FF/S/10/PG-13/Glamoure

GLAMOURE CHAP 10

 

Penulis : Mia Mentari

Genre : Roman, Persahabatan

Rating : G — Cocok untuk seluruh umur

===================================================

#Forever or Never_SHINee~~~~


‘DEG! DEG!’. Detak jantungku rasanya tak bisa lagi dikendalikan lagi. Aku ketakutan setengah mati. Mereka mau lakukan apa padaku ?

Aku memberontak-berontak marah dalam genggaman tangan Donghae dan Heechul. Tapi kenapa tenaga mereka jadi kuat seperti ini ? Apa karena nafsu ? Hasrat ? Ya Tuhaaannnn…TOLONG AKUUUU ><~~~~!!!!!!!!!!!!

“TOLONGGGG !!!!”, teriakku yang mencoba minta pertolongan.

Tapi sialnya, tak ada yang mau membantuku. Semua bule itu hanya menoleh ke arah ku, tanpa ada niat membantu. Huuuaa~~aku lupa kalau ini Brasil ! Mana mungkin mereka mengerti bahasa korea ~(TT^TT)~

“Kalian siap ?”, tanya Donghae pada sodara-sodaranya.

“YAA !!”, teriakku mulai ketakutan sementara Enhyuk, Ryeowook, dan Heechul mengangguk. Sejurus kemudian, aku bisa melihat Ryeowook dan Enhyuk juga mulai memegang kakiku erat.

Ya tuhannn… “LEPASKAN AKUUUUUU !!!!”

“HANA !”, teriak mereka mulai menghitung. Ya tuhannn…mereka mau apa ?

“DUL !”

Aku mulai pasrah dengan keadaanku. Jika takdirku memang begini, lakukan sajalah Ya tuhann.

“ SET !”

Saat aku mulai menutup mataku untuk pasrah, tiba-tiba semua menjadi ringan. Semua seperti berjalan cepat, tubuhku terbakar panas dan angin keras mulai memukul-mukul setiap kulitku. Beberapa menit kemudian, kulitku seperti ditampar keras dan lambat-lambat air hangat mulai membasahi tubuhku. Saat aku membuka mata, aku sudah dikelilingi oleh air biru. Sial !!! Aku di lempar ke laut ><!!!

Dengan susah payah, aku mencoba berenang ke atas. “YAAAA !!!”, marahku pada Dou-Ki-El

Bukannya membantuku, mereka malah dengan senangnya tertawa di atas  ku *itu lhoo..jembatan yang ada di tepi pantai gitu. Biasanya kalo orang mau naik perahu, mereka pasti naik jembatan itu dulu. Bisa kebayang gak ?*

Aishhh….><~~~!!!!

******************************************************************************************************

Author’s PoV~~

Suara hentakan sepatu para penari Samba mulai memeriahkan suasana. Malam jadi tampak lebih meriah dengan kehadiran para penari itu di sebuah restoran di tepi laut. Semua pengunjung tampak terhibur dengan pementasan mereka. Tapi tidak untuk Haemi !

Gadis itu tampak lebih cantik malam ini. Dress mini merah tua, dan hiasan bunga di sanggul rambutnya, membuatnya lebih cantik. Orang yang duduk di sebrang meja dengannya pasti akan berdecak kagum pada gadis korea itu.

Tapi Haemi sedang diliputi marah yang luar biasa. Jadi dia tak peduli dengan semua tatapan kagum orang-orang di sekelilingnya. Dia hanya peduli pada masakan Brasil yang tersedia dihadapannya. Tangannya memegang garpu dan pisau dengan kesal. Sedangkan mulutnya sibuk mengunyah daging dan sayuran dengan lahap.

Sementara Ryeowook, Donghae, dan Enhyuk yang duduk di meja lain dari Haemi, hanya bisa memandangi gadis itu dengan perasaan bersalah. Tak ada yang berani mengajak bicara Haemi setelah mereka di hajar habis-habisan oleh gadis itu. Haemi benar-benar marah karena mereka melemparnya ke laut, sehingga saat dia keluar dari laut, gadis itu tak segan-segan menghajar mereka di depan semua orang.

Ryeowook yang duduk memangku wajahnya di tangan, tak sedikit pun menyentuh makanannya. Dia sibuk memandangi Haemi. Rasa bersalah menghantuinya.  “Seharusnya kita tidak melemparnya ke laut tadi…”, ucapnya lirih

“Biar saja ! Kita kan hanya bercanda”, kata Heechul sambil menikmati daging sausnya. “Dia pikir dia siapa ? Marah dan duduk sendirian seperti itu, bisa membuat kita merasa bersalah ?”, tanya Heechul sinis sambil menunjuki Haemi dengan pisaunya.

“Aku merasa bersalah”, jawab Enhyuk sambil meletakkan garpu yang sedari tadi dia main-mainkan.

Heechul melotot tak percaya dengan perkataan Enhyuk. Baginya Enhyuk selalu satu pendapat dengannya. Jadi mustahil Enhyuk berkata seperti itu.

“Biar aku saja yang minta maaf padanya”, kata Donghae. Dia mulai bangkit dari kursinya dan berniat pergi berjalan ke meja Haemi. Tapi tiba-tiba gerakannya terhenti.

Tubuh Donghae jadi kaku saat melihat meja Haemi di seberang sana sedang didatangi oleh seorang pengunjung laki-laki. Haemi tampak terkejut dengan kedatangan bule laki-laki itu. Sejenak mereka tampak saling berbincang, dan tak lama kemudian, Haemi bersama bule itu bergandengan tangan dan berjalan menuju tengah restoran.

Dou-Ki-El menganga lebar melihat Haemi. “Siapa laki-laki jelek itu ? Kenapa menutup mukanya dengan topi ?”, tanya Enhyuk tak percaya.

“Aku juga tidak tahu”, jawab Ryeowook.

Heechul memicingkan matanya menatap laki-laki bule yang sedang bersama Haemi itu. Dia merasa kenal dengan laki-laki itu. Tapi siapa ? Wajah laki-laki itu sama sekali tak kelihatan.

_____________________________________________________________

Haemi PoV~~

Saat makan tadi, tiba-tiba seorang laki-laki mendatangi mejaku. Awalnya aku tak peduli dengan kedatangannya, tapi dia sepertinya bicara padaku. Bahasa yang dipakainya, kelihatan asing di telingaku.

“Sorry…I can’t”, kataku dengan bahasa Inggris konyolku. Masa bodoh dengan logat aneh yang keluar dari mulutku. Aku tak peduli ! Aku sedang tak ingin diganggu siapa pun~~

Lelaki bertopi itu terkekeh pelan. Aishh~~aku seperti pernah mendengar suara kekehannya itu.

“Ma Cherie, kao tak kenal aku ?”, katanya sambil mengangkat sedikit topinya.

“Ahjussi !”, pekikku tak percaya. Hankyung ahjussi ? Kenapa tiba-tiba ada disini ?

“Ssssttt…”, dia meletakkan telunjuk di bibirnya. “Jangan keras-keras agashi..”

Aku mengangguk-angguk, “Ok..aku akan bicara pelan-pelan”. Aku mencondongkan tubuhku dan memangkukan wajahku, “Jadi…ahjussi kemari karena apa ?”

“Sebelumnya..anda kelihatan cantik malam ini agashi”. Aku hanya tersenyum atas pujiannya. “Aku datang kemari untuk membawa berita baik”

“Berita baik ?”, tanyaku sedikit antusias. Setidaknya setelah sial karena dilempar ke laut tadi, sekarang aku mendapat berita baik. Apa mungkin berita aku lulus ujian naik kelas ? Atau berita aku berhasil meraih peringkat satu di kelas ?

“Bukan untuk anda nona”, kata Ahjussi yang membuat pundakku melorot turun. “Tapi untuk tuan Dou-Ki-El…”

“Ooo..mereka”, jawabku malas sambil kembali memakai garpuku kembali untuk mencicipi daging asap.

“Agashiii..anda mau menemaniku berdansa ?”

“Berdansa ? Maksudmu menari tarian itu ?”, tanyaku sambil menunjuk para penari di sana dengan ujung daguku. “Maaf..aku tak mau !”. Sebenarnya bukan tak mau, tapi aku tak bisa.

“Mianhee agashi..tapi aku ingin sekali menari. Kkaja~~”, ucapnya sambil menarik tanganku.

Entah kenapa, aku menurut saja ditarik begitu oleh Ahjussi. Aku ditarik ke tengah-tengah restoran, tempat para penari-penari itu menarikan tarian mereka.

Ahjussi melepaskan tanganku, lalu mulai berjalan ke arah laki-laki yang mungkin manager para penari itu. Sementara mereka bicara, aku menggosok-gosokkan bahuku yang polos –maklum..bajuku itu tidak berlengan—, sambil menyapukan pandanganku ke sekeliling.

Saat aku sedang menatap ke sekeliling, mataku menangkap keempat devil itu. Mereka sedang memandang ke arahku juga, dan dengan pandangan mata yaaang….hahahaha pandangan apa itu ? Mereka jadi kelihatan bodoh :P

Ako coba tersenyum pada mereka. Moga-moga saja senyumanku itu membuat mereka tambah terlihat bodoh. Hahaha..

“Agashiii..kkaja !”, panggil ahjussi sambil menggerakkan kepalanya menyuruhku ikut bersamanya.

Aku menurut dan langsung berdiri di hadapannya. Tangannya yang kurus dan terkesan lelah itu terulur ke hadapanku. Aku menyambut uluran tangannya dengan senyum, tapi kemudian dia menarikku ke dalam pelukannya. Gerakannya itu terbilang tiba-tiba, hingga aku membulatkan mataku kaget.

“Mianhee..agashiii”

“Gwenchana..”, kataku agak pusing karena tarikannya tadi.

Setelah itu, musik pun dimulai. Musik yang terdengar, bukan seperti yang tadi kudengar. Dan gerakan yang dibuat Ahjussi tidak seperti tarian tadi. Ini lebih seperti dansa yang diajarkan Donghae padaku.

“Lihat…! Saya tahu anda bisa agashii”, katanya.

Aku hanya tertawa pelan, sambil mengikuti gerakannya yang luwes. Memang sedikit berbeda sih dari yang diajarkan Donghae. Tapi aku menyukainya… Ini sedikit menghiburku^^

_____________________________________________

Author’s PoV~~


Heechul berdecak kesal melihat pemandangan di depannya. Dia segera menggeser keras kursinya ke belakang, hingga membuat decitan yang bising yang membuat beberapa orang menoleh ke arahnya. Heechul berdiri, lalu dengan langkah seperti setan mengamuk dia berjalan ke tengah restoran.

“Chullie !!!”, panggil Enhyuk khawatir dengan tingkah Heechul.

Heechul mengubris panggilan Enhyuk dan tetap berjalan ke arah Haemi. Di tariknya Haemi hingga Haemi terlepas dari pelukan Hankyung.

Haemi terkejut, “Kao ?”

Heechul tak peduli dengan Haemi, dia hanya peduli dengan laki-laki di hadapannya. Berangsur-angsur, ekspresinya yang keras berubah melembut. Senyumnya mengembang, “Kao pikir bisa membodohiku Hankyung ?”

Hankyung melepas topinya, lalu membungkuk hormat pada tuannya, “Mianhee..tuannn”

________________________________________________

-jalanan, saat karnaval, malam-


Haemi memandang karnaval yang sedang berlangsung di depannya dengan mata berbinar-binar. Seperti anak kecil yang diberi permen, Haemi dengan senang hati memaafkan Dou-Ki-El saat mereka menawarkan menonton karnaval di kota. Haemi riang sekali, sampai-sampai dia ingin melompat-lompat riang karena itu. Entah kenapa, gadis itu sangat menyukai karnaval.

Jadi..Haemi dibiarkan sendiri memandangi karnaval itu di tepi jalan. Sementara Dou-Ki-El dan Hankyung berada di dalam café kecil di depan jalan tempat Haemi berdiri menonton karnaval.

Jendela café itu terbuat dari kaca transparan, jadi para Dou-Ki-El bisa dengan bebasnya mengawasi Haemi dari dalam.

“Jadi..bagaimana ?”, tanya Donghae tak sabar dengan cerita Hankyung.

Hankyung tersenyum, “Nona Victoria setuju ! Beliau bilang, haemi agashii sangat cocok jadi putri bangsawan Choi”

Dou-Ki-El segera berteriak riuh rendah. Mereka tak peduli entah berapa kali orang-orang memandangi mereka hari ini.

Enhyuk dan Donghae berhigh-five, “Kita berhasil kan ?”, tanya Enhyuk.

“Ini semua berkat ide Ryeowook~~”, puji Donghae.

“Haha..aku jenius kan ??”, kata Ryeowook sambil menggaruk-garuk kepalanya yang tak gatal.

Mereka tertawa. “Lalu bagaimana tanggapan nenek tua itu saat melihat videonya ?”, tanya Heechul saat mereka berhenti tertawa.

“Nona bilang, dia agak ragu dengan sikap agashi yang terkesan asal dan polos itu. Tapi dia suka itu, katanya agashi itu menarik !”

Sejenak bayangan wajah Haemi saat naik roller coster, menatap bintang, memasak di dapur, dan saat memakai gaun-gaunnya berputar-putar di kepala mereka bagaikan film. Akhirnya rencana mereka merekam Haemi selama masa sebelum ujian itu tak sia-sia ! (baca glamour part 7)

“Dia memang menarik”, ucap Donghae pelan dan tiba-tiba sambil menatap Haemi yang sedang berjinjit-jinjit karena seseorang bertubuh besar menghalangi pandangannya.

“Kao benar…karena itu, aku suka padanya”, celetuk Enhyuk sambil memangku wajahnya untuk mengamati Haemi.

Semua terkejut dan menoleh, menatap Enhyuk dengan pandangan tak mengerti.

“Aku serius ! Aku boleh kan menyukainya ?”, kata Enhyuk sambil menegakkan kembali posisi duduknya. “Dia juga bukan adik kandungku..”

“SHIROOO !!”, ucap Donghae dan Heechul  yang tak sengaja bersamaan.

Suasana di antara mereka tiba-tiba berubah jadi tegang. Donghae dan Heechul sedang beradu tatap, sementara Enhyuk, Ryeowook dan Hankyung menatap mereka tak mengerti.

“Mianhee tuann..tapi anda semua..”, Hankyung memandangi satu-satu tuannya dengan ragu. “anda semua menyukai agashi ?”

Mereka mengangguk, tak terkecuali Ryeowook. Hankyung yang melihat itu semua, menelan air liurnya tak percaya. Dia tak percaya dengan sikap tuan-tuannya, jadi dia menanyakan sekali lagi. “Anda semua menyukai agashi layaknya antara laki-laki dan perempuan ?”

Mereka mengangguk lagi. Tiba-tiba Hankyung merasakan pusing di kepalanya. Dia mulai me-mangku wajahnya di meja dengan sebelah tangan, sementara tangannya yang lain memijat-mijat pelipisnya yang sakit. “Anda tahu kan kalau Negara kita melarang hubungan antar sodara ?”

“Ne..arra ! Tapi Haemi bukan adik kandung kami kan ?”, kata Enhyuk.

“Tapi secara hukum, Haemi sudah menjadi anggota keluarga kita”, kata Ryeowook yang tiba-tiba ikutan pusing. “Yang artinya..negara tetap melarang, karena secara hukum Haemi adalah adik kita”

Ketegangan semakin memuncak di antara mereka. Bahkan Heechul dan Donghae tak lagi saling beradu tatap. Mereka sekarang menunduk dalam, frustasi karena masalah yang tak pernah disangka ini.

Mereka terus menunduk dalam, dan tenggelam dalam keputus asaan. Tak ada yang berani mengangkat suara mereka, karena masalah yang dihadapi kali ini lebih berat dari sebelumnya.

Sampai akhirnya, dering hp Donghae mengagetkan semua. Donghae mengangkat teleponnya dengan malas tanpa melihat namelistnya terlebih dahulu. “Yeobseo ?”

“Donghae-yaaa ?”

“Haemi ?”, tanya Donghae kaget sambil menoleh cepat ke arah luar jendela. Dia mencari-cari sosok Haemi di luar sana, tapi gadis itu tak ada dimana-mana. “Kao dimana ?”, tanya Donghae mulai panik.

“Nan gwenchanayo !, sungguh~~”, ucap Haemi dari seberang telepon sana. “Aku hanya bertemu teman lama, mungkin akan pulang telat. Tak apa kan ?”

“Teman lama ?”, tanya Donghae makin khawatir. Dia bisa menangkap kebohongan di dalam suara gadis itu.

“Aku tidak bohong ! Ini benar-benar teman lama~~. Kalian pulanglah lebih dulu ke hotel. Aku akan menyusul. Sudah dulu yaaa, hp ku bisa lowbet nii. Annyonggg”

‘FLIP’, sambungan telpon mereka terputus. Donghae menatap hp nya kecewa dan sedikit marah. Kenapa Haemi berbohong ? Apa yang terjadi ?

“Dia bilang apa ?”, tanya Heechul tak sabar karena Donghae tak juga bercerita pada mereka.

“Dia bilang..dia bertemu teman lama”, jawab Donghae dengan helaan nafas. Kemudian kedua tangannya yang mengenggam hp, dletakkannya di kening dengan frustasi, “Tapi aku bisa tahu..kalau dia bohong”

Heechul tak merespon apa pun, tapi dia dengan cepat beranjak dari kursinya dan berjalan keluar.

“Chullie !!!”, panggil yang lain

Heechul mengabaikan panggilan mereka dan dengan cepat berlari ke arah mobil Volvo hitamnya. Dia baru saja membuka pintu mobil itu, saat dia teringat kalau mobilnya tak akan bisa melaju di karnaval seperti ini.

“Sial !!”, marahnya sambil membanting pintu mobilnya. Dia kemudian berlari cepat mencari Haemi. Otaknya penuh dengan kekhawatiran akan gadis itu, perasaannya tak jelas dan buruk.

Dia mengenggam erat anting milik Haemi yang ditemukannya dulu dari balik saku celananya. “Kumohon baik-baik sajalah~~~. Aku belum mengembalikan anting ini padamu”, ucap Heechul di sela-sela larinya yang seperti pelari marathon.

***************************************************************************************************

Annyong~~ akk balik lagi🙂

Mian buat yg udah nunggu chap in keluar *deep bow*

Akk lagi sibuk am TO😦

Jadi jarang ol deh, hiks T^T

*****************************************************************************************************

©2011 S3FFIndo

©2010 S3FFIndo Publishing

Dont Forget! :

– Give YOUR COMMENT after read this FF. Be a good reader. oKEY?

– UNTUK SEMUA READERS, TOLONG BACA READ FIRST terlebih dahulu. Kami telah menginformasikan tentang semua page sehingga JELAS PAGE/SUB PAGE mana saja yang harus kalian tuju terkait dengan kepentingan kalia, dan info-info lainnya yang mungkin membantu kalian semua ^^

– Thanks for Read and Comment this FF. Feel comfort to stay here and TOGETHER, BEYOND OUR IMAGINATION ~ ^0^

About Flowbloom

Hi, I'm a girl from Aceh. I started to like writing since I was in junior high school and began writing a blog well when I was senior high school. I like to hear a few songs. sometimes I'll write some lyrics here or I'd rather discuss it. I hope you like it and have no regrets for having a comfortable time while visiting my blog.

Posted on 2 Februari 2011, in AUTHOR, Mia Mentari and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 8 Komentar.

  1. wahhh.. makin keren aja nih FF.. ditunggu lanjutannya author..

  2. haduh ..
    ksian amat itu haemin nya ??
    ckckcckk ..
    ckep bget cra mrahnya .. ><

  3. mkin top neh, pnsran endg ny gmn,,
    jgn lm2 ya author..
    #psang puppy eyes ala minnie^^~

  4. berapa chapter ya kira-kira ni ff :O
    saya udah penasaran #plak
    apalagi ma heechul ma donghae xD

  5. lanjut ya chingu. Kerennnn ceritanyaaa😉

  6. aish . lgi sibuk TO ya ?
    Good Luck deh ^~^
    Saya nungguin FFnya loh😀
    keren deh

  7. wah ffnya bagus, penasaran sama part selanjutnya😀

  8. sbgai author glamoure, akk mw ngucapin trima kasii bwt smua yg uda mw cmmen😀
    akk masi pnya bnyk test n TO. jdi gk bisa d ol pc😦
    bwt yg nungguin in ff~ akk minta maaf yg sbsar2 na y (.__.)~ #deep bow

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: