[FF/1S/PG-15] Sleeping Beauty

Ini udah pernah di publish di http://www.fanfiction.net!!! ^_^

Title : Sleeping Beauty

Penulis : Lee Sunmiina

Pairing : KyuMin, KangTeuk

Genre : Parody, Romance

Rating : PG-15

Warning : Gejeh, fail!humor

Disclaimer : Seperti biasa, KyuMin atau member SuJu lainnya bukan punya saya *nangis di pojokan*

a/n : Ga banyak oceh, cekidot!

xXxXxXxXxXxXxXxXxXx

Nun jauh disana, berdirilah sebuah kerajaan antah berantah yang makmur dan megah walaupun namanya nggak terkenal-terkenal amat. Kerajaan itu dipimpin oleh seorang raja gagah berani bernama raja Youngwoon si Rame-Rame. Raja mendapat gelar si Rame-Rame karena kebiasaannya yang gemar tertawa meskipun tidak ada sebab yang jelas. Sang raja didampingi oleh seorang permaisuri yang cantik jelita bernama ratu Park Jung Soo Mangkudjiwo. Masyarakat kerajaan biasa menyapanya sebagai ratu Leeteuk, karena dia ratu yang sangat special dan langka. Namun sayang sekali, kebahagiaan raja dan ratu belum terlengkapi karena sudah 10 tahun mereka menikah tapi mereka belum juga dikaruniai seorang keturunan pun. (KangTeuk : Nyanyi lagu mandul Rhoma Irama)

“Yang.. Harus gimana lagi nih?” Keluh Leeteuk.

“Mana kutahu! Dukun diseluruh dunia udah kita datengin buat dimintain jejampe. Eeeeh, masiiih juga ga berhasil. Tinggal di California aja yang belum tuh, mau nyoba?”

“Gimana juga mau berhasil kalo kamunya bawa sial, huh! Okeh! Besok kita nyoba ke California, itung-itung sambil bulan madu! ” Leeteuk berkata semangat. Dan suami istri ini pun saling bertukar pandangan mesum.

Entah karena berkah atau mungkin dukun di California yang memang sakti. Beberapa bulan kemudian, Ratu Leeteuk pun mengandung. Semua orang begitu menanti kelahiran anak pertama mereka.

“Tuhan.. Semoga saja anak gue sepinter Einstein, sekaya Soo Man, secakep Rain…” Begitulah doa Ratu Leeteuk, meskipun itu berlebihan dan sangat tidak mungkin.

“Jangan Soo Man, nanti anak gw jadi orang kikir lagi..” Kangin langsung monyong begitu mendengar nama Soo Man disebut.

“Oh, yaudah. Jadi apa ajalah asal jangan mirip bokapnya. Ih, amit-amit. Mau jadi apa anak gue nanti.”

Kangin melotot mendengar doa istrianya, ‘Anak gue tapi ga boleh mirip gue? Dasar.’ Dumelnya dalam hati. Ia ga bisa berbuat apa-apa. Kangin masih sayang nyawa.

xXxXxXxXxXxXxXxXxXx

Akhirnya, tepat jam dua belas malam tanggal satu suro *Author disambit sandal*, ahem, maksudnya tanggal satu Januari, anak raja dan ratu pun lahir. Mereka memberinya nama, Lee Sungmin…

Untuk merayakan kelahiran anak pertama mereka, Raja KangIn si Rame-Rame dan Ratu Leeteuk mengadakan pesta nujuh hari (?) yang begitu meriah. Seluruh mahluk di seluruh penjuru negeri, dari yang kelihatan sampe yang enggak, dari yang kecil sampe yang gede turut diundang dalam pesta itu. Karena itu, datang pula tiga orang peri paling digemari (?) diseluruh negeri ini. Mereka adalah peri Eunhyuk, peri Henry, dan peri Ryeowook.

“Aku berdoa..” peri Eunhyuk maju yang paling pertama,”..semoga anak ini nantinya menjadi sosok gadis yang manis, cantik, lemah lembut dan harus pinter ngedance kayak gue, Nyehehehe.. ” Eunhyuk ditimpukin gara-gara narsis sendiri..

“Maaf, tapi Sungmin pangeran, bukan putri,” Raja Kangin meralat dengan sedikit dongkol.

“E-eh? Sori deh, nantinya pangeran Sungmin akan menjadi bishounen, gitu juga keren kan? Hehe..” Eunyuk berkata asal.

Eunhyuk langsung mengkeret waktu raja Kangin melempar death glare dan ancang-ancang mau nge’amaterasu Eunhyuk. Peri Eunhyuk segera mundur teratur saat Ratu juga melototin dirinya. Kini giliran peri Henry.

“Semoga anak ini tumbuh menjadi sosok yang pintar. Pintar nyanyi, pintar bikin gaya ‘cute’, pintar ngomel, pintar ngibul, pintar ngabur, pintar…” dan kata-kata peri Henry terputus saat sebuah suara yang sangat amat cempreng mengejutkan seisi istana.

“TEGANYA KALIAN BERPESTA RIA SEPERTI INI TANPA MENGUNDANGKU!” Kata sosok berjubah hitam yang tiba-tiba muncul di tengah-tengah pesta.

“Mana tongkat sihir gue? Mana tongkat sihir gue?” Pekik Peri Henry yang dongkol mampus pengen ngelempar avada kevadra ke sosok item yang udah berani memotong doanya.

“Ckck. Hari gini ga kenal gue?” Kata sosok berjubah itu sambil pasang wajah bete. “Ok, gue akan memperkenalkan diri..” Si makhluk misterius mulai pasang pose,

“AKU KIM HEECHUL SI RATU GELAP-GELAPNYA KEGELAPAN!” Kata si sosok hitam tersebut bermonolog, “RATU PALING CAKEP, CANTIK, DAN SEMUANYA YANG BAGUS-BAGUS ITU GUE!” Aduh, ini masih pembukaan.. “KARENA KALIAN TIDAK MENGUNDANGKU, KUKUTUK PUTRI SUNGMIN AKAN MENINGGAL JIKA IA MEMAKAN DONAT! BUAHAHAHAHAHA!”

Seisi istana menjadi riuh mendengar kata-kata peri Heechul. Ratu Leeteuk berteriak histeris. Raja Kangin panik dan berusaha menenangkan istrinya. Sang raja benar-benar murka hingga ia mengerahkan para pengawalnya..

“SATPAAAAAAM!” jerit sang raja. Urat dikepalanya bermunculan.

Hening. Tidak ada yang datang.

“WOOOI! PRAJURIIIIIIITT!” ‘dasar! Kalo dipanggil satpam pada nggak mau dateng’ umpat raja dalam hati.

Dalam hitungan detik, tiga baris satpam sudah berdiri tegap di hadapan raja.

“SIAP BAGINDA!” Satpam-satpam berwajah sangar itu berkata serempak.

“Tangkap makhluk nggak jelas itu dan penjarakan!” Raja berkata emosi sambil masih memangku dan mengipasi ratu yang pingsan.

“Makhluk ngga jelas?” Peri Heechul melotot,”Makhluk Tuhan paling seksi ia juga.” Peri Heechul meralat sambil pasang pose njijihin.

“Sekarang, yang mulia?” Tanya para satpam kebingungan dengan tampang begonya.

Wajah raja Kangin langsung merah padam mendengar pertanyaan bego dari para satpam.

“TUNGGU KIAMAT! YA, SEKARANG LAAAAH, GUOBL*******K SEMUAAA!”

Dalam sekejap, peri Heechul diringkus oleh para satpam dan di bawa ke polres terdekat. Masih dengan suara cemprengnya sang peri itu berteriak lantang berani,

“TAMATLAH RIWAYATMU PUTRI SUNGMIN! BUAHAHAHAHAH..AKH!” Heechul dying seketika karena salah seorang satpam terpaksa menempeleng peri itu biar mingkem.

Peri Ryeowook berjalan kearah raja yang sibuk ngipasin ratu yang masih pingsan.

“Hmm, aku tidak akan membiarkan kutukan itu terjadi..” katanya lembut, sok cute. “Saya kan belum berdoa untuk putri” peri Ryeowook mengacungkan tongkat sihirnya dan berucap, “Sang putri tidak akan meninggal jika ia memakan donat, tapi ia hanya akan tertidur dan akan terbangun saat ada seorang pangeran (tampan) yang tulus mencintainya mencium bibirnya..”

Kangin melotot.

“ARRGGGH! SUDAH KUBILANG! ANAKKU ITU PANGERAN! BUKAN PUTRI! RAWWRRRRHH!” Taring Kangin keluar lagi.

“L-loh? Jadi Sungmin itu cowok?” Peri Ryeowook bertanya kebingungan. Raja Kangin tidak menjawab. Cukup dengan death glare dan taring yang keluar dari bibir raja, Ryeowook langsung tahu jawabannya.

“Hehe, kisah ini nanti bakal jadi dongeng yaoi. Gapapa kan?” Peri Ryeowook menjawab kecut, doanya yang sudah terucap ga mungkin bisa ditarik kembali. Lagian cerita yaoi juga keren kok. Buktinya banyak yang suka *Promosi*.

Untuk mencegah kutukan peri Heechul, raja menitahkan kepada seluruh negeri untuk memusnahkan seluruh donat yang ada dan melarang siapapun membuat atau menyisakan resepnya.

17 tahun kemudian putri, ahem, maksudnya, pangeran Sungmin pun tumbuh menjadi seorang pemuda cantik *Raja Kangin : Siaga 4 nyerang author pake bankai* T.T Maksudnya pemuda cakep periang dan sangat disayangi oleh rakyat dan masyarakat kerajaan –meskipun agak binal dan badung-. Tapi sayang pangeran ini punya kebiasaan buruk yang sulit sekali untuk diubah. Bahkan raja dan ratu pun sudah menyerah dan membiarkannya. Pangeran Sungmin sangat pemalas dan suka tidur. Dimanapun dan kapanpun. Ga mandang tempat, asal bukan di medan perang okelah.

Pagi hari ini pun terasa sama seperti pagi-pagi sebelumnya.

Sesosok gadis/pemuda (Author : gender tidak meyakinkan =,=”) berambut pirang berkilau tengah tergeletak diatas rerumputan taman. Ia tertidur, seperti orang mati. halah..

Di tangannya tergenggam sebungkus cokelat bermerk.

“Oi..oi..” Sayup-sayup terdengar suara yang semakin mendekat.

“Pengeraaaaaaan?” Suara itu terdengar makin jelas.

“zzzZZZzzzzZZZzzzzzZZZzzz” pemuda itu masih tenggelam dalam mimpinya yang (mungkin) indah.

“Ya Alloh Gusti! Nyebut aku nyebuuuuut..” Orang itu mengelus dada melihat pemandangan abnormal di depannya. Segera ia berjongkok untuk membangunkan sang pangeran.

“Oi-oipangeran? Udah siang niiiiih!”

Si pangeran tidak bergeming.

“Pangeraaaaan! Jangan tidur kayak mayat dooong!” Orang itu (yang ampe sekarang nggak bernama XD) mengguncang-guncang tubuh Sungmin.

“Hooamm.. nyam nyam..” Sungmin membuka sebelah matanya. Setelah tahu siapa yang ada dihadapannya, ia kembali tertidur tanpa mempedulikan orang itu.

“Pangeran! Beberapa hari lagi kan ulang tahun pangeran yang ke 17, bangun dooong.. Bakal banyak cokelat loooh!” rayunya.

Mendengar kata coklat sang pangeran langsung berdiri gagah.

“Hah? Beneran niih, Won?” tanya Sungmin dengan mata gemerlap.

Siwon mengangguk cepat. ‘Ya Tuhaaan, ampuni hambamu yang tampan ini karena telah berbohong..’ Siwon mendesah gusar dalam hati. ‘Ah, tapi seenggaknya gue selamat dari amukan ratu..’ Ucapnya lega dalam hati

“Dimana? Dimana?” Tanya sang pangeran excited.

“Dalem.” Siwon berkata pelaaan sekali, menunjuk ke arah istana.

“OK, deh. Aku ke dalam dulu ya..” Sungmin bergegas memasuki istana.

“Huh, kalo soal begituan aja, semangat banget,” Siwon ngedumel sendiri.

Beberapa saat kemudian, di kamar tidur pangeran….

“WTF!” Pangeran memandang buku tulisnya gemas,”Udah berani bo’ongin gue si Siwon. Minta kena tabok! Awas aja kalo ketemu gua nanti!” Pangeran Sungmin mendengus kesal.

“Ya? Pangeran ngomong apa barusan?” Tanya sosok laki-laki tua berjenggot yang sedang berdiri arogan dan memegang tongkat pemukul kecil dibelakang punggungnya.

“Ah.. nggak, kok. Bukan apa-apa” Sungmin menunduk, ngedumel dalem hati. “Shit naaaaaam! Ngapa mami ga nyewa guru laen aja sih, yang bohai dikit gitu?”

Sungmin sweatdrop menatap angka-angka yang berderet di dalam buku matematika (yang mematikan). Lama, lama, dan lamaaaa sekali ia memandangi bukunya. Tanpa dapat berbuat apa-apa. Sesekali kepalanya naik-turun karena ga tahan, ngantuuk banget.

Sungmin mendongkak saat mendengar suara langkah menjauh. Tatapannya bergerak mengikuti langkah kaki gurunya yang keluar kamar. Sungmin tersenyum bahagia saat gurunya benar-benar sudah keluar. Ia segera membereskan buku-buku diatas meja, tepatnya dilempari ke lantai, cukup mejanya aja yang bersih. Setelah dirasa meja itu cukup nyaman, Sungmin kembali tertunduk manis. Tidur.

Saat-saat penuh ketenangan Sungmin tertidur di atas meja, tiba-tiba..

“BUAKH!”

Sebuah benda melayang dan mendarat tepat di atas kepala Sungmin.

“WHAT THE FUUUUUUU**K!” Sungmin bangun dengan murka. Ia menatap marah keseluruh penjuru kamar. Lalu beranjak ke jendela, menengok keluar.

Sepi. Tak ada siapapun.

“WUOYY! KALO BERANI KELUARR!” Kata Sungmin kepalang pitam.

Sunyi, tak ada jawaban.

“Huh!” Sungmin mendengus. Mata Sungmin langsung tertuju pada sebuah kotak lumayan besar yang tadi sempat menghantam kepalanya.

‘Apaan tuh? Wah, jangan-jangan bom?’

Sungmin berpikir keras. Dan pada akhirnya ia mengambil kesimpulan begini..

‘Ah, nggak mungkin bom. Mana ada sih, orang yang mau membunuh pangeran se-cute gua? He..he.. pasti itu kado buat gua ya…’

Dalam kepala Sungmin sudah terbayang sepucuk kartu ucapan yang bertuliskan.

‘Happy sweet seventeen Prince Sungmin..”

Sungmin dengan cepat membuka bungkus kotak tersebut sambil tersenyum senang. Dan memang ada sepucuk kertas bertuliskan…

‘hepi bedey tu Prins Kumin’

Sungmin langsung merengut saat membacanya.

Ini orang belajar bahasa Inggris nggak sih disekolahnya? Ngeja namanya aja salah.

Mata Sungmin beralih pada kotak berwarna pink yang tadi terbungkus dan berada di bawah surat. Di atasnya tertulis:

D-O-N-O D-O-N-AT

‘Hah? DONO DONAT? Apaan nih?

Yang bikin warkop kali yee.. Ehehe.

Bodo ah..’

Masih dengan sedikit waspada. Dengan perlahan dibukanya kotak itu.

Ada dua belas buletan berwarna cokelat keemasan yang bolong tengahnya. (pembaca pasti udah tau kan wujudnya donat? Jadi ngga perlu di jelasin lebih lanjut)

‘Wah..wah.. wangi amat nih.. ada cokelatnya lagi. Udah pasti makanan kan?’ Kata Sungmin dalam hati. Diambilnya sebuah dan perlahan diarahkan menuju mulutnya. Namun seketika itu gerakan tangannya terhenti.

‘eh! Tapi? Ada racunnya nggak ya?’

Sungmin memandangi benda bulat itu dengan ragu.

‘Nyehehehe.. Kan nggak mungkin ada yang tega ngeracunin pangeran secakep gue.. he..he.. (kayaknya tadi udah bilang)

Dalam kurun waktu 12 menit pangeran Sungmin telah menghabiskan kedua belas donat tersebut.

Sungmin melempar kotak kosong itu keluar kamar. Anak badung kayak dia pasti ga peduli dengan semboyan ‘Buanglah sampah pada tempatnya’.

Sungmin menguap beberapa kali..

‘Duh, kok ngantuk banget ya?’

Sungmin memandang buku-buku matematika yang berserakan di lantai dengan tatapan malas. “Ah, bodo lah.” Ucapnya pasrah. Ia melempar tubuhnya keatas tempat tidur, dan mulai memejamkan mata. Tidur lagi.

Sejak saat itu, pangeran Sungmin terus tertidur dan tidak pernah terbangun. Raja dan ratu yang sedih tidak dapat berbuat apa-apa. Berita duka ini menyebar dengan cepat keseluruh penjuru negeri. Rakyat juga turut berduka atas musibah yang melanda raja dan ratu.

“Ahem, daripada kita sedih-sedihan kayak gini terus.. Mendingan kita semua ikutan tidur aja..” Peri Ryeowook memberi solusi. Ia menyihir dirinya, raja-ratu, dan seluruh rakyat di negeri antah berantah ini untuk tertidur.

Beberapa ribu tahun kemudian…

“Aish, bonyok marah-marah terus. Gak capek apa?” Kyuhyun ngedumel sambil sesekali menyambit rerumputan yang lebat dan menghalangi jalannya. “Bosen gue di rumah. Diomelin terus. Main PSP kena oceh, main PS juga kena oceh, mainin X-box gue juga kena oceh. Hidup gue penuh dengan ocehan.” Dumelan Kyuhyun masih berlanjut. “Oh, Cho Kyuhyun yang malaaang~~” Ucap Kyuhyun dengan nada yang dibuat-buat untuk mencibir dirinya sendiri.

Langkah Kyuhyun terhenti. Kyuhyun melongo memandang bangunan besar yang ada dihadapannya.

“Sejak kapan ada villa tua di hutan Seoul?” Tanya Kyuhyun –kepada setan-setan.

Kyuhyun masih sibuk memandangi bangunan tua dan besar yang hampir tertutup semak belukar dan tanaman merambat itu. Tiba-tiba ide cemerlang melintas diotak –yang katanya jenius-nya.

“Aiih, gue bersihin aja! Lumayan, tempat ngumpet buat main game.” Kyuhyun cekikikan sambil menelusuri bangunan besar itu.

Kyuhyun sampai disebuah kamar besar yang dindingnya dicat berwarna pink. Mata Kyuhyun langsung membulat saat ia melihat sesosok gadis diatas tempat tidur. Tanaman merambat dan bunga-bunga berseliweran di atas tubuhnya.

“Aiiiih, ada ceweeek!” Kyuhyun berteriak senang. “Bukan kuntilanak kan?” Kyuhyun memandang wajah Sungmin lekat-lekat.

‘Cantik.’ Puji Kyuhyun dalam hati.

Entah mengapa, Kyuhyun tiba-tiba teringat kisah-kisah dongeng Walt Disney yang pernah ditontonnya –karena paksaan Cho Ahra- dimasa kecil.

Jangan-jangan… Jangan-jangaaaaan-

Kyuhyun menyeringai setan. Satu hal penuh kejahatan berkelebat dalam kepalanya.

‘Gue harus cium ini cewek biar dia bangun. Hehe, di dongeng-dongeng juga gitu kan?”

Kyuhyun memandang bibir pink Sungmin dengan tatapan mesum. Tanpa basa-basi, Kyuhyun langsung menyambar bibir malang itu. Satu kali, dua kali, dua puluh kali, tiga puluh empat kali… Masih tidak ada respon dari Sungmin.

“ARRRGGGHH! KENAPA GA BANGUN JUGA SIH?” Kyuhyun berteriak kesal. Sekarang ia mulai menampari wajah Sungmin. “Hei, hei, banguuuun! Kau sudah mendapat ciuman mesra dari cowok paling keren se-Korea. Kenapa masih ga banguuun?”

Kyuhyun terpesona dengan kecantikan wajah Sungmin, ia jadi berpikir lebih jauh. Ia baru akan membuka kancing baju Sungmin saat Sungmin mulai menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

“Aaaah! Akhirnya bangun juga!” Kyuhyun mengguncang-guncang tubuh Sungmin karena senang.

“Hoaaaam! Nyem, nyem. Nyenyak sekali tidurku.” Sungmin berkata pelan, masih sesekali menguap.

“Hei, jangan tidur lagi. Bangun! Bangun! Abis ini kita menikah terus happily ever after, gitu kan?” Kyuhyun bertanya pede, yakin banget kalo tebakannya benar. Semua dongeng juga begitu kan?

“Hah?” Sungmin menatap wajah Kyuhyun. Masih agak ling-lung. “Kamu namja kan?” Tanyanya bingung.

Kyuhyun mengangguk cepat. “Ayo! Cepat! Cepat! Apa kamu mau ngelakuinnya disini?” Kyuhyun berkata tidak sabar. Tangannya udah siap siaga ngebuka kancing bajunya sendiri. Bener-bener. Saking cantiknya Sungmin, Kyuhyun sampe ga tahan- ga tahan gimanaaa gitu.

Sungmin yang menangkap maksud ke’excited’an Kyuhyun langsung mendesah malas. “Tapi…”

“Tapi apa? Tapi apa? Buruan!”

“Tapi..” Sebenernya Sungmin agak gak tega ngucapinnya. Sungmin nyadar sih kalo dirinya memang sangat cantik dan banyak namja yang menyukainya. Tapi.. “Aku juga namja..” Sungmin berucap pelan.

Mendengar itu, Kyuhyun membatu. Ia melepas pegangannya dari punggung Sungmin. Jawdrop.

Saking ga percayanya, Kyuhyun menatap lekat-lekat dada Sungmin. Ga ada benjolan apapun. Rata.

Mata Kyuhyun melotot. Hampir keluar.

Tadi ia sudah 34 kali mencium bibir Sungmin dan ia malah sempat mau nge*piiiip* Sungmin.

Jadi? Jadiii? First kissnya? Jadi tadi dia nyium nam… nam…

“KYAAAAA!” Kyuhyun langsung lari tunggang langgang meninggalkan istana antah berantah.

Sungmin menatap Kyuhyun yang menghilang dari pandangannya dengan kasihan.

“Ah, mendingan gue tidur lagi.” Sungmin menepuk-nepuk bantalnya, mencari posisi yang nyaman. Dan tertidur (lagi)…

The End

xXxXxXxXxXxXxXxXxXx
©2010 S3FFIndo Publishing

Dont Forget! :

– Give YOUR COMMENT after read this FF. Be a good reader. oKEY?

– UNTUK SEMUA READERS, TOLONG BACA READ FIRST terlebih dahulu. Kami telah menginformasikan tentang semua page sehingga JELAS PAGE/SUB PAGE mana saja yang harus kalian tuju terkait dengan kepentingan kalia, dan info-info lainnya yang mungkin membantu kalian semua ^^

– Thanks for Read and Comment this FF. Feel comfort to stay here and TOGETHER, BEYOND OUR IMAGINATION ~ ^0^

About azuhra

Hi... :) I'm just a little girl in a big world. I'm Indonesian. Nice to meet you all. I heart you all. Oh, i forget it, i'm moslem. and i'm not a terorist!!! there's no moslem is terorist. terorists aren't moslem. ^^

Posted on 19 Januari 2011, in AUTHOR, Freelance Author, KATEGORI, Super Fanfiction and tagged , . Bookmark the permalink. 17 Komentar.

  1. Duhh aduhh gokill XDD *ga bisa brenti ktawa XDD
    Sungmin emang bishounen bgt sihh :3 Omoo~

  2. Hahahahahaha.,,lucu.Lucu.Lucu..Ngakak trus q bc.A

  3. authornya mana neh? Udah step berat yah?! wahaha, gila!😄

    Thor, daripada ama kyuhyun biar ama saya ajalah, wahaha

  4. Rafiqoh Fitriany

    Kok saya ga ngerasa ada yg izin post ff yg ini ya? =.=

  5. Ya ampun umin kenapa kamu jadi kayak gini??? *ngelemparin bias-nya author ke authornya*
    Antara jayus dan kocak yang beda dikit. Tapi tetep bikin ngakak *ini niat muji apa hina sih-_-, mian~*

  6. heheheheechul…..cerita’a bener2 aneh bin gaje…
    tpi bagus kok cerita’a…buat lgi eon cerita aneh bin gaje ini

  7. idiiihhh.. suamiku ku kyukyuruyuk d godain umin oppa! hueeekk~

    kekekekeke~ mian🙂

  8. wkwkwk~

    udah pernah baca sih di ffn tapi waktu nemu blog ini jadi pengen baca ulang dan hasilnya masih aja ngakak jumpalitan pa lagi waktu peri Henry teriak2 pengen ngelempar avadakedavra gara2 do’a nya dipotong ratu Heechul
    gaje banget tu 3 peri sok imut *digampar HyukWookHen*

    keep writting

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: