[FF/S/6/PG-15] Glamoure

Judul : Glamoure

Penulis : Flowbloom

Pemeran Utama : Song Haemi aka Hyunana Choiminoz

Pemeran Tambahan:

Kim Heechul SUJU aka chullie~~(namja cantik)

Lee Donghae SUJU aka hae~~(namja sok kuat)

Lee Hyukjae SUJU aka Enhyuk or hyukie~~ (namja pelit)

Kim Ryeowook SUJU aka wookie~~(namja pendek)

Choi Siwon aka Mr Cho

Hankyung aka Ahjussii

Panjang : Chaptered [6/15]

Rating : Straight/PG-15

Genre : Roman/Persahabatan

~~~~~~~~

#Forever or Never SHINee play~~

******************************

Previously~~~~~~~


Aku membuka amplop yang berukuran sedikit besar itu. Kartu ATM dan buku rekeningnya ?. “IGE MWOYAA ?”, pertanyaan bodoh. Tapi maksudku adalah ini semuanya untukku ?

Heechul tertawa sinis, “Tentu saja itu kartu ATM. Tak pernah melihat benda itu ?”

Kuangkat alisku sebelah menatap Heechul, “Siapa yang bertanya padamu ?”, tanyaku balik lalu kembali mengeluarkan barang lain yang ada di dalam amplop itu. Sebuah majalah ?

******************************

Still at Haemi PoV~~~


Mataku membulat besar melihat cover majalah ini. Apalagi tulisan besar yang ada di bawahnya.

‘SONG HAEMI~~ PUTRI BARU CHOI SIWON ?’

Donghae menyikut lenganku, “Apa yang kao pikirkan sekarang ? Appa menitipkan itu semua kepada kami sebelum dia berangkat ke Prancis tadi”

Aku tak bisa menatap atau menjawab pertanyaan Donghae sekarang, tubuhku terlalu kaku menerima ini semua. Omooo~~aku tak bisa percaya dengan fotoku yang terlalu…aishh~~aku malas menyebut kata ini..

“Dasar lalat kecil~~!”, desah Heechul. “Tak pernah berfoto  seperti ini ya ?”

Enhyuk ikut menyikut lenganku, “Adik sexy…kao kenapa ?”. Tangan Enhyuk menunjuk fotoku, “Kao tak suka foto ini ? Kao terlihat cantk dan sexy disini~~~”

Napasku terasa sesak mendengar kata ‘sexy’ dari mulut Enhyuk. Aku menggeleng-gelengkan kepalaku cepat, berusaha menghilangkan kata itu dari kepalaku, “Akuu-baik-baik-sajaa…” ucapku pelan dan hati-hati.

Sepertinya ryeowook tahu aku berbohong, “Berikan majalah itu untukku”, ujarnya sambil merebut majalah itu dari tanganku. “Salju sudah semakin deras. Sebaiknya kita cepat masuk ke kelas masing-masing”

_______________________________

-malam hari, kamar Haemi-

Sejak pulang sekolah tadi, aku terus mengurung diri di kamar. Aku terlalu malu memperlihatkan wajahku pada mereka setelah melihat foto itu. Konyol memang~~! Aku juga merasa aku ini konyol ! Apa mungkin ini salah satu phobia lain yang kumiliki setelah mirrorphobia ? Sexyphobia ?

“AARGHHH~~~!!!” aku menghempaskan tubuhku keras-keras ke ranjang empuk kamar ini. “Kenapa aku banyak sekali phobianya ?”. Sejenak aku merasa amat menyesal sudah datang ke rumah ini. Hiks..hiks..aku rindu rumah~~

‘KLETOK!’

Aku menoleh ngeri ke pintu balkonku. Ada yang mengetuknya kan ? Tapi ini sudah tengah malam, apa itu hantuu..?

‘KLETOK’ ‘KLETOK’ ‘KLETOK’ ‘KLETOK’

Suara itu semakin cepat dan beruntun. Masa iya hantu sih ? “YAA !!! JANGAN GANGGU AKU ! PERGI SANA~~~”, teriakku ketakutan.

“OI !! Lalat kecil..” Heechul ?

Entah karena ada kekuatan apa, aku jadi bangkit berdiri dan berjalan ke arah pintu balkonku. Tanganku dengan sendirinya menyibak tirainya. Huweee~~apa yang mereka lakukan di balkon kamarku ?

“Buka pintunya~~!!” perintah Heechul

JGREEEKKK~~ “Haii~~adik sexy…”, Enhyuk melambaikan tangannya padaku “Tanganmu sudah sembuhkan ?”

“Ba-bagaimana kalian bisa ada di balkon ku ? Apa yang kalian lakukan? Ini sudah tengah malam kan ?”

Donghae menyentil keningku lembut, “Bodoh ! Kalau sudah tahu ini tengah malam, kenapa tidak keluar dan makan malam ?”. Eh ?

Ryeowook yang sedari tadi menyembunyikan kedua tangannya dibelakang tubuh, menyodorkan sesuatu kepadaku. “Lihat ini~~~!!!”

Mataku membulat besar dan keningku mengernyit keras, “Tiket ?!!”

________________________________

-resto + bioskop terbuka (?), 01.23 malam-

Aku menyibukkan diriku pada asap yang keluar karena hembusan nafasku. Empat orang di sebelahku ini –Donghae, Enhyuk sisi kiri dan Heechul ryeowook sisi kananku-  sedang berbinar-binar menonton film Sinterklas. Seperti anak kecil ya ? Aku juga berpikir seperti itu.

Tapi mereka merengek minta aku ikut nonton, ya sudahlah~~. Aku juga sedang lapar ingin makan. Walau sebenarnya aku ingin makan di rumah saja, tapi cukup menarik juga datang ke tempat ini. Resto bioskop terbuka ? Memangnya ada tempat seperti ini ya ?

Seorang waiters mendekati kami, “Agashi..pesanan jajangmyeon anda tak ada”, bisik waiters itu

“Ssstttt ! Jangan berisik !” Enhyuk memarahi waiters itu.

Aku jadi tak enak, “Ne..gwenchana ! Aku tak pesan apa-apa saja kalau begitu”

Waiters itu membungkuk dan berjalan pergi meninggalkan kami. Huu..huu sebenarnya aku lapar dan ingin jajangmyeon. Apa sebaiknya aku pergi dan mencarinya sendiri ?

“Haeminie-yaa ~~ Kao mau kemana ?” tangan Donghae menahanku

“Mm..” aku bingung “ke toilet ^^” Hei ! Kenapa aku berbohong ?

“BERISIIIIIIKKKK !!” marah Heechul

Aishhh~~anak itu kenapa sering marah-marah sih ?

Tanpa basa basi lagi, aku dengan cepat berlari meninggalkan mereka. Entah kenapa moodku jadi naik dan kesal sendiri…

________________________________

-gyusok street, 01.35-

“Ahh~~ne..gamsahamnida”, ucapku sambil membungkuk hormat pada ahjumma yang memiliki kedai mie. Hehe..aku sudah kenyang sekarang !

Aku melirik jamku dan baru tersadar kalo aku sudah meninggalkan mereka lebih dari 12 menit ! Apa mereka mengkhawatirkan aku ya ?

AISHHH~~MEMANGNYA AKU SIAPANYA MEREKA ???!! *Jambak rambut stress* *haemi : author lebay~~~ X((*

Jalanan juga sudah semakin sepi… Ya ampun~~kenapa aku merinding seperti ini ya ? -jadi ingat hantu-

‘GYUUTT’ Aku lumayan tersontak kaget saat ada seseoarang yang mengenggam erat tanganku. Aishh~~dia mengenggam tanganku yang sedang terluka.. Sakiiit..

Aku membalikkan tubuhku cepat pada orang itu. “YAAA~~!!! Ap-” Aku menghentikan kalimatku saat melihat siapa yang mengenggam tanganku. “Mmm..mi-miss ?” Omo~~ternyata seorang bule wanita.

Bule wanita itu menunduk dan menangis. Sejenak aku bisa melihat rona pipinya yang memerah kontras di kulit putihnya. Apa mungkin dia mabuk ?

Aku jadi iba padanya, “Miss…what’s help I can do ?”, tanyaku dengan b.inggris yang super payah sambil berusaha merangkulnya.

Bule wanita itu mendongak dan mendorong tubuhku hingga jatuh, “PHABOYAA !!” Heh ? Dia bisa b.korea juga ?.

Bule wanita itu tersenyum aneh lalu merendahkan tubuhnya perlahan untuk melihatku—tentu saja aku masih terbaring di jalan– sambil mengeluarkan sebilah pisau. HYAA~~dia ingin membunuhku ?

“HAEMIIII~~!!!” aku menoleh ke Heechul yang berada agak jauh dariku. Kaget. Kaget karena ini pertama kalinya dia memanggil namaku.

Heechul berlari ke arahku. Sementara si bule wanita itu kabur ! “YAA!! BERHENTI”, teriak Heechul pada wanita bule itu. Tapi percuma, wanita bule itu tak mau berhenti dan sudah terlanjur menghilang.

Heechul mengatur nafasnya yang tersengal-sengal lalu melirikku kesal. “Kao pandai berkelahi kan ? Kenapa cuma diam saja dan tak menghajarnya ? Dasar phabo !!”

Aku mengerjap-ngerjap dan bangkit berdiri di sebelah Heechul. Kepalaku masih kaget. Dan hatiku seperti berbunga-bunga saat Heechul memanggil namaku jelas seperti tadi. Aku kenapa ya ? Kenapa aku jadi ingin mendengar dia memanggilku seperti itu lagi ?

“Chu-chu..chullie ?” Omoo~~apa yang aku lakukan ?

“Mwo ? Apa yang kau katakana tadi ?”

“Adikk sexy…..!!!” Enhyuk memelukku erat. Omoo~~aku sesak nafas !

“Lepaskan dia !”, marah Heechul sambil menarik bagian belakang baju Enhyuk agar menjauh dariku.

Donghae yang ada di belakang Enhyuk mendekat kepadaku. Dia menatapku lama dengan sayu. Lalu meraih tanganku yang terperban, “Apa sakit ?” tanyanya sambil menghapus darah yang keluar dari tanganku.

‘DEG!’ Aku bisa merasakan sekarang pipiku memerah karena perbuatan Donghae.

“Pakai sapu tanganku saja !”, tawar Ryeowook sambil menyerahkan sapu tangannya pada Donghae.

Aku terpaku, terpesona, pada mereka. Orang yang benar-benar baik… Padahal baru tiga hari ini kan aku mengenal mereka ?

________________________________

-next day-

Author’s PoV~~


Salju mulai tampak menebal di taman kediaman rumah Tuan Choi. Semua orang mulai bangun dari tidur mereka. Tapi tidak dengan Heechul, dia sudah terbangun dari tadi jauh sebelum orang-orang lain bangun. Dia duduk memojok di sudut balkon kamarnya. Seolah tak peduli dengan hawa dingin salju pagi hari ini.

Dia kembali menimang-nimang anting berlian yang sejak tadi digenggamnya erat, “Yeoja cerobooh..”, tawanya kecil lalu melempar pandangannya ke langit. Tawanya tadi menghilang lalu tatapannya berubah pilu “Oemmaaa~~~”

_________________________________

Haemi PoV~~

-sekolah-

“Anehhhh…” aku mengernyit keheranan melihat pemandangan didepanku.

“Adik sexy….”, panggil Enhyuk senang dengan tangan memangku wajah di meja.

“Ternyata pemandangan disini lebih indah yaa~~”, kata Ryeowook kagum saat melengokkan kepalanya ke keluar jendela kaca. “Yaa~~ampun itu gudang tempat kita bertemu kan ?”

“Hei ! Lihat salju yang menebal itu…cantik ya ?!”, ujar Donghae semangat

Aku hanya bisa mendengus sebal pada keempat sodaraku. Sejak kapan ‘meja penyendiri’ku jadi milik mereka. Aishhh~~aku kesal ! Apalagi karena Heechul duduk di kursi favoritku, huu..huu T^T

“Kenapa ?” kesal Heechul karena sejak tadi dia kupandangi saja.

“Kenapa apanya ?”, balasku pura-pura tak mengerti dengan pertanyaannya.

“Lupakan..”, ucapnya kesal. Eh ? Tak biasanya dia mengalah begitu. Apa yang merasukinya ?

“Hei..sudah dengar kalo seminggu lagi ujian kenaikan kelas kan ?”, tanya Ryeowook.

Huwee~~padahal aku sengaja ke kantin lebih cepat untuk tidak mendengar berita itu. Kenapa sekarang malah membahasnya ?

“Mm..ne aku mendengarnya. Semua orang tahu itu kan ?”, tanya Donghae

“Memangnya kenapa ? Kenapa tiba-tiba membahas itu ? Bahas topik lain saja~~”, ujar Enhyuk.

Aku mengangguk-angguk setuju dengan pernyataan Enhyuk. Untuk apa membahas ini ?

“Bukan itu yang ingin aku ceritakan..”, cibir Ryeowook sebal sambil menyandarkan tubuhnya ke kursi. “Tadinya aku ingin mengajak kalian liburan sebelum ujian dengan uangku. Tapi tak usah saja lah, lebih baik aku menggunakannya untuk membeli piano baru”

“Mwo ? LIBURAN ???!!!!”, pekik Heechul, Enhyuk, dan Donghae bersamaan. Setelah itu Ryeowook mulai berceloteh ria tentang paris, inggris, amerika, dan bla-bla. Sedangkan tiga sodaranya yang lugu itu dengan penuh hikmat menyimak. Aku jadi bertanya-tanya apa ketiganya belum pernah ke luar negeri seperti Ryeowook ?

Bagaimana denganku ? Aku hanya makan jajangmyeonku dalam diam. Aku tidak terlalu tertarik dengan liburan. Rencanaku untuk minggu ini kan, berziarah ke makam oemma dan appa. Aku merasa bersalah tidak mengunjungi mereka, selama aku hidup sebagai orang kaya. –lagipula sampai sekarang aku belum menemukan pembunuh oemma–

Donghae menyikut lenganku, “Kao mau ikut kan ?”

“Anni…aku tak mau ikut”, jawabku datar. Aku mulai menimbang-nimbang alasan apa yang kupakai untuk menolak mereka. “Aku..ingin belajar”

Mereka diam mematung mendengar jawabanku. Apa aku mengatakan hal yang membingungkan lagi pada otak mereka ?

“Yaahh~~kukira kita harus belajar seperti lalat kecil”, komentar Heechul sambil menyibak rambutnya dengan cantik (?)

“Mmm~~kukira aku beli piano saja sebagai gantinya”, ujar Ryeowook.

Heh ? Apa aku benar-benar salah bicara ? Kenapa mereka jadi lesu begitu ?

_________________________________

-dua hari kmudian-

Aku mengamati salju yang pelan turun dari balik jendela mobil bis yang kutumpangi. Sesuai janjiku kemarin, hari ini aku akan pergi berziarah ke makam appa dan oemmaku. Dan kali ini aku memang harus terpaksa bohong pada mereka.

#=Flashback at one hours ago#=

“Agashii..anda mau kemana ?”

Aku menoleh kaget ke Hankyung ahjussi. “Ke-keluar ?” jawabku ragu. Rasanya sulit sekali berbohong pada ahjussi baik sepertinya.

Ahjussi mengangkat alisnya curiga, sepertinya dia tahu aku berbohong. “Aku akan ziarah hari ini..”, kataku pelan dan penuh hati-hati. Entah karena apa, aku tak ingin mereka tahu soal ini. “Jangan bilang pada siapa pun, arachi ?”, kataku manja sambil menjulurkan kelengkingku pada Ahjussi.

Ahjussi tersenyum geli lalu mengaitkan kelingkingnya dengan kelingkingku, “Arachi..”

Setelah itu aku melambaikan tanganku pada Ahjussi dan pergi berlari keluar rumah ini sebelum mereka tahu.

#=Flashback off#=


Nafasku mengepul putih di udara saat sudah sampai di pemakaman. Pemakaman ini dekat dengan pegunungan, jadi mungkin hawanya sedikit lebih dingin karena itu.

Sambil membawa beberapa ikat bunga mawar putih, aku berjalan mendekat ke makam oemma dan appa yang jauh ke tepi dekat dengan pegunungan. Tapi sosok perempuan berambut pirang kemerahan, membuat tubuhku berhenti di tempat. Siapa orang itu ?

Lama kupandangi orang itu dari jauh, akhirnya dia berbalik dan menyadari keberadaanku. Sejenak mata kami saling bertemu, tapi akhirnya dia pergi berlari menjauh.

Aku seperti pernah melihat wajahnya, tapi dimana ya ? Kenapa aku bisa lupa ?

_________________________________

Author’s PoV~~

Sementara Haemi pergi, Dou-ki-el yang lesu sejak dua hari yang lalu sibuk mengurung diri di kamar untuk belajar. Tiba-tiba dikejutkan dengan monitor televisi yang tiba-tiba hidup. Seorang pria dewasa yang tak lain Hankyung muncul di layarnya.

“Tuan muda…ada bahaya ! Mohon berkumpul di taman khayalan sekarang *taman yang rindang yang hidup di dalam rumah (baca glaumore 2)*“

TBC~~~~~~~~~

#Y.O.U~~~ SHINee play

*****************************************************

Annyong~~~ !!

About Flowbloom

Hi, I'm a girl from Aceh. I started to like writing since I was in junior high school and began writing a blog well when I was senior high school. I like to hear a few songs. sometimes I'll write some lyrics here or I'd rather discuss it. I hope you like it and have no regrets for having a comfortable time while visiting my blog.

Posted on 10 Januari 2011, in AUTHOR, Super Fanfiction and tagged , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 11 Komentar.

  1. aqhu ska bgd ma crta neh..
    msterius+wat pnsaran..
    alur crta ny jga ssh dtbak..hehe

    ayo2 admin lnjutkan crta ny, scptny..^^

  2. Hayo cepet lanjut! Penasaran!!

  3. Wah, langsung bc yg chap 6 aq deg deg an! Penasaran! Thor! Tanggung jawab lu ye! ~lebay~
    Oya, saran neh, kalo post ff tuh jngan langsung 6 chap, bs satu2 chap aja, cz kalo gini ntar chap awal2 (td aq liat chap1) jd gak ada yg komen.
    Ya udah, daebak! Aku akan kmbli ke chap yg lum aku baca! ~gak da yg tanya~

  4. @_@ sudah adakah kelanjutannay ? ><
    say apenasaran ~ kkk

  5. lanjutannya donkk🙂
    seru banget…

  6. Haha ikutan comment ah :3
    Mia the best dah :DD
    >,< *Hug Miaaa~

    *Kita akur ya Mi sesama istri, biar makin d sayang Taemin :3 XDD

  7. minta link lanjutanx dunk….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: