Another Side

Seorang gadis melipat tangannya sambil terpejam. Ia membisikan sebuah doa yang hanya bisa terdengar olehnya dan Tuhannya.

Ia menghembuskan nafas saat selesai meruntunkan doanya. Ia menoleh ke samping. Tidak ada siapa-siapa. Ia menghembuskan nafas lagi.

“Choi Siwon. Apa kau disana juga pergi ke gereja?”

Gadis itu pergi ke setelah selasai dengan urusannya dengan sang pencipta alam.

>>deson<<

Seorang gadis duduk sendiri di ujung sofa. Matanya menjelajah ke layar ponselnya selama bermenit-menit. Ia bahkan tidak menyadari semua tatapan mengarah padanya.

“Dae-ah…”

“Ehmmmm…” jawabnya acuh

“Jang Dae-ah…”

Dae-ah menganggkat kepalanya langsung mengarah ke sumber suara yang memanggilnya, “Ada apa sih nyonya???”

“kau tidak mendengar kata-kata kami yah?”

Dae-ah mengerutkan keningnya, “mwo?” ucapnya galak

“Aishhh… anak ini, apa dia tidak bisa bersikap lembut hah?” ucap Heechul yang duduk di sebelah Yeosin.

Yeosin menatap Heechul dalam, “kau menyindirku??”

“Ya ampun kalau kalian ingin bermesraan, silahkan tapi jangan mencemarkan mataku yang suci ini.” Ucap Dae-ah lalu kembali ke layar ponselnya.

Heechul akan mengangkat mulutnya namun didahului oleh bekapan Yeosin. Yeosin kemudian menariknya keluar dari dorm lantai sebelas.

“Kenapa kalian jadi sensitive begini? Kita kan disini mau merawat Yesung.” Ucap Leeteuk

“Merawat apanya jika yang sakit juga malah pacaran didalam kamar.” Chaesun memajukan bibirnya.

“aduh ini anak berdua, lagi kena syndrome galau yah. Mentang mentang yang punya hati lagi berduaan dengan cewek alin di Taiwan.” Ucap Sanni santai disusul oleh tatapan mematikan dari Dae-ah dan Chaesun.

“Aku percaya pada Choi Siwon. Jadi aku tidak perlu khawatir padanya.” Ucap Dae-ah diikuti anggukan Chaesun.

Dae-ah kembali ke layar ponselnya. Ia menjelajah ke setiap official web yang memuat aktivitas kekasihnya itu. Ia sudah tidak perduli dengan ucapan Sanni dengan apapun yang namanya kata GALAU. Ia tidak ingin tertular galaunya Sanni.

Dae-ah memasang earphonenya perdabatan Sanni dan Chaesun semakin berlanjut membuat kepalanya terasa sakit.

ia tidak berani melangkah keluar dorm karena di luar pasti ada Heechul dan Yeosin. Ia juga tidak berani ke dalam kamar karena Yesung pasti berduaan dengan Tia. Ia hanya bisa menunduk tidak berani melihat Sanni dan Leeteuk.

Ia merindukan sosok yang selalu bediri disampingnya saat berdoa. Dan ketika ia mengakhiri doanya pria itu tersenyum manis disampingnya.

Ia merindukan sosok tenang dan ucapan penuh maksa dari mulut pria itu. Yang selalu merelai pertengkarannya dengan Yeosin. Pria dewasa dengan semua kesederhannannya.

Dae-ah menghembuskan nafas kesekian kalinya.

Tak ada ada sosok penyangga dalam hatinya.

Ia mendengus kesal saat ia melihat foto Siwon dengan para fans nya. Ia menggerutu lalu memandang sosok siwon tanpa peduli gadis di sebelah Siwon.

Drtttt… drtttt…

Dae-ah menekan tombol keluar aplikasinya. Ia membuka pesan yang baru sampai.

From: MrChoi.

Beib, I really Miss U.

I can’t do anything expact dreaming about u in my side

Dae-ah tersenyum simpul.

Dia memang tidak melihat, dia juga tidak mendengar suara Dae-ah yang bergetar memanggil namanya. Namun ia percaya bila hatim mereka saling terpaut.

Ia percaya bila ia berdoa dengan sungguh-sungguh Tuhan akan mendengarnya. Satu kata tentang cinta dan Cinta tentang seorang pria di hatinya CHOI SIWON.

“Bukankah dengan mencintai Tuhan maka Tuhan akan mencintai kita.” Dae-ah Tersenyum saat teringat ucapan Siwon.

“Aku mencintaimu karena Tuhan, Mr Choi.”

To: Mr Choi

Kau tidak lupa ke gereja kan??

FF spesial ultahnya Siwon Oppa~

ntar siang ada Siwon sidenya ^^

leave komen please

_deson_

About -deson-

Everybody loves me, coz I’m made of chocolate

Posted on 7 April 2011, in Han Yeosin, Super Fanfiction and tagged . Bookmark the permalink. 4 Komentar.

  1. lanjut dah thor!!!😀 jgn lma2 thor full partx!!!

  2. lanjutin !!! lanjutin !!! (semangat 45)

  3. Aku belum ngerti hhe :p lanjutannya jangan lama2 dooooong

  4. Galau,emang…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: