[FF/S/3/PG-15] Glamoure

Judul : Glamoure

Penulis : Flowbloom

Pemeran Utama : Song Haemi aka Hyunana Choiminoz

Pemeran Tambahan:

Kim Heechul SUJU aka chullie~~(namja cantik)

Lee Donghae SUJU aka hae~~(namja sok kuat)

Lee Hyukjae SUJU aka Enhyuk or hyukie~~ (namja pelit)

Kim Ryeowook SUJU aka wookie~~(namja pendek)

Choi Siwon aka Mr Cho

Hankyung aka Ahjussii

Panjang : Chaptered [3/15]

Rating : Straight/PG-15

Genre : Roman/Persahabatan

~~~~~~~~

#Forever or Never SHINee play~~

********************************

Previously~~~

Aku menyeret koperku ke kursi taman yang ada di tepi jalan dan duduk di sana. Kubenamkan wajahku rapat-rapat di dalam tekukan kakiku. Udara semakin dingin dan aku mulai sesunggukan saat ingat kata-kata ahjumma padaku,

‘Sebelum kecelakaan itu terjadi, oemma mu bilang dia akan berusaha membuatmu jadi yeoja yang cantik. Dia bahkan berjanji padanya sendiri untuk membelikanmu sebuah gaun’

Aku semakin terisak-isak pedih. Oemma benar-benar menginginkan aku menjadi yeoja cantik ! Demi akuu… Ne, aku yakin oemma mungkin meninggal dalam kecelakaan itu karena aku !

“Song haemi~~ Song Haemi agashi ?” aku mengangkat kepalaku dan menatap pria dewasa dengan setelan jas hitam tebal dengan payung hitam. “Ahh~~ternyata benar…”

“Siapa kao ?”

“Hankyung imnida..”, pria itu membungkuk dalam “Aku kepala pelayan keluarga Choi”

“Keluarga Choi ?”

Orang yang bernama Hankyung tersenyum, “Ne..itu nama keluarga baru anda, agashiii~~”

*********************************

-Kediaman Choi, malam hari-

Kalau bukan karena suara dentuman pintu mobil yang tertutup oleh ahjussi, aku mungkin tak akan berhenti membuka mulutku mengangumi interior mobil mewah yang kunaiki sekarang ini. Masih tak percaya kalau aku sudah menyetujui ahjussi ini untuk ikut dia ke rumah keluarga Choi –walaupun aku tak yakin dia benar-benar membawaku kesana—

JGREPP !! “Agashii~~kita sudah sampai”, ujar ahjussi itu sambil membukakan pintu untukku. Aku memandangnya ragu-ragu, apakah dia orang jahat yang suka menjual yeoja-yeoja miskin seperti aku ? Aku curiga~~

Ahjussi itu tertawa kecil, “Anda tak perlu curiga begitu padaku, agashiii~~”. Melihat tawanya yang seperti tidak buat-buat, aku memberanikan diri untuk turun dari mobil porsche orange susu ini. “Selamat dataaangg…”, ucap ahjussi sambil membungkuk hormat padaku.

“Omooo~~”, aku terperangah cukup lebar saat memandangi rumah bergaya eropa klasik berada tepat di depan mataku. “Igeee…”

“Kediaman keluarga Choi, agashiii~~ Rumah andaaa”

______________________________

Saat memasuki rumah ini, aku masih bertanya-tanya apakah aku masiih berada di korea atau tidak. Semua isi dalam rumah ini benar-benar bergaya barat. Dari ukiran dinding, lantai, lukisan, lampu, sofa, permadani, baju pelayan-pelayannya. OMOO~~APA AKU SEDANG BERADA DI ISTANA INGGRIS ?? ISTANA PRIBADI MILIK RATU VICTORIA ?

“Agashiii..lewat sini !” aku menggaruk kepalaku malu saat salah jalan. Ini baru pertama kalinya aku kemari, kenapa aku bertingkah seolah-olah sudah sangat tahu tentang rumah ini ?

Aku berlari-lari kecil mengikuti ahjussi. Kami melewati jalan setapak kecil dengan batu-batu warna warni. Kalian tahu ? Rumah ini sangat ajaib ! Padahal sekarang kami sedang ada di dalam, tapi taman kecil yang rindang malah tumbuh disini ! Bahkan aku bisa mendengar suara air terjun~~ Padahal ini Seoul ! Mana ada air terjun ?? Apa itu salah satu kecanggihan alat zaman sekarang ?

“Mmm…mianhee”, kataku yang membuat ahjussi menoleh padaku. “Aku tahu ini sangat lancang~~ Tapi apa Mr Choi itu termasuk orang terkaya di Korea ?”

Ahjussi tertawa kecil lagi dan itu membuatku menyesal bertanya seperti itu padanya. Rasanya aku ingin mengantuk-antukkan kepalaku ke dinding sekarang karena malu ! “Anda lucu sekali agashiiii~~”, ujarnya yang membuatku menunduk malu. “Kalo anda benar-benar ingin tahu, sebaiknya anda dengar sendiri jawabannya dari tuan Choi”

Sejak pertanyaan itu, aku tak berani mengangkat kepalaku ke depan. Aku benar-benar malu dan merasa konyol. Sepanjang perjalan aku sibuk mengutuki diriku sendiri sampai akhirnya ahjussi berhenti. Aku mulai mengangkat kepalaku pelan dan mengamati apa yang diamati ahjussi saat ini. Pintu besar ! Dan ukiran indah menghiasi permukaannya. Apa ini ruangan Mr cho ? Si pemilik rumah ?

“Silahkan masuk ke kamar anda, agashii~~”.

Refleks karena terkejut mendengar ahjussi, aku menoleh cepat sekali sampai rasa-rasanya leherku hampir patah. “KAMAAAARKUU ?? Bukankah seharusnya kita ke ruangan Mr Cho untuk bertanya jelas-jelas tentang peristiwa kematian ibuku ? ”. Aku menatap penuh tanya wajah ahjussi yang tenang-tenang saja, “Apa aku lupa bilang pada ahjussi kalau aku menolak untuk tinggal disini ya ?”

“Ne arrasoo…tapi saya sarankan anda untuk istirahat di sini sampai Mr Cho pulang”

“Tapi…”

JGREEEEKKKKK ~~~~ Aku menghentikan kalimatku saat melihat isi dalam kamar ini. Omooo~~apa aku sedang ada di dunia dongeng ?

“Anda beristirahat laah~~ sampai tuan Cho kembali. Saya janji tuan Cho akan menceritakan semuanya tentang kecelakaan oemma anda”

________________________________

“Tuan~~anda dilarang masuk”, samar-samar aku bisa mendengar suara Hankyung ahjussi dari luar kamar ini.

“Kenapa tak boleh ? Ini rumahku !! Lagipula untuk apa appa membawa seorang yeoja masuk ke rumah ?”, seseorang membentak ahjussi dengan keras. Sepertinya dia adalah pemilik rumah ini… Mr Cho kah ? “Aku hanya ingin melihat siapa yeoja phabo mana yang akan dinikahi appa…!!”

Merasa sedang diperbincangkan, kuturuni ranjang besar kamar ini dan mulai berjinjit pelan ke depan pintu. Sebelum aku berusaha menguping, sejenak kupandangi ruangan kamar mewah ini. Ada perasaan menyesal karena sudah mengiyakan permintaan ahjussi untuk beristirahat disini.

“Tuan~~mohon jaga perkataan anda !”

“Haishhh~~minggir sana !”

Setelah itu, aku bisa mendengar langkah kaki yang mendekat. Aku mulai panik dan berlari ke sofa merah muda. Aku cukup bingung saat memilih sikap apa yang harus kutunjukkan pada si pemilik rumah ini. Saat melihat sebuah majalah yang tergeletak di meja, aku memutuskan untuk berpura-pura membacanya.

JGREEEEKKK~~~ pintu terbuka dan aku sudah siap dengan majalah yang berada tepat di depan wajahku.

“Cihhh~~yeoja apa itu ? Bodoh sekali..” ucap si pemilik rumah. Orang itu mendengus sebal, “YAA !! Apa itu adalah salah satu gayamu ? Membaca dengan terbalik ?”

Terbalik ? Aku mengutuki diriku sendiri dan dengan gerak cepat membalik majalahku. “Aaa~~mianhee”, ucapku dengan wajah yang masih tertutup majalah.

TAP ! TAP ! TAP ! Aku menelan air liurku tegang ketika mendengar suara langkah kakinya yang mulai mendekat. Omoo~~aku belum siap melihat orang yang menabrak ibuku sekaligus pemilik rumah ini….

SREEEEEETT~~~ Majalah itu kini terangkat dari wajahku dan terbang jauh ke belakang. Aku mengernyit ketakutan karena tak siap melihat wajah orang di depanku. Tapi tak lama kemudiann…

“KAOOOOOOO ?!!!!!!” teriak kami yang lagi-lagi bersamaan.

“Aishhhh~~ternyata lalat kecil sepertimu lagii…”, ucapnya tak percaya. Wajahnya terlihat frustasi saat melihatku sambil meletakkan tangannya di kening. Sejenak aku terpesona melihatnya dengan balutan kemeja putih yang transparan. Dia tidak terlihat cantik kali ini..tapi tampan dan sedikitt…sexy ?

“Kao menikahi appaku karena apa ? Karena uang ? Asal kao tahu saja…wajah appa sangat jelek dan dia punya banyak istri… Kalau kao menikahinya, maka kao akan menjadi istri ke-21 nyaaa”

Aku mengernyit tak mengerti dengan arah pembicaraannya. Tapi aku tak suka caranya menghina ayahnya, “Mwo ? Kao tak boleh menghina appamu sendiri !”, marahku tiba-tiba. Dia pikir dia ada itu tanpa orang tuanya ya ?

“Tuan heechul…mohon hentikaaan”, kami sama-sama menoleh ke muka pintu, tepatnya ke Hankyung ahjussii yang masuk tiba-tiba. “Tuan Choi sudah kembalii..”

Jadi nama namja cantik ini heechul ? Dia bukan Mr Cho si pemilki rumah ?

Heechul  mendengus sebal seolah-olah tak suka, lalu melangkah pergi keluar meninggalkan aku dan ahjussi.

“Kao ?” aku bisa mendengar suara berat dari pria dewasa yang ada di koridor. “Chullie~~”

“Lepaskan tanganmu dariku !” Heechul terdengar kesal dan marah. Selanjutnya aku malah mendengar suara langkah kaki yang menjauh dan mendekat secara bersamaan.

Sejenak aku mulai khawatir dengan ucapan heechul padaku. “Menikah ?”, gumamku sambil mencerna setiap kata-kata Heechul tadi. Aku mulai membayangkan bagaimana rupa Mr Choi yang menjadi ayah Heechul. Tubuhku mulai merinding takut membayangkan jika apa yang dikatakan Heechul itu benar-benar terjadi.

“Song Haemii~~”, aku tersentak dari lamunanku ketika melihat pria dewasa dan beberapa yeoja masuk.  Apa mungkin yeoja-yeoja itu adalah istri-istrinya ?. “Ternyata kao lebih cantik daripada yang kubayangkan…”, katanya sambil duduk di sofa di depanku.

Aku menunduk takut dan mulai membayangkan hal yang tidak-tidak. Wajah pria dewasa di depanku ini memang tidak jelek –malah tampan ^^–, tapi tetap saja aku tak mau kehilangan masa remajaku yang indah lebih cepat. Bahkan dipaksa menjadi istri ke-21.. Omoo~~aku tak sanggup menyaingi istri-istrinya yang cantik itu ! ANDWEEE~~ AKU TAK MAU MENIKAH ! AKU TAK MAU MENIKAH DENGAN ORANG YANG MEMBUNUH IBUKU……

“AKU TAK INGIN MENIKAAAAHHHHHH !!!!!!!!”, teriakku lantang hingga membuat semua orang di kamar itu memandangku kaget.

‘BAK !’ Aku memukul meja di hadapanku dan bangkit berdiri. “YAA~~!!!! JANGAN PIKIR AKU ADALAH GADIS YANG GILA UANG YA !! DIBERI UANG BERAPA PUN AKU TAK AKAN MAU MENJADI ISTRIMU YANG KE-21 !!!!!!!!” Aku menahan nafasku, marah. “PULANGKANNNN AKUUUUU !!!!”

“B-BB..BUAHAHAHA…HAHAHAHAA !!” eh ? Kenapa dia tertawa ?

Bukan hanya Mr.Choi yang tertawa, tapi juga yeoja-yeoja itu dan bahkan Hankyung ahjussi.

“Kao ini lucu sekali Haemi-yaaa~~”, ucap Mr Choi geli. “Dua puluh satu ?”, dia tertawa lagi. “Mana mungkin aku menikahi anak kecil sepertimu ??”

‘PETS !’ Tiba-tiba saja aku merasakan pipiku mulai memanas. KYAAA~~!!! Aku benar-benar konyol dan memalukannnnnn >////<!!!!

“Hmm…jangan-jangan kao malah terpesona denganku hanya dengan ucapanku yang mengatakan kao cantik ?”, tanya Mr Choi.

“Saya rasa agashii berpikir seperti itu karena tuan Heecul, tuan~~”, jawab ahjussi dengan sopan.

Tuan Choi memegangi dagunya dengan serius sambil mengerutu-gerutu tak jelas. Dari rautnya, kurasa dia tak percaya dengan perbuatan Heechul padaku.

“Jangan tanggapi perkataan Heechul dengan serius. Benar memang istriku banyak, tapi tidak sampai 21. Istriku hanya ada empat”, jelas Mr Choi padaku. Aku terperangah cukup lebar. Empaaatt ???… “Tapi tenang saja, aku tak bermaksud menambah lagii..bagiku itu sudah cukup”

Aku menghela napasku lega dan mulai membungkuk dalam padanya, “Jwesonghamnidaa..maaf atas kelancanganku tadi”

“Gwenchana..jadi kao mau kan jadi anakku ?”

‘GLEK !’ Lagi-lagi kutelan air ludahku saat mendengar pertanyaan ini. “Mianheee..aku tak mau. Aku kesini untuk meminta kejelasanmu tentang kematian ibuku. Kata ahjumma, oemma meninggal secara tak wajar. Apa kao bisa jelaskan padaku ?”

Mr Cho menghela napasnya, “Arra~~akan kujelaskan… Tapi sebelumnya apa kao bisa duduk dulu ? Sungguh tak menyenangkan berbicara denganmu seperti ini”

Aku mengangguk dan mulai duduk di sofa merah muda itu lagi. “Sebelumnya..aku ingin memberitahumu bahwa aku bukan pembunuh ibumu, melainkan saksi kecelakaan itu. Kenapa aku bisa bilang begitu ? Karena aku melihat kecelakaan itu secara langsung”

“Lalu apa kao lihat siapa orang yang menabrak ibuku ?”

“Tidakk..karena saat aku ingin melihat orang itu, dia sudah terlanjur pergi. Begini..hari itu sopirku sakit dan aku tak bisa membatalkan janji bertemu dengan klienku di bandara. Siang itu, jalanan sangat macet jadi aku memutuskan untuk melewati jalan-jalan kecil untuk menghindari macet”.

Mr Choi mengubah posisi kakinya yang tadi lurus memanjang menjadi bersilang, “jadi…saat aku melewati jalan-jalan kecil itu. Tiba-tiba sebuah mobil berhenti mendadak di depanku. Karena jalan sangat kecil sehingga tak memungkinkan untuk memotong mobil itu, aku memutuskan untuk menunggu mobil itu jalan kembali. Tapi lama kutunggu, mobil itu tak juga jalan. Jadi aku mulai keluar berniat meminta si empu mobil berjalan kembali. Tapi saat aku hampir mendekat ke mobil itu, tiba-tiba saja mobil itu sudah berjalan cepat dan hampir menghimpit tubuhku ke rumah penduduk. Aku hampir memakinya, tapi aku batalkan karena melihat mayat ibumu tergeletak di jalan. Tubuhnya terluka parah seperti habis kecelakaan jadi kutelpon polisi”

Aku hanya diam dan berusaha mencerna setiap detil ceritanya itu. Ada hal ganjil dalam ceritanya, tapi apa ?

“Jadi..kao mau kan jadi anakku ?”, tanya Mr Choi sambil meminum minuman –gak tahu apa namanya—yang dibawa salah satu yeoja itu padanya.

Ada keraguan dihatiku… Aku sepenuhnya ingin menolak permintaannya, tapi hatiku yang lain menyuruhku tetap tinggal. Hatiku menyuruhku tinggal disini karena menyadari ada kebohongan dalam cerita Mr Choi. Aku tak yakin benar…tapi kematian oemma pasti ada keterkaitannya dengan Mr. Choi. “Maaf…tapi kenapa anda ingin sekali aku menjadi anak anda ? Aku adalah putri dari mayat yang kao temui tadi siang. Kita sebelumnya tak pernah saling kenal, tapi kenapa kao sangat ingin aku menjadi anakmu ?”

Mr Choi tersenyum manis sambil meletakkan gelas minumannya di meja, “Kao curiga padaku ? Hmm…aku mungkin memang orang jahat, tapi aku tidak sejahat yang kao kira” Bodoh ! Dijelaskan begitu, aku malah semakin curiga. “Aku hanya kasihan pada hidupmu.. Lagipula sudah lama rumah ini tak memiliki seorang yeoja di dalamnya. Istri-istriku sudah meninggal, dan aku tak punya putri satu pun. Jadi wajar kan kalau aku memintamu jadi putriku ?”

Aku mulai menimbang-nimbang permintaannya. Aku tak yakin bisa hidup di luar sana tanpa ibu.. Apa aku iyakan saja permintaannya ya ?

“Aku anggap diammu sebagai jawaban iya. Dan bersiap lah untuk pesta malam ini~~~”, ucapnya sambil bangkit dari sofa. Dia meninggalkan kamar ini dengan Hankyung ahjussi, tanpa yeoja-yeoja itu. “Ladiess~~buat putriku jadi cantik dan anggun malam ini, ok ?”, ucapnya pada mereka sebelum menutup pintu kamar.

Yeoja-yeoja itu mengangguk semangat bahkan beberapa dari mereka berteriak dan bertepuk tangan senang. Aku memandangi mereka bingung. Apa yang mereka gembirakan ?

Tiba-tiba saja dalam sedetik, aku di tarik untuk berdiri oleh salah seorang yeoja. Mata yeoja ini menatap mataku tajam, “Jadi diaaa…seorang mirrorphobia ?”. Mirrorphobia ? Bagaimana mereka bisa tahu penyakitku ?

Yeoja temannya tersenyum sambil menyentuh rambutku, “Ayo tangani si phobia ini…”

TBC~~~~~~~~~

#Sorry (dear daddy)~~~ f(x) play

***********************************

About Flowbloom

Hi, I'm a girl from Aceh. I started to like writing since I was in junior high school and began writing a blog well when I was senior high school. I like to hear a few songs. sometimes I'll write some lyrics here or I'd rather discuss it. I hope you like it and have no regrets for having a comfortable time while visiting my blog.

Posted on 10 Januari 2011, in AUTHOR. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: