[FF/S/2] Can You Love Me??? (part 2)

TITTLE : CAN YOU LOVE ME???

AUTHOR : aLma_cchu

CAST : Lee Taemin a.k.a Taemin/Taeminnie

Lee Donghae a.k.a Donghae/Hae

Myuu Ki

SUPORT CAST : All SHINee member

LENGTH : Series

GENRE : Family, Friendship, Romance

RATING : PG-15

Ini alurnya maju mundur,, jadi maaf ya klo ngebingungin^^ haha

Happy reading chingu~

~Taemin POV~

“Hyung~ kau tak akan memberi taunya??” aku terus saja merajuk pada Hae-hyung tak henti. Sudah 2 jam kami berdebat masalah ini. Issh, gemas sekali dengan hyung ku ini kalau sudah masalah Myuu.

“Husst… Aku mohon Taemin,, aku tak ingin menyakitinya. Biar dia nanti tau sendiri saja. Oke!” jawabannya selalu saja begitu dari tadi. Hyung selalu saja menghindar. Dia pura-pura sibuk dengan buku-bukunya.

“Tapi hyung, dia tetap tersakiti dengan caramu ini…”

“Aku melakukan demi kau, kau tau??” ucapan ini tiba-tiba membuatku shock. Apa di luar hujan?aku seperti baru saja tersambar petir. “Aku tau kau menyukainya,, dan aku juga tau kau juga ingin menjaganya, itu janji kita pada orang tuanya kan…” lanjut Hae-hyung, ini benar-benar membuatku shock, aku hanya diam membatu, tak bergeming.

“…Sini,, ku bantu kau saja berlatih piano, dari pada aku mendengar rajukanmu itu terus”

Hae-hyung menarikku ke ruang musik. Aku tau dia hanya mengalihkan masalah, tapi aku memang sudah tak sanggup mendengar ucapan Hae-nyung kalau sudah mengenai perasaan. Dilain sisi, aku ingin akulah yang akan selalu menjaganya. Tapi dilain sisi, aku tak mau berpura-pura tidak mengetahui perasaan Myuu terhadap Hae-hyung dan apa yang Myuu inginkan bahwa Hae-hyung lah yang akan selalu menjaganya.

Apa yang harus aku lakukan? apa aku beri tahu saja pada Myuu? tapi itu pasti akan membuatnya sedih, kalau aku tidak memberi taunya dia pasti marah padaku.

“hahhh,, aku pusing…” ku acak-acak rambutku.

“Yya~ kenapa kau taemin??”

“Aa.. aniyo hyung…” aku jadi gelagapan seperti ini.

“Hei,, ayo! kau mau diam bengong seperti itu saja di depan pintu?”

“Nn… ne hyung…” aku menggaruk kepalaku yang tak gatal, hanya merasa salah tingkah saja takut Hae-hyung membaca apa yang ku pikirkan.

Aku menghampirinya perlahan. Jari jemarinya telah siap di atas tuts. Dipejamkan matanya, mengatur feel yang ada di  hatinya. Sebelum memulai memainkan, sempat-sempatnya ia menebar senyumnya padaku, perlahan mulailah ia mengalunkan piano dengan sangat harmoni. Aku hanya dapat memejamkan mataku meresapi setiap alunan yang keluar dari tuts-tuts piano.

Mungkin inilah alasan kenapa Myuu begitu menyukai Hae-hyung, begitu sosok namja yang sangat tenang, dewasa dan ramah senyum. Senyumannya selalu dapat meluluhkan sikap Myuu yang bisa terbilang manja, kebijakannya dalam menghadapi masalah, dan pembawaannya yang selalu tenang membuat Myuu nyaman berada di sisinya. Kalau dibandingkan denganku, Aku kalah jauh dari Hae-hyung. Yang ada aku selalu bertengkar dengan Myuu, tapi tak dapat ku pungkiri, aku juga menyayanginya. Aku juga ingin menjaganya seperti janjiku dan Hae-hyung pada orang tua Myuu.

*******************************************************************************************************************

“Oppa… kenapa appa meninggalkan ku…?” Myuu masih saja terisak, tak dapat terbendung lagi tangisannya. Hal ini sangat membuatnya shock. Sehingga semua beban kesedihannya hanya dapat tertumpahkan dengan tangisan.

Donghae memeluknya erat, diusapnya kepala dan punggung Myuu dengan halus, berusaha menenangkan tangisnya.

“Husst… ada aku Myuu di sisimu, tak perlu takut…”

Donghae masih berusaha menenangkan. Walau isak tangis Myuu masih belum bisa berhenti. Dia sadar, kini barunya telah basah oleh air mata Myuu, tapi tetap tak di lepasnya dekapan hangatnya untuk Myuu.

Taemin tampak memandang kosong Myuu yang terlihat sangat terpuruk atas kepergian ayahnya untuk selama-lamanya. Taemin merasa tak bisa melakukan apapun, hanya dapat diam memandangi Myuu yang tengah terisak tangis di dekapan Donghae, tak bergeming sedikitpun.

Suasana masih hening, tak ada sepatah katapun dari Taemin, Myuu, ataupun Donghae. Hanya yang terdengar hanya isakan tangis Myuu yang mulai mereda. Cardigan yang dikenakan Donghae sudah sepenuhnya basah oleh air mata Myuu. Tubuhnya yang bergemetar, menggigil. Tapi ia menahannya hanya dengan menggigit bibir bawahnya. Hingga tak terasa perlahan darah mengalir dari bibirnya.

“Myuu… kau berdarah…” Taemin tampak panik, cepat-cepat ia usap darah yang mengalir dari bibir gadis ini. Tapi ia tetap tak melepas dekapan Donghae. Didekapnya Donghae semakin erat, merasa bebannya belum sepenuhnya hilang. Bagai terbelenggu oleh besarnya rasa sakit akan kehilangan.

“Myuu…” tiba-tiba terdengar suara seorang yeoja, memecahkan keheningan antara kami, yeoja itu tak lain adalah umma Myuu.

“Umma…” masih dalam keadaan terisak, Myuu perlahan melepaskan dekapan Donghae.

Umma Myuu berjalan perlahan menghampiri putri semata wayangnya. Begitu lunglai, tak bertenaga. Mereka saling mendekap, saling melampiaskan beban sakit akan kehilangan yang mereka rasakan. Isak tangisan yang semakin menderu-deru. Membuat Donghae dan Taemin tak dapat menahan air mata yang sedari tadi mereka tahan. Mereka mencoba menahan agar Myuu tak melihat, karena tak ingin membuat Myuu semakin sedih, tapi apa daya,, beban yang tertahan akan semakin sakit bila terus-menerus dipendam.

Suasana tangis mulai meredam. Myuu dan ummanya saling menghapus air mata mereka dan mencoba tersenyum walau tampak terasa dipaksakan.

“Donghae-ssi,, Taemin-ssi… Kamsahamnida… Ahjumma selalu merepotkan kalian, sekarang ahjumma hanya seorang diri menjaga Myuu, appa Myuu sudah tidak bisa lagi menjaga Myuu…” suara Umma Myuu bergetar, ucapannya ditekan, agar air matanya tak lagi mengalir. Tapi percuma, air matanya tak tertahankan. Lagi-lagi air mata mengalir di pipinya.

“Ada kami ahjumma,, ahjumma tidak sendiri… Aku dan Taemin berjanji pada ahjumma dan pada ahjussi yang sudah berada di surga,, Kami akan selalu menjaga Myuu. Myuu sudah ku anggap sebagai adikku juga. Maka tak akan ada yang berubah, karena selama 10 tahun ini aku juga sudah menjaganya kan…” seraya senyum lembut Donghae meluluhkan segala kegalauan. Memang hanya dialah namja yang dapat dipercaya saat ini.

******************************************************************************************************************

~Myuu POV~

“Hyaa~ Taeminnie anak pe…..” baru aku berteriak kecil (?) padanya ia sudah membekap mulutku. haha. Memang aku ingin bilang taemin anak perempuanku 😀.

“Husst… Kau akan merusak reputasiku kalau kau menyebutkan sebutan itu untukku, pabo!” taemin masih saja membekap mulutku, hingga aku mulai sesak.

“hmmm..em…emmhmm…” aku mencoba bicara agar taemin melepaskan bekapan tangannya pada mulutku, Karena masih saja tak mengerti ku injak saja kakinya.

“Auuchh… kenapa kau menginjak kaki ku, kan kau yang salah. Berteriak-teriak di lorong sekolah yang ramai begini! kalau mereka mendengar ucapanmu yang tadi bagaimana???”

“Issh,, kau kan memang Taeminnie anak pe…” lagi-lagi ia membekap mulutku. Huhh.. hampir tiap pagi kami bertengkar seperti ini.

“Hei,, pagi-pagi sudah romantis saja kalian…” ejek Key yang baru saja datang.

“ehemm ehemm… ‘Taeminnie anak pe…’ apa sih?? ko tidak di teruskan?” tanya Hana menimpali.

Taemin tampak memelototiku dengan tajam. Tiba-tiba akal bulusku muncul, sekalian saja ku kerjai dia.

“Kamu mau tau, Hana?” mataku mengerlingkan tatapan jail pada Taemin.

“Issh,, menyebalkan sekali kau Myuu!”

“hm… Baik,, kau beri tau saja pada semua orang tentang itu. Dan aku akan memberitahu Hae-hyung tentang semua rahasiamu tentangnya…” Taemin balik mengerlingkan mata dengan tatapan jail padaku. Ahh, aku baru ingat. Taemin memang tau semua rahasiaku. Issh,, dia sangat menyebalkan. Aku mau mengerjainya kenapa malah balik dikerjainya>,<

“Yya~ kau tak bisa begitu!”

“Kenapa tidak? kau bisa maka akupun bisa.. haha… Hae-hyung,, siap-siaplah di rumah.. aku punya kejutan… hahaha”

taemin membalikkan tubuhnya membelakangiku, seraya pergi berlalu yang terdengar hanya laugh devilnya.

issh, aku benci laugh devilnya. Hyaa~ bagaimana ini?>,<

“JANGANNNN~”

*****TBC*****

©2011 S3FFIndo

Dont Forget! :

– Give YOUR COMMENT after read this FF. Be a good reader. oKEY?

– UNTUK SEMUA READERS, TOLONG BACA READ FIRST terlebih dahulu. Kami telah menginformasikan tentang semua page sehingga JELAS PAGE/SUB PAGE mana saja yang harus kalian tuju terkait dengan kepentingan kalia, dan info-info lainnya yang mungkin membantu kalian semua ^^

– Thanks for Read and Comment this FF. Feel comfort to stay here and TOGETHER, BEYOND OUR IMAGINATION ~ ^0^

About aLma_chuu 貴久

Aku ga polos,, tapi selalu dianggap kya anak kecil,, hm... mungkin karena sangat ceroboh T,T

Posted on 12 Februari 2011, in Alma_cchu, AUTHOR, SHINee Fanfiction and tagged , , , . Bookmark the permalink. 12 Komentar.

  1. omooo, onnie aku comment yak !
    ceritanya bagus , keren , cuma kurang 1 aja , ada kata2 yg kurangpas gitu . kayak ‘aku harus aku lakukan’ terus ‘ijjak’ selainnya it’s good ff !
    #katanya lagi gag mood bkin ff , ko bagus sii ?#

  2. lanjutkan!!

  3. maibhie_prince

    crtax smkn seru j…
    jd tmbh pnsrn m lnjtnx…
    ayo chingu…
    q tggu lnjtnx…🙂

  4. maibhie_prince

    wah..
    tmbh seru nih crtax…
    jd pnsrn m lnjtnx…
    q tggu y chingu lnjtnx… ^^

  1. Ping-balik: [FF/S/3/PG-15] Can You Love Me??? (part 3) « SHINee Super Shinki FF Indo

  2. Ping-balik: [FF/S/4/PG-15] Can You Love Me??? (part 4) « SHINee Super Shinki FF Indo

  3. Ping-balik: [FF/S/5/PG-15] Can You Love Me??? (Part 5) « SHINee Super Shinki FF Indo

  4. Ping-balik: [FF/S/6/PG-15/] Can You Love Me??? part 6 « SHINee Super Shinki FF Indo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: