[FF/S/4/PG] Seven Years Of Love

Title : Seven Years Of Love

Author : Kim Taena Athena-Liyuuko

Lenght : Chaptered [4/7]

Rating : Yaoi/ PG – Memungkinkan terjadi tindakan yang tidak cocok dengan anak-anak

Cast :: KyuMin, YeWook, EunHae and Kim Young Woon

Genre :: Romance

Disclaimer :: Semua karakter hanya milik yang maha kuasa. Ceritanya aja yang punya author.. :3

~~~~~~~~

Wookie dan Jong Woon nggak menanggapi.

” Ng, Sungmin.. Apa kau pernah bertemu dengan Kyuhyun sebelumnya?” Jong Woon memainkan garpu dan sendok sejenak lalu memukul- mukulkannya di piring.

” Berisik, hyung!” Omel Wookie. Ia kembali menatap Sungmin. ” Memang kenapa hyung bertanya begitu? Ada sesuatu, ya?”

Sungmin berusaha mencerna perkataan Yesung. ” Apa maksudmu? Aku pertama kali bertemu dengannya dikelas kita, kok.”

Jong Woon mengangguk mengerti. ” Tujuh tahun yang lalu. Apa kau pernah bertemu dengannya tujuh tahun yang lalu?” Tanyanya lagi. Ia masih penasaran dengan ucapan Kyuhyun tadi disekolah.

Sungmin menggeleng bingung. ” Aku benar- benar nggak mengenalnya. Sudahlah, kalau makanan siap panggil aku, ya.” Sungmin melangkahkan kakinya meninggalkan dua cowok yang masih diam kebingungan.

Jong Woon menatap Wookie. ” Apa benar nggak ada apa- apa diantara mereka tujuh tahun yang lalu?”

Wookie menatap langit- langit. Berpkir. ” Tujuh tahun yang lalu.. Usiaku masih delapan tahun, nggak banyak hal yang kuingat.” Ia menatap Jong Woon sejenak. ” Tapi ada satu hal yang nggak akan kulupakan..”

Jong Woon menatap kekasihnya serius. ” Apa ada hubungannya dengan Sungmin?”

Wookie mengangguk.

_Sungmin pov_

Kupandangi langit malam dari kamarku.

Aku terus memikirkan Kyuhyun juga omongan Jong Woon tadi. Apa katanya? Tujuh tahun yang lalu? Apa aku pernah bertemu dengannya tujuh tahun yang lalu? Nggak pernah, kok.. Aku yakin!

Kupaksa otakku memutar semua ingatanku selama ini.

Usiaku tujuh belas tahun! Aku sudah hidup selama ini dan banyak hal yang kulakukan! Mana mungkin aku mengingat semuanya dengan jelas.

Apa aku bertanya saja pada Kyuhyun apa kami pernah bertemu sekitar tujuh tahun yang lalu? Bukan ide yang buruk! Kalau bertanya padanya, dia pasti akan menjawabku.

” Ah, hyung! Makan malam siap, nih!” Kudengar suara Hyukjae dari luar kamarku.

” Iye!” Balasku cepat sambil melangkahkan kakiku keluar kamar.

_Sungmin pov end_

0o0o0o0o0o0o0o0

Kyuhyun menatap bekal yang dibawa Sungmin ragu. Lalu menatap Sungmin lagi. ” Ini buatanmu bukan?” Tanyanya ragu- ragu sambil memilah- milah isi dalam kotak bekal itu dengan sumpit.

Sungmin menggeleng. ” Adikku yang memasaknya.”

Kyuhyun memandanginya sejenak. ” Kenapa bukan kau yang masak? Kau kan pesuruhku!” Omelnya sambil mendorong kotak bekal itu sedikit menjauhinya. ” Aku nggak mau makan!”

Satu kata yang langsung melintas di otak Sungmin. Manja!

” Jangan banyak ngomong deh. Aku ini hanya pesuruh! Bukan tukang masak atau yang lain tahu. Kalau nggak mau biar aku yang makan!” Sungmin sudah hampir menarik bekal yang didorong Kyuhyun, tapi cowok itu langsung meraihnya dari Sungmin sambil cemberut.

” Kau curang, Sungmin. Harusnya kau terima, dong.. Kau kan sudah kalah..”

‘ Aargh.. Jangan terus ngomongin soal kekalahanku, dong!’ Batin Sungmin geram setengah mati.

” Oke, sekarang makan bekal itu!” Perintah Sungmin galak sambil mengambil kotak bekalnya dan mulai memakannya. ” Masakan adikku itu enak sekali, lho..”

Kyuhyun merengut sambil bergumam kecil. Pastinya dia lagi ngoceh kesel terhadap Sungmin dan mulai memakan bekalnya. ” Yah, enak sih.. Tapi aku maunya ini buatanmu.” Ucapnya masih nggak mau kalah.

‘ Kok manja banget sih?’ Sungmin menatap cowok dihadapannya bete.

” Besok kau yang harus buatkan bekalku. Aku nggak mau adikmu yang buat atau orang lain. Aku mau kau yang buat. Aku yakin masakanmu juga enak, kan?”

Mendengar perkataan Kyuhyun, entah kenapa Sungmin langsung tersenyum- senyum senang. ‘ Dia bilang masakanku juga pasti enak? Yang benar aja..’

” Atau kau nggak bisa masak?” Lanjut Kyuhyun.

Senyuman Sungmin pudar. Digantikan wajah cemberutnya. ” Jangan sok tahu, ya! Masakanku juga enak! Baiklah, akan kumasakan bekal untukmu besok. Dan akan kubuat kau memuju hasil masakanku!” Serunya kesal. Sungmin paling nggak suka diremehkan begitu.

Kyuhyun mengangguk setuju. ” Oke. Akan kutunggu.”

” Oh, iya, Kyuhyun.. Apa kita pernah bertemu sebelumnya?”

Pertanyaan spontan Sungmin membuat Kyuhyun berhenti makan dan menatapnya. ” Kenapa memangnya?”

” Tujuh tahun yang lalu? Ada apa tujuh tahun yang lalu?” Sungmin menatap Kyuhyun penasaran.

Kyuhyun hanya balas tersenyum misterius. ” Ah, aku nggak tahu, ya..” Balasnya sambil kembali memakan bekalnya.

Sungmin juga tak berniat bertanya lebih. Ia masih sibuk berpikir tentang tujuh tahun yang lalu sambil memandangi Kyuhyun. Namun ada satu hal yang berhasil ia tebak, dari tatapan Kyuhyun, ada sesuatu yang ia sembunyikan. Dan itu pasti sesuatu yang kini menjadi pertanyaan besar dikepala Sungmin.

Tentang tujuh tahun yang lalu.

0o0o0o0o0o0o0

_Wookie pov_

Aku mengintip kedalam dojo latihan. Kutatap sosok Cho Kyuhyun yang sedang duduk sambil memperhatikan hyungku yang sedang mengajari beberapa anak kecil tentang tehnik beladiri martial arts.

Aku terus memikirkan apa yang dikatakan Jong Woon hyung kemarin. Tujuh tahun yang lalu..

Ada satu kejadian yang nggak mungkin kulupakan tujuh tahun yang lalu.

Di dojo kami..

Tujuh tahun yang lalu adalah saat dimana ada seorang anak kecil yang ngotot ingin mengalahkan Sungmin hyung. Selama satu minggu penuh dia datang kesini dan menantang hyungku. Namun ia selalu kalah. Aku nggak terlalu ingat apa yang terjadi. Setelah tujuh hari melawan hyungku, dia nggak datang lagi.

Apa Cho Kyuhyun adalah anak yang waktu itu?

Itu nggak mungkin! Aku ingat siapa dia, Sungmin hyung selalu bilang kalau anak itu dua tahun lebih muda darinya. Nggak seumur, kan? Cho Kyuhyun seumur dengan hyungku.

Jadi, bukan Cho Kyuhyun!

Tapi.. Tujuh tahun yang lalu..

Ah, aku jadi khawatir dengan hyungku itu.

” Kau sedang menatapku, ya?” Tiba- tiba Kyuhyun sudah berdiri dihadapanku.

Aku terlonjak was- was. Aku nggak sadar dia berjalan kearahku. Aku langsung menggeleng takut.

” Ah, namamu Ryeowook, kan?”

Aku menatapnya. Darimana dia tahu? Apa hyung yang memberitahukannya padanya? Mungkin saja. Mereka kan belakangan ini selalu bareng- bareng.

Aku mengangguk. ” Panggil aja Wookie. Lebih singkat begitu.” Jawabku.

Kyuhyun menepuk- nepuk bahuku. ” Oke. Begini, Wookie.. Mulai sekarang kalau Sungmin memintamu menyiapkan bekal untukku, jangan mau, ya.. Biar dia aja yang nyiapin sendiri.”

” Kenapa? Kau nggak suka masakanku?”

Kyuhyun tertawa. ” Siapa bilang? Masakanmu enak banget, lho.. Sumpah! Tapi..” Kyuhyun menoleh kedalam dojo.

Ia menatap hyungku. Aku bisa melihat, ada cinta di dalam matanya. Apa dia mencintai hyungku?

” Aku ingin dia yang memasak untukku.” Lanjtnya sambil kembali menatapku. ” Oke, aku pulang dulu. Annyeong.”

Aku menatap Kyuhyun yang berjalan keluar dari dojo kami.

Dia pasti mencintai hyungku. Aku tahu itu.

_Wookie pov end_

0o0o0o0o0o0o0

_Sungmin pov_

Kutatap Kyuhyun yang makan dengan sangat lahap. Aku tersenyum kecil melihatnya. Siapa yang nggak senang kalau masakannya dimakan selahap itu. Pasti merasa tersanjung, kan? Aku sih begitu..

” Uhuk!” Kyuhyun tersedak.

Itu membuatku semakin geli. Aku tertawa. ” Pelan- pelan, babo. Makanan itu nggak akan hilang kalau kau makan perlahan.”

Kyuhyun langsung mengambil botol air mineral yang ada disampingnya dan minum dengan cepat. ” Masakanmu terlalu enak, mana mau aku makan perlahan. Bisa- bisa rasanya berubah nanti.” Jawabnya sambil melanjutkan makan.

Aku tertawa lagi. ” Sebentar lagi kau akan mati. Aku memasukkan racun didalamnya, lho..”

Kyuhyun melotot menataku. ” Heriush?” Wajahnya berubah panik.

Melihat tingkah konyolnya aku tertawa kencang. Dia itu sebenarnya bodoh atau apa, sih? Bisa- bisanya menunjukkan wajah seserius itu!

” Bohong, lah..” Balasku cepat sambil menutup kotak bekalku yang sejak tadi sudah habis.

Kyuhyun cemberut. ” Aku tahu kau nggak mungkin meracuniku.” Gumamnya sok.

Aku menatapnya bingung. ” Kata siapa? Jangan sok tahu kau..”

Kali ini Kyuhyun menatapku sambil tersenyum. ” Karena kau nggak mungkin bisa meracuniku.”

” Kenapa kau berpikir begitu? Bisa saja aku menaruh racun, kan?”

Gantian Kyuhyun yang tertawa geli. ” Sungmin! Aku tahu siapa kau, kau nggak mungkin melakukan hal itu hanya karena kesal kalah dariku. Lagian, apa kau akan tega meracuni cowok setampan aku, hah?”

Aku merengut. Anak ini kelewat pede!

” Kalau kau berpikir begitu, aku akan benar- benar meracunimu.” Ancamku datar.

Kyuhyun mengangguk mengerti lalu meneruskan makannya. ” Aku mengerti.. Aku mengerti.. Okelah, aku nggak akan membuatmu marah lagi. Aku masih mau hidup. Aku kan masih belum berhasil memilikimu.”

Ucapan Kyuhyun sontak membuatku kaget. Dia kok suka banget bilang begitu, sih?

” Sudah kubilang, aku bukan milik siapapun dan nggak akan menjadi milik siapapun!” Seruku kesal. Aku bosan mendengar ucapannya itu.

Kyuhyun hanya tersenyum saja menimpaliku. ” Terserah saja..”

Kali ini aku benar- benar yakin. Ada sesuatu yang Kyuhyun sembunyikan dariku!

 

 

 

©2010 S3FFIndo Publishing

Dont Forget! :

– Berikan Komentar!

– BACA READ FIRST terlebih dahulu.

– Thanks for Read and Comment this FF. Feel comfort to stay here and TOGETHER, BEYOND OUR IMAGINATION

About azuhra

Hi... :) I'm just a little girl in a big world. I'm Indonesian. Nice to meet you all. I heart you all. Oh, i forget it, i'm moslem. and i'm not a terorist!!! there's no moslem is terorist. terorists aren't moslem. ^^

Posted on 30 Januari 2011, in AUTHOR, Freelance Author, KATEGORI, Super Fanfiction and tagged , . Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. he?
    kok sungmin gak inget juga tentang kyuhyun..
    padahal udah disinggung2 tentang 7tahun yg lalu..

  2. heh~ keras kepala si kyuhyun🙂 ck~
    hahaha. Wookie rada-rada pikun
    #plak gaplok bolbal

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: