[FF/S/1/PG-15] Not Reason To Love

Judul : Not Reason To Love

Penulis : Yayang Fitria Anggraini

Editor: Aulia Zuhria

Pemeran Utama

  • Choi Yoon Yang (Yayang)

Pemeran Tambahan :

  • Kim Kyu Jong SS501
  • Shim ChangMin DBSK
  • Shin Ha Ra
  • Shin Hyo Mei

Lenght : Chaptered [1/5]

Rating : STRAIGHT/PG-15

Genre : Romance

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Choi Yoon Yang POV’s

Mataku sedang terpaku pada tulisan-tulisan yang terpampang di laptop, tiba-tiba bunyi dering ponsel memecahkan konsentrasiku. Dengan dengusan lemah, aku mengambil ponsel yang ada di meja tepat disamping tempat tidurku. Ku lihat tulisan di layar ponselku

DIA menelpon…

Dia, seseorang yang membuatku bersemangat akhir-akhir ini. Senyumku mengembang, aku langsung membenahi posisiku.

“Yoboseyo” aku mengawali.

“Yoboseyo” jawabnya.

“Waeyo..?? ada perlu apa kau menelponku?” aku bertanya padanya, lebih tepatnya, pertanyaan memancing.

Aku berusaha keras agar suaraku tidak terdengar gemetar.

“Choi Yoon Yang, apa aku mengganggu waktumu..??” tanyanya hati-hati.

“Aniya”, aku langsung menyahut dengan cepat.

Sebentar, omo? Aku berbohong. Jelas-jelas telponnya menganggu waktu untuk mengerjakan tugas. Ah, tidak! Aku malah sangat senang!

“Baguslah kalau begitu. Yayang apakah kau mau pergi denganku besok..??” tanyanya padaku dengan nada hati-hati.

Aku terpana mendengar pertanyaannya, rasanya tidak percaya. Aku merasakan siluet-siluet kebahagiaan menerpa tubuhku. Merasakan angin menari-nari beriringan dalam kamarku. Seakan-akan aku terbang ke sebuah istana di dimensi nirwana. Melihat peri-peri…

“Yayang, apa kau mendengarku..??”

“Ah, eh, ah, eh…”, aku gelagapan menyadari bahwa dia masih disana sedang menunggu jawaban dariku.

“Eh, ne, aku mendengarmu.”

“Ottohke..??”

“Eeemm…” aku berpikir. Dia masih menunggu jawabanku di seberang sana. Tiba-tiba aku ingat kalau besok aku ada janji lain.

“Mianhae, sepertinya besok aku tidak bisa pergi denganmu, aku sudah punya janji lain” kataku agak lemas.

“Oohh… gwenchana.. ilyoileun otteyo…?? Bagaimana kalau hari minggu..?? apa kau juga sudah punya janji..??”

“Aniya, aku tidak punya janji lain hari minggu”, jawabku dengan wajah sumingrah. Semoga saja dia tidak mendengar nada bersemangat dari jawabanku.

“Baiklah, kalau begitu aku akan menjemputmu hari minggu.” suaranya terdengar lebih bersemangat.

“Ne..” jawabku singkat dan telpon kami terputus.

Aku sangat senang, aku meloncat-loncat di tempat tidur empukku sambil berteriak kegirangan. Sangat berlebihan memang, sampai-sampai aku tidak sadar kalau laptopku hampir jatuh karena guncangan-guncangan yang ku timbulkan.

“Upss….”

Aku langsung menahan laptopku yang hampir jatuh.

“Bersemangat sekali, sampai-sampai lupa kalau kau tinggal tidak sendiri disini” komentar Ha Ra yang sudah berdiri di depan pintu kamarku sambil berkacak pinggang.

“Mianhae sepupuku” aku menghambur kearah Ha Ra dan menariknya agar duduk di tepi tempat tidurku.

“Sepertinya sepupuku yang satu ini sedang bahagia sekali” Ha Ra heran melihat sikapku, tatapannya seperti meminta penjelasan sementara aku masih hanyut dengan hadiah tahun baru yang diberikan Tuhan kali ini.

“Apa aku ketinggalan sesuatu..?? Yayang kenapa kau berteriak?” tiba-tiba Hyo Mei muncul di bibir pintu.

“Asal kau tau sepupu kita yang satu ini sedang kumat, lihat saja tingkahnya” jawab Ha Ra pada Hyo Mei.

Hyo Mei mendekatiku dan menggerakkan telapak tanganya di depan mukaku. Sekan-akan dia sedang berhadapan dengan salah satu pasien rumah sakit jiwa.

“Apa yang kau lakukan Hyo Mei?” aku menepis tangan Hyo Mei

“Kau baik-baik saja…??” Tanya Hyo Mei heran

“Mulloniji, aku sengan sekali!”, jawabku dengan senyum mengembang

“Kami tau babo! Tapi kau itu senang kenapa?”komentar Ha Ra yang sudah mulai kesal.

Aku langsung saja mengerucutkan bibirku dan memalingkan muka.

“Issh…, jangan bertanya pada orang babo!”, teriakku dengan nada kesal.

Bagaimana tidak kesal? Aku tadi dipanggil apa? Babo?

“Ah, Ha Ra! Kau ini bagaimana sih? Cepat minta maaf sana!”, suruh Hyo Mei pada Ha Ra.

“Ah, iya, aku minta maaf !”, Ha Ra mengulurkan tangannya.

Aku hanya mengulurkan tangank sedikit dengan gaya sok ogah.

“Udah kan?! Sekarang ceritain!”, sahut Hyo Mei.

“Changmin mengajakku pergi hari minggu nanti, dia akan menjemputku” jawabku.

Ha Ra dan Hyo Mei saling pandang

“Maksudmu, Shim ChangMin anak kelas 12 IPA 5 dan ketua ekskul Seni di sekolah kita…??” Tanya Hyo Mei tidak percaya.

“Mulloniji, memangnya ChangMin yang mana lagi?!” sahutku cuek.

“Tapi bagaimana dengan….” Ha Ra tidak meneruskan pembicaraannya.

“Hyo Mei, boleh aku pinjam majalahmu kemarin yang ada artikel tentang tips membuat namja ilfil”

“Jangan bilang kau ingin membuat ChangMIn ilfil denganmu, dia itu terlalu sempuna sepupuku Choi Yoon Yang, kalau saja aku belum bersama Jung Min oppa…” Hyo Mei berkomentar

“Tentu saja bukan Changmin!” sahutku.

Ekspresi Ha Ra dan Hyo Mei bertambah heran.

“Tapi untuk membuat Kyu Jong oppa ilfil denganku, besok aku akan pergi dengan Kyu oppa, aku ingin dia memutuskan hubungan kami” lanjutku dengan nada lemah.

“MWO…??” teriak Ha Ra dan Hyo Mei kompak.

Ha Ra memelototkan matanya dengan mulutyang kompak dengan Hyo Mei, membentuk huruf O sempurna.

“Kau sudah gila..?” komentar Ha Ra setengah berteriak padaku.

“Aku tidak akan meminjamkannya kalau akan ada pihak yang terluka karena itu.” jawab Hyo Mei sambil bersendekap.

“Ayolah Hyo mei chepal…!!” kataku memelas.

“Tapi kenapa tiba-tiba kau ingin putus dengan Kyu oppa? Bukannya kalian tidak punya masalah..??” Ha Ra kembali angkat bicara setelah dia bisa menguasai emosinya

“Apa karena Changmin?”, tanya Hyo Mei.

“Bukankah kalian sudah 2 tahun pacaran? Ada masalah?”, sahut Ha Ra

“Arasso, aku memang terkesan egois. Kami memang tidak punya masalah apapun, tapi…”

“Tuh, kau sudah tau! Tapi kenapa kau tetap saja ingin memutuskannya?!”, teriak Hyo Mei dengan wajah merah padam.

“Justru karena itu aku merasa jenuh dengan hubungan kami, jauh sebelum ChangMin masuk ke kehidupanku. Ini semua bukan karena ChangMin…” ada beban dari nada suaraku.

“Omona, masalah perasaan memang rumit!” Ha Ra menggeleng-gelengkan kepalanya.

“Sangat disayangkan, padahal aku iri dengan hubungan kalian yang selalu akur.” sahut Hyo Mei

“Aku pun begitu. Aku iri dengan hubunganmu dan Jung Min oppa yang selalu bertengkar tapi itulah yang membuat kalian semakin erat.”, seketika mereka membelalak kaget.

“HAduh, matilah aku. Aku pasti ada di posisi terjepit.”, teriakku dalam hati.

“Aku, aku iri dengan Ha Ra dan Hyung Jun oppa yang selalu berbeda pendapat tapi selalu bisa menyelesaikan masalah bersama-sama.”, kataku pelan sambil menudukkan kepalaku.

Sedetik, dua detik, hening…, aku mengangkat kepalaku menghadap mereka.

“Hyo mei ayolah, aku pinjam majalahmu.. chepal…!! Aku jamin tidak akan ada pihak yang terluka, karena yang akan memutuskan hubungan kami Kyu oppa semdiri bukan aku.” aku kembali membujuk Hyo Mei dengan muka memelas.

“Apa kau yakin dengan keputusanmu..?? Entah kebapa aku ragu.”, jawabnya dengan nada lambat

Aku bisa merasakan Ha Ra menyesal dengan keputusan yang akan aku ambil.

“Semua akan baik-baik saja!”, kataku meyakinkan Ha Ra dan Hyo mei.

“Baiklah, tapi aku tidak bertanggung jawab dengan masalahmu ini, aku hanya berharap semua yang terbaik.” akhirnya Hyo Mei mengizinkanku, aku langsung memeluk erat Ha Ra dan Hyo Mei .

To Be Continue…

©2010 S3FFIndo Publishing

Dont Forget! :

– Give YOUR COMMENT after read this FF. Be a good reader. oKEY?

– UNTUK SEMUA READERS, TOLONG BACA READ FIRST terlebih dahulu. Kami telah menginformasikan tentang semua page sehingga JELAS PAGE/SUB PAGE mana saja yang harus kalian tuju terkait dengan kepentingan kalia, dan info-info lainnya yang mungkin membantu kalian semua ^^

– Thanks for Read and Comment this FF. Feel comfort to stay here and TOGETHER, BEYOND OUR IMAGINATION ~ ^0^

About azuhra

Hi... :) I'm just a little girl in a big world. I'm Indonesian. Nice to meet you all. I heart you all. Oh, i forget it, i'm moslem. and i'm not a terorist!!! there's no moslem is terorist. terorists aren't moslem. ^^

Posted on 30 Desember 2010, in AUTHOR, Yayang Fitria and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 3 Komentar.

  1. like this!! ^^
    di tunggu part slanjutnya chingu..😀

  2. jangan lama lama ya part selanjutnya haha
    penasaran😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: