[FF/G] BROTHER COMPLEX (MINHO IS MINE) part 1

Main Cast:

  • Kim Kibum
  • Choi Minho
  • Lee Taemin
  • Kim Jonghyun
  • Lee Onew (?)

 

Support Cast:

  • Jo Kwon 2AM
  • Han Gain BEG
  • Park Jiyeon T-Ara
  • Kang Hodong
  • Kim Heechul SUJU
  • Lee Donghae SUJU
  • Uee Afterschool (di sebut doang)

 

Genre: Comedy

 

Leght: Sequel

 

Rating: General

 

Annyeong!!Annyeong!! nama saya Gegey a.k.a Kim Jong Gey (nora bgt dah nama lo!). Sebenarnya saya bukanlah author FF romance atau NC yg handal.. saya lahir dr FF comedy ^^ *curcol*.

Jd kali ini saya mau kasih FF comedy saya. Bukan FF pertama, tp salah satu FF andalan saya hehehehe..

 

Ini FF shounen ai atau slash fic atau switch gender.. tp gpp kan namanya juga comedy~

Brother Complex adalah sebutan untuk seorang adik yang sangat menggemari kakaknya sendiri,  bahkan bisa sampai tingkat mencintai.

 

HAPPY READING CHINGU~ 

KALO DAH BACA JGN LUPA KOMEN YA!!!!!

 

Author POV

Aroma apel segar dari pengharum ruangan yang dihembuskan udara AC, wangi lembut molto yang masih tercium dari kemeja seragam yang sudah dipakai selama enam hari,  samar-samar tercium wangi gel rambut yang bercampur dengan wangi sampo, sesekali tercium juga wangi shower gel, ditambah dengan aroma menyengat parfum yang dapat tercium hingga radius 10 meter membuat Kibum tidak pernah bolos berkunjung ke kamar kakaknya setiap pagi.

“Minho Oppa!! Jangan dandan terlalu pol!! nanti pembantu tetangga pingsan lagi..” seru Kibum yang sedang mengawasi kakaknya bedakan sembari tiduran di kasur kakaknya.

“Kibum!! Cepet mandi sana!! Ntar kesiangan!!” perintah Minho kepada adiknya yang dari tadi hanya guling-gulingan di kasur.

“Kibum udah siap kok!!” Kibum kemudian melompat-lompat diatas kasur menunjukan kalo dia sudah siap berangkat.

Minho baru menyadari kalau adiknya sudah memakai seragam lengkapnya berikut sepatu high heelnya.

“Perasaan oppa Kibum belum mandi deh..” Tanya Minho sambil mengendus-endus adiknya. “Cuma pake deodorant sama cologne ya??” Minho akhirnya menemukan aroma bunga melati pada bagian ketiak dan tangan Kibum.

“Gimana mau mandi kalo shower gel sama samponya diabisin sama oppa!! Umma sama appa juga gak mandi!!” jawab Kibum sambil merapihkan rambutnya karena melihat penampilan kakaknya yang sangat sangat sangat sangat sangat rapih.

“Appa terancam bangkrut gara-gara setiap hari harus beli tiga botol shower gel sama tiga botol sampo..” Kibum menasehati kakaknya yang setiap kali mandi bisa menghabiskan sebotol shower gel dan sebotol sampo. Hal ini dikarenakan sejak bayi Gain umma selalu memandikan Minho dengan sebotol penuh sabun supaya Minho terlihat kinclong.

 

“Minho!!! Kibum!! Ayo sarapan!!” teriak Gain umma dari ruang makan.

Minho langsung berlari menuruni tangga dan diakhiri dengan melompati tiga anak tangga terakhir dengan sangat kerennya sehingga membuat Gain umma memberikan standing applause. Tak mau kalah dari kakaknya, Kibum pun melompat dengan melakukan salto tiga putaran dari lantai satu ke lantai dasar rumahnya, kali ini bukan hanya Gain umma yang memberikan standing applause, Jokwon appa pun ikut memberikan tepuk tangan dan siulan kepada kedua anaknya yang sudah memberikan tontonan sirkus gratis di pagi hari.

“Ayo cepet sarapan..jangan banyak action pagi-pagi..” ajak Jokwon appa yang sudah kelaparan.

 

Oke,, sambil menunggu keluarga ini selesai sarapan, author akan menceritakan sejarah singkat keluarga ini. Minho bukanlah anak dari Gain umma dan Jokwon appa, sebelum menikah dengan Gain umma dan dikaruniai seorang putri cantik bernama Kibum, Jokwon appa menikah dengan uee umma dan memiliki seorang putra yang sudah ganteng sejak lahir. Karena terlalu bahagia dapat melahirkan anak yang super ganteng, uee umma pun meninggal dunia dengan selamat sampai tujuan di surga. Gain umma pada saat itu adalah dokter yang membantu persalinan uee umma. Gain umma langsung jatuh hati ingin membesarkan baby Minho dan memaksa Jokwon appa untuk menikahi dirinya. Jokwon appa pun dengan senang hati menikahi Gain umma.

 

Setelah selesai sarapan, lebih tepatnya lagi Kibum buru-buru menghabiskan sarapannya kemudian berlari mengambil helm pinknya dan duduk dijok penumpang motor ninja kakanya yang diparkir digarasi.

“Kayanya hari ini bakalan putus lagi..” gumam Gain umma sambil meneguk jus jeruk.

“Hari ini perempuan keberapa yang jadi korban??” Tanya Jokwon appa kepada Minho, tapi tidak dijawab karena Minho sibuk mencari kunci motornya di setiap saku seragamnya.

“Tadi umma liat Kibum yang ngambil kunci motornya..” Gain umma membereskan piring-piring kotor di atas meja.

Minho masih sibuk mencari sesuatu di saku dan ranselnya, bahkan Minho mengecek saku Jokwon appa dan mencarinya di kolong meja.

“Handphone??” Tanya Jokwon appa.

“Ne..” jawab Minho.

“Kibum..” jawab Jokwon appa singkat.

 

Minho langsung menghampiri Kibum yang sudah standby diatas motornya, “Pacar Minho oppa kali ini baik kok.. dia juga pinter..nanti oppa bisa suruh dia bantuin Kibum ngerjain PR..” rayu Minho kepada Kibum.

“Namanya Seohyun kan??” Tanya Kibum sambil tersenyum manis.

“Tadi dia nelpon?? Trus apa katanya??” Tanya Minho panik takut Kibum bicara yang tidak-tidak pada pacar ke-26 yang didapatkannya dengan susah payah.

“Sms..isinya..Minho oppa~ Seohyun tunggu dirumah ya~ hati-hati di jalan~ tibalah dengan selamat~ Seohyun menunggu~..terus ada gambar smilenya..” jelas Kibum sambil menirukan nada bicara gadis manja.

“Kibum ikut appa ajah..Oppa mau jemput Seohyun..please..” pinta Minho. Minho sangat sayang kepada Kibum dan tidak pernah memperlakukan Kibum dengan kasar. Begitu juga dengan Kibum, dia sangaaaaaaat sayang pada kakaknya sampai-sampai tidak mau kakaknya mempunyai pacar.

“Gak bisa nebeng appa..penuh..Kibum mau ditaro dimana??” jawab Kibum. Mobil Jokwon appa memang sejenis sport car, hanya ada dua kursi.

“Lagian Seohyun pasti udah berangkat.. dan gak bakal minta jemput lagi..” jawab Kibum sambil memberikan helm kapada kakaknya.

“Kibum bales sms apa??” Tanya Minho.

“Kibum suruh Seohyun pergi duluan..soalnya Minho oppa lagi tanggung donlod ariel luna..” jawab Kibum kali ini menyerahkan kunci motor yang sudah dipasang boneka spongebob oleh Kibum.

“Ayo kita pergi..nanti kesiangan..” ajak Minho pasrah dan yakin hubungannya dengan Seohyun sudah berakhir.

 

Sesampainya didepan sekolah Kibum, Minho membuka helmnya dan memberikan fans service kepada murid-murid perempuan sekolah Kibum yang setiap pagi menunggu Minho digerbang sekolah. Minho dan Kibum tidak sekolah ditempat yang sama, Minho disekolahkan di sekolah khusus orang-orang ganteng, sedangkan Kibum disekolahkan di sekolah dengan fasilitas salon didalamnya.

“Udah gak usah lepas helm!!” Kibum segera memasangkan kembali helm kakaknya.

“Pulangnya jemput lagi ya..bye bye!!!” Kibum melambaikan tangan kepada kakaknya dan memberikan Kissbye. Tidak ada yang tahu atau bisa dibilang tidak ada yang menyangka kalau Minho adalah kakaknya Kibum. Kibum pun selalu bertingkah seolah Minho adalah pacarnya.

 

“Kibum!!tunggu!!” seru seorang gadis berkepang berlari menuju gerbang.

Merasa tidak mengenal gadis tersebut, Kibum segera berjalan menuju kelasnya. Sedangkan gadis berkepang tersebut masih berlari menyusul Kibum.

“Kibum!!” gadis berkepang itu berhasil menyusul Kibum dan tidak sengaja menarik rambut Kibum sehingga membuat Kibum terjatuh.

“YA!!! Mau mati lo!!!” Kibum bangkit dan balas menjambak rambut gadis berkepang tersebut hingga kepangannya rusak. Tidak terima kepangan yang dibuatnya dari kemarin malam, gadis berkepang itu pun mengeluarkan jurus tendangan maut DP dan berhasil mengotori seragam Kibum. Kibum semakin emosi dan balas mencakar ala JP, keduanya pun saling menyerang dengan jurus pamungkasnya masing-masing.

 

Alhasil keduanya disidang diruang BP. Mereka duduk bersandingan di depan meja pak Hodong.

“Kim Kibum, kelas 11-B.. Park Jiyeon, kelas 10-B..” Pak Hodong memperhatikan arsip kedua gadis yang baru saja menghancurkan taman sekolah.

Seragam mereka kotor berantakan serta beberapa ranting dan daun nyangkut di rambut mereka, bahkan Kibum kehilangan sebelah sepatu high heelnya yang diduga berada didalam tas Jiyeon.

“Kalian harus mengembalikan taman sekolah seperti sedia kala..atau skorsing satu minggu..” tawar pak Hodong.

“Jangan di skors..” jawab Jiyeon. Kibum hanya diam sambil melipat kedua tangannya didada dan memanyun-manyunkan bibirnya.

“Kibum??” Tanya pak Hodong.

“Dua-duanya gak enak..” jawab Kibum sambil melirik sinis kearah Jiyeon.

“Kalau begitu..Hukuman kalian menanam kembali bunga-bunga dan tanaman yang rusak, membeli bangku taman yang baru, mengembalikan anak burung kembali kesarangnya, dan membuat papan peringatan ‘dilarang menginjak rumput’ yang baru..sepulang sekolah..”

“Pulang sekolah?? Kalau gitu saya di skors aja deh pak!!” Bagi Kibum waktu sepulang sekolah sangatlah berharga, Kibum harus selalu memantau kakaknya.

“Gak ada tawar menawar lagi..”Pak Hodong menutup buku catatan hukuman dan membukakan pintu mengisyaratkan Kibum dan Jiyeon untuk kembali ke kelas.

“Fighting!!” Pak Hodong memberikan semangat kepada Kibum dan Jiyeon yang berwajah masam menuju kelas mereka masing-masing.

 

“Don’t touch me!!” Kibum memberikan peringatan kepada Jiyeon dan segera menuju kelasnya dengan menenteng sebelah sepatunya.

“Kibum!!” Jiyeon memanggil Kibum yang tidak beralas kaki. Tapi Kibum pura-pura tidak mendengar dan terus berjalan.

“Kibum!!” Jiyeon tidak menyerah dan memanggil Kibum sekali lagi. Kali ini Kibum berbalik badan dan tersenyum. Jiyeon merasa dirinya sudah dima’afkan tetapi tiba-tiba sebuah sepatu melayang kearahnya mengenai tepat dikening dan mendarat di rambut Jiyeon. Kini bukan hanya ranting dan dedaunan yang menghiasi rambut kusut Jiyeon, sepatu Kibum pun ikut berpartisipasi meramaikan rambut Jiyeon.

“Kalo lo suka sepatu gw ambil tuh pasangannya!!” Kibum melanjutkan perjalanan menuju kelasnya.

 

Jiyeon mengusap-usap keningnya dan mengambil sepatu yang sudah membuat keningnya benjol kemudian memasukannya kedalam tas. Jiyeon lalu mengambil handphonenya dan menelephon sambil berjalan menuju kelas.

“Oppa.. ganti target dong..yang ini kaya kucing keracunan..” Jiyeon terus mengusap-usap keningnya. “Tapi oppa!! Yah..ditutup..” Jiyeon memandang sedih handphonnya dan masuk ke kelas.

 

Sepulang sekolah Jiyeon sudah berdiri di depan kelas 11-B sambil mencari-cari sosok perempuan yang sudah membuatnya benjol.

“WOII!!!PIKET!!!” Jiyeon mendengar suara tenor yang sangat familiar dari dalam kelas. Jiyeon mengintip apa yang terjadi di dalam kelas melalui kaca jendela dan mendapati Kibum sedang berperang melawan dua murid laki-laki yang akan kabur dari tugas piketnya.

Buset dah!! Ronde kedua..batin Jiyeon menyaksikan film action gratis yang diperankan oleh Kibum.

Jiyeon menunggu Kibum menyelesaikan peperangannya di depan kelas. Kibum akhirnya keluar kelas dan pura-pura tidak melihat Jiyeon.

“Kibum!!” panggil Jiyeon. Tetapi Kibum justru berlari sekencang-kencangnya. Jiyeon terus membututi Kibum hingga gerbang sekolah. Akhirnya Kibum pun berhenti, tampak dia sedang mencoba untuk merapihkan taman. Melihat kesempatan ini Jiyeon berlari sekencangnya menghampiri Kibum.

 

“Kibum!!” Jiyeon berhenti didepan Kibum, Kibum masih pura-pura tidak melihat Jiyeon.

“Kibum..Mianhe~..” Jiyeon membungkuk 90 derajat.

“Mau lo apa sih??..aissshhh..” Kibum memberikan tatapan emak-emak juteknya kepada Jiyeon (Kemampuan Kibum yang satu ini didapat dari appanya Jokwon).

“Tadi gak sengaja narik rambut Kibum..Mianhe~..nih sepatunya Jiyeon balikin..” Jiyeon membuka tasnya dan mengambil sepatu Kibum yang sudah lecet-lecet, Kibum langsung mengambilnya dan memakai sepatunya kembali.

“Ya udah sana gih pegi!! Hush..hush!!” usir Kibum.

Jiyeon tidak bergerak sedikitpun. “Mau lo apa lagi???” Tanya Kibum.

“Sebenernya..Jiyeon mau ngasih sesuatu sama Kibum..” Jiyeon mengambil sesuatu dari saku kemejanya. “Nih..” Sebuah surat berwarna biru muda yang tampak habis dilipat-lipat diberikan Jiyeon kepada Kibum. Kibum hanya menatap surat tersebut dengan jijik. Melihat reaksi Kibum, Jiyeon segera merapihkan suratnya sebisa mungkin dan memberikannya kembali kepada Kibum.

“Apaan nih??” Tanya Kibum masih belum mau menerima suratnya.

“Surat cinta” jawab Jiyeon.

“Gw masih normal!!” Kibum kemudian melanjutkan merapihkan taman.

“Bukan dari gw!! Dari abang gw..” Jiyeon menghadang Kibum yang sedang menyapu taman. “please terima~..”.

“Siro!!” Kibum pun melempar sapunya dan beralih membereskan kayu-kayu dari bangku taman yang hancur. “Adiknya aja kayak bigini gimana kakaknya..” jawab Kibum.

“Ayo dong please terima..kalo enggak, Jatah ayam Jiyeon selama setaun bisa diambil..jebal~” Jiyeon terus memohon (kakaknya Jiyeon pasti Jinki!!).

“Ada syaratnya..” Kibum mengeluarkan senyum liciknya.

“Apapun akan Jiyeon lakukan..”

“Pertama..panggil gw eonni..”

“Siap!! Eonn!!” jawab Jiyeon sambil hormat.

“Yang kedua..Lo gantiin tugas gw beresin taman..gw mau pergi ke mall..” Kibum mengambil surat dari tangan Jiyeon kemudian pergi begitu saja.

“Yah..Jiyeon sendirian dong beresin taman???..eonn!!” Jiyeon ditinggal sendirian di taman sekolah.

“Annyeong!!” Kibum melambaikan tangannya dan pergi meninggalkan Jiyeon.

 

Sesampainya di mall, Kibum langsung menuju food court tempat dimana kakaknya Minho selalu mengajak makan pacarnya (play boy kok gak kreatif). Dan sepertinya insting Kibum memang kuat, Kibum melihat kakaknya sedang bersama seorang gadis cantik berambut panjang, tapi Kibum yakin gadis itu bukanlah Seohyun. Kibum menghampiri Minho dan menyapanya mesra.

“Oppa!!! Kibum lapar..traktir ya..” Kibum pun mengambil spageti yang dihidangkan untuk gadis yang duduk di depan Minho.

Gadis tersebut tidak bisa berbuat apa-apa selain melihat Kibum mengambil spagetinya.

“Kibum..pesen makanan lagi aja..” Minho menarik piringnya dan memberikannya kembali pada gadis tersebut.

“Aduuhhhh oppaaaaaaa~ Kibum lapar banget~..Seo..”

“Iya..iya..ini ambil..biar oppa pesen makan lagi..” Minho takut Kibum membicarakan tentang Seohyun dan menyodorkan steak miliknya tetapi Kibum tetap melirik kearah spageti gadis tersebut.

“Seo..”

“Iya..iya..boleh ambil dua-duanya..biar oppa pesen lagi..gak apa-apa kan Sekyung?? ” Minho menyodorkan spageti Sekyung kepada Kibum, Kibum pun makan dengan ekspresi super laparnya.

“Gak apa-apa kok..lagian Sekyung gak terlalu lapar..ini siapa??” Sekyung lebih penasaran kepada Kibum.

“Ini..dongsaengku..” jawab Minho.

“Kim Kibum..Dongsaeng yang paling cantik dan paling disayang oleh Choi Minho oppa..” lanjut Kibum dengan mulut penuh spageti.

“Oh..annyeong Kibum.. aku Sekyung..” Sekyung tersenyum manis mencoba berkenalan dengan Kibum, tetapi Kibum malah memberikannya piring bekas spageti dan melanjutkan makan steak.

“Oppa..aaaaaa~..” Kibum mencoba menyuapi Minho, Minho pun memakannya. Kedua kakak beradik ini pun saling suap dan melupakan Sekyung yang menyaksikan mereka.

Tidak tahan dengan pemandangan didepannya Sekyung mencoba mengalihkan perhatian Minho.

“Oppa..hari ini jadi nonton kan??” Tanya Sekyung.

“Oh..iya jadi..nonton apa??” Tanya Minho.

“Ada film drama romantis yang baru keluar..” jawab Sekyung.

“Anniyooo~..nonton film keluarga ajah!!! Toy Story 3!!!” Kibum ikut nimbrung memberi usulan, atau lebih tepatnya lagi memaksa untuk menonton film kesukaannya.

“Hari ini gak jadi nonton juga gak apa-apa..lain kali bisa..” Sekyung lebih memilih tidak jadi nonton daripada harus nonton bersama Kibum.

“Tapi..Toy Story 3 juga kayaknya seru..” ajak Minho kepada Sekyung.

“Oppa!!! Kalau Sekyung bilang gak usah ya berarti gak usah nonton ajah..” jawab Kibum yang menepuk-nepuk perutnya kekenyangan.

“Oppa kita keliling mall aja..kayanya lagi banyak diskon..” usul Sekyung berharap Kibum hilang terbawa arus orang yang berburu barang diskon.

“Iya oppa!!! Tadi Kibum liat ada jepit cantik di stroberi..ayo beli oppa!!” ajak Kibum sambil menyeret Minho dengan yakin oppanya akan membelikannya jepit.

 

Sementara itu di taman sekolah…

Drrrrttt..drrrttttt… handphone Jiyeon bergetar, Jiyeon yang sedang memanjat keatas pohon untuk mengembalikan anak burung kesarangnya mengambil handphonenya dari saku dengan susah payah. “uhhh?? Jinki oppa calling?? Hallo!! Oppa. Mission complete..apa?? Jiyeon lagi diatas pohon nih..iya!iya! laksanakan!” Jiyeon pun turun dari pohon dan segera pergi mengikuti Kibum ke mall.

“aisshh!! si oppa pake ketuker segala suratnya..mana si Kibum eonni ya??” Jiyeon mencari-cari Kibum ke setiap toko di mall.

“Ahh!! Itu Kibum eonni..” Jiyeon melihat Kibum sedang melihat-lihat jepit rambut dan segera berlari kecil menghampiri Kibum.

“Eonn..” Jiyeon membatalkan niatnya memanggil Kibum setelah melihat seorang laki-laki menghampiri Kibum dan Kibum langsung menggandengnya mesra.

Jiyeon kemudian mendekati Kibum diam-diam, dan bersembunyi di kerumunan orang yang sedang berebut pakaian dalam dengan diskon 50%. Merasa tidak puas, Jiyeon mendekati Kibum lebih dekat lagi. Kali ini Jiyeon bersembunyi di kerumunan orang yang sedang berburu kutek turun harga. Dari tempatnya kini Jiyeon dapat melihat dan mendengar cukup jelas apa yang dilakukan Kibum.

 

“Oppa!!jepit yang ini cantik..beliin..” rayu Kibum kepada Minho sambil menunjuk jepit berbentuk bungan mawar berwarna merah muda.

“Yang ini mahal..beli yang kw duanya aja yah?? Gak kalah cantik kok..” bujuk Minho yang melihat kearah toko boneka dimana Sekyung berada.

“Ya udah gapapa..” Kibum sedikit cemberut namun puas karena berhasil menguras uang kakaknya.

“tapi Oppa..padahal Kibum pengen jepit ini..cantik..kata si embaknya juga cuman diproduksi satu didunia..” Kibum masih nemplok di depan kaca etalase dan memandangi jepit tersebut.

“lain kali oppa beliin..ayo kita liat-liat boneka disana..” Minho menarik tangan Kibum yang masih memandangi jepit tersebut.

 

“Itu pacar Kibum eonnie?? Jinki oppa kalah ganteng..pasti kalah saingan..” Jiyeon yang menyangka Minho adalah pacar Kibum mulai menghawatirkan posisi kakaknya.

Jiyeon kemudian melihat jepit rambut yang ditaksir Kibum. “Mba..jepit ini berapa??” Tanya Jiyeon.

“300 ribu..” jawab si embak-embaknya.

Pantesan gak dibeliin..mahal amat..batin Jiyeon.

“Jepit ini asli dari perak mba.. batunya juga kristal asli..” jelas embak-embak yang melihat ekspresi bingung Jiyeon.

Jiyeon melihat sebuah jepit berbentuk hati yang dia suka. “kalau yang in berapa mbak??”

“Yang itu kadar peraknya sedikit..Cuma 50 ribu..”

Pantesan Kibum ngebet banget..harganya jauh beda..dasar matre..Kalo Jinki oppa ngasih jepit ini ke Kibum, pasti Kibum langsung jatuh hati..pikir Jiyeon.

Jiyeon segera menelephon kakaknya. “Oppa..trasfer duit dong..buat beli Kibum..gak usah banyak tanya..mau Kibum gak?? 350 ribu..” Hehe..lumayan..bisa beli jepit baru..batin Jiyeon.

“Tunggu ya mbak..saya ambil uang dulu..jangan dijual kesiapa-siapa ya…” Jiyeon segera mencari ATM dan mengambil uang kiriman dari kakaknya.

 

Setelah kembali dari ATM, Jiyeon membeli jepit yang ditaksir Kibum ditambah jepit yang ditaksir dirinya.

“Jepit mahal ini dibungkus rapih ya mbak..buat hadiah..” pinta Jiyeon.

“oh iya mbak..kalo ada yang nanya jepitnya dibeli sama siapa, bilang aja dibeli sama laki-laki ganteng..oke!!” pinta Jiyeon lagi.

“Oke..” jawab embak-embak sambil tersenyum.

 

Jiyeon pun kembali mencari Kibum, sungguh beruntung Jiyeon menemukan Kibum sedang berebut boneka dengan seorang gadis berambut panjang. Rambut gadis yang berebut boneka dengan Kibum sangat berantakan, terlihat saku seragamnya robek, sepatu gadis itu pun hilang sebelah..dan Jiyeon pun hanya bisa berkata “ckckck..Ronde ke tiga..”.

Orang-orang disekitar hanya menyaksikan perkelahian ini, bahkan ada yang dengan sengaja membeli cemilan dan duduk menyaksikannya seperti menonton WWF.

 

Jiyeon berinisiatif agar Kibum simpati kepadanya maka Jiyeon harus membantu Kibum. Jiyeon kemudian menghampiri kedua gadis yang sedang bertengkar dan memilih untuk menarik gadis yang penampilannya sudah hancur berantakan itu hingga jatuh kelantai. Tetapi boneka yang diperebutkan jatuh ketangan gadis yang ditarik Jiyeon, Jiyeon pun menggantikan posisi Kibum merebut boneka tersebut.

Kibum membantu Jiyeon mengambil boneka dari tangan Sekyung, Minho mencoba melerai ketiga gadis tersebut namun selalu gagal. Hingga akhirnya Kibum berhasil merebut bonekanya, Jiyeon menahan Sekyung tetap terbaring dilantai.

“Oppa… Kibum mau beli boneka ini..” rengek Kibum kepada Minho oppa sambil terengah-engah.

“Boleh..tapi minta ma’aph dulu sama Sekyung..” Minho menunjuk Sekyung yang babak belur dikeroyok Kibum dan Jiyeon.

“Ok..” Kibum menghampiri Sekyung dan kemudian membungkun 90 derajat. “Mianhe~..” Kibum meminta ma’af kepada Sekyung dengan manisnya, bagi Kibum asalkan Sekyung tidak mendapatkan apa-apa dari kakaknya dia sudah sangat puas.

Sekyung yang kesal menghampiri Minho. “Putus aja!! Gw gak kuat!!” Sekyung pergi dengan berlinang air mata, Minho mencoba mencegah Sekyung tetapi sudah pasrah.

Kibum tersenyum puas. “Oppa~ bayar bonekanya..” pinta Kibum seolah tidak terjadi apa-apa. Minho pun membayar bonekanya dan merapihkan rambut Kibum yang berantakan dengan tatapan meminta ma’af kepada Kibum.

 

Jiyeon merasa kasihan kepada Kibum, dia mengira kalau Minho telah menduakan Kibum dan Kibum berjuang sekuat tenaga untuk mempertahankan Minho. Bagi Jiyeon ini tidak adil untuk Kibum, Jiyeon Merasa kakaknya Jinki bisa membuat Kibum lebih bahagia.

“Kibum eonni..surat yang tadi..bisa Jiyeon ambil lagi??” pinta Jiyeon Kepada Kibum yang sedang menggandeng tangan Minho.

“Oh..surat yang isinya resep ayam goreng?? Nih..” Kibum mengembalikan surat tersebut.

“Udah dibaca??”

“Iya..tadi di Bis..salah ngasih yak??by the way..thanks ya atas bantuannya..gw pulang dulu ya..dah..” Kibum melambaikan tangan kepada Jiyeon dan Minho memberikan senyuman kepada Jiyeon yang membuat jantung Jiyeon berdegup kencang.

Ganteng banget..pantesan Kibum eonnie gak mau lepas..pikir Jiyeon.

 

Jiyeon baru menyadari kalau bungkusan berisi jepit yang baru dibelinya sudah tidak ada di tangannya lagi. Jiyeon panik dan mencarinya keseluruh penjuru mall, hingga akhirnya Jiyeon lemas dan pulang dengan menyesali bantuan yang dia berikan pada Kibum.

“Oppa bisa marah..aduh..gak bisa pulang kalo gini..” Jiyeon luntang lantung tidak berani pulang.

 

Sesampainya di rumah, Kibum langsung memamerkan jepit dan boneka yang dibelikan Minho untuknya kepada Jokwon appa dan Gain umma.

“Umma!!appa!! cantik gak??” pamer Kibum.

“Aigo~..Kibum kenapa berantakan begini?? Cepat mandi sana..kasian jepit cantiknya gak matching sama penampilannya..” perintah Gain umma.

“Minho..Kibum..habis mandi dandan yang rapih, pake baju yang paling mahal..ada tetangga baru yang mau dateng..kita makan malem bersama..” Jokwon appa sudah rapih dengan kemeja seharga satu jutanya yang didapat dari hasil menabung Gain umma selama setaun.

Minho melirik ke meja makan yang sudah tersedia banyak makanan. “Tetangga baru yang ngisi rumah kosong pinggir rumah??” Tanya Minho.

“Iya..katanya mereka punya anak laki-laki dan anak perempuan..siapa tau bisa jadi sahabat Kibum..” Gain umma melirik Kibum yang menaiki tangga menuju kamarnya, Kibum pun balas mencibir. Kibum memang tidak pernah punya teman dekat sejak kecil, baik yeoja maupun namja. Kibum lebih memilih bermain berburu ulat bersama kakaknya dan mendapatkan dirinya bentol-bentol daripada bermain masak-masakan dengan teman-teman perempuannya dengan menu ulat goreng (authornya juga gak mau main sama temen-temennya Kibum..hiiyyy *garuk-garuk*).

“Umma..udah beli sampo ama shower gel baru belum??” Tanya Minho.

“Udah..tapi biarin Kibum yang mandi duluan..supaya kebagian jatah sampo dan shower gelnya..” goda gain umma kepada Minho.

Minho hanya tersenyum dan segera menuju kamarnya.

 

TING~TONG~.. seseorang membunyikan bel, Jokwon appa segera membukakan pintu.

“Waaah..Pak Donghae..silahkan masuk..istri saya sudah menyiapkan makan malam..ayo ikut makan..” ajak Jokwon appa.

“Aduuhhh..jadi merepotkan saja..” jawab Pak Donghae basa basi busuk.

“Umma~..Pak Donghae sudah datang~..” seru Jokwon appa kepada Gain umma.

“Lho?? Sendirian pak Donghae?? Bu Heechulnya mana??” Tanya Gain umma. (Sudah ketebak kan kalau ibunya Heechul anaknya siapa??)

“Lagi nungguin Taemin..Taeminnya baru pulang dari les ninja..” jawab Donghae.

“Oh!! Itu bu Heechulnya dateng..ayo masuk silahkan..” Gain umma pun mempersilahkan tamu-tamunya menuju ruang makan.

 

“Minho~..Kibum~..ayo turun..kita makan malam bareng..” Gain umma memanggil anak-anaknya.

“Ne~..” jawab Kibum dan Minho yang kemudian menuruni tangga menuju ruang makan. Mereka balapan menuju ruang makan, Kibumlah yang pertama tiba diruang makan setelah berhasil mendorong kakaknya jatuh tersuruk hingga masuk kekamar mandi bawah.

“Kibum..kenalin..ini Pak Donghae, Bu Heechul dan Taemin..” Jokwon appa memperkenalkan tetangga barunya kepada Kibum. Kibum langsung terperanga melihat Taemin, Kibum belum pernah melihat mahluk seperti Taemin sebelumnya. Minho kemudian sampai, dan mendapati adiknya sedang melamun.

“AIGOO!!! Jangan ngelamun nanti susah dapet sinyal…” Minho menepuk kedua pundak Kibum dan membuat Kibum tersadar.

“Ayo kita makan..” ajak Kibum dengan ekspresi linglung. Kibum memilih posisi tempat duduk tepat di depan Taemin.

“Minho, kenalin ini Pak Donghae, Bu Heechul dan Taemin..kakaknya Taemin belum datang..nanti menyusul..katanya sedang les ikebana..” Jokwon appa memperkenalkan tetangga barunya kepada Minho.

“Annyeohaseo~..” sapa Minho sambil duduk disamping Kibum.

 

TING~TONG~..

“Ahh..itu pasti kakaknya Taemin..” seru Gain umma. “Kibum, ayo bukain pintu..”

“Ne~..” Kibum segera membukakan pintu. Kali ini Kibum semakin shock dengan apa yang dia lihat.

“Annyeong~..” sapa tamu tersebut.

 

Mengapa Kibum sampai shock?? Siapakah tamu tersebut?? Dan bagaimana nasib Jiyeon??

 

-Bersambung-

 

(muahahahah..aku senang membuat kalian penasaran..)

©2011 S3FFIndo Publishing

Dont Forget! :

– Give YOUR COMMENT after read this FF. Be a good reader. oKEY?

– UNTUK SEMUA READERS, TOLONG BACA READ FIRST terlebih dahulu. Kami telah menginformasikan tentang semua page sehingga JELAS PAGE/SUB PAGE mana saja yang harus kalian tuju terkait dengan kepentingan kalia, dan info-info lainnya yang mungkin membantu kalian semua ^^

– Thanks for Read and Comment this FF. Feel comfort to stay here and TOGETHER, BEYOND OUR IMAGINATION ~ ^0^

About sicantikbersinar

being bad or good is depend of our

Posted on 13 Juni 2011, in GeGey, SHINee Fanfiction, Super Fanfiction and tagged , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 14 Komentar.

  1. hahahaha.. ngakak abis baca ini ff..

    smua cast kelakuannya ajaib” bener! *jatoh dari kursi*

    ow yeah taemin les ninja biar bisa ngambil layangan yang nyangkut di atas pu’un

    lanjoot! *ditabok author*

  2. Dee is Mrs.LeeJinKi

    G heran lg kali anak”a pd sedeng orng umma appa’a aj pda gelo (ngelirik adam couple).It om bolo” ngeksis aj jd gr BP…Jd kibum ama jiyeon it setipe y eon?.Hehehe,malang nian nasib seo.lnjut eon,penasaran neh sm tamu’a.ASAP donk^^

  3. Akhirnya author dadang juga hampir aja mati 2hari gak baca ff #lebay bagus thor lanjutkan

  4. ini ceritax keren!!!!
    lucu gila
    hahahahahahahhahaha

    Gegey itu emang the BEST

  5. Gatel pas bagian ulet bulu -..-

  6. asli gimana bisa adam couple dapet anak minho sama key lol, itu minho dapet tinggi dari siapa coba.. ckckck bikin ngakak

  7. hahah, mantaapp!! ayo kibum jangan biarkan minho dengan yeoja lain!!

  8. lanjutannya pasti kocak.
    Lucu min🙂
    haha

  9. *ninggalin jejak* haha
    Ngebirit ke part 2

  10. missnandaa 최민호

    Ya tuhan ngakak mampus ini FF lawaknya gak ketulungan, wkwkwkwk *banting meja*😄

  11. Leni Nur Anggraeni

    wahhhh seru bangetttt ceritanya….

    yang part 2 nya dah dibikin belum????

    penasaran……………………………..

    hhehhe;;;:p

  12. ksian bgt minppa…😦
    tp aku suka ni ff..
    Kereeeeennnn…🙂

  13. hahahahahahaha….
    Kibum tuh…
    Bneran gnas bgt…
    Ckckck..
    Ksihan jiyeonn…
    Spa tuh tamu’a??
    Tdi kibum nksir sma taemin??
    Haiyo..
    Daebak dah chingu..
    Q smpe skit prut neh bca’a..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: