[FF/NC-17] Naughty Kiss (Teach Me, Please) – Part 4, skip version

Naughty Kiss (Teach Me, Please)/KimKi Fiksikopat/PART4-skip version

*gambar hanya sekekedar ilustrasi-penggambaran tokoh haejin ialah mendekati sulli dan tokoh yeon-ah mendekati krystal

 

Author :           KimKi Fiksikopat

Chapter            :           PART 4-skip version

Cast                 :           Taemin (SHINee – Lee Tae Min)

Kim Hae Jin (YOU, Readers)

Lee Yeon-Ah (OCs)

Support Cast    :           SHINee members

Length :           Chaptered

Rating               :           NC-17

Genre               :           Romance (FAIL!) Comedy (little little, LOLs)

Disclaimer        :           Para cast dan cameo menjadi diri mereka sendiri dalam ff ini. Saya selaku penulis hanya sebagai pemilik dari plot cerita ini.

Note                :           Jangan lupa RCL, RCL, dan RCL. jika banyak silent reader maka author anggap para pembaca tidak tertarik dengan cerita ini dan cerita-cerita selanjutnya tidak akan dilanjutkan. Harap dimaklumi.  HAPPYREADING!

TEASER, PART 1, PART 2, PART3.

alasan part ini dibuat ialah karena  permintaan beberapa readers yang belum mencukupi standar usia minimal untuk membaca versi aslinya (minimal 17tahun). author kurang yakin jika versi ini layak dibaca usia dibawah 17tahun tapi demi readers tercinta termasuk para SILENT READERS yang setia mengunjungi blog sssffi ini, author hanya menghilangkan beberapa adegan yang sekiranya belum layak dikonsumsi oleh readers yang berusia dibawah 17tahun. bayangkan sendiri adegan seperti apa yang terjadi pada saat alur cerita di skip dan tanggung sendiri dosanya. LoL!  bercanda.. haha. hope you enjoy it.. -oki kim

PART 4-skip version

 

“Habis bertemu dengan fansmu, Taemin-Ah?” Haejin mencoba menahan suaranya yang sedikit serak akibat emosi.

 

Taemin menggeleng tak mengerti dan mengindikan bahunya pada Haejin.

 

“Baumu seperti bau perempuan dan lihatlah, noda bibir di bajumu! Fans yang sangat dekat kah?!” Haejin sudah tidak bisa menahan emosinya lebih lama.

 

“kau cemburu, Haejin-ah. kekekeke” Taemin ‘membuat’ dirinya tertawa untuk mengalihkan perhatian Haejin dari noda bibir yang ia sendiri tidak tahu sejak kapan berbekas di bajunya.

 

Haejin memalingkan wajahnya, menghindari Taemin yang kini menggodanya habis habisan. Haejin merasa Taemin seperti mengalihkan mengalihkan topik permasalahan. pikiran pikiran buruk kini berkelebat di benak Haejin namun segera di tepisnya. benar –benar fans beratnya mungkin, batin Haejin.

 

Taemin menarik haejin ke pelukkannya dan membiarkan kepala Haejin bersandar nyaman di dadanya. Haejin merasa bersalah karena dirinya telah berpikiran macam macam ketika melihat noda bibir itu. Tapi istri mana yang tidak berprasangka buruk kala melihat di pakaian suaminya terpatri noda bibir kemerahan yang dapat dipastikan milik seorang gadis yang sangat dekat dengan sang suami. Kalaupun noda itu tidak sengaja ‘tertempel’ karena tabrakan kecil, pastinya tidak akan tepat di bagian dada dan berbekas dengan sempurna. Ahh.. Suamiku seorang bintang! Pasti hanya fans beratnya yang nekat, Haejin meyakin-yakinkan dirinya dalam hati.

 

****

 

Pagi yang cerah dengan sinar mentari ramah mengelus mata haejin untuk terbuka. Haejin tersentak, ia sigap melompat dari ranjang yang merelakan diri untuk ditumpangi semalaman oleh Haejin… dan Taemin! Haejin memeriksa pakaian yang melekat di tubuhnya, masih sama seperti yang ida kenakan semalama walaupun kini kusut di beberapa bagian. Haejin curiga dengan Taemin yang masih terbaring ‘tak berdaya’ di hadapannya. Pikirannya membayangkan adegan-adegan ‘biologis’ yang terjadi antara dirinya dan Taemin, dengan cepat haejin menggelengkan kepalanya menepis adegan mengerikan itu. Haejin memperhatikan dengan seksama pakaian yang dikenakan Taemin masih lengkap seperti saat ia pulang semalam, tak kurang satupun. Haejin langsung mengalihkan pandangannya ketika mendadak mata Taemin terbuka lebar dan menangkap basah dirinya yang sedang memandang lekat tubuh Taemin.

 

“apa aku terlihat seksi, Haejin-ah?  Hmmhhm… tubuhku ini memang menggoda banyak wanita” taemin melangibaskan pelan tangannya di depan wajah Haejin yang kembali terpaku menatap tubuhnya.

 

“cih! seksi apanya, kurus kering iya! bagian mana yang bisa dikatakan seksi” Haejin berkata jujur.

 

“ada bagian tubuhku yang tidak kurus lho, Haejin-ah” ujar Taemin sambil memainkan matanya, jurus puppy eyes beraksi.

 

Haejin bergidik mendengar kata-kata Taemin dan terbayang dibenaknya bagian yang disebutkan oleh Taemin barusan. walaupun tidak disebutkan secara langsung, tapi Haejin yang pintar tentu tahu bagian mana yang dimaksud oleh Taemin. Haejin membalikan tubuhnya dan melangkah cepat meninggalkan Taemin yang masih melancarkan jurus andalannya.

 

“Haejin-ah! kau tidak mau melihatnya kah??” taemin berteriak dari dalam kamar menggoda Haejin yang kini tengah menyiapkan sarapan di dapur. Haejin tertunduk dengan muka memerah mendengar teriakan Taemin.

 

****

 

“Taemin-ah”

 

“ne, Haejin-ah. waeyo?” tanya Taemin dengan mulut penuh omlet buatan Haejin.

 

“sebenarnya apa yang kita lakukan semalam?” Haejin dengan kepala tertunduk menanyakan hal yang sangat mengganjal batinnya sejak bagun tidur tadi.

 

“maksudmu?”

 

“kita berdua.. tidur berdua… satu ranjang.. semalaman..” Haejin bingung bagaimana caranya merangkai beberapa kata yang baru saja diucapkannya.

 

“kita? hmmm.. kau maunya kita melakukan apa semalam?” Taemin meletakkan sendok dan garpunya dan memangku dagu dengan kedua tangannya, menatap Haejin gemas.

 

“jangan memandangku seperti itu! cukup jawab dan jangan menggodaku!”

 

“ne ne.. kita semalam hanya tertidur. hanya tertidur biasa. kau sendiri yang merangkul tubuhku erat dan saat aku membaringkanmu di ranjang kau malah menarikku dan mendekapku lagi” jelas Taemin panjang lebar.

 

“Jinjja?” Haejin terperangah mendengar penjelasan Taemin.

 

“Ne, dan aku Menikmatinya” Taemin menutup pembicaraan mereka berdua dengan kalimat singkat yang cukup untuk menerbangkan Haejin ke langit ketujuh.

 

Dada Haejin bergetar dengan getaran yang sama seperti yang pernah dialaminya beberapa kali dengan subjek ataupun objek penyebabnya selalu satu orang yang sama, Lee Taemin. Kupu-kupu kembali menari didadaku namun kali ini makin kencang, Haejin membatin.

 

Belum sampai setengah omlet Taemin berpidah dari piring ke perutnya, handphone Taemin berdering melantunkan melodi yang mengisyaratkan seseorang menghubunginya dan membutuhkan percakapan dengannya walaupun tanpa bertatap muka langsung. Taemin melangkah meninggalkan meja makan dan Haejin yang masih menunduk menikmati rasa gemuruh tarian kupu-kupu di dadanya sendirian.

 

“Maafkan aku haejin-ah, aku harus membatalkan rencana kita hari ini. Ada program yang mendadak pindah jadwal syutingnya menjadi hari ini. Manajer dan hyung-hyung yang lain sudah menungguku dibawah” ujar Taemin setelah menutup flip handphone-nya dan mendekat kembali ke meja makan.

 

Sebelum benar-benar melangkah meninggalkan Haejin, Taemin menyempatkan mengelus pelan puncak kepala Haejin dan berbisik di telinganya.

 

“Habiskan makananmu dan bertumbuhlah dengan baik. Cukup aku yang kurus, istriku harus sehat dan berisi” lirih Taemin dengan menekankan kata ‘Berisi’ di ujung kalimatnya.

 

****

 

“Taeminie! kau sangat menggodaku..” Yeon-ah mendorong Taemin ke sofa biru didekat mereka. Yeon-ah memburu Taemin yang kini dalam posisi setengah berbaring di sofa. bibir keduanya saling menikmati keindahan masing-masing. Taemin pasrah ketika Yeon-ah meloloskan kaos dan hoddie yang dikenakannya. rasa bersalah atas kebohongannya pada Haejin terbayar dengan lumatan-lumatan Yeon-ah di hingga sudut bibir tipisnya. sebenarnya hari ini jadwal SHINee kosong dan tak ada program yang syutingnya dimajukan. ia berbohong pada Haejin karena Yeon-ah menghubunginya dan meminta segera bertemu.

 

maafkan aku Haejin, akan kuatur lagi jadwal untuk kita jalan berdua namun kenikmatan ini tak bisa kutolak, sungguh!, batin Taemin.

 

Yeon-ah makin memperdalam hisapannya pada bibir Taemin dan kini mulai menurunkan ciumannya ke dada polos Taemin yang baru saja ia lolosi penutupnya. setiap inchi dada taemin tak luput dari kecupan Yeon-ah dan Taemin hanya bisa mengerang pelan menikmati perlakuan Yeon-ah, menunggu hal menarik berikutnya yang akan Yeon-ah lakukan.

 

-skip-

 

tiba tiba berkelebat wajah Haejin di benaknya dan Taemin langsung berdiri dan memungut beberapa pakaian yang tadi ia kenakan dan mengenakannya kembali. Yeon-ah memandang Taemin heran dan turut berdiri di sebelah Taemin. diremasnya pelan jemari Taemin yang kini sudah berpakaian lengkap. Taemin menatap Yeon-ah dengan dengan penuh rasa bersalah dan ketika Yeon-ah ingin menciumnya, ia mendahului Yeon-ah dan mengecup pipinya singkat.

 

“maafkan aku” ujar Taemin lalu meninggalkan apartemen Yeon-ah yang masih berdiri memandangnya bingung sekaligus heran kala ia menutup pintu.

 

*****

 

“Tumben pulang secepat ini, Taemin-ah?” tanya Haejin menyambut taemin yang bertampang kuyu saat masuk ke apartemen mereka.

 

Tak ada jawaban dari Taemin yang terus melangkahkan kakinya ke kamar tanpa mempedulikan Haejin yang menanti jawabannya. Taemin menghempaskan tubuhnya ke ranjang dan mencoba menutup matanya namun gagal karena sinar matahari terik menerjang dari jendela yang terbuka lebar. Taemin berteriak memanggil Haejin dan meminta atau lebih tepatnya menyuruh dengan kasar untuk menutup jendela dan merapatkan gorden agar ia bisa memejamkan matanya yang makin berat.

 

Haejin sedikit kaget karena Taemin berteriak-teriak kencang memanggilnya dan memerintanya dengan kasar untuk menutup jendela. Haejin menahan diri untuk bertanya apa yang terjadi pada Taemin. Nalurinya mengatakan jika Taemin sakit dan dengan sigap Haejin berlari ke dapur dan kembali dengan sebuah mangkuk berisi air dingin dan sebuah handuk kompres.

 

Setelah beberapa menit mengompres Taemin, Haejin memutuskan untuk mengelap tubuh Taemin yang terlihat mengeluarkan bulir-bulir keringat hangat yang makin membanjiri seujur tubuh Taemin.

 

Haejin mulai dengan mengelap wajah taemin dengan handuk yang sudah dibasahinya. Taemin mengerang pelan mulanya lalu diam menikmati usapan-usapan perlahan yang dilakukan Haejin. Dengan hati-hati Haejin meminta ijin membuka kaos Taemin untuk mengelap tubuhnya. Taemin mengangkat tubuhnya sebentar dan membuka sendiri kaos yang dikenakannya yang sudah lembab oleh keringatnya sendiri. Setelah melempar kaosnya ke sembarang tempat, Taemin kembali berbaring dan Haejin melanjutkan membasahi tubuh Taemin dengan handuk ditangannya. Taemin mengeluarkan erangan perlahan saat Haejin mengusap bagian dada dan perutnya. Haejin yang mengira taemin kesakitan karena usapannya terlalu keras langsung memelankan usapannya lebih menyerupai rabaan. Taemin mengerang makin kencang dan membuka matanya lalu menatap nanar Haejin yang masih teliti memberikan sentuhan sentuhan halus di tubuh bagian atasnya. Haejin tidak sadar jika usapan pelannya atau yang justru lebih menyerupai rabaan itu telah membangkitkan singa buas dalam tubuh Taemin. Darah dalam tubuh Taemin seperti terbagi ke atas ubun-ubun kepala dan ke bagian tengah tubuhnya, terpusat pada satu bagian tubuh yang memiliki dua fungsi yaitu pengeluaran dan ‘pengeluaran’ yang lainnya. Benda itu tanpa disadari kini makin meradang dan mulai memasuki MODE MENYERANG walaupun belum sepenuhnya sempurna kegarangannya.

 

Haejin menyadari kini Taemin menatap dirinya dengan pandangan yang sulit diartikan. Satu-satunya yang dapat ia lakukan ialah pasrah disaat Taemin menatik tubuhnya ke atas tubuh Taemin sendiri lalu menyatukan bibir mereka berdua. Lima belas menit Haejin berada diatas tubuh Taemin dan membiarkan bibir dan lidahnya jadi bulan-bulanan Taemin, ia mulai menarik bibirnya menjauh melepaskan ciuman Taemin yang makin mengganas. Haejin menarik nafas untuk beberapa saat dan terpekik kala Taemin dengan sigap menarik tubuhnya dan memutar, membalik posisi hingga kini Haejin berada di bawah tubuh Taemin yang sedang terengah-engah tak jelas. Taemin meraba wajah Haejin yang sedikit berkeringat, diusapnya perlahan pipi Haejin dan langsung dilumatnya bibir Haejin yang basah dan sedikit merekah. Tanpa ampun.

 

-skip-

 

Haejin menatap Taemin dengan tatapan memohon, ia sudah sangat pasrah dengan apa yang akan dilakukan Taemin karena itu sudah haknya sebagai suami. Namun, Haejin merasa Taemin yang ada di hadapannya saat ini bukan Taemin yang dikenalnya yang penuh dengan kelembutan seperti biasa. Taemin yang saat ini tepat di pintu kesuciannya sangat kasar dan buas, senyum yang tersungging di wajahnya pun seperti senyum menguasai dan kebanggaan karena akan merebut sesuatu yang sangat berharga bagi diri Haejin.

 

Dada Taemin bergemuruh, setetes air mata mengalir turun tanpa penghalang ke pipinya. Dilihatnya sekali lagi haejin yang berbaring pasrah dibawah tubuhnya, mata Haejin seakan memohon walaupun bibirnya terkatup membisu. Taemin menjauhkan bagian tubuhnya yang masih sekeras kayu dari bukit indah Haejin. Penyesalan mendalam menohok batinnya karena baru saja ia akan merenggut kegadisan istrinya sendiri karena nafsu yang ia pendam karena ia sendiri membatalkan ‘permainan-nya’ dengan Yeon-ah. Tak seharusnya kesucianHaejin jadi korban hanya untuk nafsuku, batin Taemin.

 

Haejin menghela nafas karena disaat beberapa detik lagi kegadisannya akan terenggut oleh milik Taemin, sebuah keajaiban terjadi dan Taemin menarik diri menjauh.

 

Haejin masih belum berhenti terisak dalam posisinya semula dan Taemin duduk di tepi ranjang didekatnya. keduanya masih polos tak berpenutup tubuh selembarpun. Taemin mengusap air mata yang mengalir di pipi Haejin lalu ditutupinya tubuh polos Haejin dengan selimut. Taemin beranjak meninggalkan Haejin yang mulai tenang setelah ia meminta maaf dan mengecup pucuk dahi Haejin. Taemin mengambil pakaiannya yang berserakan dan memakainya kembali lalu berlalu meninggalkan Haejin sendirian, tempat yang ditujunya hanya berjarak beberapa langkah dari apartemen yaitu dorm SHINee yang tepat berada disebelah apartemennya dan Haejin.

 

Suasana hangat menyambutnya ketika ia duduk di antara Hyung-Hyungnya yang entah kenapa begitu hobi mengerubunginya jika ia ‘berkunjung’ ke dorm. Tentu pertanyaan yang sama selalu terlontar dari mulut keempat hyungnya, pertanyaan-pertanyaan konyol mengenai sejauh apa hubungan ia dan istrinya. Belum sempat menjawab satupun pertanyaan, Minho menarik Taemin meninggalkan yang lain lalu keduanya berjalan keluar dorm. Mencari tempat yang aman untuk membicarakan hal yang menjadi rahasia antara keduanya yaitu hubungan taemin dan Yeon-ah.

 

“kau masih berhubungan dengan gadis itu?” tanya minho setelah ia menutup pintu dorm dari luar.

 

Taemin hanya mengangguk lemas. ia sudah memastikan pasti pertanyaan semacam ini yang akan didapatnya.

 

“Sudah sejauh apa hubungan kalian?” Minho membuat Taemin terperangah dengan pertanyaannya yang kedua.

 

“…..” Tak ada jawaban yang keluar dari mulut Taemin.

 

“Sebaiknya akhiri sebelum semuanya terlambat. Sebelum Haejin dan semua orang tahu. Serapi apapun kau menyimpan bangkai, baunya tetap akan tercium juga. Kau tak akan bisa selamanya hidup dengan membagi dua hatimu seperti ini. Sebelum media dan Tuan KAU-TAHU-SIAPA tahu, sebaiknya kau menyudahi permainanmu dengan Yeon-Ji ” ujar Minho.

 

“Yeon-ji? Bukan!! namanya Yeon-ah!”

 

Minho tak menjawab namun ia hanya memandang Taemin dengan tatapan serius, tepat menghantam perasaan Taemin. Hyung Taemin yang satu ini sangat tahu bagaimana cara membuat Taemin menurut padanya. Tatapan itu, susah bagi Taemin untuk membantah apapun yang dikatakan Minho jika dengan tatapan seperti itu.

 

“Lagipula jika sampai Tuan KAU-TAHU-SIAPA tahu kedekatanmu dengan gadis lain setelah ia bersusah payah menutupi pernikahanmu dari media, kau bisa bayangkan sendiri bagaimana murkanya” Minho menambahkan.

 

“Aku harus bagaimana, hyung?” Taemin tertunduk lemas.

 

“Mulailah dengan kejujuran. Jujurlah pada Yeon-Soo, lalu akhiri semuanya”

 

“Yeon-Ah” Taemin mengkoreksi lagi.

 

“ah iya, Yeon-Ah”

 

“tapi…”

 

“Percaya padaku, aku bisa menilai mana yang terbaik untukmu walau aku baru melihat keduanya sekali seumur hidupku” Minho menepuk bahu Taemin lalu meninggalkannya masuk ke dorm.

 

Taemin bimbang, bingung dengan pernyataan Minho. Taemin melangkahkan kakinya kembali ke apartemen miliknya dan Haejin. dilihatnya Haejin mengigil kedinginan di balik selimut yang menutupi tubuhnya. secepat kilat Taemin membuka seluruh pakaian yang ia kenakan hingga tubuhnya polos. ia menyusup masuk ke dalam selimut dan memeluk Haejin erat. Haejin mengerang pelan karena dirasakannya tubuh Taemin panas menyentuhnya, namun Taemin justru merasakan sebaliknya. tubuh Haejin sangat dingin dan menggigil dalam pelukannya. tubuh polos keduanya makin melekat dalam pelukan masing masing.

-TBC

©2011 S3FFIndo Publishing

Dont Forget! :

– Give YOUR COMMENT after read this FF. Be a good reader. oKEY?

– UNTUK SEMUA READERS, TOLONG BACA READ FIRST terlebih dahulu. Kami telah menginformasikan tentang semua page sehingga JELAS PAGE/SUB PAGE mana saja yang harus kalian tuju terkait dengan kepentingan kalia, dan info-info lainnya yang mungkin membantu kalian semua ^^

– Thanks for Read and Comment this FF. Feel comfort to stay here and TOGETHER, BEYOND OUR IMAGINATION ~ ^0^

About Oktabri

procrastinator

Posted on 10 April 2011, in Oki Kim★fiksikopat, SHINee Fanfiction and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink. 30 Komentar.

  1. ak uda minta pw barunya tp gadibalas/gadikasi tau, pdhl tiap baca ak pasti komen dn umurku uda 20th -_-

    • uwaaa..kmu sms ke aku ya? mian..kdng inboxnya penuh -_- trus ga sempet ngecek hp T__T klo nanya lg lewat twitter/fb aja biar ga ketumpuk

  2. tapi gpp deh, bagus kok🙂
    ditunggu part selanjutnya yg uda d sterilkan (?)

  3. Aaaaah akhirnya keluar meskipun skip ver tapi seru ko thor😉 minniee jahat banget deh
    Ayoo thor keluarkan yang pasrt lain skip vernya

  4. aaaaah akhirnya haha padahal udh minta passwornya hehe
    gapapa deh, makasih ya thor udh mensterilkan part yg ini😀

  5. aSSyik ada versi skipnya ….
    yah oppa -,=” dosanya tanggung rame” donk~
    .
    .

  6. oreee
    Untk ndaa diiprotexx lgii

    Lnjud thorr

  7. Kya’a gk bnyk yg d’skip dech,,,
    masih Nc,,
    Part 6’a kapan???

  8. Loh ini gak d protect ya?? Soalnya gx pake Pw, hhehe si taemin mulai garang yee pelampiasanya sm si istri tp untung sadar kekeke
    Lanjut thor, udh d skip toh trnyata part 5 udh ad belom

  9. hahh ..
    gilaa si yeon-ah .. nepsongan jga trnyata di part ini . lebih tinggi lagi !
    wahwahwah ..

    kasian si haejin !
    jadi pelampiasannya taem ..
    huhuhu ><

    wahh si minho hyung dewasa bgt dah !
    tapi lucunya dy sllu salah nyebut nama yeon ah !
    hahaha ..
    sumpah ! meskipun ada nc nya , tpi ada minho yg ngundang tawa !

    ayo part 6nyaaaa !
    hehehe
    *yadong

  10. halooo saya reader baru
    baca ngacak ini ga dari part 1 hehe
    taemin nakal banget, tp kok saya ga kebayang ya dia bisa senakal ini.

  11. annyeong, aku baru niy. N baru baca yang ini.

    Taemin kau harus jujur! #maksa
    ngebayangin minho, pasti cool bgd wkt nasehatin taemin ><

    bole mnta pw part lanjutnya?

  12. aaaah taemin jahat sekali. padahal haejin nya udah baik ga marah sama dia huhuhu. aku pengen part yang bukan skip version dooooong. kalo soal pw, minta nya di twitter kan??? nanti aku mention yaaaa. makasih🙂

  13. kok di post lagi ..
    ni kan sbernya part 4 ..

    oppa ..
    mana part 6 nyaaaaa ?
    *narik” kaos oki oppa sampe molor

  14. sneng.a ad skip ver ..
    jadii bisa bca lwt hp ..
    taeminie ayolah setia sma istrimu ..
    ksiian dya klo dislingkuhin .
    wh minho oppa bijak bgett .
    lanjutt oppa🙂

  15. setelah udah lama banget gak ke blog ini dan baca ff di sini akhirnya bisa baca juga ckck

    huaaa taemin udah dewasa ya ahahah, untung ada ver skip nya jadi bisa baca deh ckck, lanjut ah ke part 5 nya hehe

  16. missnandaa 최민호

    Gak bs ngebayangin taemin yg plos….aaaaah ._____.v
    author daebak, aku suka bahasanya formal, jd dapet feelingnya xD

  17. Keren banget . Aaa coba ak punya pw nya😦

  18. WEWLeh2 kereenn ey hahahah

  19. eh passwordnya apaan yah yg g d skip
    ???

  20. taemin buatlah keputusan yang benar!!itu haejin udah baik banget gitu..masa ditinggalin demi yeoja centil gitu siy..

  21. bagus kok aku suka jalan ceritanya, tapi kalo bisa pas dibagian itu lebih diperjelas aja gimana?😛

  22. nyahaha, lucu si Minho salah nyebut mulu😀 goodjob ^^b

  23. makasih y udah d skip^^

  24. aigoo…taem nakal ih,,minho kok jd lemot gito? #kiding
    mnta pass x dong min,, gomawo^^

  25. Ige MWOYA?…
    Kemana taemin yang lembut dan polos….aigooo taemin benar-benar jadi liar dan itu semua gara-gara yeon ah…ya ampuun yeon ahhh (“`з´)_┌┛)‾з‾)

    Demi apaaa…ngakak saat bagian minho yang selalu salah nyebut nama yeon ah…gyahahahahahah itu suasana lagi galau abis nah si minho malah…muahahah #ngakak…tapi syukurla, sepertinya taemin mulai sadar bahwa ada haejin aishhh senengnya (♥▿♥ʃƪ) (ʃƪ♥ﻬ♥) (ʃ⌣ƪ) …apalagi saat taem ga jadi melakukan hal yg “iya-iya” dengan yeon ah…hhh syukurla ♥(>̯┌┐<)•°

    *blush baca part selanjutnya

  26. Horeee…minho emang keren.taemin sama haejin ….???gak jadi tidur bareng ya..

  27. Uh taemin jahat!!
    Masa haejin Kau jadikan pelampiasan nafsumu??
    Untung deh ada yg skip version karna saya tidak dapat pwnya..

  28. Nah terus gue bingung karna ini di skipp. Gue mau mention twitter tapi uname nya gak bisa ditemukan… Ya udah lah… Yang penting gue nyambung sama ceritanya…

  1. Ping-balik: [FF/NC-17] Naughty Kiss (Teach Me, Please) – Part 5, skip version « SHINee Super Shinki FF Indo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: