[FF/NC-17] Naughty Kiss (Teach Me, Please) – Part 5, skip version

Naughty Kiss (Teach Me, Please)/KimKi Fiksikopat/PART5- skip version

*gambar hanya sekekedar ilustrasi-penggambaran tokoh haejin ialah mendekati sulli dan tokoh yeon-ah mendekati krystal

Author :           KimKi Fiksikopat

Chapter            :           PART 5– skip version

Cast                 :           Taemin (SHINee – Lee Tae Min)

Kim Hae Jin (YOU, Readers)

Lee Yeon-Ah (OCs)

Support Cast    :           SHINee members

Length :           Chaptered

Rating               :           NC-17

Genre               :           Romance (FAIL!) Comedy (little little, LOLs)

Disclaimer        :           Para cast dan cameo menjadi diri mereka sendiri dalam ff ini. Saya selaku penulis hanya sebagai pemilik dari plot cerita ini.

Note                :           Jangan lupa RCL, RCL, dan RCL. jika banyak silent reader maka author anggap para pembaca tidak tertarik dengan cerita ini dan cerita-cerita selanjutnya tidak akan dilanjutkan. Harap dimaklumi. HAPPYREADING!

TEASER, PART 1, PART 2, PART3, PART 4,PART4-SKIP.

part 5- skip version

“Taemin-ah?” Haejin melirih pelan membangunkan Taemin yang ia peluk erat semalaman.

Taemin mencoba membuka matanya dan keindahan wajah Haejin tertangkap dalam pandangannya pertama kali pagi ini. Taemin menyunggingkan senyum manisnya untuk pertama kali hari ini dan ia ingin begitu pula untuk hari hari berikutnya. diusapnya perlahan rambut Haejin yang tengah membalas senyumnya. haejin menenggelamkan kembali kepalanya ke dada Taemin. tak ingin melepaskan pelukannya secepat ini, batin Haejin.

“semalam kenapa kau tidak melakukannya, Taemin-ah?” Haejin ragu-ragu bertanya.

“Aku tidak ingin sesuatu yang sangat berharga darimu terenggut olehku, aku tidak terlalu baik untukmu” ujar Taemin.

“Ahni! Kau bukan tidak terlalu baik untukku, justru sebaliknya! Kau terlalu baik untukku”

“Lalu kenapa kau menangis saat aku akan melakukan itu?”

“Aku melihat seseorang dihadapanku semalam bukan taemin yang kukenal, kau hanya sangat berbeda semalam. Aku takut”

“Aku memang merasa berbeda semalam, tapi sekarang aku sudah seperti biasanya kan? Bagaimana jika kita melakukannya sekarang?” Taemin mengedipkan matanya menggoda Haejin yang kemudian mencubit bahunya pelan.

Haejin merasakan sesuatu mengganjal perutnya yang awalnya terasa lebut dan sedikit kenyal kini makin membesar dan mengeras makin garang. Taemin menjemput bibir Haejin yang terbuka di hadapannya lalu menciumnya dengan penuh kelembutan. Haejin menikmati ciuman lembut yang diberikan Taemin pada awalnya namun langsung melepaskannya dan mendorong Taemin karena mereka berdua harus sekolah.

Taemin berdiri dan berjalan malas ke arah kamar mandi, dibiarkannya Haejin yang memekik pelan saat melihat junior kebanggaannya tengah ‘SHOW OFF’ tanpa penutup satupun. Taemin menggosok gigi sambil menahan tawa mendengar celotehan Haejin yang mulai mengalun indah di pagi hari.

Setelah menyiapkan sarapan, Haejin langsung berlari ke kamar mandi dan menabrak Taemin yang hanya mengenakan selembar handuk menutupi tubuh polosnya. Tanpa disengaja, handuk yang dikenakan Taemin lepas dan menampakan sesuatu yang tadi bersembunya di baliknya.

Walau tidak sebesar tadi tapi tetap saja nampak besar dalam keadaan lemas seperti itu, pikir Haejin dalam hati.

“kenapa memandanginya seperti itu? Mau Mau Mau?” goda Taemin.

Haejin tersenyum tak enak hati, ia mencoba memukul Taemin namun Taemin dengan gesit menghindar hingga tangan Haejin tepat hinggap di milik Taemin.

“aaww” Taemin merintih saat tangan Haejin tanpa sengaja mendarat di miliknya yang kini kembali membesar di tangan Haejin.

Taemin membimbing tangan Haejin untuk mengelus miliknya pelan. Haejin yang mulanya sedikit jengah mulai terbiasa dan menikmati sentuhan tangannya sendiri dengan milik Taemin yang dari tadi terus bertambah ukurannya hingga terasa sudah maksimal. Taemin memejamkan matanya dan menyerbu bibir Haejin yang menggodanya. diangkatnya tubuh Haejin ke ranjang dan dilucutinya satu persatu pakaian yang melekat di tubuh Haejin.

—-

“aku hanya belum terbiasa, tapi aku yakin sebentar lagi tidak akan apa-apa” bisik Haejin.

—-

Taemin mencium dalam bibir Haejin mengungkapkan rasa terima kasih yang luar biasa yang didapatnya pagi ini. Untuk pertama kalinya ia merasakan indahnya wujud nyata dari cinta sepasang insan. Haejin membalas ciuman taemin dan mencurahkan seluruh perasaan yang ia rasakan saat ini melalui ciumannya. Taemin kembali menorehkan sejarah dalam hidupnya yang tak akan mungkin ia lupakan dan membuat cintanya makin dalam. Ciuman pertama dan sekarang kesuciannya terenggut pertama kali oleh seorang Lee Taemin, suaminya sendiri. Entah apa lagi selanjutnya, anak pertama mungkin, Haejin tersenyum geli akibat apa yang ia bayangkan sendiri.

Taemin membantu Haejin berdiri dan berjalan masuk ke kamar mandi karena haejin sedikit susah berjalan karena miliknya terasa sedikit ngilu dan seperti ada rongga yang seharusnya terisi sesuatu yang hilang didalamnya. Keduanya membersihkan tubuh mereka penuh peluh dan noda cinta disana sini. Taemin dan Haejin saling membantu membersihkan diri, tak ada lagi kecanggungan di antara keduanya.

—-

Taemin memakan sarapannya dalam diam tanpa berkata sepatah kata pun pada Haejin. Haejin merayunya dan berjanji akan bersedia melakukan ‘itu’ sepulang sekolah nanti sehingga taemin langsung ceria dan semangat menghabiskan sarapannya.

“Taemin-ah, bolehkah aku mengatakan sesuatu. aku bohong padamu selama ini” ujar Haejin sedikit ragu-ragu.

“Wae?”

“Aku berbohong, sesungguhnya aku belum pernah sama sekali berciuman waktu kau memintaku mengajarimu waktu itu. Aku berbohong agar aku bisa ehmm.. Kau tahu apa yang kumaksud” jelas Haejin.

“Agar kamu bisa merasakan bibir seksiku ini kan?” tebak Taemin asal.

“Begitulah..” Haejin tersenyum masam, tak enak hati.

“tapi kau seperti sudahsangat berpengalaman Haejin-ah”

“Ahni! Sebelumnya aku membaca buku Tuntunan Ciuman Yang Baik Dan Benar, aku juga mencari di internet” Haejin menunduk menahan malu.

“Aigoo, jadi kita sama sama pemula waktu itu? tapi walaupun begitu kau guru yang hebat!” Taemin mengacungkan dua jempolnya pada haejin.

“jinjja? kupikir aku gagal”

“ahni.. aku sering mendapat pujian dari Yeon-Ah…!” Taemin langsung menutup mulutnya karena kelepasan menyebut nama Yeon-Ah.

“pujian? Yeon-Ah? Lee Yeon-Ah? kau berhubungan dengannya? kau memintaku mengajarimu ciuman lalu kau mempraktekkannya pada Lee Yeon-Ah?” Haejin menekankan kata-katanya di beberapa bagian.

“…..” tak ada jawaban. Taemin terdiam merasa amat bersalah.

“sejak kapan?”

“beberapa hari setelah hari pernikahan kita” Taemin menjawab jujur.

“sudah sejauh apa?”

“hampir melakukan, yaahh.. kau tahu apa yang kumaksud. tapi hanya hampir, sungguh!”

“hampir ya? jangan jangan kau hampir melakukannya kemarin? karena batal melakukannya dengan Lee Yeon-Ah kau melampiaskannya padaku? begitukah?”

“…..” taemin kembali diam. semua yang dikatakan Haejin benar benar membuatnya merasa sangat berdosa.

“aku sudah menduga. kau terlalu cepat membuatku bahagia. maka secepat ini pula kau membuatku sakit. aku tahu dibalik semua keindahan yang diberikan tuhan melaluimu. pasti akan ada penderitaan dan rasa sakit yang dikemas rapi di dalamnya. aku sudah tahu!!” tiba tiba Haejin menggebrak meja makan dan terlihat jelas ia mencoba menahan air matanya.

“Mianhae.. Jeongmal mianhae”

Taemin mencoba menggenggam jemari Haejin namun langsung ditepis oleh Haejin seketika. Haejin menatap jauh ke dalam mata Taemin tanpa terbaca oleh taemin ekspresi apa yang tergambar di wajah haejin saat ini. Taemin tahu pasti, hati haejin yang baru saja berbunga-bunga bahagia sangat terluka saat ini.

“Aku akan meminta orang tuaku mengurus perceraian kita secepatnya” tukas Taemin cepat. Menghindari tatapan Haejin yang makin tak ia mengerti.

“Jadi serendah itukah aku di matamu? Kau menjatuhkanku dengan kenyataan yang pahit tentang perselingkuhanmu hanya beberapa menit setelah kau tiduri dan kau dapatkan kesucianku, lalu kau perosokkan aku ke jurang terdalam dengan mengatakan akan mengurus perceraian kita secepatnya?” haejin berdiri dan berbalik meninggalkan taemin namun ditahan langsung oleh taemin.

“Haejin” Taemin memeluk Haejin dan mempererat pelukkannya walaupun Haejin meronta.

“Paboya!! Jeongmal paboya, Lee Taemin!” Haejin masih meronta.

” Haejin-ah. Kumohon.. Aku sudah terlalu membuatku sakit. Mungkin dengan kita berpisah aku baru bisa berhenti membuatmu menderita” Taemin mengecup bibir Haejin sedalam dalamnya membuat Haejin berhenti meronta.

Setelah taemin melepaskan ciumannya, Haejin membalas pelukan Taemin dan menangis di bahu Taemin.

“Pabo! Kau pikir aku akan semudah itu melepaskanmu? Melepaskan pemberian tuhan yang terindah dalam hidupku? Aku tidak mau menjadi orang yang tidak bersyukur, Taemin-ah. Aku sangat sakit mendengar kejujuranmu, rasa sakitnya datang dari luka yang tertoreh begitu dalam.Sangat dalam. Tapi apa kau lupa, aku sudah bilang padamu jika aku akan sakit karenamu, aku akan tetap bersamamu tapi bukan untuk membuatmu merasakan sakit yang sama tapi karena aku yakin kau, hanya kau yang bisa membuat sakitku sembuh!” Haejin mempererat pelukannya pada Taemin membuat seragam taemin makin basah karena air matanya.

Taemin mengelus rambut panjang Haejin, rasa sayangnya pada Haejin kini makin berlipat-lipat melebihi perasaannya pada Yeon-Ah sekalipun.

“Aku Berjanji Akan Mengakhiri Semuanya, Bahkan Jika Perlu Aku Akan Melepaskannya Di Depan Matamu” Taemin berjanji.

Haejin tersenyum mendengar janji yang taemin ucapkan.

“Tak perlu berjanji, bahkan jika kau masih akan melanjutkan hubunganmu denganya pun aku tak apa. Asal kau dan dia siap masuk peti mati saja” Haejin sempat-sempatnya bercanda dan membuat keduanya tertawa.

*****

“Lama sekali! Berapa ronde sih!” ujar Jonghyun.

“Key, mereka mungkin masih lama. Ayo masuk dulu, aku mau makan Ayamku!” siapa lagi jika bukan Onew.

“Sabarlah sebentar, Dubu! Aku mau menyapa adik iparku” bentak Key.

“…..” Minho diam sambil bersandar ke dinding. Memainkan kunci mobil di tangannya.

Cleeekkk…

“Aigoooo!!” pekik Key, Jonghyun, dan Onew bersamaan.

Taemin dan Haejin bergandengan keluar dari apartemen. Taemin mengunci pintu sebentar lalu berbalik menghadap Hyung-Hyungnya yang sudah menunggu sejak lama.

“Kupikir masih mau lanjut beberapa ronde lagi” sindir Jonghyun dan langsung disusul jitakan pelan di kepalanya oleh Key.

“Anyeonghaseyo, Nae Yeodongsaeng” Key tersenyum manis sambil melambai (?) Pada Haejin.

“Annyeonghaseyo, oppa” Haejin membungkukkan diri memberi salam hormat pada seluruh hyung-hyung suaminya.

“AHH.. TAK USAH TERLALU FORMIL BEGITU. BIASA SAJA.. ADIK IPAR YANG CANTIK MERONA DAN INDAH BERSERI” kriiik krriiiik kriiik.. Onew sangtae!

“Kau memanggil mereka semua oppa? Aku juga mau, Haejin-ah!” Taemin memohon seperti anak kecil merengek meminta balon.

“Ne ne.. Taemin Oppa” Haejin meleletkan lidah setelahnya, menggoda Taemin.

“Kalian hampir terlambat” perkataan singkat Minho membuat yang lainnya langsung diam.

Minho disusul Taemin dan Haejin berjalan ke lift, Haejin melambai membalas lambaian Key yang masih menyertai senyum manis di wajahnya. saat lift tertutup ketiga orang yang tersisa langsung saling dorong ke dalam dorm.

Di dalam mobil, Minho melirik sesekali ke arah spion di tengah mobil mengintip Taemin dan Haejin di belakang. Keduanya saling pandang dan tersenyum geli satu sama lain, membuat Minho bergidik melihatnya. Dasar anak kecil, batinnya. Padahal penyebab Taemin dan Haejin tersenyum bersama adalah Taemin meletakkan tangan Haeji tepat di atas tonjolan di celana seragamnya yang membesar. Haejin Menolak karena malu dengan Minho yang duduk di kursi kemudi. jika sedikit saja Minho menurunkan kaca spion yang ia gunakan melihat ke belakang  maka akan terbantahkan pemikirannya yang menganggap Haejin dan Taemin hanya anak kecil yang polos.

“Apa perlu jalankan lagi mobil ini sampai ke pulau Jeju?” suara Minho membuat sepasang suami istri yang sibuk sendiri terlonjak kaget.

“pulau Jeju? tapi kami harus sekolah Hyung” ujar Taemin.

“apa kau lupa seberapa jauh Sekolah dengan Apartemenmu, Taemin?” tanya Minho membuat Taemin langsung sadar jika ia tengah digoda oleh Minho. Ternyata mobil sudah tepat berhenti di depan sekolah mereka.

“ahh.. Mian Hyung” ujar Taeminsambil terkekeh.

“Annyeong oppa” Haejin melompat ke luar mobil dan berjalan mendahului Taemin. Menghindari media dan paparazzi yang bisa saja menunggu Taemin di lingkungan sekolah.

Taemin POV

Seharian selama jam sekolah, aku dan Haejin hanya dapat saling lirik satu sama lain. Berbahaya jika kami berdua menampakkan kemesraan di depan umum. Berbahaya untuk Haejin juga untuk penghasilan tuan kau-tahu-siapa. Aku tak ingin jika Haejin diserang fans-ku yang tidak semuanya berpikiran dewasa dan membiarkanku mempunyai pasangan apalagi seorang Istri. Jangankan pasangan, seorang Suzy Miss A pun mereka ‘serang’ hanya karena ia berkata jika ia mengagumiku dan ingin mengenalku dekat. Padahal bisa dibilang jika Suzy hanya menyampaikan harapannya, bagaimana jika aku benar benar dekat dengannya? Tak tebayangkan apa yang akan dilakukan fans-fansku diluar sana. Tidak semua fans bisa menerima KENORMALAN idolanya. Bahkan aku harus rela kedekatanku dengan Minho Hyung diartikan sesuatu yang lain oleh Fans dan dinobatkan sebagai ‘PASANGAN’. Aku dan Minho Hyung pasrah saja, hitung hitung Fan Service. Tapi jika jangan ditanya dengan tiga lainnya. No comment! Ke ke ke

Ddrrtt Dttttrrr..

Handphone-ku bergetar, seseorang mengirimkan pesan.

Yeon-Ah menuju tempat parkir bersama temannya, selesaikan apa perlu kalian selesaikan. aku di perpustakaan.

From : nae bibimbap (51657XXX)

-TBC-

©2011 S3FFIndo Publishing

Dont Forget! :

– Give YOUR COMMENT after read this FF. Be a good reader. oKEY?

– UNTUK SEMUA READERS, TOLONG BACA READ FIRST terlebih dahulu. Kami telah menginformasikan tentang semua page sehingga JELAS PAGE/SUB PAGE mana saja yang harus kalian tuju terkait dengan kepentingan kalia, dan info-info lainnya yang mungkin membantu kalian semua ^^

– Thanks for Read and Comment this FF. Feel comfort to stay here and TOGETHER, BEYOND OUR IMAGINATION ~ ^0^

About Oktabri

procrastinator

Posted on 19 April 2011, in Oki Kim★fiksikopat, SHINee Fanfiction and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink. 29 Komentar.

  1. baguuuuus^^ suka banget..
    lanjut ya…hehehe😀

  2. Wah Keren >O< Daebak author

  3. haiyaaah,, ketauan gara” kelepasan sendiri,, —

    tpi daebak oppa
    aq langsung lanjut yak hhohoho :p

  4. author, itu yg terakhir kok isi smsnya ga ditampilin?

  5. beuhhhh,, merinding aku bacanya -_-”
    ngga kebayang deh kalo aku di posisinya minho yg jd supir
    pastii riSSih bgt dehh

  6. Yeah, taemin dah mtusin yeonah..
    Crtanya happy ending, tp sayang crtanya pndek..
    Pdhal kan pen tw klnjutan taemin ma haejin pas plang skolah tuh.. Huhu #yadongnya kmbuh
    btw naughty kiss daebak lah, good job author.. ^^
    Jgn lpa bwain minho k indo ya..

  7. linda yeowang chonsa haneul

    sumpah deh …kereeeen bgt ff nya ..😄

  8. wihihihi parah di mobil malah maen pegang pegangan ckck taemin haejin nakal yee hahaha

  9. lanjut thor,, whoa author jjaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaangggg !!!😀

  10. princesscantik@ymail.com

    gyaaaa akhirnya mreka baikan yaa

  11. woooo,,,makin asik ceritanya,,taemin ternyata tidak se’polos’ yang dikira…kekeke

  12. woaah..
    demen deh
    taemin sm haejin cocook

  13. ChungHee-Takeo

    yeah bgus FF nyy!
    tpi yg part 4 blom bca cz blom mnta pw ke author,, jdi pnsran part 4 ny!! >.<

  14. YEEIY ! a-yo taemin mutusin si yeon-ah.
    hore.hore . *stress =.=”
    admiin~ bole minta PW.nya ga ?🙂

  15. mkasih y author..
    udah d skip ^^

  16. good job admin..
    Taemin so hot !!
    Hehehehhee
    Sukaaa

  17. keren..author-nya
    5jempol dhe buat author

  18. Aku seneng bgt ma FF ni,
    BhsaY bgus.
    Btw klo mw bca yg g dskip,minta paswordnya gmn ya?
    Hehe

  19. maaf mau minta kata sandi nya doong😦 mau liat yg part 4 nya😦

  20. hua…ah critanya kece^^~

    bole minta pass g min? yg part 4 sama 5? aku udah sms ke no adminx..thx before and after^^:

  21. Kyaaaa kyaaaaaa…. #teriak sambil lari keliling papua. Abaikan. Hahaha
    Aaaaa senangnya akhirnya taemin dan haejin “jadi” juga (ʃ⌣ƪ) (´⌣`ʃ♥ƪ)
    Tapi asliiii si taemin mesum akut y Tuhann… Ngegodain haejin g tanggung-tanggung… -_-” tapi anehnya saya suka #plakplakplak. Gyahahahah #ketawaSetan.

    #pssstt, dan selalu ngakak klo sudah membahas tubuh taemin yg kurus, taemin harus lebih banyak minum susu. Muahahahahaha

  22. taemin diam-diam yadong juga ….lanjuttt

  23. Akhirnya taemin sadarr jugaaa :’) jangan player lagii ssaengg

  24. Wah taemin mau mutusin yeon ah?? Jinjja? Ah senangnya🙂
    Itu itu minho kasian amat, aduh risih banget dah ngliatin pasangan baru yg umurnya masih bocah ternyata nakal😀

  25. Astaga… Nggak banget deh… Masa adegan begituan sampe kebawa di mobil juga…
    Ini masih ada lanjutan nya kan?

  1. Ping-balik: [FF/NC-17] Naughty Kiss (Teach Me, Please) – Part 6 « SHINee Super Shinki FF Indo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: