan sampai Sooyoung melepas gelangnya!!�� panik Yuri segera berlari menuju ruang tengah di mana Soooyung berada yang lain segera menyusulnya.

“Argghhh!!!�� terdengar suara jeeritan Sooyoung.

Gadis itu melonjak menjauh dari tangan itu, Seohyun yang ada di dekat Sooyoung juga ikut ketakutan dan menjauhi Sooyoung.

Sooyoung kembali menangis ketakutan melihat sosok mengerikan itu menatapnya sambil menyeringai.

“INI..AMBIL!!!�� teriak Sooyoung penuh amarah, ia melempar gelang itu ke arah sosok wanita yang masih duduk di sofa.

“SOOYOUNG JANGAN..!!�� teriak Yuri begitu menghampiri Sooyoung.

Terlambat, Yuri menatap lemas pada gelang yang tergeletak di dekat rak buku.

Tiffany yang baru muncul segera memeluk Sooyoung yang meringkuk di lantai sedangkan Yoona segera menghampiri Seohyun yang juga tampak ketakutan dengan kondisi Sooyoung yang menakutkan.

“Itu..�� Yuri menunjuk ke arah gelang yang berada di lantai, semuanya terdiam ketakutan meliputi ruang tengah.

“Hey bantu aku..�� pinta Tiffany yang kesulitan memapah Sooyoung yang tampak seperti tubuh tanpa jiwa.

Sunny dan Hyoyeon segera membantu Sooyoung untuk kembali duduk di sofa.

Tubuh Sooyoung penuh dengan peluh, ia sama sekali tak dapat diajak bicara.

“Sekarang bagaimana?�� tanya Yoona dengan wajah hampir menangis.

“Cepat telpon…��

CLAPP!!!

Tiba-tiba semua lampu padam.

“ARGHHHHH!!!�� jerit para member SNSD terkejut, mereka semua ketakutan.

“Kenapa tiba-tiba…��

CLAPP!!

Lampu kembali menyala.

Semua masih diam terperajat terkejut dan ketakutan.

“Mana…Sooyoung?!!�� tanya Hyoyeon karena Sooyoung tak ada diantara mereka.

Semua melihat ke arah sofa.

“Kemana dia?�� tanya Sunny, Seohyun dan Yoona yang berada di sofa hanya menggeleng pelan, mereka makin erat berpelukan karena suasana dorm makin menakutkan dan mencekam.

“Gelang itu mana?!!�� tanya Yuri karena gelang itu tak ada di lantai.

“Ini menakutkan…�� gumam Tiffany mulai frustasi.

Lampu hanya padam beberapa detik, jadi bagaimana mungkin Sooyoung tiba-tiba menghilang begitu saja dengan posisi dikelilingi oleh teman-temannya.

“Ayo kita cari…�� ajak Taeyeon berusaha tetap tenang walau dalam hatinya sangat ketakutan.

“Tunggu..!!�� cegah Yuri.

Semua melihat Yuri.

“Sooyoung telah melepas gelang itu….dia kalah….apa itu berarti dia…??�� Yuri tak berani meneruskan ucapannya.

Semua tak perlu mendengar Yuri menyelesaikan kalimatnya karena mereka mengerti maksud ucapan Yuri.

Mereka membisu dan makin ketakutan.

Sooyoung berada diantara mereka, tapi tak ada seorangpun mampu melindunginya.

Semua masih terdiam memikirkan segala yang baru mereka alami, perlahan terdengar isak tangis mereka memecah kesunyian malam.

Mereka baru saja kehilangan lagi…seorang teman yang menyentuh gelang itu.

=====T.B.C=====

Copyright 2010 S3FFIndo Publishing

“Dilarang keras mengutip,menjiplak, memfotokopi sebagian atau seluruh FanFiction ini tanpa mendapat izin tertulis dari author��

Posted on 19 November 2010, in HeLLeN Hoon, SHINee Fanfiction, SM Town, Super Fanfiction and tagged . Bookmark the permalink. 9 Komentar.

  1. wah wah, sooyoung ilang ==”
    kayaknya semua yang megang ntu gelang bakal ilang dech ==”
    arrggg, ayo lanjut chingu ^^b

  2. Aigo. .jgn sampe aku nemu tuh gelang . .
    T.T

  3. Apa yng sbnrnya trjadi??

    Ayo lanjut…

  4. wah makin seru nih ! aku sih langsung pingsan x klo jadi salah satu d antara soshi yg jaga sooyoung ..
    serem sumpah tapi bikin penasaran >.<

  5. .___. aku deg2an nih
    lanjut lanjut

  6. Gawaattt…
    ko Jadi ILang semua…
    ><
    Duch,,, mlah Setiap bca Merinding mulu lgy T^T

    Spa tu KORBAN selanjutny😦
    Jng Mpe Hyuk & Hae Terseret & ikut dlm Permainan Gelang Petaka it😥
    Lnjut Berkarya =)

  7. Ayo ayo ..

    Nambah seru ..
    Taem ma kibum blm ktmu kah ?

    Skrg siapa ?

    Penasaaran .!

  8. wahhh..
    makin seru ajja ceritax..
    heheheh..
    taemin, kibum, n sooyoung sebenarnya prg kmna ??
    penasaran..

    nice story…

  9. Makin seru crt’a.!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: