[FF/1S/PG-15] SOUL

Judul : SOUL

Author : LesmanaFishy😄

Pemeran Utama : Yeoreum

Pemeran Tambahan :

Leeteuk, Donghae, Kyuhyun

Lenght : Oneshoot [1299]

Rating : STRAIGHT/PG-15

Genre : Romance

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

“YEOREUM-AH!! AWAS!!!!!”

Ckit!! Bragk!!

**

SOUL

Putih….. Kenapa semua putih? Dimana aku?

Aku mencoba berdiri. Kulihat sekitar. Putih semua. Lalu ada setitik cahaya. Kuperhatikan cahaya itu, semakin lama semakin besar dan semakin terang. Aku memejamkan mataku.

“Park Yeoreum..” Suara lembut itu keluar dari cahaya tadi. Aku membuka mataku dan melihat sesosok namja yang tampan. Sangaaaaaat tampan menggunakan baju putih bersih. Dan…. Hey! Itu adalah sayap! Dia mempunyai sayap!

“N-nuguya?”

“Aku adalah Angel Teukie. Saat ini kau sedang dalam keadaan koma..” Jelasnya sambil tersenyum, lesung pipitnya terlihat sangat jelas. Seperti inikah malaikat?

“K-koma?” Tanyaku tidak percaya.

“Ne, kau sedang berada di antara hidup dan mati.”

“Wae?”

“Kau…… Masih ada yang mengganjal hatimu kan?” Tanyanya.

Ya. Tepat sekali dengan apa yang ia ucapkan.

“Aku memberimu waktu 13 jam untuk menyelesaikan urusanmu.”

“13 jam?” Ulangku seperti orang bodoh.

“Ne. Cepatlah, sebelum waktumu habis.” Dia merentangkan sayapnya lalu menghampiriku.

Set~!

Aku membuka mataku dan tidak percaya dengan pemandangan yang ada di depanku. Sejak kapan aku ada disini?

Kulihat appa dan umma sedang menangis sambil menggenggam tanganku. Ya, tentu saja badanku. Saat ini aku hanya roh dari seorang Park Yeoreum.

Tubuhku…… Keadaannya sangat tidak baik. Aku tidak dapat mengingat apa yang terjadi sebelum aku koma.

Aku mendekati appa dan umma. Aku mencoba memeluknya, tapi….. Aku menembus tubuh mereka. Tentu saja, aku hanya roh. Aku tidak akan bisa menyentuh mereka. Bahkan aku tidak punya air mata lagi sekarang.

Aku berjalan keluar dari kamar rawatku. Aku teringat perkataan Angel Teukie tadi. Aku harus segera menyelesaikan permasalahanku.

Aku berjalan dan berjalan. Tanpa disadari aku sudah tiba di depan rumah mewah dan elegan. Aku menghela nafas dan berjalan kerumahnya.

Aku menembus pintu rumahnya yang besar. Sepi sekali…. Aku berjalan ke lantai dua dan menuju sebuah kamar yang terletak paling pojok. Dengan ragu aku menembus pintu itu.

Ia sedang tidur dengan posisi terlentang. Wajahnya damai sekali, tapi aku bisa melihat ia menjadi semakin kurus. Seandainya aku tidak menyakiti hatinya, mungkin semua tidak akan seperti ini.

*One year ago*

“Mianhae, oppa…” Yeoreum melepaskan pelukannya.

“Apa kau harus menerimanya?” Tanya Donghae sambil mengusap air mata Yeoreum.

“Mianhae…….. Saranghae.” Yeoreum terisak. Donghae menarik Yeoreum ke pelukannya.

“Baiklah kalau itu keputusanmu. Semoga…. Orang yang di jodohkan denganmu akan membuatmu bahagia..” Donghae berusaha menahan air matanya.

“Tapi aku hanya mencintaimu…….” Yeoreum mengeratkan pelukannya.

“Naddo saranghae, Yeoreum-ah. Cinta tidak selalu harus memiliki kan?”

Kejadian itu berputar kembali di otakku seperti sebuah film. Tanganku mengusap pipiku, tapi ternyata kering. Aku benar-benar hanya roh…….

*A few hours ago*

“Yeoreum-ah. Aku ingin bicara denganmu..” Kyuhyun menarik tangan Yeoreum ke halaman belakang rumahnya.

“Wae, Kyuhyun-ssi?” Tanya Yeoreum datar.

“Aku sudah memutuskan sesuatu..” Ucap Kyuhyun dengan senyuman.

“Apa? Kau sudah memutuskan tanggal dan tempat pernikahan kita? Kalau begitu langsung bicarakan dengan appa dan umma saja..” Kata Yeoreum malas, ia hendak berjalan meninggalkan Kyuhyun.

“Aku sudah memutuskan untuk membatalkan pernikahan ini..” Yeoreum menghentikan langkahnya dan berbalik menatap Kyuhyun.

“Mworago?!” Tanya Yeoreum tidak percaya.

“Bukannya aku lelah dengan sikap dinginmu padaku. Tapi………” Ucap Kyuhyun tertahan.

“Tapi aku lebih baik melihatmu bahagia dengan orang yang kau cintai, daripada kau harus bersamaku tapi kau tidak bahagia..” Lanjutnya sambil berusaha tersenyum. Yeoreum hanya terdiam.

“B-bagaimana dengan……. Perusahaan appa?” Tanya Yeoreum terbata.

“Tenang, aku sudah membicarakannya dengan ahboji. Ia akan tetap bekerjasama dengan perusahaan appa-mu.” Jelasnya sambil tersenyum.

GREP!!

“Gomawo, Kyuhyun-ssi.. Jeongmall gomawo. Padahal aku tidak pernah mempedulikanmu.. Tapi kau…… Malah peduli padaku segitu besarnya… Gomawo….” Ucap Yeoreum sambil terisak di pelukan Kyuhyun. Kyuhyun tersenyum dan membelai rambut Yeoreum yang panjang.

“Saranghae..” Bisik Kyuhyun.

“Mianhae. Aku membuatmu terluka…”

“Ani. Aku lebih terluka jika aku tidak pernah melihatmu tersenyum..” Kyuhyun menyeka air mata Yeoreum.

“Aku akan mengantarmu ke tempatnya. Kajja..” Kyuhyun menarik tangan Yeoreum dan membawanya ke mobilnya.

“Sudah sampai. Turunlah…” Ucap Kyuhyun membuyarkan lamunan Yeoreum.

“Gomawo, Kyuhyun-ssi..” Yeoreum tersenyum. Kyuhyun mengangguk mantap.

Yeoreum turun dari mobil Kyuhyun. Ia langsung berlari ke arah rumah Donghae. Tapi sayangnya ia tidak melihat bahwa ada mobil yang sedang mengebut ke arahnya.

“YEOREUM-AH!! AWAS!!!” Teriak Kyuhyun. Tapi sayang sekali Yeoreum telat menyadarinya.

Ckitt!! Bragk!!!

Ah, aku ingat sekarang. Aku ingat semua kejadian itu. Saat itu aku akan menemui Donghae. Miris sekali aku malah tertabrak. Babo Yeoreum.

Cklek~! Aku terkejut karena pintu kamar Donghae terbuka. Seorang pelayan masuk dengan tampang panik.

“Sajangnim. Gawat!” Ucap pelayan itu. Ah, aku baru ingat. Ia adalah Shin ahjussi, orang yang merawat Donghae dari kecil.

Donghae terbangun dari tidurnya dan meregangkan ototnya.

“Waegeuraesseoyo, ahjussi?” Tanya Donghae sambil mengacak rambutnya.

“Saya baru menerima kabar bahwa Yeoreum agasshi sedang koma di rumah sakit!” Jelas Shin ahjussi. Ah, jadi Donghae belum tahu keadaanku? Padahal lebih baik ia tidak tahu. Sayang sekali aku tidak bisa menahan Shin ahjussi.

Donghae langsung berdiri. “MWO?! Dimana ia sekarang”

“Seoul International Hospital, kamar VVIP 13 A.”

Donghae langsung menyambar jacket yang tergantung. Tidak lupa dengan kunci motor kesayangannya. Aku mencengkram dadaku. Sakit.

Ternyata ia masih mengingatku. Ia peduli padaku.

***

“Ahjumma~!” Donghae memasuki ruanganku dengan panik.

“Donghae?” Tanya umma yang sedang duduk di sebelah ranjangku.

“Ahjumma… Bagaimana ini bisa terjadi?” Tanya Donghae tanpa melepaskan tatapannya padaku — tubuhku.

“Dia……. Tadinya ingin menemuimu. Tapi tanpa disangka, ada mobil yang sedang mengebut menabraknya.” Jelas umma sambil menangis. Aku benci melihat orang yang ku sayangi menangis. Ingin sekali aku menyeka air matanya.

“Mw-mwo? Menemuiku?” Tanya Donghae lirih, air matanya sudah mengalir deras.

“Kyuhyun membatalkan pernikahannya. Ia tahu, Yeoreum masih mencintaimu..”

Donghae menatapku — tubuhku — dengan tatapan tidak percaya. Ia berjalan menghampiriku dan menggenggam tanganku.

“Yeoreum-ah…. Ireona.” Ucap Donghae lirih. Umma meninggalkan aku dan Donghae diruangan ini.

“Yeoreum-ah… Jebal… Ireona.. Bogoshipda…” Donghae semakin terisak. Ia sudah tidak bisa mengontrol emosinya lagi.

Aku — rohku — memeluknya. Tapi percuma karena aku tetap menembusnya.

Kuperhatikan tanganku, mulai menipis. Aku melihat jam. Waktunya tinggal beberapa menit lagi ternyata. Mengapa terasa cepat sekali.

***

“Ireona, Yeoreum-ah… Ireona…” Ucapku berulang-ulang kali. Dan tanpa ku sangka, tangannya bergerak!

“Yeoreum-ah?” Panggilku. Ia membuka matanya. Terima kasih Tuhan. Kau mendengar doa ku.

“Yeoreum-ah…..” Panggilku tidak percaya. Aku menggenggam tangannya semakin erat. Ia menatapku dan tersenyum lemah.

“Op…pa…….” Panggil Yeoreum dengan pelan.

“Ne chagi… Oppa yeogisseo…” Aku membelai rambutnya dengan lembut.

“Oppa…. Mian..hae. Aku sudah me…nyakitimu..” Ucapnya tergagap dengan suara yang lemah.

“Aniya, kau tidak pernah menyakitiku. Aku tidak apa-apa selama kau bahagia..” Aku menyeka air matanya yang mengalir.

“Oppa.. Sarang..hae. Yeongwon..hi saranghae…. Hiduplah dengan baik….” Ucapnya sambil tersenyum lirih. Lalu matanya terpejam. Jantungku berdegup kencang.

Tiiiiiiiiiiiiiitttttttttt . . .

Bunyi mesin itu membuatku terpaku. Tidak lama kemudian dokter dan beberapa suster masuk keruangan ini. Salah satu dari mereka mendorongku keluar. Lalu pintu ruangan itu ditutup.

***

“Ya! Oppa! Ppalliwa!”

“Neeee~! Jangan salahkan aku, salahkan Eunhyuk yang lama berdandan..” Ucap Donghae.

“Eunhyuk oppa! Memangnya kau mau bertemu Emma Watson? Kita kan hanya menonton film-nya!” Omel Yeoreum.

“Mianhae. Kalian kan tahu aku. Hehe. Kajja…” Eunhyuk berjalan masuk duluan ke studio. Yeoreum mengikutinya, tapi Donghae menariknya dan memeluknya.

“Oppa~!” Yeoreum berusaha melepaskan pelukan Donghae, tapi Donghae malah mempererat pelukannya.

“Saranghae.. Aku tidak tahu bagaimana nasibku jika kau benar-benar pergi meninggalkanku..” Ucap Donghae dengan lembut. Yeoreum tersenyum dan membalas pelukan Donghae.

“Ne, pasti kau akan menangis setiap hari. Dasar prince of tears!” Ejek Yeoreum. Donghae menggembungkan pipinya.

“Donghae-ah~! Yeoreum-ah~! Ppalli!!” Panggil Eunhyuk. Donghae mengulurkan tangannya, Yeoreum menyambutnya sambil tersenyum bahagia.

***

“Teukie-ssi. Gamsahamnida kau sudah memberiku waktu untukku, walau terasa singkat sekali..” Yeoreum membungkuk kepada Teukie, sang Angel.

“Sudah waktunya aku pergi kan?” Ucap Yeoreum pada dirinya sendiri. Teukie menghampiri Yeoreum dan tersenyum.

“Tuhan mengubah keputusannya. Ia melihat cintamu dan Donghae sangat kuat. Kau bisa kembali kepada mereka semua..” Ucap Teukie.

“Musunmariseyo, Teukie-ssi?” Tanya Yeoreum tidak mengerti.

“Kau sudah membuktikannya. Tuhan memberimu kesempatan sekali lagi. Kau sudah melewati masa kritismu..” Jelas Teukie.

“Hah?”

Teukie hanya tersenyum penuh arti dan menjentikan jarinya.

End

©2010 S3FFIndo Publishing

Dont Forget! :

– Give YOUR COMMENT after read this FF. Be a good reader. oKEY?

– UNTUK SEMUA READERS, TOLONG BACA READ FIRST terlebih dahulu. Kami telah menginformasikan tentang semua page sehingga JELAS PAGE/SUB PAGE mana saja yang harus kalian tuju terkait dengan kepentingan kalia, dan info-info lainnya yang mungkin membantu kalian semua ^^

– Thanks for Read and Comment this FF. Feel comfort to stay here and TOGETHER, BEYOND OUR IMAGINATION ~ ^0^

About azuhra

Hi... :) I'm just a little girl in a big world. I'm Indonesian. Nice to meet you all. I heart you all. Oh, i forget it, i'm moslem. and i'm not a terorist!!! there's no moslem is terorist. terorists aren't moslem. ^^

Posted on 26 Desember 2010, in AUTHOR, Freelance Author, KATEGORI, Super Fanfiction and tagged , , , , . Bookmark the permalink. 9 Komentar.

  1. yahh padahal Hae oppa bakalan berpaling ke aku tuh -,- *digetok author

  2. bagus bagus, tapi agak bingung
    sekedar saran aja, mendingan klo mau ganti point of view dikasih keterangan biar yg baca ga bingung^^

  3. setuju sma kak sannia,,
    tdi aku jga sempet bingung .. kekeke

    onnie,knp teuki di jdiin angel ???
    pan kasian dia .. keke
    kyu,kyu ..
    kau memang kk ku yg baik hati .. XDD
    tpi aneh?
    knp tiba” ada eunhyuk oppa??
    tdikan dia lgi tdur di rmh ku .. hahaha

  4. oooooooooooh co cweeeeeet >////<

    itu unyuk oppa berperan jadi apa ya? udah #abaikan

  5. eh, kirain Yeoreum wafat ==” ternyata hidup lagiii toh #plakkkk
    . critanya baguz koq chingu ^^

  6. Kyu oppa sma aq ajj yhh..😀

  7. wewww..
    aq pengen jadi angel bareng Teukie..😄

  8. wedaaannn… keren keren keren! short ff tp ngena bgt🙂

  9. mngharukan bgt.. co cweet pula akhrx.. ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: