[FF/PG-13] Death Song Chap 1

Tittle                      : Death Song

Author                  : Yutzapricha aka Denis

Length                  : Chaptered

Chap                      : 1 of ?

Genre                   : Mystical, AU, Fantasy (sebenarnya gak tau ini termasuk Fantasy atau bukan)

Rate                       : PG-13

Cast                       :

-Lee Sungmin as  Vincent Lee

-Lee Hyukjae as Spencer Lee

-Lee Donghae as Aiden Lee

-Choi Siwon as Andrew Choi

-Cho Kyuhyun as Marcus Choi

-Shin DongHee as Matthew Shin

(Cast lain menyusul sesuai jalan pikiran author)

Author Note      : Hueh! Saya kembali setelah lama tidak mempost ff! Mau tahu kenapa? Soalnya aku lagi banyak tugas, dan folder FF ini ilang entah kemana. Jadi ya terpaksa deh aku nulis ulang lagi ni ff. Heheh. Well, langsung aja ya!😛

Lee Family’s House, Vancouver, Canada 06:47 AM

Seorang pria bermuka imut menggeliat malas di tempat tidur King Size-nya. Dia mengerjapkan matanya beberapa kali lalu beranjak dari tempat tidurnya menuju kamar di ujung lorong. Dengan hati-hati ia membuka pintu dengan pahatan yang indah tersebut. Pria bermuka imut tersebut menghempaskan dirinya di samping makhluk (?) yang tengah tertidur dengan pulasnya. Tidur sang makhluk terganggu ketika si pria imut memeluknya –bagaikan guling berisikan tulang belulang- seenak jidatnya.

“Ya! Ikan! Pergi dari kamarku!” pria itu –Aiden tentu saja- hanya menatap makhluk tersebut selama beberapa detik kemudian memeluk guling –kepunyaan makhluk itu- yang berada di sisinya.

“Ch. Berisik kau Spencer! Masa orang seimut diriku kau samakan dengna ikan? Kalau aku bilang kau itu monkey, baru itu fakta. Sudahlah! Lebih baik kau pergi saja dari kamar ini! Aku ingin tidur!” kata Aiden dengan malas. Spencer –makhluk tadi- memandang Aiden dengan geram.

“YA! KELUAR KAU DARI KAMARKU SILUMAN IKAN TAK TAHU DIRI!”

——o——

Spencer dan Aiden duduk sambil menundukan kepala mereka. Seorang laki-laki imut menatap mereka berdua dingin secara bergantian. Laki-laki tersebut kemudian melangkahkan kakinya menuju  kesebuah jendela kaca besar yang memperlihatkan asri-nya taman di halaman rumah tersebut. Sinar matahari yang bersinar terang menyinari wajah laki-laki tersebut menambah kesan ‘tampan’ pada wajahnya.

“Jadi? Kenapa kalian berisik pagi-pagi seperti ini?” tanya laki-laki itu dingin dan tanpa melihat mereka –Spencer dan Aiden-.

“Vincent! Tadi Aiden masuk ke kamarku dan memelukku dengan sangat kuat! Dan dia juga mengusirku! Dia yang salah!”
“Enak Saja! Kau yang salah! Aku kan tidak menyuruhmu untuk berteriak?!”

“TAPI AKU TIDAK AKAN BERTERIAK JIKA KAU TIDAK MEMULAINYA DULUAN!!”

“POKOKNYA KAU YANG SALAH!”

“Eh? KAU YANG SALAH!”

“KAU!”

“KAU!”

“KAU!”

“KA..”

“Berisik” Vincent menatap tajam kedua adiknya tersebut. Tatapan Vincent yang setajam elang membuat Spencer maupun Aiden menelan dengan susah payah salviva mereka. Well. Bayangkan jika kalian berada di posisi mereka berdua. Jangan katakan bahwa kau akan melawannya –Vincent- dan berkata –seolah kau orang gila tentu saja- ‘Tatapanmu tidak membuatku takut sedikitpun, Vince!’. Itu hal yang sangat mustahil –kecuali jika kau ingin mati beberapa menit kemudian-.

“Well. Sepertinya aku mengganggu kegiatan kalian.” Seorang pria dengan tubuh yang cukup berisi berjalan dengan gagah menuju ketiga pria yang sedang menatapnya itu.

“Matt!!” Kedua makhluk yang tadi sedang bertengkar tersebut berlari dan memeluk pria berisi –Matt- erat.

“Hey! Please don’t hug me like this! Aku bisa mati kehabisan nafas!”

Sorry, Matt~” Spencer dan Aiden melepaskan pelukan mereka dengan canggung.

Vincent yang daritadi hanya melihat Teletubbies Opera akhirnya angkat suara, “Jadi, ada apa kau datang kesini, Matt?”

Well. Kau tetap sama Vinc. Selalu tidak suka bertele-tele. Aku kesini hanya ingin menyampaikan paket. Ada seseorang yang menitipkannya padaku ketika aku sedang di Airport.” Jelas Matt sambil memberikan suatu paket kepada Vinc.

“Kau tau siapa orangnya?” Tanya Vincent sambil memandang paket tersebut –setelah menerimanya tentu saja-.

“Tidak,” Vincent hendak bertanya sebelum Matt melanjutkan kalimatnya yang terpotong “Tapi dia bisa menyebutkan identitas kalian bertiga secara rinci.Karena aku berfikir bahwa dia adalah teman kalian, maka aku terima saja paketnya.” Vincent shock ketika Matt mengatakan bahwa ornag itu berhasil menyebutkan identitas mereka secara rinci.

“Lebih baik kita lihat saja apa isi paketnya!” Aiden dengan cerianya langsung menyambar paket dari tangan Vincent dan membukanya dengan tidak sabar. Vincent yang awalnya ingin marah kepada Aiden mengurungkan niatnya ketika ia melihat isi dari paket tersebut.

“Video Kaset?” Mereka berempat terheran-heran ketika melihat isi paket tersebut yang ternyata adalah Video kaset. Tanpa banyak bicara, Vincent menyetel video kaset tersebut. Layar yang awalnya menampilkan merek dari video player kemudian beralih menjadi gambar seseorang yang memakai jubah. Kepalanya tertutupi oleh tudung kepala dari jubah tersebut, dan wajahnya tertutup oleh topeng berwarna putih sehingga mereka berempat tidak  bisa melihat rupa orang yang berada dalam layar TV tersebut.

Hello, Lee Family…”

——o——

Choi Family’s House, Las Vegas, Nevada 08:00 AM

Andrew berjalan dengan angkuhnya di sepanjang lorong rumahnya yang megah itu. Seluruh pelayan yang ia lewati memberi hormat kepadanya. Ia menghentikan langkahnya ketika ia melihat seseorang yang berjalan kearahnya. Orang itu melewati Andrew dengan cool-nya.

“Kuharap kau tidak lupa bagaimana cara berperilaku sopan kepada orang yang lebih tua darimu, Mark.” Kata Andrew tanpa mengalihkan pandangannya ke orang itu –Marcus-.

“Sopan? Kepadamu? Kurasa itu tidak perlu. Orang sepertimu tidak perlu untuk diperlakukan secara sopan.”

“Ch. Aku tidak menyangka bahwa para Maid bisa lebih sopan darimu.”

I don’t care~” Marcus kembali melangkahkan kakinya dengan coolsembari memasang Headphone-nya.

“Bodoh.” Andrew kembali ingin melanjutkan langkahnya sebelum seorangmaid memberi hormat padanya dan memberikan sesuatu padanya.

Excuse me, Sir. Ada paket untuk anda dan Tuan Marcus.”

“Panggil Marcus dan suruh dia untuk ke ruang kerjaku.”

——o——

Andrew dan Marcus sedang duduk dalam diam sembari memerhatikan paket yang diterima mereka –Andrew lebih tepatnya-.

Well, aku akan membukanya sekarang.” Marcus membuka paket tersebut dengan santainya. Setelah terbuka, mereka tertegun melihat isi dari paket tersebut.

“Video kaset?” Mereka saling memandang heran satu sama lain. Tanpa banyak bicara, Andrew memutar video kaset tersebut. Mereka menatap layar televisi dengan serius.

“Hello, Choi Family…”

 

-TBC-

Huee! Gimana FF-nya? Pendek ya? Tambah geje ya? Heheh. Aku emang gak bisa bikin ff bagus sih😛 Oh iya. Makasih yang udah komen di prolog ya!😀 Dan untuk next chappie, pengen aku proteksi kalo ada siders!😛 Aku udah pernah minta ijin kok sama salah satu admin disini :DD Yah.. Pokoknya terserah deh kalian mau komen atau nggak. Yang penting yang gak komen gak saya kasih tau PW-nya! *evil laugh bareng kyuhyun* Buat yang mau minta Password bisa via Twitter, dan Facebook!😛 Bagi yang suka FF YunJae, klik disini!

Twitter : @iamfujoshinta

Facebook : Yeonra

——————

©2011 S3FFIndo Publishing

Dont Forget! :

– Give YOUR COMMENT after read this FF. Be a good reader. oKEY?

– UNTUK SEMUA READERS, TOLONG BACA READ FIRST terlebih dahulu. Kami telah menginformasikan tentang semua page sehingga JELAS PAGE/SUB PAGE mana saja yang harus kalian tuju terkait dengan kepentingan kalia, dan info-info lainnya yang mungkin membantu kalian semua ^^

– Thanks for Read and Comment this FF. Feel comfort to stay here and TOGETHER, BEYOND OUR IMAGINATION ~ ^0^

Posted on 15 Mei 2011, in Super Fanfiction, yutzapritcha and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 11 Komentar.

  1. Iya pendek bgt masa terus aku bingung ngapalin namanya hhe ayo lanjutannya ditunggu ya, ada siwon :3

  2. nama’a bikin bingung, tapi lama2 ngerti.. di tunggu part selanjutnya y!!😀

  3. Like it, chingu!
    Lanjutkan!

  4. waaa pendeknyaa lanjut thoor!

  5. Terlalu pendek -___-
    yg selanjutnya ASAP ya thor kekeke

  6. aigoo~~ jdi penasaran deh!!:/ next part jgn lama2!! ckckckk… emang dsar evil si kyu tinggal agak sopan ama hyungx ja susahx minta ampun!! -__-

  7. kapan lanjutan.nya author ?? aku penasaran banget… >.<
    cepet post lanjutan.nya yahh ?? :3

  8. Anyyeong..
    Chingu..
    Chap2 nya mana??
    penasaraaaannn..
    he3x..

  9. Anyyeong..
    Chingu..
    boleh minta pass chap 2 ya?
    penasaraaaannn..
    he3x..

  10. whooaaaa… kereeenn kira kira isi videonya apa ya. next part ditinggu.. mau di pw ya.. yaudah nanti aku minta via twitter atau fb deh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: