[FF/S/part3/PG-16] Boyish Fall in Love

Boyish Fall in Love/Kiseob Fiksikopat/LastChapter-Ending

Author         :     KimKi Fiksikopat (tadinya UNknow Kim)

Chapter     :     3

Cast         :     Onew (SHINee – Lee Jinki) – Song Jae Sang (f(x) Amber)

Length         :     Two Shoot

Rating         :     PG-16

Genre         :     Romance (maybe?) Comedy (garing!)

Disclaimer     :     Para cast dan cameo menjadi diri mereka sendiri dalam ff ini. Saya selaku penulis hanya sebagai pemilik dari plot cerita ini.

Note         :     f(x) Amber belom punya nama korea kan? Anggap saja di ff ini nama korea amber adalah Song Jae Sang. FF ini special ditulis buat Keychand (Kania Putri Islamiati) + Manohara Sinosuke (Tiara Adelina) sebagai ucapan terima kasih karena sudah membangkitkan nafsu menulis yang sempat padam (?). jadi perlu diingat hanya Onew yang akan memanggil Amber dengan nama Jaesang, kalo pas Onew POV ataupun ada adegan Onew memanggil Amber dengan nama Jaesang jangan kaget lagi. semoga berkenan. Jangan lupa RCL + jangan mengkopi! Kalo mau ngopi minta ijun dulu sama author dan cantumin credits-nya. HAPPY READING!

 

JADILAH PEMBACA YANGTERTIB, RCL(READ, COMMENT, LIKE)!! JANGAN COBA-COBA KALIAN MENGKOPI TANPA IZIN, MENAMPILKANNYA SEBAGAI KARYA KALIAN, ATAU MEMPLAGIAT!! Kimki-Fiksikopat


Chapter 3

Sepanjang perjalanan pulang, tak sepatah kata pun keluar dari mulut Amber.

Onew memandangnya sesekali namun amber selalu memalingkan wajahnya setiap Onew menatap ke arahnya.

“Aku pulang dulu..” Onew mencoba menatap Amber yang berdiri di hadapannya, membelakangi pintu dorm f(x).

kali ini Amber menatap lurus ke wajah Onew di hadapannya. walau tersamar oleh poni yang menutupi pandangan Amber. Onew yakin Amber tengah menyelami kedua matanya. seperti sedang mencari sesuatu di dalam sana.

“Kumohon setelah ini jangan kembalilah seperti amber yang dulu. Walaupun kau tidak suka jika aku memiliki perasaan padamu, kumohon jangan membenciku” Onew menggenggam erat tangan Amber.

“….” Tak ada jawaban. Amber masih menatap lekat mata Onew di hadapannya.

“Besok aku akan berangkat ke jepang. Kuharap kau mau ikut bersama member f(x) lainnya untuk menonton kami. Aku sudah membelikan ini untukmu. Kuharap kau mau ikut bersama kami” onew menyerahkan selembar tiket pesawat ke tangan amber.

Amber masih diam dan menatap onew tajam. Entah apa yang ada di benaknya.

Onew mengelus pipi amber pelan lalu beranjak meninggalkan amber yang masih memandangnya.

24 Desember 2010.

22.30 KST.

Dorm f(x).

Amber melangkah masuk rung tamu dorm f(x) yang gelap tanpa penerangan sedikitpun.

Clekk, lampu tiba tiba menyala.

“Oucch!” Amber menutupi matanya karena silau dari nyala lampu mendadak.

Seseorang berdiri di hadapan amber dan dalam posisi yang siap memukul Amber dengan payung di genggamannya.

“Onnie..” Amber melirih pelan melihat orang dihadapannya.

“Amber! Kupikir maling!” victoria menurunkan payung yang hampir saja menghantam kepala Amber.

“Aisssh! Sini aku mau curhat lagi!” Amber menarik Victoria ke dapur, bahaya jika didengar Krystal, Sulli, dan Luna.

****

“Sudah kuduga! Dia menyukaimu!!” Victoria berteriak girang lalu melompat lompat kecil.

“Onnie! Aku belum selesai bicara..” Amber menggeleng melihat tingkah aneh onnie-nya.

“Oh iya, jadi bagaimana? Kau menerimanya kan?” Victoria menebak.

“Tidak onnie.. Aku tadi hanya diam. Aku takut! Apalagi tadi onew oppa bilang dia tidak ingin aku menjawab perasaanya” Amber menjelaskan panjang lebar, Victoria mengangguk-angguk mencerna curhatan anaknya.

“mungkin Onew takut kau tidak memiliki perasaan yang sama dengamu” ujar Victoria.

“Mana mungkin aku tidak menyukainya, onnie.. Orang seperti dia sepertinya memang layak untuk disukai” Amber tidak menyangka apa yang dikatakannya, lalu menutup mulutnya.

“Aisssh.. Sepertinya kau benar benar jatuh cinta padanya” Victoria menggoda Amber.

“Tapi aku masih merasa tidak pantas untuknya, onnie” Amber kembali diam seperti saat Onew menyatakan perasaanya tadi.

“Jangan minder seperti itu.. Kau ini sangat cantik! Walaupun sedikit tertutupi oleh gaya tomboimu tapi kecantikan hatimu tidak bisa ditutupi dengan apapun” ujar victoria menasihati.

“Aku tidak ingin dia malu dengan penampilanku yang seperti ini, onnie”

“Jika dia sudah berani menyatakan cinta padamu itu artinya dia siap menerimamu apa adanya, yakinlah padaku!” victoria dengan berapi-api meyakinkan amber.

“Tapi..” belum sempat bicara, victoria langsung menyela.

“Jika dia tidak suka dengan penampilanmu, dia tidak akan mendekatimu sejak awal! Dia itu sangat menyukaimu.. Buktinya dia bisa menerimamu apa adanya. Masih kurang apa lagi?” kata Victoria sedikit kesal.

“Uhmmm.. Baiklah! Aku rasa aku harus menjawab perasaanya. Tapi bagaimana caranya, onnie?” ujar Amber.

“Cium dia!” bisik Victoria tepat di telinga Amber lalu beranjak meninggalkan Amber yang terdiam kaku.

****

24 Desember 2010.

23.33 KST.

SHINee dorm.

Onew POV

“Bagaimana hyung? Dia menerimamu kan? Kalian resmi pacaran? Apa kau menciumnya tadi? Atau dia memukulmu sebelum kau menciumnya?” bertubi-tubi Taemin menyerbuku dengan pertanyaan konyolnya.

Bodohnya aku memilih curhat pada seorang taemin untuk masalah ini. Tapi bagaimana lagi, jonghyun, key, dan minho tak mungkin kuajak curhat untuk masalah ini. Jonghyun sedang sibuk dengan “kekasih-nya” dan group barunya, Key tidak mungkin bisa kuajak curhat! Dia orang yang paling sering digosipkan dekat dengan Amber, Minho? Bukankah dia yang paling romantis setelah Jonghyun dan paling mengerti bagaimana cara memperlakukan wanita dengan baik? Aku tidak akan curhat dengannya! Menurutku dia adalah tipe ideal Amber.. Mana sanggup aku! Hanya Taemin yang bisa kuajak curhat. Tapi tak kusangka ternyata dia mampu meyakinkanku dan memantapkan hatiku untuk menyatakan perasaanku pada Amber. Entah dari mana anak kecil ini belajar hingga bisa menasihatiku dengan pemikiran dewasa seperti itu.

“Aku melarangnya menjawab. Aku tidak ingin dia menjawab perasaanku! Aku ingin dia selalu seperti sebelum aku menyatakan perasaanku padanya tapi kurasa dia mulai membenciku saat ini” jawabku setelah memastikan Jonghyun, Key, Dan Minho tidak mendengar kami.

“Kenapa seperti itu. Seharusnya hyung biarkan dia menjawab, apapun jawabanya. Hyung harus bisa berlapang dada menerima jawabannya”

Aisssh bocah ini.. Kata katanya benar! Seharusnya aku tidak perlu seperti tadi.

“Tapi aku takut dia menolakku!”

“Setidaknya walaupun dia menolakmu tapi kau tahu isi hatinya selama ini”

“Kurasa dia tidak menyukai tipe pria sepertiku. Dia suka pria seperti Minho dan Jonghyun yang gagah dan jantan atau tipe pria humoris seperti Key” sanggahku.

“Paboya!! Kau ini terlalu pesimis. Jika kau benar benar menyukainya kau harus yakin pada dirimu sendiri! Lagipula apa kurangnya kau? Kau jantan walaupun tidak sejantan Minho hyung, kau gagah walaupun tidak segagah Jonghyun hyung, kau humoris walaupun tidak kocak Key hyung, bahkan aku merasa kau lebih imut dariku.. Kau memiliki semuanya! Kau tipe ideal setiap wanita, hyung!” Taemin makin menjadi jadi.

Nasihatnya semakin membuatku bingung sebenarnya yang lebih tua aku atau dia. Bocah ini sudah dewasa rupanya! Aishh.. Tapi benar juga apa yang dikatakannya tadi. Aku harus percaya diri. Hwaiting, Jinki!

Brukk Gdubraaak Prangg Tuuuut Bruuuuuuuuut

“Aigoo! Uri Taemin sudah besar rupanya” wajah Jonghyun dan Key muncul di balik pintu kamar sambil menggaruk garuk kepala masing masing.

“kalian mencuri dengar ya!” pekik Taemin.

“Kalian menguping pembicaraan kami ya? Dasar!” aku ikut berteriak.

“Mianhae.. Aku melihat hyung dan taemin tidak ada di tempat tidur. Kukira kalian sedang menonton yang bukan bukan jadi kuajak Jonghyun untuk memergoki kalian” ujar Key cengengesan.

“Dasar!” ucapku dan Taemin bersamaan.

“Aishh.. Bau sekali! Aku hampir mati kehabisan napas karena kentutmu, Kibum!!” Minho menutup hidungnya.

“Maaf” ujar Key lalu disusul dengan bantal yang beterbangan ke arahnya.

****

Kuharap dia bersedia datang menontonku dan semoga aku dan SHINee menampilkan yang terbaik! Amin, doaku dalam hati.

Terhitung lebih dari duapuluhan lagu kami nyanyikan. Keringan berbulir membasahi pakaian yang kami kenakan, berapa kali pun berganti pakaian tetap akan basah.

Syukurlah SHINee World jepang menyukai penampilan kami dan merasa puas dengan konser kami yang pertama ini. Awalnya tidak kusangka akan sebanyak ini yang menonton kami, walaupun sudah terbiasa ditonton banyak orang bahkan lebih dari ini. Aku tetap merasa gugup dan gemetaran, kulihat keempat adikku pun merasakan hal yang sama. Tapi kurasa kami  berhasil dan tampil cukup memukau.

“Chukkae oppa!” kudengar suara seorang yang sangat kukenal saat aku mengelap keringat di wajahku dengan handuk.

Onew POV end

“Chukkae oppa!” ujar Amber yang tengah berdiri 10meter dari hadapan Onew

“Jaesang-ah? Kau datang?” Onew menjatuhkan handuk di tangannya.

“Aisshh.. Jangan dibuang sembarangan, oppa!” Amber membungkuk mengambil handuk di kaki Onew lalu membersihkan sedikit debu yang menempel disana lalu mengelap keringat Onew dengan handuk itu.

“kukira kau tak akan datang” bisik Onew.

Amber hanya tersenyum menanggapi bisikan Onew sambil melanjutkan mengelap keringat di tubuh Onew.

“Amber noona?” Taemin kaget dan sedikit berteriak.

“Huh? Amber? Mana mana? Dia di jepang?” Key mengendarkan pandangannya mencari sosok amber.

Minho memegang kepala Key dengan kedua tangannya lalu mengarahkan pandangan Key ke sosok yang ditunjuk oleh Jonghyun.

“Amber? Ini kaa… kau Amber??” ujar Jonghyun dengan telunjuk masih menunjuk ke arah Amber.

Amber berbalik dan tersenyum sambil membungkuk ke arah Jonghyun, Key, Minho, dan Taemin.

“Noona noemu yeppeo!” ujar Taemin sambil balas membungkuk.

“Aigoo! Kau sudah sehat Amber-ah? Kupikir kau tidak akan sembuh lagi” ejek Key melihat penampilan Amber yang sedikit Girly.

Bugh

“AWWW.. TERNYATA KAU BELUM SEMBUH!”  Key berteriak sambil memijit pelan lengan kurusnya yang di tinju Amber pelan.

“Kapan kau kembali? Kenapa tidak ada kabar..” Jonghyun mendekat dan mengeluarkan pesona manly (baca: mesum) miliknya.

“YYA! dia milikku! huss hussss.. menjauh darinya!” ujar Onew seraya mengibaskan tangannya seperti mengusir ayam. huh, ayam (?)

“Jadi dia yang kalian bicarakan semalam?” Minho mulai mencerna keadaan.

“Ayo kita tinggalkan mereka!” Onew menarik tangan Amber keluar dari ruang khusus di backstage tempat mereka konser.

“Kita mau kemana oppa?” Amber bingung.

“Ke tempat dimana kita bisa bicara berdua saja, jaesang” jawab Onew yang telah memakai topi dan kacamata hitam tanpa menoleh.

****

26 des 2010.

22.13 WJ (waktu jepang)

suatu tempat di jepang.

Amber POV

“Ini dimana oppa?” tanyaku pada Onew oppa yang menarikku duduk di sebuah bangku taman.

“Entahlah, yang pasti aman dan tidak terlalu jauh dari tempat konser tadi” jawabnya sedikit bergetar.

“aigoo! kau lupa memakai mantel oppa! kau pasti kedinginan. ayo kita pulang saja” kutarik tangan Onew oppa.

“Aku tidak apa apa asal kau memelukku” ujarnya sambil mengedipkan mata, menggodaku!

“Aisssh.. Kau ini menyusahkan saja!” jawabku lalu merapatkan tubuhku ke sampingnya lalu memeluknya perlahan.

“Uhhh.. Kau benar benar melakukannya?” tanya onew oppa sedikit heran.

“Aku tidak ingin kau sakit! Kegiatanmu kan semakin padat akhir tahun ini!”

“Kau tidak benci padaku soal yang kemarin?” tanyanya lagi.

“Ahni.. Untuk apa aku membencimu! Jika pernyataanmu yang kemarin masih berlaku, aku mau kau jadi namjaku” ujarku malu-malu.

“Jinjja?”

“Ne, oppa.. Berhentilah menggodaku!” aku menjawab lalu mencubit perutnya pelan.

“Bolehkah aku memanggilmu jagi, jaesang?” katanya dengan nada serius.

“Tentu saja, oppa”

“Saranghaeyo, nae jaesang” ujarnya pelan.

Perlahan kurasakan tangannya halusnya mengelus pipiku. Kupejamkan mataku karena kurasa aku tahu apa yang akan dilakukannya.

“Yya! Kenapa kau memejamkan matamu. Aku ingin menatap matamu, jagi” ujarnya mengagetkanku.

“Mianhae.. Kupikir kau ingin..” upsss, ternyata aku salah! Aissshh..

“Ingin menciummu?” tanya Onew oppa menebak.

Aku mengangguk pelan membenarkan tebakannya. Tapi dia hanya tersenyum! Tidak melakukan apapun. Menggodaku lagi rupanya..

“Jika kau ingin kucium, kau duluan yang cium aku” ujarnya sambil memeletkan lidahnya lalu berdiri dan meninggalkanku.

“Oppa! Jangan tinggalkan aku. Kumohon! Akan kutraktir eskrim, tunggu aku” aku mencoba membujuknya sambil terus berlari mengejarnya yang sudah melangkah cukup jauh.

“Eskrim? Aku maunya ayam!” tiba-tiba saja onew oppa mengentikan langkahnya membuatku menabrak punggungnya.

“Oucchh!” aku meringgis kesakitan. Kepalaku menghantam bahunya membuatku terpental dan terduduk di trotoar jalan.

“Kau tidak apa-apa, jagi?” Onew oppa berbalik lalu berjongkok di hadapanku.

“Sakit” kujawab singkat.

Onew oppa mengelus kepalaku yang tadi menabrak tepat di bahunya. Lalu membantuku berdiri dan tetap mengelus kepalaku.

“Yang sakit pantatku bukan kepalaku” ujarku pelan.

“Sini kuelus juga” tampangnya berubah seperti Jonghyun oppa sekarang.

Pletakkk

Kujitak kepalanya pelan. Dia mengaduh dan mengelus bekas jitakanku yang ternyata meninggalkan tanda merah.

“Sakit, jagi” rengeknya.

“Mesum sih!” aku mengelus pelan bekas jitakanku tadi.

“Kan cuma bercanda”

“Iya iya.. Mian. Itu ada penjual eskrim. Aku traktir!” ajakku padanya.

“One chocolate,please..” ujarku pada penjual eskrim.

“Rasa ayam ada, ajhussi?” tanya onew oppa pada penjual eskrim.

Aissshh, pacarku ini. Kucubit pelan pinggangnya..

“Bercanda..” katanya sambil berkelit dari cubitanku. “one vanilla, please”

Setelah membayar, Onew oppa menarikku duduk di bangku taman. Kulalap habis eskrim digenggamanku. Onew oppa menatapku serius lalu jempolnya mengusap sisa eskrim di bibirku kemudian dia mengemut jempolnya sendiri. Aku kaget dan memalingkan pandanganku darinya. Kenapa dia ini, batinku.

“Makan lagi eskrimmu. Hampir cair tuh!” perintahnya.

Cepat cepat kuhabiskan eskrimku. Adegan onew oppa mengemut jempolnya yang ada bekas eskrim dari bibirku masih berkelebat di benakku.

“Kau benar benar tidak ingin menciumku?” godanya kemudian.

“hmmmmm… NO!” jawabku.

“Aku kan namjamu..! Waeee?” desaknya.

“Baiklah, tapi cuma di pipi!” kataku mengingatkan.

“Baiklah!” ujarnya kemudian memutar posisi duduknya menghadap kearahku.

Kudekatkan wajahku ke wajahnya perlahan, kuarahkan bibirku ke pipi kanannya sedikit demi sedikit.

Ayolah! Hampir sampai, aku menyemangati diriku sendiri (?)

Tiba tiba, Onew oppa menolehkan wajahnya ke arahku entah disengaja atau tidak sehingga bibirku menempel pelan di bibirnya yang sedikit basah. Kubiarkan saja bibirnya menyapu pelan bibirku, tapi kurasakan makin lama Onew oppa makin menenggelamkan wajahnya sehingga bibir kami kian bertautan erat. Aku mencoba menarik wajahku menjauh namun tangannya menahanku, ternyata inilah tujuannya mengubah posisi duduknya tadi.

Ougghh.. Nafasku makin berat, kucoba sekali lagi memundurkan kepalaku melepaskan sapuan bibirnya yang makin intensif (?) Dan akhirnya berhasil.

Kuhela nafas perlahan.. Lalu kuhirup oksigen sebanyak-banyaknya. Cukup lama tadi aku menahan nafas. Onew oppa mendekat ke telingaku.

“Masih mau lagi?” bisiknya.

Fin

Banyak yang berkata bahwa lebih baik tak usah mengenal cinta daripada sakit hati setelahnya. Tapi tidak salah jika kita merasakan sakit hati karena cinta, karena bisa dikatakan sakit hati adalah salah satu resiko yang harus dirasakan oleh setiap insan yang berani bercinta. (Kiseob Fiksikopat)

©2011 S3FFIndo Publishing

Dont Forget! :

– Give YOUR COMMENT after read this FF. Be a good reader. oKEY?

– UNTUK SEMUA READERS, TOLONG BACA READ FIRST terlebih dahulu. Kami telah menginformasikan tentang semua page sehingga JELAS PAGE/SUB PAGE mana saja yang harus kalian tuju terkait dengan kepentingan kalia, dan info-info lainnya yang mungkin membantu kalian semua ^^

– Thanks for Read and Comment this FF. Feel comfort to stay here and TOGETHER, BEYOND OUR IMAGINATION ~ ^0^

About Oktabri

procrastinator

Posted on 30 Januari 2011, in Oki Kim★fiksikopat, SHINee Fanfiction and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. 13 Komentar.

  1. Hnwaaa. . . Bgus bgd. . . Amber eonni, i miss you. . . Onew oppa jg, romantisnya kyk Jonghyun oppa. . .
    Ini couple bgus author. . .
    Soalny ak ngfans Amber eonni. . .
    Lanjuuuttt!!

  2. Oh ya, nama couple bwt Onew-Amber apa ya?

  3. so sweet bgt.

  4. So sweet…. Mau deeh kisah cintaku seperti mereka” ini…. Manis deeh amber sm onew…. Aku kapan y kyk gtu…..????

  5. wuahh !!
    kerenkeren🙂
    jadi ngiri -_____-
    minhoo .. kapan giliranku ?

    gyahahaha ..

    ff nya bagus keren buanget .
    author author ajarin dong😛

    • tarik gih minhonya ke kamar.. author ga akan ngintip :3 hehehe
      author juga otodidak🙂 yang penting pede aja walaupun banyak yang ga suka..

  6. yahaaaaa! Onew Oppa mulai berani nyium Amber tuh, wduuuuh, Uri Leader udah mulai nih,
    Taemin Oppa dewasa bgt!! Ntar kalo Onew sakit, Taemin Oppa deh yg gantiin jadi Leader #Plaaakk!
    (sori MVP’s, bcanda koq, bcanda… :-D)

  7. yahaaaaa! Onew Oppa mulai berani nyium Amber tuh, wduuuuh, Uri Leader udah mulai nih,
    Taemin Oppa dewasa bgt!! Ntar kalo Onew sakit, Taemin Oppa deh yg gantiin jadi Leader #Plaaakk!
    (sori MVP’s, bcanda koq, bcanda… :-D)

  8. Wah crtny bagus bgt.
    Gara gara bca ff ini aku gak blajar buat UKK.
    Biarlh yg penting hwaiting…

  9. akhirnya semua tahu perasaan masing2

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: