[FF/S/1/PG-15] Jeongmal Saranghae…

Judul : Jeongmal Saranghae

Author : Melia + Rahma

Pemeran Utama :

Hyun Mei pairing dengan… rahasia akhh… *evil smile* KEKEKE😛

Pemeran Tambahan :

Junsu, Jae Joong, Ryeowook, Kyuhyun, Rigi,

Lenght : Chaptered [1/3]

Rating : STRAIGHT/PG-15

Genre : Romance

Summary :

Akhirnya, Hyun Mei jadian dengan cowok yang diidam-idamkannya, Kyuhyun. Mereka terlihat sangat serasi. Tapi, ternyata ada sesuatu yang disembunyikan oleh Kyuhyun, hal yang akan merubah kisahnya seratus delapan puluh derajat…

—————————————————————————————-

Hyunmei POV

“Hyunmei-ah, a-apa kau mau menjadi yeojachingu-ku?” Dia berlutut di hadapanku. Semua orang bersorak dan bertepuk tangan. Aku hanya mematung.

“Hyunmei-ah, ayo terima!”

“Hyunmei-ah! Jangan diterima! Akan kubunuh kau!”“Huaaa cintaku bertepuk sebelah tangan!”Seperti itulah tanggapan mereka. Aku masih mematung. Kuputuskan untuk pergi dari tempat itu.Aku berlari ke taman belakang sekolah. Aku terduduk dibawah pohon besar. Dipohon besar itu terdapat ukiran.

HyunmeiKyuhyunSaranghae~ Jeongmal saranghae~

“Kyuhyun. Bogo shiepo. Kenapa kau meninggalkanku? Kyu babo. Saranghae~ Uhuhuhu……”

~Flash back…..~Neo gatteun saram ddeo eobseo~

From: Naui Kyuhyun ^^

Jagiya! Nanti siang aku tunggu di taman bermain jam 12. Jangan telat. Bogo shipeo ^^

To: Naui Kyuhyun ^^

Ne. Arasseo. Naddo ^^

Aku pun langsung mengambil handukku dan masuk ke kamar mandi.Dia adalah Cho Kyuhyun, namjachingu-ku. Aku sangaaaaaat mencintainya. Aku sudah berpacaran dengannya sekitar setahun.

Selain tampan dan pintar, dia juga sangat romantis, lembut, dan suaranya sangat indah. Hanya satu kejelekannya: Maniak Game! Dia selalu membawa PSP-nya kemanapun, bahkan jika kami sedang berkencan pun, pasti PSP-nya selalu menemani kami. Tapi biarpun begitu, aku sangat mencintainya..

********

Jam 11.55, Taman Bermain.

“Hmm.. Mana Kyu? Itu dia!” Ucapku dalam hati dan aku langsung berjalan menghampirinya.

Waah dia tampan sekali hari ini. Dia memakai kaus berlengan panjang bewarna putih abu dengan syal abu dilehernya, jeans biru panjang dan sepatu kets putih bersih. Tentu saja dia membawa tas kecilnya yang berisi PSP hitam kesayangannya itu.

“Oppa.” Panggilku.

Dia berbalik dan langsung memelukku,

“Jagiya! Bogo shipeo-sseo!”

“Naddo, oppa.”

Aku membalas pelukannya. Hangat. Tapi entah mengapa perasaanku tidak enak.

Dia melepaskan pelukannya dan menarikku menuju pintu gerbang Taman Bermain, “Kajja!”

Di dalam, hampir semua permainan kami coba. Aku sangat senang. Karena kami sudah lama tidak kencan. Dia selalu sibuk. Dia bilang dia banyak les tambahan. Maklumlah, dia kelas 3 sekarang. Dia setahun di atasku.

Setelah puas bermain di Taman Bermain, kami pergi ke Taman Kota dan duduk di kursi kosong.

“Jagi! Aku lelah sekali. Apa kau tidak lelah?” Tanyanya sambil menenggak air mineralnya.

“Ani! Nan neomu johae! Yaa ampun oppa, sini kubersihkan.” Aku mengeluarkan sebungkus tissue dan langsung mengelap mukanya yang berkeringat.

“Hehe. Gomawo jagi.” Dia menatapku, kurasakan mukaku memerah. Aku langsung menundukkan kepalaku. Entah aku merasa ada yang aneh dengannya.

Aku berdiri, “Oppa, sudah sore. Pulang yuk. Nanti aku dimarahin. Kajja.”

“Ne, jagi.” Dia menggenggam tanganku, hangat.

Di perjalan pulang, kami mengobrol banyak, seperti biasa. Tapi aku masih merasa ada yang aneh dengannya. Apa hanya perasaanku? Tapi seingatku dia tidak mengeluarkan PSP-nya sama sekali.Tak terasa sudah sampai di depan rumahku, jam menunjukan pukul 5.30 sore.

“Oppa. Gomawo. Aku sangat senang.” Aku tersenyum padanya.

“Naddo, jagi. Masuklah. Nanti kau dimarahi. Jangan lupa makan. Annyeong jagi!” Dia mengecup keningku dan langsung berjalan.Aku terus memperhatikannya yang berjalan menjauh. Sampai punggungnya menghilang dari pandanganku, aku baru masuk ke rumah.“

Eomma aku pulang!” Ucapku ketika masuk rumah, kulihat eomma sedang sibuk di dapur.

“Hyunmei-ah, ganti bajumu. Bantu eomma.”“Ne, eomma.” Aku langsung berjalan ke kamarku untuk berganti baju.

Setelah membantu eomma memasak, aku baru menyadari makanan hari ini lebih banyak dan lebih mewah.

“Eomma, memang kita ada tamu?” Tanyaku sambil melepaskan celemek.

“Ne. Kita punya tetangga baru, keluarga Kim. Tuan Kim dulu teman baik appa sewaktu SMA.”

“Ooh.” Aku hanya mengangguk.

Jam 7.30 malam.

Tok tok tok..

Eomma berjalan ke pintu depan dan langsung membukanya. Appa, oppa, dan aku ada dibelakang eomma. Oppa-ku adalah Lee Taemin, dia satu kelas dengan Kyu oppa.

“Annyeonghaseyo. Jinki-ah! Lama tidak bertemu.” Ucap Tuan Kim sambil memeluk appa.

“Hya, Jongwoon-ah! Kau tidak banyak berubah.” Appa melepaskan pelukannya.

“Kau juga. Ini anak-anakmu? Sepertinya seumuran dengan anakku.” Ucap Tuan Kim sambil tersenyum padaku, aku dan oppa hanya balas tersenyum.

“Mana istrimu?” Tanya appa pada Tuan Kim.

“Ah~ dia besok baru sampai kesini, masih ada sedikit urusan di Jepang. Junsu-ah! Jaejoong-ah! Ryeowook-ah! Kesini.”

Lalu ketiga anaknya masuk. Dia memberi salam pada appa dan eomma, lalu tersenyum padaku dan oppa.

“Ayo kalian kenalan donk, gimana sih?” Ucap oppa sambil menatapku.

Aku menyikut oppa-ku, “Oppa, kau dulu~”, dia melirik lalu menghela nafas.

“Annyeong! Lee Taemin-imnida!”

“A-anyeong! Lee Hyunmei-imnida.”Aku merasa sedikit gugup.

Tentu saja! Ada 3 namja keren yang tidak kukenal dihadapanku!

“Annyeong, Kim Junsu-imnida.” Ucap namja yang berwajah tidak tampan, tapi dia sangaaaat manis.

“Annyeong, Kim Jaejoong-imnida.” Ucap namja yang bertubuh kurus tapi cukup berotot jika dilihat dari lengannya, karena dia memakai kaus tanpa lengan. Tapi dia mempunyai wajah yang imut.

“Annyeong, Kim Ryeowook-imnida.” Ucap namja yang bertubuh paling kecil, tapi tetap saja mukanya tidak kalah manis.

“Junsu dan Jaejoong kembar, tapi karena bukan kembar identik, jadi beginilah jadinya. Mereka kelas 3. Sedangkan Ryeowook kelas 2.” Jelas Jongwoon ahjussi.

“Sama dengan anakku. Taemin kelas 3 dan Hyunmei kelas 2. Anakku sekolah di Neul Paran High School.” Jawab appa-ku.

“Anakku juga masuk Neul Paran. Waah. Kalau begitu kalian tidak hanya tetangga, tetapi teman sekolah juga.” Ucap Jongwoon ahjussi.

Kami semua terus mengobrol sambil makan malam.

*******

“Hyunmei-ah, ireona! Jangan telat.” Teriak eomma dari depan pintu.

“Ne, eomma.” Aku mengucek mataku dan berjalan ke kamar mandi.

Disekolah.Ketika aku sedang berjalan ke kelas, ada seseorang yang tiba-tiba memanggilku.

“Jagiya!” Dia langsung merangkulku.

“Aah~ oppa! Kau mengagetkanku saja.” Aku mengomel sambil terus berjalan.

“Mianhae~ Habis daritadi aku memanggilmu tapi kau tidak mendengarnya.” Dia kembali merangkulku sambil mengerucutkan bibirnya. Lucu sekali.

“Kekeke~ Gwaenchana oppa. Mian juga aku tidak mendengarmu tadi.” Aku mencubit pipinya lembut.Dia mengantarku sampai kelas, baru dia menuju kelasnya.

Aku terus memperhatikannya.“Ckck. Kalian tetap mesra seperti biasanya.” Ucap Jung Kara dari dalam kelas mengagetkanku.Aku tersenyum dan menghampirinya, “geureom.”

Dia adalah teman baikku, Jung Kara. Dia mempunyai oppa yang juga teman Kyu oppa, namanya Jung Yonghwa.Aku terus mengobrol macam-macam dengannya, aku juga menceritakan tentang tetangga baruku, sampai bel berbunyi menghentikan obrolan kami.

Shindong seongsangnim masuk ke kelas bersama seorang namja. Dia Kim Ryeowook! Wah aku tidak menyangka akan sekelas dengannya. Dia memperkenalkan dirinya.

“Kau bisa duduk di belakang Hyunmei.” Ryeowook mengangguk dan berjalan ke arahku.

“Annyeong Hyunmei-ah! Aku tidak menyangka kita akan sekelas.” Ucapnya sambil tersenyum, dia mempunyai senyum yang manis sekali.

“Ne, naddo, Ryeowook-ah.” Aku balas tersenyum. Lalu dia langsung duduk di belakang meja-ku.

Jam istirahat.

*Ring Ding Dong*

Aku menghela nafasku. Pelajaran matematika memang membuatku mumet. Tapi aku bingung, Kyu oppa bisa menyelesaikannya tanpa kesulitan sedikit-pun.Kara sudah pergi ke kantin dengan namjachingu-nya, Kim Kibum. Aku hanya menunggu Kyu oppa ke kelasku.Saat aku berbalik, ternyata Ryeowook masih duduk di tempatnya sambil menulis sesuatu.

“Ryeowook-ah, apa yang kau lakukan?” Tanyaku.

“Eh? Aku sedang menulis lagu.” Dia tersenyum sambil menunjukan kertas partitur-nya.Aku melihatnya dan mencoba membacanya, tapi percuma, aku tidak bisa membaca partitur.

“Mian aku tidak bisa membacanya.” Aku mengembalikan kertas partiturnya sambil tersenyum bersalah.

“Gwaenchana, jika sudah selesai, aku akan memainkannya untukmu.”

“Jinjja? Gomawo.”

“Jagiya~” Kyu oppa menghampiriku dan duduk disebelahku.

“Oppa~ Ini tetangga baruku, yang tadi pagi kuceritakan padamu.”

Aku menunjuk Ryeowook.

“Cho Kyuhyun-imnida.”

“Kim Ryeowook-imnida.”

“Apa Kim Junsu dan Kim Jaejoong hyung-mu?” Tanya Kyu pada Ryeowook.

“Ne, kau sekelas dengannya? Ah berarti aku mendapat Hyung lagi.” Ucap Ryeowook sambil memasang tampang kesal lalu tertawa.

“Kekeke~ Eh kau sedang menulis lagu?” Kyu memperhatikan kertas partitur itu.Ryeowook mengangguk dan memperlihatkan kertas partiturnya itu. Kyuhyun menyanyikannya.

Aju meolli aju meolliKeudaega ittnayoSasil nanKeudaega maeil keuriundeAju jageun aju jageunSasohan getdeuredoMaeil keudaega saenggaki na

“Wuaaah oppa hebat.” Aku bertepuk tangan, Kyu hanya tersenyum.

“Tentu saja.” Jawabnya.

“Hyung kau ikut club menyanyi?” Tanya Ryeowook.

“Ne. Kau mau ikut. Aku akan mengatakannya pada Hongki, ketua club-nya”

“Jinjja? Geureom! Gomawo hyung!” Dia mengeluarkan suara aegyo-nya, Kyu hanya tersenyum.

“Eh eh oppa, tuh Leeteuk seongsangnim udah mau ke kelas. Dia kan bawel nanti kamu diceramahin. Sana ke kelas!” Aku mendorong Kyu keluar kelas, Kyu hanya memanyunkan bibirnya sambil berjalan ke kelasnya.

*********

“Akhirnya pulang! Huaaah aku pusing dengan fisika!” Omelku pada Kara sambil merapihkan tas.

“Naddo! Tapi untung kita mempunyai namja chingu yang pintar, jadi mereka bisa mengajari kita.”

Aku dan Kara langsung terkekeh bersama.

Saat aku masih membereskan buku, Kyu oppa masuk ke kelasku sambil tersenyum. Tapi, ada yang berbeda dengannya.

Mukanya, ia terlihat pucat. Keringat mengucur deras dari wajahnya. Kulihat matanya yang sayu. Ada apa?

“Jagi, mian aku tidak bisa pulang denganmu. Aku harus pergi ke suatu tempat dulu. Jeongmall mianhae~” aku hanya mengangguk, dia mencium keningku sekilas dan berjalan meninggalkanku.

“Hyunmei-ah. Bagaimana jika kau pulang denganku?” Ryeowook ternyata masih disini, aku mengangguk lemah dan menggendong tasku.

Aku pulang dengan Ryeowook, Junsu oppa, dan Jaejoong oppa. Mereka sedang tidak ada tambahan. Sepanjang jalan kami mengobrol banyak. Aku semakin dekat dengan mereka. Ternyata mereka semua hobby menyanyi. Aku baru ingat kalau Jongwoon ahjussi dulunya suka menyanyi juga. Pantas saja.

“Annyeong Hyunmei-ah. Kami pulang dulu yah.” Ucap Junsu oppa.

“Ah oppa kau berlebihan, rumah kita kan sebelahan. Kekeke~ annyeong oppa!” Aku melambaikan tanganku pada mereka lalu masuk kerumahku.

Neo gatteun saram ddeo eobseo~

From: Naui Kyuhyun^^

Jagi. Kau sudah dirumah?

To: Naui Kyuhyun ^^

Ne, baru sampai. Oppa?

Neo gatteun saram ddeo eobseo~

From: Naui Kyuhyun ^^

Aku masih dijalan. Ah~ Besok kau minta di ajarkan Matematika kan? Datang langsung saja ke rumahku jam 4, arasseo?

To: Naui Kyuhyun ^^

Arrasseo jagi~ Hati-hati. Jangan pulang malam-malam. Saranghae~

Neo gatteun saram ddeo eobseo~

From: Naui Kyuhyun ^^

Ne jagi, ara. Naddo saranghae~

********

Aku sedang berjalan ke rumah Kyu oppa. Entah mengapa perasaanku tidak enak. Aku sudah di depan gerbang rumah Kyu oppa jam 3.30, sepertinya aku terlalu cepat.*ting tong*Tidak ada yang membukanya. Aku langsung masuk saja, karena aku sudah biasa berkunjung kerumahnya.*klek*Aku membuka pintunya, rumahnya sepi, tidak ada siapa-siapa. Tapi melihat kamar Kyu oppa terbuka, aku berjalan ke arah kamarnya.Saat aku masuk ke kamarnya, aku terpaku dengan apa yang kulihat. Air mataku mengalir deras.

“O-o-pp-a?” Aku tergagap.Yang kulihat adalah……………

——————————————–T.B.C———————————————

©2010 S3FFIndo Publishing

Dont Forget! :

– Give YOUR COMMENT after read this FF. Be a good reader. oKEY?

– UNTUK SEMUA READERS, TOLONG BACA READ FIRST terlebih dahulu. Kami telah menginformasikan tentang semua page sehingga JELAS PAGE/SUB PAGE mana saja yang harus kalian tuju terkait dengan kepentingan kalia, dan info-info lainnya yang mungkin membantu kalian semua ^^

– Thanks for Read and Comment this FF. Feel comfort to stay here and TOGETHER, BEYOND OUR IMAGINATION ~ ^0^

 

About azuhra

Hi... :) I'm just a little girl in a big world. I'm Indonesian. Nice to meet you all. I heart you all. Oh, i forget it, i'm moslem. and i'm not a terorist!!! there's no moslem is terorist. terorists aren't moslem. ^^

Posted on 13 Desember 2010, in Lee Hyo In, SHINee Fanfiction, Shinki Fanfiction, Super Fanfiction and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 5 Komentar.

  1. ak yg pertamakah?

    huwee itu kyu kenapa? *langsung pergi ke chapter berikutnya*

    oya nice ff b^^d

  2. agak bingung juga sih soalnya banyak tokohnya, tapi mungkin karena ini chapt 1,
    mau lanjut dulu ya^^

  3. ada apa ma kyu, jgn2 kyu sakit lg. . .
    Peran utama cwo y siapa sih?
    Lanjut part 2

  4. Ak penasaran tingkat dewa.
    Liat part II nya ah.🙂

    .. Yo0i 98 doank ..

  5. I..i..tu kyu knp.?
    Kyu skit kah.??
    Lnjt akh..!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: