[FF/S/2/PG-15] Jeongmal Saranghae…

Judul : Jeongmal Saranghae

Author : Melia + Rahma

Pemeran Utama : Hyun Mei

Pemeran Tambahan :

Junsu, Jae Joong, Ryeowook, Kyuhyun, Rigi,

Lenght : Chaptered [2/3]

Rating : STRAIGHT/PG-15

Genre : Romance

Hyun-Mei, saranghae. Jeongmal Saranghae. Maafkan aku.

Aku bukanlah pangeran berkuda putih.

Aku bukan sang mentari yang memberikan kehangatan ke seluruh dunia.

Aku bukan pelangi yang melukiskan betapa indahnya dirimu.

Aku bukanlah deburan ombak yang akan menenangkanmu meski hanya sejenak.

Dan yang terpenting, kau tahu? Aku bukan pengendali alam semesta ini.

Aku bukan bulan yang akan selalu mengiringi bumi dalam tiap langkahnya.

Aku manusia biasa yang hanya bisa melangkah terus sampai asaku berakhir.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

“Klek!”

Aku membuka pintunya, rumahnya sepi, tidak ada siapa-siapa. Tapi melihat kamar Kyu oppa terbuka, aku berjalan ke arah kamarnya.Saat aku masuk ke kamarnya, aku terpaku dengan apa yang kulihat. Air mataku mengalir deras. “O-o-pp-a?” Aku tergagap.Yang kulihat adalah……

….

Kyu oppa sedang berciuman mesra dengan seorang yeoja. Kyu oppa menyadari kehadiranku dan langsung berdiri. Yeoja yang tadi dicium oleh Kyu oppa berbalik dan menunduk.

“Hyunmei-ah! Ini bukan seperti yang kau lihat.” Dia menghampiriku sambil mengancingkan kemeja sekolah-nya yang sudah berantakan.

“OPPA! KAU JAHAT!!!” Tangisku pecah dan aku langsung berlari keluar rumah Kyu oppa.

Aku masih bisa mendengar Kyu oppa yang memanggilku, tapi semakin lama suara-nya hilang. Berarti dia tidak terus mengejarku. Aku terus menangis. Tak kusadari aku sudah sampai di Sungai Han. Aku terduduk di pinggir Sungai Han sambil terus menangis. Hatiku sakit sekali. Aku percaya pada Kyu oppa, tapi dia membohongiku. Aku sama sekali tidak menyangka kalau Kyu oppa akan melakukan ini padaku.Aku terus menangis dan menangis. Hari sudah gelap. Handphone-ku berbunyi tapi aku tidak mempedulikannya. Aku sudah tidak peduli dengan semuanya.

“Oppa! Kau sudah membohongiku! Padahal aku mencintaimu! Sangat mencintaimu! Tapi apa balasanmu? Inikah balasanmu? Semua ini sudah tidak ada artinya! Aku benci oppa!” Teriakku sambil berdiri di tepi Sungai Han.

Tubuhku melemas, aku berpikir mungkin memang seharusnya aku mati. Aku sudah pasrah.

“Grep!” *gitu gak bunyinya?xD*

Ada seseorang yang menahanku dan langsung menarikku ke dalam pelukannya.

“HYA HYUNMEI-AH! Apa yang kau lakukan?! Babo!!” Bentaknya.

Aku tidak tahu dia siapa, tapi aku membalas pelukannya dan menangis lebih keras.

“Kyu oppa babo!! Aku membencinya! Sangat membencinya! Uhuhuhu… Aku sangat mencintainya, tapi kenapa dia begitu padaku?” Ucapku sambil terus menangis di pelukan namja itu.

“Sudahlah Hyunmei-ah. Kau tenangkan dulu dirimu. Uljima. Jebal~” Dia mengelus rambutku, tapi aku masih tetap menangis dipelukannya.

*Ryeowook’s POV*

Haaaah lelah sekali. Untung tempat lesku dekat dengan Sungai Han, jadi aku bisa berjalan-jalan sebentar.

Eh? Itu siapa? Dia memakai seragam yang sama denganku.

Hmmm. Tasnya? Ah itu tas Hyunmei! Mwo? Apa yang mau dia lakukan? Aku langsung berlari ke arahnya. Aku menahannya dan menariknya ke pelukanku.

“HYA HYUNMEI-AH! Apa yang kau lakukan?! Babo!!” Bentakku padanya.

Dia terkejut, tapi tidak lama dia membalas pelukanku dan menangis dipelukanku.

“Kyu oppa babo!! Aku membencinya! Sangat membencinya! Uhuhuhu… Aku sangat mencintainya, tapi kenapa dia begitu padaku?” Ucapnya sambil terus menangis dipelukanku.

Aku membayangkan apa yang terjadi antara Hyunmei dan Kyuhyun, tapi aku tidak bisa menanyakannya sekarang.

“Sudahlah Hyunmei-ah. Kau tenangkan dulu dirimu. Uljima. Jebal~” Aku mengelus rambutnya lembut, berharap dia akan berhenti menangis. Tapi ternyata dia tetap menangis. Aku terus menenangkannya.

Sekitar 15 menit kemudian Hyunmei sudah berhenti menangis.

“Hyunmei-ah, ayo kita pulang.” Aku menggoyangkan tubuhnya yang masih ada dipelukanku. Tapi tidak ada respon.

Ternyata dia tertidur.Aku mendudukannya di bangku pinggir Sungai, aku mengambil tasnya lalu baru aku menggendong Hyunmei.Diperjalanan, aku memperhatikan wajahnya. Sepertinya Kyuhyun sudah melakukan sesuatu yang sangat membuatnya terluka. Setahuku, Hyunmei adalah orang yang ceria dan tidak mudah menangis. Jika dia seperti ini, mungkin masalahnya sudah besar.Saat aku sampai di rumah Hyunmei, aku mengetuk pintu dan membawa Hyunmei ke kamarnya. Aku merebahkan tubuhnya di ranjangnya. Ini pertama kali aku masuk ke kamarnya, kulihat ada beberapa fotonya dengan Kyuhyun.

Aku menatap Hyunmei. Aku menyelimutinya terlebih dahulu sebelum aku meninggalkan kamarnya. Eomma Hyunmei menanyakan apa yang terjadi. Karena aku sendiri tidak tahu jelas apa yang terjadi, aku hanya menggelengkan kepalaku. Lalu aku pamit pulang.

Saat sampai dirumah, kulihat Taemin sedang mengobrol dengan Junsu dan Jaejoong. Aku langsung menceritakan kejadian tadi kepada Taemin, mukanya berubah khawatir. Lalu dia pamit pulang.

Junsu dan Jaejoong memaksaku mengatakan semuanya. Mereka tahu aku tidak bisa menyembunyikan rahasia. Aku terpaksa mengatakannya. Tapi mereka sudah berjanji tidak akan mengatakan pada siapa-siapa. Setelah mendengar ceritaku, Junsu dan Jaejoong menjadi emosi.

Mereka menyuruhku tidur, tapi aku tahu mereka sedang merencanakan apa. Sebelum keluar, aku hanya mengatakan bahwa aku akan membantu mereka. Mereka mengangguk.

*ends of Ryeowook’s pov*

*******

“Ah~ Kepalaku sakit dan mataku berat sekali.” Batinku.

Aku bangun dari ranjang dan meregangkan ototku.

“Kenapa aku ada disini? Bukannya seharusnya aku ada di Sungai Han? Siapa yang membawaku?” Gumamku.

Aku duduk di meja belajar. Aku melihat fotoku bersamanya. Mataku mulai berair lagi.

“Oppa~ kenapa kau tega melakukan semua ini padaku? Uhuhuhu. Aku sangat mencintaimu.” Ucapku sambil memandang foto Kyu oppa yang tersenyum lebar.

Setelah puas menangis, aku melihat jam dindingku menunjukan pukul 6 pagi. Aku langsung merebahkan tubuhku ke ranjang lagi. Aku tidak berniat ke sekolah. Nanti aku bertemu dengannya. Tidak lama eomma masuk ke kamarku dan langsung menghampiriku.

“Hyunmei-ah. Apa yang terjadi? Kau mau sekolah?” Tanya eomma lembut sambil mengelus rambutku.

“Ani. Aku tidak sekolah hari ini.” Jawabku lirih.Eomma mengangguk dan meninggalkan kamarku.Aku menatap jendela kamarku yang memperlihatkan kelamnya langit sambil memikirkan dia…

***Author’s POV***

Ketiga kakak beradik itu sudah siap berangkat ke Sekolah. Ketika mereka akan berangkat, ternyata Taemin sudah menunggu di depan gerbang rumah mereka. Mereka berjalan bersama menuju Sekolah. Sesampainya di Sekolah, Ryeowook langsung menuju kelasnya sendiri. Taemin, Junsu, dan Jaejoong berada di satu kelas.

“Ryeowook-ah, kemana Hyunmei?” Tanya Kara.

“Dia tidak masuk. Tidak enak badan katanya.

” Jawab Ryeowook sambil tersenyum singkat.

Drrt.. Drrt..

From: Junsu Hyung

Ryeowook-ah, nanti pulang sekolah ya. Jangan lupa.

To: Junsu Hyung

Ne, hyung.

********

Lapangan Sekolah.

“Hya, Cho Kyuhyun. Kami ingin bicara denganmu?” Panggil Jaejoong. Kyuhyun menatap mereka satu persatu, lalu menghampiri mereka. “Mwoya?” Tanyanya angkuh.

“Bugh!!”

Taemin meninju perut Kyuhyun dan membuat Kyuhyun terjatuh.

“Hya, apa yang kau lakukan terhadap adikku?” Taemin mentapa Kyuhyun tajam.

“Hyunmei? Aku tidak melakukan apa-apa, siapa suruh dia datang lebih cepat. Jika dia tidak datang lebih cepat, mungkin hal ini tidak akan ter—–”

“Bugh!!”Taemin melayangkan tinjunya sekali lagi ke wajah Kyuhyun.

“Hya! Seenaknya saja kau mempermainkan adikku seperti itu! Rasakan ini!!!”Taemin dibantu Junsu, Jaejoong, dan Ryeowook terus meninju Kyuhyun, sedangkan Kyuhyun hanya pasrah.

“Hyung sudahlah. Lihat mukanya.” Ryeowook menahan ketiga Hyung-nya itu.Kyuhyun sudah babak belur. Wajahnya memar, bibirnya berdarah. Kyuhyun mencoba berdiri tapi terjatuh.

“Cih, lemah sekali kau? Tapi tak kusangka hatimu sangat jahat!” Junsu siap melayangkan tinju ke Kyuhyun lagi, tapi Ryeowook dan Jaejoong menahannya.

“Sudahlah Hyung. Kita pulang saja.” Pinta Ryeowook.Taemin menghampiri Kyuhyun,

“Cho Kyuhyun. Jika kau berani menganggu Hyunmei lagi, akan kubunuh kau!” Ancamnya.

Lalu mereka berjalan pulang meninggalkan Kyuhyun yang terbaring di tengah lapangan.

********

Setelah hari itu, Kyuhyun tidak terlihat di Sekolah selama beberapa hari.Hyunmei tidak masuk selama 3 hari. Hari ini dia mulai masuk sekolah karena bujukan Taemin. Saat istirahat, Hyunmei hanya sendirian di kelas. Kara pergi ke kantin bersama Kibum, sedangkan Ryeowook yang biasa menemaninya pergi ke Ruang Guru untuk menyerahkan tugas.

Hyunmei’s POV

Bosan. Kalau aku sendirian pasti aku mengingatnya.

“Hyunmei-ah~” panggil seorang namja dari depan kelas.

Kyuhyun..

Aku tidak mempedulikannya dan berpura-pura menulis. Tapi ternyata dia menghampiriku dan duduk disebelahku.

“Hyunmei-ah~” dia menatapku tapi aku masih menulis.

“Mianhae~ Jeongmall mianhae~ Aku mencintai yeoja itu.”

Deg.. Air mataku hampir tumpah, tapi kutahan sebisa mungkin.

“Arasseo. Pergilah.” Ucapku lirih.

Dia berdiri dan menatapku sebentar, baru dia meninggalkanku.Aku langsung menangis. Bagaimana mungkin dia bisa mengatakan itu padaku?Aku pasti akan sangat merindukannya. Merindukan tawanya, senyumannya, genggaman tangannya.

“Babo. Hyunmei kau seharusnya membencinya dan melupakannya.” Aku memukul kepalaku sendiri. Aku tidak bisa melakukan hal itu. Aku sangat mencintainya.

“Hyunmei-ah, waeyo?” Ryeowook terkejut dan langsung menghampiriku, aku membersihkan air mataku dan tersenyum padanya.

“A-ani, Ryeowook-ah. Gwaenchana.”“Kau pasti mengingatnya lagi? Aissh, sudahlah lupakan dia.”

“Ne, Ryeowook-ah.”

“Geojitmal..”

“Ne?” Aku terkejut

.“Kau masih memikirkannya kan? Sudahlah berhenti memikirkannya. Sebagai gantinya, bagaimana jika kau memikirkanku?”

***Kyuhyun POV***

Hyun-Mei, saranghae. Jeongmal Saranghae. Maafkan aku, aku bukanlahpangeran berkuda putih.

Aku bukan sang mentari yang memberikan kehangatan ke seluruh dunia.

Aku bukan pelangi yang melukiskan betapa indahnya dirimu.

Aku bukanlah deburan ombak yang akan menenangkanmu meski hanya sejenak.

Dan yang terpenting, aku bukan pengendali alam semesta ini.

Aku bukan bulan yang akan selalu mengiringi bumi dalam tiap langkahnya.

Aku manusia biasa yang hanya bisa melangkah terus sampai asaku berakhir.

*********

Hyun-Me POV

Sudah sekitar sebulan sejak kejadian itu, aku masih suka menangis walau tidak sesering dulu.Tapi tiba-tiba…….

“Hyunmei-ssi?”“Ye?” Aku menoleh dan mendapati seorang yeoja manis yang tersenyum padaku, aku tidak mengenalnya.

“Lee Hyunmei-ssi? A-annyeonghaseyo. Joneun Park Rigi-imnida.” Dia membungkukan tubuhnya.Aku balas membungkuk.

“Ne. Ngg. Musunmariseyo, Rigi-ssi?”

“Ngg, jeogi…..”

“Ye?”“Kau tidak mengingatku?” Tanyanya ragu.Aku mengerutkan keningku,

“Jeoseonghamnida, Rigi-ssi. Aku tidak.”

“Ah arasseo. Aku, ehem.. Aku adalah yeoja yang waktu itu sedang dicium Kyuhyun.”

Deg. Aku yang berusaha tidak mengingat kejadian itu, dipaksa mengingatnya lagi. Aku menelan ludahku dan menghembuskan nafas. Menahan agar air mataku tidak turun.

“Ne, aku ingat. Ada apa?” Jawabku dingin.

“Jeongmall mianhae, Hyunmei-ssi. Aku tidak mengetahui maksud oppa. Aku hanya menurutinya, dan baru sekarang aku mengetahui-nya.” Jelasnya sambil menunduk.

“Musunmariseyo, Rigi-ssi?” Tanyaku bingung.

“Oppa.. Kyu oppa.. Sakit..”

To Be Continued

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~


©2010 S3FFIndo Publishing

Dont Forget! :

– Give YOUR COMMENT after read this FF. Be a good reader. oKEY?

– UNTUK SEMUA READERS, TOLONG BACA READ FIRST terlebih dahulu. Kami telah menginformasikan tentang semua page sehingga JELAS PAGE/SUB PAGE mana saja yang harus kalian tuju terkait dengan kepentingan kalia, dan info-info lainnya yang mungkin membantu kalian semua ^^

– Thanks for Read and Comment this FF. Feel comfort to stay here and TOGETHER, BEYOND OUR IMAGINATION ~ ^0^

About azuhra

Hi... :) I'm just a little girl in a big world. I'm Indonesian. Nice to meet you all. I heart you all. Oh, i forget it, i'm moslem. and i'm not a terorist!!! there's no moslem is terorist. terorists aren't moslem. ^^

Posted on 13 Desember 2010, in Lee Hyo In, SHINee Fanfiction, Shinki Fanfiction, Super Fanfiction and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink. 7 Komentar.

  1. masih tetap yg pertama komen😄

    authorrrrr itu kyu kenapa ???? ak kira setelah baca lanjutannya ak udh tau si kyu kenapa … ayo lanjutannya segera dipublish .. udah penasaran nih si kyu kenapa *dilempar sandal sama author gara” bikin ribut*

  2. ya ampun kyu jahat banget ya >..<

  3. sakit y parah kah, sad ending pasti ya. . Ah. . .
    Aku hrs tahan nih biar ngak mewek

  4. uwaaah. knp suamiku di pukuli? ? argh. gak relaaa.

  5. Apa ak telat ktmu blog ini?..

    Tapi ff ini keren..😉

    .. Yo0i 98 doank ..

  6. Degh…
    Dgaan q bnr..
    Kyu skt n brpra” slgkuh..
    Omo..
    Tk ad cr lg kah slain it.??
    Kan kshan.!!

    Ff’a seru chin.
    Lanjuuut…!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: