[FF/1S] TOO ENCHANTED

Too Enchanted~

 


Penulis : Mia Mentari

Genre : Roman ♥

Rating : G — Cocok untuk seluruh umur

==================================================

Hana merebahkan kepalanya di meja. Tubuhnya lemas. Dia menyerah. Seluruh tenaganya sudah dikerahkan hari ini. Sepertinya dia benar-benar tak berbakat. “Aku benci olahraga~”

Hyori yang dari tadi melihatnya jadi tertawa, “Benar-benar phabo”

“Jangan ejek aku seperti itu..”, pintanya lemas. “Kao tak tahu saja kalau ring basket kita itu tinggi sekaliii..”. Hana meniup poninya terbang dan mencibir, “Aku kan pendek. Mana bisa memasukkan bola dengan benar”

“Sudah tahu kao pendek, kenapa tidak meloncat saja tadi ? Dasar pendek~”

Hana mengangkat kepalanya cepat dan menatap tajam pemilik suara yang sangat merendahkannya itu. Cho Kyuhyun. Entah mengapa laki-laki itu tak pernah suka dengannya.

“Apa ?”, Kyuhyun balas menatapnya tajam.

“Itu bukan urusanmu !”, marah Hana.

Kyuhyun mengangkat bahunya, “Aku juga tidak terlalu peduli. Hanya menyarankan saja”. Setelah puas berkata seperti itu, Kyuhyun kembali berjalan menuju bangkunya.

Hyori yang sedari tadi melongo melihat pertengkaran HanaKyu kembali dengan cepat menoleh ke Hana. “Orang itu benar-benar menyebalkan. Kao tak apa-apa Hana ?”

Hana mendengus lalu mengangguk dengan cepat, “Mm. Aku tak apa-apa. Dia benar-benar benci akuu..”

Hyori mengangguk sambil diam-diam mencuri pandang ke Kyuhyun yang sedang memainkan PSP di bangkunya, di belakang. “Benar. Dia memang terlihat sangat membencimu. Aku jadi penasaran apa yang membuatnya benci sekali padamu”

Benar. Apa yang membuatnya membenciku ?, tanya Hana dalam hatinya. Sebenarnya dia sudah mempertanyakan ini sejak awal. Seingatnya dia tak pernah melakukan apa pun pada Cho Kyuhyun. Dia selalu bertingkah baik pada laki-laki itu. Mereka bertetangga. Hana selalu ramah padanya saat di rumah maupun di sekolah. Jadi apa salahnya ? Dia tetangga yang baik, bukan ?

*************************************************************************************

Hana merebahkan tubuhnya yang lelah di tempat tidur. Dia benar-benar lelah. Sepertinya pelajaran olahraga tadi benar-benar menyita seluruh tenaganya. Gadis itu hampir saja menutup matanya yang lelah, saat dia ingat dengan makan malamnya hari ini.

“Oh ya ampunn.. Aku harus memasak sesuatu hari ini”, erangnya kesal. Dengan cepat, gadis itu bangkit dari tidurnya lalu mengganti seragamnya dengan pakaian rumah.

Malam ini ayah dan ibunya tidak ada di rumah. Mereka sedang ada urusan dengan pernikahan sodaranya yang ada di Jepang. Jadi selama beberapa hari ini, dia harus benar-benar harus mandiri.

Beberapa menit kemudian Hana sudah berada di dapur dengan celemek kuning cerah membalutinya. Dia sedang mengaduk-aduk kulkasnya yang penuh dengan sayur-sayuran. “Oh ya ampunnn.. Dimana lobaknya ?”

Tiba-tiba bel rumahnya berbunyi. Hana meninggalkan kuah lobak yang sedang dimasaknya dan bergegas menuju pintu rumahnya. Tapi keningnya segera mengerut saat melihat siapa yang ada di balik pintu rumahnya. “Kyuhyun ?”

“Tak usah kaget seperti itu”, sahut Kyuhyun sedikit kesal. “Kakakku menyuruhku mengantarkan makanan ini untukmu”

Hana menatap heran kotak makanan yang dipegang Kyuhyun. “Apa itu ?”

“Makan malammu, bodoh~ Apalagi kalau bukan itu ?”

Hana mendengus kesal. “Aku tahu itu makan malam. Maksudku, itu makanan apa ?”

Kyuhyun baru saja akan menjawab, saat tiba-tiba dia mencium sesuatu yang hangus. “Kao masak apa ?”

“Masak ap— Ooh ya ampuuuunnn…” Hana bergegas lari masuk ke dalam rumahnya dan membuka tutup panci kuah lobaknya. “Yaahh.. gosong~”

“Matikan kompornya dulu”, kata Kyuhyun yang entah bagaimana sudah berdiri tepat dibelakangnya. Kyuhyun mematikan api kompornya dan mendesah kesal, “Kao ini bisa masak atau tidak sih ?”

Hana hanya diam. Dia tak bisa menjawab apa-apa karena seluruh tubuhnya nyaris membeku. Kyuhyun berada tepat di belakangnya, dan Hana bisa merasakan hembusan nafas Kyuhyun benar-benar dekat dengan lehernya. Oh ya ampunnn.. dia bisa mati membeku saat ini.

“Kao ini kenapa ? Cepat cuci panci itu sebelum dasarnya menghitam dan keras”, perintah Kyuhyun.

“B-bb..baik ~!”. Hana kembali ke alam sadarnya dan menarik panci itu buru-buru. Karena terlalu terburu-buru, Hana lupa memakai sarung tangannya. “Auuww~”, teriaknya kesakitan karena tangannya terbakar. Panci itu masih terlalu panas dan Hana baru saja mencoba mengangkatnya dengan jari.

“Yakks ~! Kenapa menyentuh dengan tangan kosong ? Kao ini phabo atau apa, hah ?”, kesal Kyuhyun panik.

“Huwaaa~ berhenti memarahiku terus..”, Hana menangis.

Kyuhyun menarik tangan Hana dan membawanya ke westafel di kamar mandi. Laki-laki itu menyirami tangan Hana, lalu mengoleskan obat bakar ke tangannya dengan lembut. “Bodoh. Lain kali kao harus hati-hati”

Hana mengangguk dan berhenti menangis. Dia mendongak dan menatap wajah Kyuhyun, “Terima kasih”

Kyuhyun memalingkan wajahnya dari Hana secepat mungkin. Hana menatapnya tak mengerti. Apa dia salah bicara ?

Tiba-tiba saja Kyuhyun berdeham, “Cepat makan sana~ Makanan kakakku buat bisa dingin karena kao terus melamun disini”

Hana mendengus dan meniup poninya terbang. Baru saja dia berpikir kalau Kyuhyun mungkin tidak membencinya. Tapi sekarang dia berubah menjengkelkan lagi. Hana bergegas berjalan keluar kamar mandinya saat tiba-tiba Kyuhyun menahan bahunya. Hana berbalik, “Ada ap—“

Kyuhyun mencegahnya berbalik. “Rambutmu berantakan sekali”, katanya sambil mencoba membuka ikat rambut Hana.

Lagi-lagi Hana membeku. Dia bahkan menahan nafasnya. Sekarang Hana bisa merasakan dengan sangat jelas bagaimana jari-jari Kyuhyun menyentuh kulit kepalanya dengan lembut. Entah bagaimana jantungnya juga ikut melompat-lompat liar. Dia kenapa ? Jangan.. jangan..

“Lain kali ikat rambutmu dengan benar sebelum memasak. Rambut jelekmu bisa ikut masuk ke dalam masakanmu, bodoh~”

Ooh ya ampuuunn.. Hana benar-benar benci orang ini..

*************************************************************************************

“Untuk merayakan berakhirnya ujian kenaikan kelas, besok kita akan liburan ke pantai. Ada yang keberatan ?”

Hana dan Hyori saling melempar pandangan kaget, sementara teman-teman sekelas mereka yang lain bersorak-sorak senang. Sepertinya tidak ada yang tidak suka dengan berita gembira dari Pak Guru mereka ini.

“Pantai ? Wow~!”, kata Hyori gembira.

Hana juga ikut bersorak gembira walau agak terlambat dari teman-temannya yang lain. Tapi kemudian tiba-tiba gadis itu berubah sedih.

“Kao kenapa ?”, tanya Hyori

“Aku lupa kalau aku tidak bisa berenang”, desah Hana sedih

“Ooh..tenanglah~ Aku bisa mengajarimuu”, kata Hyori sambil menepuk-nepuk dadanya, seolah menunjukkan kalau dia hebat dalam hal berenang.

Hana tersenyum dan memeluk temannya senang. “Terima kasih, Hyori”

*************************************************************************************

Hana menatap laut dengan ngeri. Dia ingat beberapa kali pernah ke sini. Dan selama beberapa kali itulah dia hampir tenggelam. Oh ya ampuuunnn…

“Hana~! Kemarii..”, panggil Hyori yang sedang berenang bersama temannya yang lain di tengah laut.

Hana menggeleng-geleng, “Tidak~! Aku disini saja”, teriaknya.

Hyori mengangkat bahunya, lalu mulai bermain dengan lagi. Hana menghela nafasnya, lalu melindungi matanya yang menatap matahari yang makin memanas saja. Tak apa. Dia bisa menikmati liburan kelas mereka hari ini sendiri. Tapi apa yang harus dilakukannya sekarang ?

“Jalan-jalan saja”, jawabnya pada diri sendiri. Hana berbalik dan mulai berjalan. Tapi langkahnya tiba-tiba terhenti saat melihat laki-laki itu.

Kyuhyun membunyi-bunyikan bel sepeda yang sedang dinaikinya, lalu berhenti tepat di hadapan Hana. “Butuh tumpangan ?”

Alis Hana terangkat saat melihat keramahan Kyuhyun, tapi kemudian dia menatap laki-laki itu dengan tatapan memelas, “Apa boleh ?”

“Tentu ada syaratnya. Bayar sewa sepeda ini~”. Hana mengerucutkan bibirnya dan hampir berjalan jauh meninggalkan Kyuhyun sebelum laki-laki itu memanggilnya lagi, “Bodoh~ Aku sudah bayar uang sewanya tadi”

Hana berbalik dan memandangnya curiga.

“Kenapa ?”, tanya Kyuhyun tak mengerti dengan pandangan Hana.

“Kao aneh sekaliii.. Apa kao sakit ? Atau kao sedang merencanakan sesuatu untukku ?”

“Apa maksudmu ?”

“Kao kan membenciku !”

Untuk sesaat Kyuhyun menatapnya heran, tapi kemudian tertawa. “Siapa yang bilang kalau aku membencimu ?”. Hana masih menatapnya curiga. Kyuhyun menghentikan tawanya, “Aku tidak benci padamu”

“Lalu ? Kenapa kao selalu mengangguku ? Mengejekku ?”, balas Hana. “Apa salahku ?”

Kyuhyun menatapnya lama, lalu turun dari sepedanya. Perlahan-lahan, laki-laki itu berjalan mendekatinya. Matanya menatap lurus ke dalam mata Hana, membuat Hana salah tingkah. “Salahmu karena kao terlalu menarik perhatianku. Setiap gerak tanganmu, kakimu, ekspresi wajahmu, hingga caramu berkedip. Kenapa kao terlalu mudah menarik perhatianku ? Bisakah kao tidak menjadi terlalu menarik untukku ?”

Hana menahan nafasnya. Dia terlalu gugup. “A-aa..apa maksudmu ? A-aaku—“

Kalimat Hana terhenti karena Kyuhyun menangkupkan kedua tangannya di pipi Hana. “Apa semuanya kurang jelas ? Aku menyukaimu..”

“Tidak. Mungkin aku terlalu menyukaimu. Karena terlalu suka aku bahkan jadi membenci diriku sendiri. Kao ingin tahu kenapa aku selalu mengejekmu ? Itu agar aku tidak terus-terus memperhatikanmu lagi”

“Tapi ternyata tindakanku itu salah. Aku memang berhasil membuatmu menjauh dariku. Tapi aku malah tersiksa karena tak bisa memperhatikanmu lagi. Apa aku sudah gila ?”

Kyuhyun mengecup pelan kening Hana. Membuat jantung gadis itu makin melompat-lompat keras dan tubuhnya panas dingin. Apa dia sedang jatuh cinta ? “Kyu..akuu..”

“Aku tahu.. Kao ingin bilang kalau kao juga cinta padaku, kan ?”, gurau Kyuhyun.

Hana mendorong bahunya main-main, “Kao~!”

Kyuhyun tertawa, lalu menundukkan wajahnya ke wajah Hana, “Masih butuh tumpangan, nona pendek ?”

“Yaa~!”, kali ini Hana mendorongnya kesal. “Aku tidak pendek”

“Terserah”, kata Kyuhyun sambil mengangkat bahunya tak peduli. Dia berjalan menuju sepedanya lagi, sambil berkata, “Mau pendek atau tidak, aku akan tetap menyukaimu”

“Kalau begitu belikan aku high heels~!”, seru Hana sambil duduk di boncengan sepeda.

“Itu mudah. Asal kao mau menjadi milikku selamanya saja”, jawab Kyuhyun sambil mengayuh sepedanya.

“Baiklah. Aku terima tawaranmu, tuan Cho Kyuhyun..”, teriak Hana gembira ke udara. Hari ini gadis itu bersumpah menyerahkan dirinya untuk laki-laki yang ada di pelukannya sekarang. Mungkin akan kedengaran konyol, tapi bukankah cinta memang membuat semua orang menjadi konyol ?

THE END~

*************************************************************************************

Jeng~jeng~jeng~

Aku kembali dengan ff geje \^O^/ Hoho~

Tadinya aku mau bikin ff yang gimana gitu *gimana gitu gimana ?*. Tapi karna uda lama gak nulis, hasilnya jadi begini (.___.’)

Mianhee kalo banyak gejenya yaaah~~ #bow

*****************************************************************

©2011 S3FFIndo

Dont Forget! :

– Give YOUR COMMENT after read this FF. Be a good reader. oKEY?

– UNTUK SEMUA READERS, TOLONG BACA READ FIRST terlebih dahulu. Kami telah menginformasikan tentang semua page sehingga JELAS PAGE/SUB PAGE mana saja yang harus kalian tuju terkait dengan kepentingan kalia, dan info-info lainnya yang mungkin membantu kalian semua ^^

– Thanks for Read and Comment this FF. Feel comfort to stay here and TOGETHER, BEYOND OUR IMAGINATION ~ ^0^

About Flowbloom

Hi, I'm a girl from Aceh. I started to like writing since I was in junior high school and began writing a blog well when I was senior high school. I like to hear a few songs. sometimes I'll write some lyrics here or I'd rather discuss it. I hope you like it and have no regrets for having a comfortable time while visiting my blog.

Posted on 29 Maret 2011, in AUTHOR. Bookmark the permalink. 9 Komentar.

  1. bAguSS Author,paz baca ni ff snyum” geje ak !!! sering2 ngepost ff dund,,
    ak tggu ff slnjutnya *kyk ff Glamoure >> KereeeNN bgt Euy >.<*

  2. Aaaaaaaaa suka suka sukaaaaaaa.. Ditunggu ff selanjutnya ya

  3. aaa so sweet.

  4. omooo
    so sweeettt hhoho

    ditunggu ff selanjutnya thor🙂 hhohoho

  5. over all keren ceritanya , tp maaf rada ga suka dengan kata ‘kao’ ..😦
    mungkin author bisa menuliskan ‘kau’ aja ..
    lebih dapat feel-nya kalo penulisannya lebih baik ..
    oke??😉 di tunggu ff lainnya

  6. endingnya sweet ^^
    keren….lanjut post ff berikutnya tor🙂

  7. omona…kyu oppa sweet bgt…jdi nksir*reader geje

  8. ha ….come for a visit only. Well done!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: