[FF/S/2/PG-15] SCANDAL !!!

Title       : SCANDAL !!!

Author : Mithaa Charinyoung a.k.a Min Soo Jin @ S3FFIndo

Length  : Series

Genre    : Romance

Rating   : PG-15

Main Cast        :

– Choi Min Ho SHINee,

– Hwang Min Hee (YOU-readers)

Support Cast  :

all SHINee member and other

‘Min Ho – SHINee akhirnya bertemu dengan gadisnya kemarin. Ia seorang pelajar SMA Gyeonggi tahun ke-3’

‘Banyak netizen yang berkomentar positif melihat gadis yang dipilih Min Ho. Mereka bahkan berharap semoga hubungan mereka akan baik-baik saja’

‘Leader SHINee mengalami gangguan kesehatan. Ia terserang flu sehingga tidak bisa tampil maksimal saat membawakan suatu acara kemarin’

“Ahhh..Kurasa berita terakhir itu berlebihan”, ucap Onew setelah mendengar Tae Min yang membacakan berita-berita di majalah hari ini.

“Memang kau sakit, Hyung?”, tanya Min Ho.

“Aku hanya flu ringan. Istirahat cukup aku sudah sembuh”

“Makanya jangan terlalu lelah. Kalau ada waktu istirahat, pergunakanlah dengan baik. Minum ini”, Key menyodorkan sebuah pil vitamin kepada Onew. *ahhhh..ummmmaaaaaaa….*

“Min Ho-ah, bagaimana gadismu? Cantik yaa?”, tanya Jong Hyun seraya menikmati serealnya.

“Emm.. Ya, lumayan”

“Kenalkan pada kami dong Hyunggggg…..”, rengek Tae Min

“Hey Magnae, kau sudah mulai nakal juga rupanya”, celetuk Key. Key sedang memijat bahu Onew, sedang Onew tiduran tak berdaya di sofa.

“Umma, aku sudah 18 tahun sekarang *usia Korea*”

“Hey, sudahlah. Tenang saja, aku pasti akan mengenalkannya pada kalian”

***

Min Hee akhirnya sampai di sebuah taman hiburan di pusat kota. Ia bertemu dengan sang sutradara dan membicarakan tentang kelanjutan syuting mereka. Hari ini mereka akan syuting di taman hiburan itu.

“Bersikaplah seolah kalian memang pacaran. Kau begitu mengaguminya dan sangat menyukainya. Tidak usah pedulikan kata orang-orang di sekelilingmu”, terang sutradara. Ia kemudian beranjak dari kursinya.

“Baiklah, supaya terlihat lebih natural kita mulai saja syutingnya. Jadi akan terlihat bahwa kau memang sedang menunggu Min Ho. Arasso?”, tanya sang sutradara. Min Hee mengangguk pelan. Semua kru terlihat sibuk menyiapkan semua peralatan. Min Hee memilih untuk duduk di dekat pintu masuk taman hiburan itu.

‘Errrr…sulit dipercaya aku benar-benar terlibat dalam reality show ini. Mana lagi orang itu. Dia pikir aku betah menunggunya selama ini.’, gerutu Min Hee dalam hati.

Tidak lama kemudian sebuah van memasuki parkiran taman hiburan itu. Min Hee menunggu sejenak memperhatikan siapa yang ada dalam van itu, dan ternyata dia adalah orang yang ditunggu-tunggu Min Hee, Choi Min Ho. Min Ho kemudian turun dan memberikan hormat kepada gadis-gadis yang merupakan fans di sekelilingnya. Ia mendekati tempat Min Hee berada.

“Annyeonghaseyo. Maaf membuatmu menunggu lama”, sapa Min Ho pada Min Hee.

‘Cihh! Kau datang juga. Hampir saja aku penggal kepalamu’, ujar Min Hee dalam hati.

Keduanya pun memasuki taman hiburan diikuti oleh beberapa kameramen yang sejak tadi sudah siaga. Betapa kagetnya Min Hee ketika mereka mulai memasuki taman hiburan. Ada begitu banyak orang yang didominasi gadis-gadis seusianya telah menunggunya di pintu masuk. Mereka bahkan tahu jadwal syuting Min Ho. Min Hee dengan terpaksa harus tersenyum kepada mereka semua.

“Kau baik-baik saja kan?”, bisik Min Ho ketika mereka menghindari mencoba menghindari gadis-gadis tadi dengan bantuan para bodyguard

“Baik apanya, aku sudah ingin mati”, gerutu Min Hee yang membuat Min Ho setengah tertawa. Min Ho kemudian merangkul Min Hee dan segera berjalan masuk.

“Hei, apa yang kau lakukan? Lepaskan aku”, Min Hee sedikit meronta.

“Diamlah. Kita harus cepat keluar dari situasi ini”, Min Ho semakin mengeratkan rangkulannya dan tetap berjalan masuk. Para bodyguard kemudian menghalau para gadis yang ingin mengejar mereka.

Min Ho dan Min Hee akhirnya sampai di sebuah tempat yang tidak begitu ramai. Hanya ada beberapa keluarga yang sedang berkumpul, mereka, serta kru reality show tentu saja. Mereka akhirnya duduk di sebuah kursi panjang. Min Ho memulai obrolan dengan sedikit berbasa-basi dengan menanyakan kabar. Min Hee menjawab seadanya dan tetap tersenyum, walau itu hanya paksaan. Setelah mengobrol cukup lama Min Ho akhirnya mampu membuat Min Hee tertawa dengan cerita serta tingkah-tingkah anehnya. Min Ho kemudian mengajak Min Hee untuk berjalan-jalan mengitari taman hiburan. Mereka bahkan membeli eskrim, berfoto bersama serta menikmati beberapa permainan di taman hiburan itu. Min Ho juga kadang menunjukkan sikap perhatiannya pada Min Hee, seperti membersihkan pinggir bibir Min Hee saat ia makan eskrim *sumpah sinetron gilak woy*, melindungi Min Hee saat para fans Min Ho mulai menyerbu, dan lain-lain *author kehabisan ide*. Hingga tak terasa hari sudah sore dan sudah saatnya bagi mereka untuk berpisah. Min Ho menawarkan untuk mengantar Min Hee pulang namun Min Hee menolak. Ia ingin ke rumah temannya dulu katanya. Akhirnya mereka pun berpisah dan syuting hari itu selesai.

***

“Arrrgggghhh… Apa yang kulakukan tadi”, Min Hee memandang dirinya di cermin sambil menjambak rambutnya.

“Tenanglah Min Hee, ini kan cuma syuting. Kau sudah melakukan semua yang dikatakan sutradara kepadamu. Tersenyum, bertingkah seolah fans berat Min Ho, serta perhatian”, Min Hee mencoba menenangkan dirinya sendiri. Tiba-tiba handphonenya berdering menandakan sebuah sms masuk.

from : Min Ho

“Hai kekasihku. Kau sudah tidur? Ahh.. Aku tiba-tiba merindukanmu. Aku ingin cepat-cepat menemuimu besok. Sampai jumpa lagi kekasihku. Selamat tidur”

“MWO??? Kekasih? Dia benar-benar sudah gila”, sahut Min Hee. Ia segera mengetikkan sms balasan kepada Min Ho.

to : Min Ho

“Berhenti memanggilku kekasihmu. Aku bukan kekasihmu. Aku hanya orang yang sangat sial yang menjadi pasanganmu”

Min Hee duduk di tempat tidurnya seraya mendecakkan lidah. Meski ia sebal, tapi ia tetap menunggu balasan dari Min Ho

from : Min Ho

Wahh.. Kekasihku marah. Aku minta maaf sayang. Aku tidak akan membuatmu marah lagi. Jangan marah yaaa… ^^”

“Arrgghhh… Dia benar-benar sudah gila. Dia pikir aku akan luluh dengan godaannya itu. Cihh”, Min Hee melempar handphonenya ke tempat tidur dan berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan badannya.

***

‘Min Ho SHINee memulai kencan dengan gadisnya dengan mengunjungi taman hiburan. Mereka tampak serasi’

‘Meski banyak fans yang hadir disana, Min Ho dan gadisnya tetap memperlihatkan keramahannya di depan publik’

Min Hee keluar gerbang sekolah bersama Soo Jin dan Ji Ah. Tiba-tiba matanya menangkap sesuatu yang mengejutkannya. Kru MNET SCANDAL mendatanginya, dan juga ada MIN HO. Dengan terpaksa Min Hee kembali harus berakting.

‘Aigoo kenapa harus sekarang. Aku benar-benar malas meladeni pria tengik itu’, keluh Min Hee dalam hati.

Min Ho kemudian mendekatinya hingga sampai tepat di depan gerbang. Saat sampai di depan gerbang, Min Hee menyambutnya dengan senyum manisnya dan membungkuk memberi salam padanya. Gadis-gadis dari sekolah Min Hee pun keluar untuk melihat Min Ho. Mereka mengobrol sebentar kemudian meninggalkan sekolah menuju van.

“Hei mau kemana kita?”, tanya Min Hee pada Min Ho saat kami berada dalam van.

“Aku ingin mengajakmu makan siang”

“Aku tidak lapar”

“Tapi kau harus makan, sayang. Aku tidak ingin melihatmu sakit”, goda Min Ho dengan senyuman mautnya.

“YYA!! KAU!!!”

“Waeyo? Kita kan kekasih. Sudah seharusnya aku memanggilmu dengan ‘sayang’ kan”

Min Hee menghela nafas panjang. Apa mau pria ini. Errrrrr………

Mereka akhirnya memilih sebuah restoran masakan western yang cukup terkenal. Setelah memesan makanan, mereka kembali berbincang. Perbincangan mereka bukan lagi sebatas mereka harus berakting demi berjalannya syuting MNET scandal. Mereka bahkan sudah merasa nyaman satu sama lain. Banyak hal yang mereka bicarakan, termasuk kegiatan masing-masing. Dan kali ini, bukan cerita Min Ho yang mendominasi, tapi juga cerita-cerita Min Hee. Ia bahkan tidak tahu, mengapa ia mulai mengeluarkan segala unek-uneknya kepada Min Ho. Bahkan di depan kamera.

***

Syuting MNET scandal hari ini berakhir ini di lokasi syuting iklan terbaru SHINee. Min Hee datang untuk menemani Min Ho. Meski ini hanya bagian dari skenario, tapi Min Hee juga merasa tidak keberatan. Ia tetap setia duduk di tempat yang telah disediakan kru demi menunggu Min Ho.

“Oke selesai. Good job, kids!”, sahut sutradara yang menangani iklan SHINee. Saat itu pula, syuting MNET scandal pun berakhir. Kru MNET berpamitan pada Min Hee dan tidak lupa pada Min Ho.

“Ahaa.. Akhirnya kita bertemu. Annyeonghaseyo, Key imnida”, sahut Key setelah berganti pakaian dan mendekati Min Hee yang sedang duduk sendirian.

“Annyeonghaseyo, Hwang Min Hee imnida”, sapanya membungkuk.

“Ehm, kau kekasih Min Ho kan. Sepertinya Min Ho memang pintar memilih gadis”, Key menatap Min Hee dari atas sampai bawah seraya melipat tangannya didepan dada. Min Hee hanya memberikan satu tatapan bingung.

“Ahh sudahlah. Nanti juga kau mengerti”

“Umma, sisirku tadi dimana. Dari tadi aku…. Ahh.. Kau pasti Min Hee noona kan?”, celetuk Tae Min yang mulai nimbrung antara Key dan Min Hee.

“Ne, Hwang Min Hee imnida”

“Waahh.. Kau cantik sekali noona. Kau cocok dengan hyung loh”, serunya semangat seraya memamerkan giginya.

“Hei, maaf. Kau sudah lama?”, Min Ho tiba-tiba datang dan berdiri di samping Min Hee. Min Hee menatapnya dan hanya memberikan satu senyuman garing.

“Kekasih macam apa kau ini. Gadismu sudah lelah menunggu. Awas saja kalau kau sampai tidak mengantarnya”, omel Key.

“Iya iya bawel. Aku akan mengantarnya”

“Ya sudah, kami pulang duluan saja ya hyung. Manajer sudah menyiapkan mobil untukmu. Sampai jumpa Min Hee noona”, Tae Min melambaikan tangannya dan menarik Key untuk meninggalkan mereka.

“Aku minta maaf. Aku tidak tahu kalau…”

“Sudahlah, aku ingin pulang. Kkaja”, Min Hee menarik tangan Min Ho untuk segera meninggalkan lokasi itu.

***

Mereka akhirnya sampai di depan rumah Min Hee. Min Ho telah berjanji, sebagai ganti karena ia telah membuat Min Hee lelah hari ini, ia akan mampir ke rumahnya dulu.

“Hei, apa benar tidak apa-apa kalau aku mampir?”, tanya Min Ho memastikan.

“Apa memang kau sudah tidak mau mampir di rumah jelekku ini?”

“Bukan begitu. Maksudku, aku takut akan mengganggu”, mereka mulai menyusuri halaman rumah Min Hee.

“Justru kalau syuting kita selesai dan adikku belum menemuimu, aku bisa-bisa dibunuhnya”, Min Ho hanya tertawa kecil mendengar ucapan Min Hee.

“Tunggulah disini, aku masuk sebentar”

Tidak lama kemudian, seorang gadis kecil yang wajahnya nyaris mirip dengan Min Hee namun dalam ukuran kecil pun keluar. Ia berlari sekencang-kencangnya dan berhenti tiba-tiba di depan Min Ho. Min Ho tersentak dan hanya menatap bingung anak itu. Anak itu menatap Min Ho lekat-lekat tanpa suara.

“Aa.. A A Annyeong…”, sapa Min Ho tepat di depan wajah anak itu. Ia memberikan satu senyuman yang dicintai banyak wanita (?)

“AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA”, anak itu tiba-tiba berteriak.

“Hei hei ada apa denganmu adik kecil. Aku.. Aku…”, Min Ho mulai panik.

“Kyahhh.. Min Ho oppa”, anak itu segera memeluk Min Ho sekencang-kencangnya.

“Bo Ra, hentikan! Kau bisa membuatnya mati”, Min Hee datang dan segera melepas pelukan Bo Ra dari Min Ho. Meski berhasil melepas pelukannya, tapi Bo Ra malah duduk dan menggelayut manja di lengan Min Ho.

“Maaf, dia adikku yang kubilang itu. Yang menyukaimu”, sahut Min Hee. Sebelumnya, ia memang telah menceritakan pada Min Ho mengenai adiknya.

“Min Ho oppa, kau begitu tampaaaaannnnnnnnnnn”

“Ahhahaha.. gomawo adik kecil”, Min Ho mengelus rambut Bo Ra pelan, membuat anak itu semakin senang.

“Bo Ra, jangan bertingkah konyol seperti itu”

“Hahahaaa, sudahlah. Dia anak yang baik kok. Dia manis, sama sepertimu”, Min Ho menatap Min Hee lekat.

“Jangan membuatku semakin salah tingkah”, gerutu Min Hee. Min Ho tertawa puas.

***

“Gomawo Min Ho-yahh. Aku benar-benar berterima kasih”, ujar Min Hee saat mereka sudah ada di gerbang rumah Min Hee.

“Ne. Aku juga berterima kasih. Aku senang bisa melewati hari ini denganmu”

Min Hee hanya menunduk malu mendengar ucapan Min Ho. Jantungnya berdegup kencang, aliran darahnya berdesir hangat, ia bahkan sudah tidak sanggup mengangkat wajahnya hanya untuk sekedar menatap namja dihadapannya ini. Tiba-tiba ia merasakan sesuatu yang hangat dan basah dipipinya. Min Ho menciumnya. Ia mengangkat kepalanya dan menatap Min Ho yang wajahnya hanya berjarak beberapa senti dari wajahnya.

“Selamat malam, kekasihku”, sahut Min Ho pelan dan tersenyum lembut nan tulus. Min hee semakin tersipu.

“Aku pulang dulu. Annyeong”, ia mengelus puncak kepala Min hee pelan dan segera berlalu.

“Ne. Annyeong”, sahut Min Hee nyaris tanpa suara.

=================== TBC ====================

A.N.

Sepertinya part ini tambah ngawur yo. fufufufu mian -_-

ah iya, mengingat project saya yang sekarang lagi numpuk (cuih) jadi mungkin penyelesaian nih ff bakal lama. huahahahahaa…

(dilemparin ayam)

tapi insyaallah saya cepet selesein kok ^^

komennya ditungguuuuuuuuuuuuu…..

Love you all,  LoReSSSFics ^^

©2010 S3FFIndo Publishing

Dont Forget! :

– Give YOUR COMMENT after read this FF. Be a good reader. oKEY?

– UNTUK SEMUA READERS, TOLONG BACA READ FIRST terlebih dahulu. Kami telah menginformasikan tentang semua page sehingga JELAS PAGE/SUB PAGE mana saja yang harus kalian tuju terkait dengan kepentingan kalia, dan info-info lainnya yang mungkin membantu kalian semua ^^

– Thanks for Read and Comment this FF. Feel comfort to stay here and TOGETHER, BEYOND OUR IMAGINATION ~ ^0^

Posted on 18 Desember 2010, in AUTHOR, KATEGORI, Mithaa Charinyoung, SHINee Fanfiction and tagged , , , . Bookmark the permalink. 19 Komentar.

  1. aishh, min ho! kau mulai genit ya?!
    awas pulang nanti tak akan ku beri makan ==

    hhhaha, unn. nih aku lempar onyu, biar cpet slsenya ni ff,
    cpetan ya unn, :* mmuaacchh, hhaha

  2. *nangkep onew*
    aduh kasian banget onew dilempar2. hahahaha

    iyadeh..
    doain aja yaa supaya ga sibuk. buahahaha..
    makasih komenmu debby beibeh XDD

  3. aaahhh, minho manis bangetttt *toel2 mino*
    romantis amat dy >.<
    lanjut mithaaaa^^

  4. whuaa..
    So sweet bgt…
    ^^

  5. aduhh aduhh… jaji senyam senyum sendiri bacanya>,< aissh…
    #plak *sadar yoii sadar XDD
    lanjutt~

  6. @ sanni
    Kalo mino romantis sih udah biasa. Haha. Iya iya, makasih san😀

    @ thya
    Hihihihi makasih udah baca ^^

    @ alma
    Sy juga senyum2 wktu ngetik kok (he??) makasih yah udah mampir🙂

  7. Yuhu dari fb meluncur kesini. .
    Ya minhee jual mahal, padahal suka.
    *sama kaya saya
    bora. .Haha lucu,,
    key, nasibmu beneran kaya ahjumma ahjumma, ckck

  8. wuaa.. eonni aku dpt link ini dr grup fb jadi kalo lanjutannya udah publish link di grup lg ya ^^,
    akuu suka banget .

  9. @minji
    Hoho iyadong. Key is the best umma.
    Makasih yah udah baca dan komen😀

    @apriany
    Hehehee iya pasti dipublish kok.. Makasih dear..

  10. Uuuuwwwwooooowwww!!! Benih” cinta mulai tumbuh di hati minhee *gombal!*

    Si bora hyper bgt pas ketemu minho. Gelendotan terus kayak….. *isi sendiri*

    Lanjut!

  11. Yah,yah..
    Mana lanjutan.a ??
    Oia , pas baca Bo Ra .. Gue kirain Dora😄
    akakaka

  12. lanjutannya kirim secepatnya ya…
    penasaran bgt nih… hehehhe
    di tunggu..😀

  13. jd bnr2 ngiri ma bora..huhu

  14. Hwaaa sweet ceritanya
    Mian baru baca ^^

  15. siapa jg yg bisa nolak pesona minhoo, minhee jg klepek2 akhir y, lanjut

  16. wkwkwk. ngakak again. aduh minho meluluhkan hatiku.

  17. Asssiikkk ..
    Sudah mulai luluh lantah perasaannya Min Hee ..
    ahe ! Lanjut yaa .. kekeke~

  18. Abang minho tgu aq di part slnjutx,,*aothur;siapa loh..T_T*..mian…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: