[FF/2S/1/NC-17] My first ‘bloody’ time

My first ‘bloody’ time / 2shoot/Part1

Author :           KimKi Fiksikopat

Chapter :           1

Cast :           Kim Ki Bum a.k.a SHINee Key

Lee Eun Hee

Cameo :           Jessica SNSD

Kim Hyun Ki (Author)

Length :           Two Shoot

Rating               :           NC-17

Genre               :           Angst, Dark, AU

Disclaimer        :           Para cast dan cameo, kecuali Kim Hyunki, menjadi diri mereka sendiri dalam ff ini. Saya selaku penulis hanya berperan sebagai cameo (Kim Hyunki) dan pemilik dari cerita ini.

JADILAH PEMBACA YANGTERTIB, RCL(READ, COMMENT, LIKE)!! JANGAN COBA-COBA KALIAN MENGKOPI TANPA IZIN, MENAMPILKANNYA SEBAGAI KARYA KALIAN, ATAU MEMPLAGIAT!! Kimki-Fiksikopat

 

Part 1.


—————————

“Jangan bersikap baik padaku karena aku tidak biasa diperlakukan dengan baik”

—————————-

Panas! Diruangan dengan suhu rendah seorang namja (laki-laki) misterius dengan mata tajam yang menusuk merasa kepanasan tapi bukan karena penghangat ruangan yang hanya menjalarkan kehangatan beberapa derajat diatas suhu asli. Peluh menendap dibalik tiga lapis kaos didalam baju seragamnya yang tertutup rapat oleh sweater tebal.

Kim Kibum, namja misterius itu. Matanya terpaku pada seorang yeoja (perempuan) yang duduk sendiri di bangku seberang, di sudut lain ruang kelas.

“Namanya Lee Eunhee! Kau belum mengenalnya kan?” bisik Hyunki di sebelahnya.

“apa maksudmu!” kibum berpura-pura tidak peduli.

“Aigoo! Aku ini sahabatmu jadi aku tahu apa saja yang ada di dalam pikiranmu, kau pasti menginginkannya. Iya kan?” hyunki kembali berbisik.

“yya! Kim Hyun Ki” mata kibum melotot. Sebesar apapun usahanya untuk melotot matanya tetap saja sipit, tak berubah.

“aku mengerti otak yadong (mesum) yang terdapat didalam kepalamu ini. Isinya hanya bagaimana cara mendapatkan tubuh yeoja-yeoja cantik. Hei, by the way, apa kabar sulli ya? Dia tidak pernah lagi terlihat sejak loima hari yang lalu?” ujar Hyunki kemudian disusul dengan jitakan kibum mendarat di pelipisnya.

“tuan kim dan tuan kim yang terhormat! Bisakah kalian sedikit fokus pada apa yang kuajarkan di depan sini?” suara Jessica sonsaengnim (guru) menggelegar, membuat beberapa orang haksaeng (murid) menutup telinganya dari teriakan mematikan jessica sonsaengnim.

Hyunki menunduk tak berkutik. Melawan Jessica sonsaengnim sama saja artinya dengan membunuh diri sendiri dengan perlahan. Tapi tidak dengan kibum, menatap tajam Jessica sonsaengnim yang semakin mendekat ke tempat duduk mereka berdua.

Kibum seperti menantang Jessica sonsaengnim saat ia menanyakan apa yang dilakukan kibum dan Hyunki sedari tadi. Tak lebih dari dua detik mata kibum berkilat kemerahan ketika ia menjawab pertanyaan Jessica sonsaengnim. Manusia biasa tak ada yang melihat kilatan aneh itu. Selanjutnya seperti kerbai dicucuk hidungnya, Jessica sonsaengnim kembali ke meja guru tanpa menghukum kibum dan minho setelah kibum memberinya kode melalui gerakan kepala. Kibum tersenyum, mistis.

Senyum misterius Kibum mendadak lenyap karena merasa seseorang memperhatikannya. Eunhee! Mata mereka bertemu untuk beberapa saat. Kibum kembali tersenyum, tapi kali ini senyum manis yang jelas amat-sangat berbeda dari senyum minsteriusnya beberapa saat yang lalu. Eunhee memalingkan wajahnya, datar tanpa ekspresi berbeda dengan yeoja lain jika melihat senyum maut andalannya itu. Sangat menarik!

Jadi namanya eunhee. Nama yang cantik secantik orangnya, kibum masih memandang yeoja itu.

 

-Kibum’s POV-

 

Menarik sekali dia yang diujung sana. Pandangannya sekarang tertuju pada rintik hujan dari jendela kelas yang berada tepat disebelahnya. Sulit ditebak! Baru kali ini aku melihat yeoja seperti dia. Tanpa ekspresi, tapi justru itu yang aku suka. Tidak seperti yeoja lainnya yang berpura-pura manis dan imut jika dihadapanku, menjijikan!

Jelas dia sangat berbeda dengan yeoja lain saat aku tersenyum semanis mungkin padanya. Datar tanpa membalas senyum mautku, biasanya yeoja lain akan gelagapan dan salah tingkah tapi dia berbeda.

Kuamati dia dari tempat dudukku tanpa mempedulikan Jessica sonsaengnim yang tengah bercuap-cuap tak penting di depan sana. Rambutnya panjang lurus alami tanpa sentuhan alat pelurus rambut menutupi pipi tirusnya yang putih. Putih kulitnya berbeda dengan yeoja kebanyakan yang putih buatan dengan berbagai macam cara, putih pucat seperti pualam yang dingin. Bibirnya merah muda alami tampak selalu basah, sepertinya hangat dan sepertinya manis. Pakaiannya standar tidak seperti memakai pakaian adiknya yang kekecilan seperti yeoja lain. Walaupun begitu tubuhnya yang padat dan berisi tetap menggoda tanpa perlu ditunjukkan berlebihan.

Tapi kulihat dia selalu sendirian sejak pertama kali kulihat pagi tadi. Kami berpapasan di gerbang sekolah dan aku berjalan dibelakangnya memperhatikan. Kukira dia adik kelasku jadi jarang terlihat olehku tapi ternyata dia adalah teman sekelasku yang baru. Baru pindah lima hari yang lalu, hari pertama aku tidak masuk sekolah dengan alasan sakit. Padahal aku sama sekali tidak sakit melainkan bersenang-senang seharian penuh dengan lima orang yeoja yang berbeda, satu hari satu yeoja.  Hingga malam harinya aku melakukan ‘itu’ dengan mereka semua, satu persatu!

“hei! Kau tidak mau ke kantin? Ah, aku lupa kalau kau tidak pernah makan di kantin, Aku duluan ya!” kata Hyunki sambil berlalu.

“ne. silahkan!” ucapku, aku malas-malasan menjawab Hyunki.

“kibum-ssi. Maukah kau ke kantin bersamaku?” tiba-tiba seorang yeoja cantik namun berpenampilan menor yang kutaksir adik kelasku dengan muka bersemu kemerahan menawarkan padaku untuk makan siang bersama.

“mianhaeyo (maaf). Aku sedang tidak ingin makan.” Sedikit ketus kujawab tawarannya.

“baiklah.” Yeoja itu berbalik dan berlari ke teman-temannya di depan pintu kelasku, air matanya mengalir membasahi bedak tebal di pipinya hingga luntur.  Teman-temannya mencoba menenangkan tapi dengan raut muka seperti senagn dan mengejek.

“kalian tidak lebih dari sapi perah bagiku.” Aku mendesis pelan dengan bahasa yang hanya dimengerti oleh ‘klan-ku’ sambil melanjutkan browsing kabar kabar terbaru terutama berita dari grup boyband idolaku dari iPadku.

Aku merasa seseorang memandangku, jelas sekali kulihat eunhee melihat kearahku selama beberapa detik. Sepertinya dia mendengar perkataanku tadi tapi dia langsung berpaling begitu aku melihatnya, ah! mana mungkin dia mengerti apa yang kukatakan tadi. Dia kan hanya manusia biasa namun hanya sedikit aneh, batinku. Eunhee langsung berpaling begitu aku balik menatapnya dan ia kembali hanyut dalam dunianya sendiri, masih tanpa ekspresi.

-Kibum’s POV end-

 

“kalian tidak lebih dari sapi perah bagiku.” Desis key.

Benarkah? Benarkah dia berbicara dalam bahasa itu? Apakah pemuda aneh berpakaian tebal itu juga bukan manusia biasa? Batin eunhee.

mungkin aku salah dengar, pikir eunhee sambil kembali menoleh ke jendela luar. Menghindari  pandangan kibum yang seperti ingin menerkamnya bulat-bulat, untuk yang kesekian kalinya.

 

-Eunhee’s POV-

 

“kau belum mau pulang?” aku tersentak mendengar suaranya.

Benarkah dia berbicara padaku. Aku sedikit gugup mendengarnya, ini pertama kali dia mengucapkan sesuatu padaku sejak pagi tadi saat pertama kali kami bertemu di gerbang sekolah, namja aneh yang memakai sweater tebal. Mungkin dia memakai baju berlapis-lapis di dalam sweater itu, aku asal menebak tadi pagi.

Aku tahu seharian ini aku tidak pernah melepaskan pandangannya dariku.

“hei.. aku bicara padamu nona.” Kibum melambaikan tangannya di depan wajahku. Mencoba mengalihkan perhatianku pada pohon-pohon di halaman sekolah DaeGu YoungShin yang berbaris rapi.

Aku menggeleng tanpa menoleh padanya. Lalu aku tersentak saat dia berkata bahwa tidak sopan berbicara pada seseorang tanpa menatap matanya.

Aku memberanikan diri untuk menatapnya. Wajahnya begitu sempurna! Terlalu sempurna untuk seorang manusia, aku membatin lalu memandangnya dengan tatapan –bukan-urusanmu.

“sudah sore. ” Ujar kibum datar.

“apa pedulimu.” Aku menjawabnya. Suaraku terdengar serak, pasti karena aku jarang menggunakannya.

“aku hanya tidak ingin kau sakit” jawab kibum enteng.

“jangan bersikap baik padaku.” aku membentaknya sambil membereskan tasku, memasukkan buku buku yang sama sekali tidak kubuka seharian ini.

-Eunhee’s POV end-

 

“jangan bersikap baik padaku.” bentak eunhee.

Kibum sedikit terkejut mendengar eunhee membentaknya. Suaranya terdengar  begitu merdu namun agak serak dan siapapun yang mendengarnya pasti dapat mengetahui bahwa ia sangat rapuh. Untuk Pertama kalinya Kibum mendengar eunhee bicara satu kalimat penuh. Ia hanya bisa diam sambil memperhatikan eunhee memasukkan buku-buku dengan kasar ke dalam tas.

Baik kibum ataupun eunhee tidak berbicara lagi. Keduanya sedang larut dalam pikiran masing-masing. Eunhee sedikit takut karena kibum memandangnya tajam seakan ingin berbuat sesuatu yang terlarang padanya. Kelas sepi, hanya tinggal dia dan aku disini, siapa yang tahu apa yang dipikirkannya, batinnya. Eunhee langsung menyampirkan tas dibahunya lalu bergegas pulang dan berjalan melewati kibum di samping mejanya.

 

-Kibum’s POV-

 

Wangi~

Aroma tubuhnya sangat segar, kurasa aroma itu alami dan bukan berasal dari parfum. Sedikit berbeda dengan aroma tubuh yeoja-yeoja yang lainnya. Begitu menggoda!

Aku berjalan dibelakangnya, mengikuti. Jika aku nekat, aku bisa langsung menerkamnya dari belakang di kelas kosong ini lagipula sekolah DaeGu YoungShin sudah sepi, tidak ada yang bisa menolongnya. Tapi dia sangat beruntung karena aku sedang tidak ingin melakukan ‘itu’ karena aku masih merasa puas dengan lima yeoja kemarin. Kalau tidak, habislah dia!

“waeyo (kenapa) ? beri aku alasan yang tepat untuk tidak bersikap baik padamu”

Eunhee hanya diam seperti tidak mendengarkan ucapanku.

“arasseo (aku mengerti) ! Kau sudah punya namjachingu (pacar) jadi kau tidak ingin aku berbuat baik padamu.” Kataku sambil berjalan mendahuluinya.

“ahni (tidak) !” eunhee menjawab sambil menahan lenganku.

Binggo! Akhirnya kena juga kau. Tak ada seorang yeoja-pun yang bisa  menolak pesonaku! Aku tersenyum tipis lalu berbalik.

“jadi kenapa kau menyuruhku untuk tidak bersikap baik padamu? Kau tidak menyukaiku?” pancingku.

“bukan begitu. Aku…” eunhee sepertinya merasa tidak enak hati.

“waeyo? Aku hanya ingin berteman denganmu.”aku membujuknya.

Eunhee yang tadinya gelisah langsung terdiam dan wajahnya memerah seketika, sepertinya dia malu atau marah?

-Kibum’s POV end-

 

“jangan bersikap baik padaku karena aku tidak biasa diperlakukan dengan baik”

“jika tak ada seorangpun yang mau bersikap baik padamu, maka ijinkan aku menjadi orang pertama yang bersikap baik padamu.” Kibum memohon.

 

==========================

 

TBC

©2011 S3FFIndo Publishing

Dont Forget! :

– Give YOUR COMMENT after read this FF. Be a good reader. oKEY?

– UNTUK SEMUA READERS, TOLONG BACA READ FIRST terlebih dahulu. Kami telah menginformasikan tentang semua page sehingga JELAS PAGE/SUB PAGE mana saja yang harus kalian tuju terkait dengan kepentingan kalia, dan info-info lainnya yang mungkin membantu kalian semua ^^

– Thanks for Read and Comment this FF. Feel comfort to stay here and TOGETHER, BEYOND OUR IMAGINATION ~ ^0^

About Oktabri

procrastinator

Posted on 26 Januari 2011, in Oki Kim★fiksikopat, SHINee Fanfiction and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 27 Komentar.

  1. wuih. . .critanya seru ui. . .jd pnasaran sapa sbnrny key it. . .
    5 yoeja? Ckck. . .ampun d key. . .gak miring apa t tower. . .hehehe
    *poppo key*

  2. Baru jadi pengunjung langsung kepincut sama ff ni .
    Author daebak! Ceritanya seru begete😀

    • kimki-fiksikopat

      waaah calon pembaca yang baik nih.. baru gabung langsung komen!! good!
      selamat bergabung dengan kami🙂 semoga bersedia menjadi pembaca setia kami..

  3. keren keren
    jdi pnasaran lnjutan na🙂

  4. Daebak…..!!!!!!!!
    lanjutkan ceritanya…..^^

  5. perasaan udah pernah baca.. tapi ga pa-pa deh baca lagi… Key emang selalu punya tatapan mata yg tajem.. oke,, lanjut baca ke part 2..

  6. kayanya udah pernah baca di mana gitu,tapi lupa di mana ya?? next last part..

  7. Haha Key emg bikin meleleh, tp tp 5 yoeja? Haha hebat!!

  8. kereenn..tapi ki bum nya gitu yadoong abisss

  9. keren,misterius gitu. key jangan mesum,hi

  10. Hi.. new reader..
    Ini FF pertama yg dibaca.. wkwkww.
    Pengen lanjut k next chapter ah.. 🙂 Nice one!🙂

  11. Key nya berkepribadian ganda ya, cool iya yadong iya bwakakakakak…

    Mau setia ahh nongkrong di Fanfic s3FFindo, authornya keren2 euy…
    Apalagi FF NC nya *loh?? LOL

  12. kaiax q prnh bca ff nii dh,
    tp d note cpa y? luppa!

    udh lupa ma jln critax, jd bca lg z dh!!

  13. baguuussss
    saya mw bca lanjutannya

  14. hai, kenalin saya reader baru di sini
    mohon bantuannya *bow*

  15. annyeonghaseyo…aq reder baru,,, seru,,,, mau baca part slanjutntya

  16. missnandaa 최민호

    Wohooo keybum oppa kelewat pede ih, tp emk siapa yg tahan sm mata tajamnya…ahaha/plak
    xD
    btw, annyeonghaseyo, aku newbie reader, mohon bimbingannya ya author (?) aku suka sm FF nya bahasany formal sih jd kaya novel gt =3

  17. Aaahh.. key ngasi tatapan lasernya kah???*mencaiiirrrrrrr…

  18. maksut.a itu tuh apa ya
    jadi seruu penasaran akku .,.,

  19. baguus, aku mau baca lanjutannya ahh😀

  20. istri taemin/?

    yadongnya dikit amat *plak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: