[FF/G] BROTHER COMPLEX (MINHO IS MINE) part 3

 

Main Cast:

  • Kim Kibum
  • Choi Minho
  • Lee Taemin
  • Kim Jonghyun
  • Lee Onew (?)

 

Support Cast:

  • Jo Kwon 2AM
  • Han Gain BEG

 

Genre: Comedy

 

Leght: Sequel

 

Rating: General


Diepisode ini akan terungkap kejahatan-kejahatan Kibum yang belum terungkap (mian lockets *bow*), jadi bagi anda yang merasa Kibum mania saya harap bersabar…

WARNING!!! BAGI YANG GAK SUKA ULET DISARANKAN UNTUK DI SKIP BAGIAN ULETNYA.. AHAHAHAHH

 

RCL!!!

 

 

Author POV

 

 

“Annyeong Kibum..” sapa Jinki kepada Kibum.

Kibum menghabiskan rotinya, dipandangnya Jinki cukup lama sambil

membersihkan remah-remah roti ditangannya dengan menepuk-nepuk tangannya ke celana piyamanya. Perlahan Kibum memindahkan pandangannya kearah Minho.

“Oppa!! Gwenchanayo?” Tanya Kibum.

“huh??..nnggg…ne~..” Minho menjawab tapi tampak tidak mengerti apa yang dikhawatirkan Kibum padanya.

 

Kibum kemudian masuk kembali ke ruang makan dan menegak habis susunya.

“Kibum..cepet mandi….” peritah Jokwon appa masih membaca Koran.

“Bentar lagi appa..” Kibum menggaruk-garuk lehernya gatal, ya..sepertinya memang sudah saatnya mandi..pikir Kibum.

Kibum melihat Minho berlari menaiki tangga menuju kamarnya. “Umma!! Sampo sama shower gelnya mana??” seru Minho menuruni kembali anak tangga dan menghampiri Gain umma yang sedang membereskan meja makan.

“Ada dikotak persediaan, di kamar mandi bawah..” jawab Gain umma. Minho kemudian menuju kamar mandi bawah setelah mengusap-usap kepala Kibum yang sedang duduk menyaksikan Gain umma membereskan meja makan.

“Jinki kemana??” Tanya Gain umma.

“PULANG!! NANTI KESINI LAGI!!!” jawab Minho berteriak dari dalam kamar mandi.

 

Kibum mengambil remote tv kemudian merebahkan dirinya disofa. Sebelah tangannya menopang kepalanya, sebelahnya lagi memijit-mijit tombol remote mencari kartun favoritnya spongebob square pants.

“Kibum.. cepat mandi..” seru Gain umma.

“Mallllleeessss..” jawab Kibum bete karena kartun favoritnya sudah selesai tayang. Kibum mematikan tivi kemudian memeluk bantal kursi dan memejamkan matanya.

“Kibum..Minho oppa katanya mau pergi tuh…” Gain umma menggoda Kibum, Gain umma tahu kalau Kibum tidak akan membiarkan Minho pergi tanpa dirinya.

Kibum langsung terduduk. “Sama Jinki??” Tanya Kibum.

“Iya..katanya sih..mau ke taman ria..” Gain umma menaruh bunga ke dalam vas bungan barunya.

“Ke taman ria?? Masa cowo mainnya ke taman ria??” Kibum kembali merebahkan tubuhnya di sofa.

“Taemin juga ikut..” Gain umma menggeser-geser vas bunganya untuk mencari posisi yang pas.

“Aisssshhh!!! Si ninja itu ikut..” Kibum berlari menaiki anak tangga menuju kamar mandi atas, tetapi  kemudian turun lagi dengan menyelendangkan handuk dibahunya dan menunggu Minho selesai mandi di depan kamar mandi bawah.

“Kenapa gak mandi di atas??” Tanya Gain umma.

“Gak ada sampo sama shower gel nya..” jawab Kibum yang duduk di anak tangga.

 

Minho akhirnya keluar dari kamar mandi dengan hanya menggunakan boxernya dan handuk dikepalanya.
”Oppa porno!!” Kibum kemudian masuk ke kamar mandi setelah mendorong Minho menjauhi dirinya.

 

Kibum menggigil keluar dari kamar mandi, terpaksa Kibum mandi dengan air dingin karena stock air hangat dihabiskan Minho.

Sambil menggigil Kibum membuka lemari pakaian, memilih-milih baju terbaiknya. Terdengar suara motor dipanaskan dari arah garasi. Tidak mau ditinggal Kibum asal mengambil baju, dengan terburu-buru Kibum menyisir rambutnya, mencari ikat rambut yang matching dengan dress birunya.

“Ahh..iket rambut yang baru dibeli kemaren..” Kibum teringat kembali tragedy Nichole dan mengurungkan niatnya memakai ikat rambut tersebut, Kibum tidak mau merusak hari ini, Minho tidak mengungkit kejadian kemarin hari ini atau pagi ini, atau mungkin..belum mengungkit.

Kibum menyisir rambutnya dengan jari dan memutuskan untuk menggerai rambutnya saja. Diambilnya tas slempang kecil berwarna putih dan memasukan dompet serta handphonenya. Masih ada space yang cukup luas di dalam tasnya, Kibum berfikir benda apalagi yang akan dibawanya. Kibum membuka laci meja belajarnya, mencari sebuah i-pod. Prediksi Kibum Jinki pasti akan melakukan PDKT di taman ria, untuk menghindarinya Kibum berencana untuk mendengarkan i-pod seharian.

“Yeeyy..ketemu..” Sebuah i-pod berwarna merah jambu dengan earphone yang sudah putus sebelah.

“Aisssshhhh!! Gara-gara si Jessica!!!” Kibum teringat kembali peristiwa yang terjadi sekitar sebulan yang lalu, sewaktu Kibum berusaha membuat Jessica tampak buruk dimata Minho.

Saat itu Jessica dan Kibum sedang menunggu Minho yang mengantri membeli tiket, Kibum menawarkan Jessica untuk mendengarkan i-pod agar tidak bosan. Jessica masuk kedalam jebakan Kibum dan menerima tawaran Kibum. Disaat Jessica hendak mengambil i-pod dari tangan Kibum, Kibum menahan sebelah earphonenya sekuat tenaga. Jessica berhenti menarik i-podnya karena Kibum tidak melepaskan sebelah earphonenya, Kibum tidak sabaran dan menarik paksa earphonenya hingga terputus. Kibum kemudian mengadu kepada Minho kalau Jessica meminjampaksa i-podnya hingga membuat earphonenya terputus. Kibum memang berbakat menjadi bintang sinetron berseason 7, aktingnya membuat Minho kecewa terhadap Jessica. Jessica yang kesal karena Minho lebih membela adiknya meminta putus detik itu juga.

 

Kibum mendengar suara motor Minho menjauh dari rumah. Apakah Kibum ditinggal?. Kibum memasukan kembali i-podnya kedalam laci, mengambil sepatu high heelnya namun heelnya nyangkut dilubang rak sepatu hingga terpaksa Kibum mengambil sepatu flatnya. Kibum bergegas menuruni tangga menuju garasi. Motor Minho sudah tidak ada, begitu juga dengan helm pinknya. Apakah Kibum benar-benar ditinggal? Kalau memang iya Kibum akan membeci Taemin seumur hidup, bahkan akan menyuruh anak serta cucunya membuat anti fans Taemin. Kibum yakin sekali Taemin yang menduduki singgasananya di jok penumpang motor Minho. Kibum marah sekali hingga menendang mobil sport Jokwon appa dan menyebabkan alarm mobilnya berbunyi.

“Kibum.. kasian mobil appa..” Minho datang dengan membawa kuci mobil Jokwon appa, dipijitnya sebuah tombol dan membuat alarmnya berhenti berbunyi.

Kibum senang sekali melihat Minho belum pergi meninggalkannya. Lalu, siapa yang mengendarai motor Minho oppa??..pikir Kibum.

“Motornya kemana oppa??” Tanya Kibum.

“Dipake appa sama umma..katanya mau jalan-jalan..” Minho kembali kedalam rumah, terdengar suara jendela-jendela yang ditutup kemudian dikunci, semenit kemudian Minho keluar dan mengunci pintu rumah.

“Khaja!” Minho minho menutup pintu garasi.

“Kita gak akan naik mobil appa?” Tanya Kibum.

Minho mengerutkan dahinya. “Ngapain bawa mobil, kita kan Cuma mau jalan-jalan ke taman..” jawab Minho.

“Ke taman ria kan??” Kibum mengikuti Minho yang jalan lebih dulu di depannya.

“Ke taman..kita mau bantu Taemin ngerjain tugas Siencenya..” Minho kemudian memasuki halaman rumah Taemin dan memencet bel rumahnya.

Hah!! Sialan gw ditipu umma!! Aisshhhhh..untung gw gak pake high heel.. tapi setidaknya gw gak ngebiarin Minho sama Taemin berduaan..pikir Kibum mulai memanyun-manyunkan bibirnya.

 

Taemin membukakan pintu, tersenyum kepada Minho. “Tunggu oppa..” Taemin kembali masuk kedalam rumahnya, dan kembali dengan menggendong ranselnya.

Ransel hitam yang cukup besar, kelihatannya berat. Minho tidak tega melihat Taemin menggendong ransel seberat itu, Minho menawarkan bantuan untuk membawakan ranselnya Taemin.

“Sini oppa bawain..” Minho melepaskan ransel dari bahu taemin dan menggendong ransel tersebut. Kibum tampak kesal, dia bertanya-tanya sejak kapan Minho oppa mulai dekat dengan Taemin.

Taemin tersenyum kepada Kibum, tampak puas karena sudah dapat membuat kesal Kibum.

“Kibum ah~.. mau bantuin gw juga??” Tanya Taemin kepada Kibum.

Kibum mebalas dengan menyipitkan matanya, seolah-olah berkata ‘awas lo macem-macem sama Minho oppa!!’ .

 

Taemin tidak merasa terancam, dia justru merasa tertantang, sudah lama taemin tidak mempraktekan jurus-jurus ninjanya.

Tak lama kemudian sebuah motor memasuki garasi halaman rumah Taemin, motor yang sama dengan sejenis motor Minho. Namja tersebut membuka helmnya tanpa turun dari motornya, orang pertama yang ditatapnya adalah Kibum.

“Jinki oppa..” sapa Taemin. Jinki turun dari motornya dan menggantungkan helmnya pada stang motornya.

“Annyeong Kibum..” Jinki menyapa Kibum, Kibum memaksakan bibirnya membalas senyuman kepada Jinki.

“Jonghyun oppa gak ikut??” Tanya Kibum kepada Minho.

“Gak lah.. Jonghyun hyung cidera, kakinya kepeleset waktu lari pagi..” Minho mendorong pelan pinggang Taemin menyuruhnya untuk berjalan didepan Minho.

Apa-apaan nih!! Double date!!..pikir Kibum. Kibum segera menggandeng tangan Minho, mencegah hal yang diinginkan Taemin terjadi.

 

Jinki berjalan didepan bersama Taemin, sesekali menoleh kebelakang kemudian kembali mengobrol dengan Taemin.

Kibum masing menggandeng tangan Minho, keduanya asik mengobrol selama perjalanan menuju taman membicarakan umma dan appa mereka yang pergi jalan-jalan.

Taemin dan Jinki duduk di kursi taman, menunggu Kibum dan Minho yang masih tertinggal dibelakang.

“Minho oppa!! Palli..” Taemin memanggil Minho.

Minho berlari menghampiri Taemin, menarik Kibum ikut lari bersamanya. Sesampainya di dekat bangku taman, Minho langsung duduk disamping Taemin melepaskan ransel kemudian menyerahkannya kepada Taemin. Tempat duduk yang masih kosong hanyalah yang disamping Jinki, Kibum tidak mau duduk disamping Jinki dan hanya berdiri di samping Minho. Jinki sepertinya tahu Kibum tidak mau duduk disampingnya, Jinki pun berdiri dan menyender dipohon sambil melipat kedua tangannya didada memberikan kesempatan Kibum untuk duduk tapi kibum tetap berdiri disamping kakaknya.

Taemin mengeluarkan semua peralatan dari dalam ranselnya, membagikan beberapa barang kepada Minho dan Jinki.

“Emangnya kita mau ngapain??” Tanya Kibum yang belum kebagian jatah tugas dari Taemin.

“Kita mau cari serangga..” jawab Minho yang sudah memegang jarring.

“Kibum ah~..” Taemin menyodorkan sebuah keranjang berisi beberapa toples kecil dengan tutup yang sudah dilubangi kepada Kibum.

Kibum belum mau menerimanya, “Buat apa??” Tanya Kibum kepada Taemin.

“Kita yang cari serangga, terus ntar lo yang nampung di toples..” jelas Taemin. Kibum mengambil keranjang tersebut dan melihatnya, tampak ada tulisan pada setiap toples.

 

Mereka mulai berjalan lagi, mencari serangga-serangga yang ada dalam daftar yang dibawa Taemin.

Minho menangkap kupu-kupu raja dengan jaringnya dan berlari kearah Kibum. “Kibum..buka toplesnya..” perintah Minho.

Kibum mencari toples dengan tulisan kupu-kupu, kemudian membukanya dan membiarkan Minho memasukan kupu-kupu tersebut kedalam toples.

“Ketemu! Ketemu!” Taemin mengambil belalang congcorang dengan tangan kosongnya. Kibum merinding melihat Taemin memegang belalang tersebut.

“Belalang..” Kibum mencari toples bertuliskan belalang dan membukakannya sehingga Taemin dapat memasukannya.

“Aghh!!” Minho melompat dibawah pohon, mencoba menggapai ranting tapi tak sampai.

“Jangan diambil rantingnya Minho!! Nanti kepiknya terbang..” seru Jinki.

“Taemin..naik sini..” Minho mengambil posisi jongkok dan memberi tanda kepada Taemin untuk naik ke pundaknya.

Tanpa ragu-ragu Taemin naik kepundak Minho dan berpegangan ke kepala Minho. Minho berdiri perlahan sambil memegang kaki Taemin, Taemin menjerit pelan sedikit kehilangan keseimbangannya. Akhirnya sepasang kepik berhasil diambil Taemin, Taemin menaruhnya ditangan kanan dan menutupinya dengan tangan kirinya mencegah kepiknya terbang. Minho kemudian menurunkan Taemin perlahan.

Kibum tidak terima dengan adegan yang dilihatnya, setan-setan Kibum mulai membisikinya. Kibum membuka toples berisi belalang yang ditemukan Taemin dan membiarkannya terbang kemudian menutupnya kembali.

“Kibum..bukain toples buat kepik..” Taemin berlari kearah Kibum.

Kibum membukakan toplesnya, Taemin memasukannya. Taemin melihat belalangnya sudah tidak berada di toples. Betapa kesalnya Taemin pada Kibum, atau lebih tepatnya, kecewa pada dirinya sendiri karena mempercayakan toplesnya kepada Kibum.

“Kibum..lo tau kan congcorang udah langka??” Taemin memandang sedih toplesnya.

“Kenapa Taemin??” Minho dan Jinki menghampiri Taemin.

“Congcorangnya ternyata ninja!! Bisa kabur dari toples..” Kibum memberikan penjelasan kepada Minho. Tentu saja Minho tidak mempercayainya dan mencoba menghibur Taemin.

“Ntar oppa cariin lagi..” Minho menepuk pundak Taemin, dan mengusap-usap lengannya. Melihat perlakuan Minho kepada Taemin, Kibum menyesali perbuatannya, Kibum menyesal mengapa tidak semua serangga dia lepaskan. Kenapa hanya belalang yang dia lepaskan.

 

Mereka melanjutkan perburuan serangga mereka.

“Taemin..sini..” Jinki memanggil Taemin, Taemin menghampiri Jinki. Keduanya jongkok ditengah jalan taman.

“Ini ulat jenis langka…hampir punah..” Jinki menunjukan ulat yang berada di jalan.

“Jinja?? Waw..Taemin bisa dapet nilai A..ambil oppa..” Taemin menarik tangan Minho menyuruhnya mengambil ulat, hal ini dilakukan Taemin untuk menggoda Minho.

Tentu saja Minho tidak mau mengambil ulat, dan segera menjauh. Taemin tertawa puas melihat Minho ketakutan.

Kibum semakin suram. Melihat raut wajah Kibum, Jinki memanggilnya mengajak untuk bergabung melihat ulat langka temuannya.

“Kibum..liat..garisnya warna pink..” Jinki mencoba membuat Kibum tertarik dengan ulatnya. Kibum menghampiri ulatnya dan membungkukan badannya untuk melihat lebih jelas.

“Ini jenis langka??” Tanya Kibum.

“yup!! Kayanya sebatang kara ditaman ini..” Jinki menceritakan riwayat hidup si ulat.

 

Kibum menegakkan badannya kembali dan menginjak ulat tersebut. Tampaknya tidak mungkin ulat tersebut hanya mengalami patah tulang atau gegar otak, sudah dipastikan ulat tersebut tewas.

“YA!! KIBUM!!” Taemin berdiri dan membentak Kibum. Kibum membalas dengan mengancam akan melepaskan semua serangga yang didapat.

“Kita cari ulat yang lain..” Jinki mencoba menenangkan Taemin.

“Kibum..” Minho menegur Kibum yang sudah kelewatan.

“Gak sengaja oppa..” Kibum berkelit, Minho mengisyaratkan Kibum untuk meminta maaf.

“Mianhe..” Kibum meminta maaf tanpa membungkuk.

“Puas lo.. gw gak bisa dapet nilai A..” Taemin menatap Kibum tajam kemudian pergi melanjutkan perburuannya.

 

Satu demi satu serangga terkumpul, termasuk congcorang yang dilepaskan Kibum. Taemin masih kesal pada Kibum, sepanjang perburuan taemin tidak berkata apa-apa kepada Kibum.

“TAEMIN!!” Jinki muncul dari semak-semak dengan membawa sesuatu ditangannya.

“Liat..kayanya Taemin bisa dapet nilai A..” Jinki menunjukan ulat-ulat yang berkumpul diatas daun. Ada lima ekor ulat, sejenis ulat yang sama dengan yang diinjak Kibum.

“Wahh..Jinki oppa daebak!!!” puji Taemin.

“Hyung!! Dapet dari mana???” Minho ikut senang Jinki menemukan ulat langka yang dapat memberi nilai A kepada Taemin.

“Disemak-semak..lagi kumpul keluarga..” jawab Jinki.

Professor ulat ini mulai mempresentasikan temuannya. “Yang ini appanya..ini ummanya..dan ini anak sulungnya..” Jinki memperkenalkan keluarga ulat langka kepada taemin dan Minho.

“Ini anak kedua dan ketiga??” Taemin menanyakan sisa ulat yang belum diperkenalkan.

“Bukan..ini paman dan sepupunya yang lagi berkunjung..” Penjelasan Jinki membuat Minho dan Taemin tertawa kencang. Kibum hanya menyaksikan sambil duduk dirumput taman.

 

Jinki memang ahli ulat, melihat Jinki begitu bersemangat dengan ulatnya Kibum mulai teringat masa kecilnya.

 

Flashback

 

**

 

Hari minggu yang cerah, udara yang tidak terlalu dingin dan tidak terlalu panas. Minho dan Kibum bermain nitendo di dalam rumah. Minho sering mengalah kepada Kibum dan pura-pura kalah. Usia Minho memang masih 5 tahun, tapi sikapnya sudah dewasa.

“MINHO YA~!!” Jinki memanggil dari luar, Minho menyimpan stik gamenya dan menemui Jinki diluar. Kibum mengikuti Minho dari belakang.

“Kenapa hyung??” Tanya Minho kepada Jinki. Jinki kecil tersenyum hingga matanya tinggal segaris, rambutnya berdiri padahal tidak menggunakan gel rambut. Tangannya menggenggam erat kantung plastik dengan sebuah toples didalamnya.

“Ayo berburu ulat!!” seru Jinki dari balik pagar rumah Minho.

“Tunggu hyung..” Minho berlari memasuki rumah, disusul dengan Kibum.

Minho mencari-cari sebuah toples kosong di lemari dapur.

“Oppa..Kibum ikut ya??” Kibum menarik-narik kaos Minho.

“Oppa mau cari ulat..” jawab Minho tidak mau adiknya ikut.

“Ulat??” Kibum memang belum mengenal ulat.

Minho menemukan sebuah toples kosong dan mengambilnya, kemudian bergegas menemui Jinki diluar. Kibum terus mengikuti Minho dari belakang.

“Hyung..ayo ke taman..” ajak Minho kepada Jinki.

Jinki terdiam dan melihat kearah Kibum. Minho baru menyadari kalau Kibum membututinya.

“Kibum..jangan ikut..oppa mau cari ulat..” Minho menyuruh Kibum kembali kerumah.

“Kibum pengen liat ulat..” Kibum menarik kaos Minho.

“Jangan..Kibum dirumah aja..” Minho menarik tangan Kibum dan menuntunnya pulang ke rumah. Tapi Kibum melepas genggaman tangan Minho dan berlari menuju Jinki.

“Oppa..Kibum ikut ya??” Kibum tersenyum sangat manis kepada Jinki memohon agar diajak berburu ulat.

Jinki tersipu melihat senyuman Kibum, dari sinilah Jinki mulai jatuh cinta kepada Kibum.

“Boleh..” Jinki kecil termakan rayuan maut Kibum kecil dan mengijinkan Kibum ikut dengannya.

 

Jinki kecil, Minho kecil, dan Kibum kecil pun pergi ketaman dan mulai mencari ulat.

“Hyung!! Yang ini bagus..” seru Minho yang menemukan ulat bulu berwarna hitam. Minho pun mengambilnya tetapi langsung melepaskannya karena kaget dengan tekstur bulunya (kyaaa!!!! Authornya gatel gatel!!! *garuk2*).

“Oppa!! Yang ini ada dua!!” Kibum menemukan sepasang ulat hijau, Jinki dan Minho menghampiri Kibum.

“Ulatnya ini lagi pacaran..” Jinki mendekati Kibum yang duduk jongkok di dekat semak-semak.

“Mana??” Minho mendekati sambil menggaruk-garuk tubuhnya.

“Liat liat!! Yang ini laki-laki..” Jinki menunjuk pada ulat yang lebih besar. “Yang ini perempuan..” Jinki kemudian menunjuk pada ulat yang lebih kecil (Jinki sotoy).

“Kibum mau yang laki-laki!!” Kibum mencoba mengambil ulat yang besar, tetapi dihentikan oleh Jinki.

“Jangan!! Harus ijin dulu..” Jinki menarik tangan Kibum yang hendak mengambil ulat.

“Gimana cara ijinya..??” Kibum tersenyum kembali kepada Jinki, wajah Jinki kecil semakin merona.

“Biar oppa yang minta ijin..” Jinki kecil cari muka didepan Kibum.

“Bu ulat..pak ulatnya Jinki ambil ya..” Jinki kemudian mengambil ulat yang besar dan memberikannya ke tangan Kibum.

“Oppa!! Oppa!! Masukin toples!!” Kibum menghampiri Minho yang masih garu-garuk.

Jinki pun mengambil ulat yang kecil dan memasukannya beserta potongan ranting berdaun kedalam toplesnya.

“Kibum..jangan lupa masukin daun..buat makanannya..” Jinki menyodorkan sebuah ranting yang masih berdaun.

“Kibum..nanti ulatnya berubah jadi kupu-kupu..” Jinki mengajarkan metamorfosis kepada Kibum.

“Kupu-kupu??”

“Iya..nanti bisa terbang..” Jawab Minho.

“Mau dikasih nama siapa??” Jinki bertanya kepada Kibum.

“hhmmmm…Romeo!!” jawab Kibum.

“kalau gitu ulat oppa namanya Juliet..” Kibum memberi nama ulat Jinki. Jinki tersenyum malu didepan Kibum.

 

“Ayo pulang Kibum..oppa udah gatel-gatel..” ajak Minho.

“Kibum juga gatel-gatel..ayo pulang oppa!! Minta minyak kayu putih sama umma!!”

 

Jinki kecil, Minho kecil, dan Kibum kecil pulang ke rumah masing-masing.

“UMMA!! GATEL!!” teriak Kibum setibanya dirumah.

“Kibum?? Darimana??” Gain umma melihat kedua anaknya bentol-bentol dan membawa ulat dalam toples.

“Berburu ulat lagi Minho??” Tanya Gain umma sambil melepaskan baju Minho.

“Ne~..” jawab Minho.

“Umma!! Liat..ini Romeo..” Kibum memamerkan hasil buruannya.

“Romeo??” Gain umma kemudian melepas baju Kibum dan memandikannya.

“Umma..kenapa Kibum gatel-gatel??” Tanya Kibum sambil dimandikan Gain umma.

“Romeo yang bikin kibum jadi gatel-gatel..” jawab gain umma sambil tersenyum.

 

Selesai mandi gain umma menaburkan bedak kepada Minho dan Kibum. Kibum terus melihat kearah toples dimana Romeo tinggal. Kibum berfikir ternyata Romeo sangat jahat sehingga membuatnya gatal-gatal.

Kibum mengambil toples tersebut dan berlari keluar rumah.

“Mau kemana Kibum??” Tanya gain umma.

“Mau buang Romeo!!” jawabnya sambil terus berlari.

 

Setibanya diluar, Kibum hendak membuang Romeo ke bak sampah. Tapi Kibum mengurungkan niatnya. Kibum kecil berfikir hukuman dibuang ketempat sampah tidak cukup untuk Romeo yang sudah membuatnya gatal-gatal, Romeo harus dihukum lebih dari sekedar dibuang.

Kibum melihat Jiyeon dan teman-temannya sedang bermain masak-masakan. Kemudian Kibum menghampiri Jiyeon.

“Jiyeon..bisa masak ulat goreng gak??” Tanya Kibum kepada Jiyeon yang sedang memotong-motong dedaunan.

“Gak bisa..Jiyeon lagi masak oseng-oseng..” jawab Jiyeon masih sibuk dengan memotong daun-daunnya.

“Masa cuma masak sayuran?? Gak pake dagingnya??” Kibum terus bertanya.

“Dagingnya apa??” Jiyeon menghentikan kegiatan memasaknya.

“Ini..ulat..bisa jadi dagingnya..” Kibum menyodorkan toples berisi Romeo kepada Jiyeon.

Jiyeon kemudian mengambil ulat dan memotong-motong ulatnya menggunakan pisau mainannya. Melihat Romeo sudah dihukum mati, Kibum pun senang dan kembali pulang.

 

Pukul 5 pagi keesokan harinya terdapat mobil box di depan rumah Jinki. Keluarga Jinki hendak pindah karena appanya Jinki mendapatkan promosi di kantornya dan diberikan rumah dinas.

Kibum masih terlelap, begitu juga dengan Minho. Jinki kecil melihat kearah rumah Kibum berharap dapat berpamitan dengan cinta pertamanya. Tapi ummanya Jinki menyuruh Jinki segera masuk kedalam mobil. Pada akhirnya Jinki tidak bisa bertemu lagi dengan Kibum.

 

**

 

“Kibum..” panggilan Jinki membuyarkan lamunan Kibum.

“Tolong buka toples buat ulat..” pinta Jinki sambil tersenyum. Kibum mencari toples bertuliskan ulat, di dalamnya sudah terisi ulat sejenis Romeo. Ulat hijau, Kibum teringat kembali kepada Romeo.

“Kibum..” Jinki memanggilnya lagi. “Ulat yang itu dibuang ajah..” pinta Jinki.

Kibum mengerutkan dahinya. “Dilempar aja??” Tanya Kibum bingung bagaimana cara membuang ulat yang baik agar tidak menyinggung Jinki.

“Taro disemak-semak..biar gak keinjek..” Jinki menunjukan semak-semak disamping Kibum dengan dagunya.

Kibum berdiri dan membuka toples berisi ulat. Dimiringkannya toples tersebut sehingga ulatnya jatuh kesemak-semak.

“Masukin oppa..” Kibum menyodorkan toples kearah Jinki. Jinki memasukan ulatnya sambil menatap wajah Kibum.

 

“Ayo kita pulang..udah dapet semuanya..” ajak Taemin.

Kibum langsung menggandeng tangan Minho. Seperti saat mereka berangkat, Jinki dan Taemin berjalan didepan Kibum dan Minho.

Saat akan menaiki gunungan Jinki naik terlebih dahulu dan menawarkan bantuan kepada Taemin. Minho mendorong Kibum untuk naik terlebih dahulu, tapi Kibum tidak mau, Kibum tidak mau ditolong Jinki. Akhirnya Minho naik terlebih dahulu kemudian menawarkan Kibum bantuan. Saat tangan Kibum memegang tangan Minho, Kibum terpeleset dan menarik Minho jatuh bersamanya.

“KIBUM!!” teriak Jinki.

 

Kaki Kibum dan Minho terkilir, Kibum bahkan tidak bisa berjalan karena kesakitan. Minho tidak bisa memapah Kibum karena kakinya pun terkilir. Jinki jongkok membelakangi Kibum dan menyuruh Kibum untuk merangkul bahunya agar Jinki bisa menggendong Kibum. Jelas saja Kibum tidak mau.

“Kibum..oppa gak bisa gendong Kibum..” Minho melingkari tangannya dibahu Taemin, Taemin mencoba memapah Minho.

Tapi Kibum tetap tidak mau dan malah melihat kearah Taemin yang sedang memapah Minho.

“Taemin juga gak akan kuat gendong Kibum..” Minho terus membujuk Kibum agar mau digendong Jinki.

Akhirnya Kibum menyerah, dia tidak mau ditinggal sendirian. Kibum merangkul bahu Jinki, Jinki mulai berdiri perlahan dan memegang paha Kibum agar Kibum tidak terjatuh.

“YA!! Jinki!! Jangan pegang-pegang!!” Kibum membentak Jinki.

“Mau paha atau pantat yang dipegang??” tawar Jinki, Kibum akhirnya terdiam.

 

Bagi Kibum, perjalanan pulang terasa lebih jauh. Hatinya terus bergejolak melihat Minho dan Taemin berpelukan. Sebenarnya Taemin memapah Minho, tapi dimata Kibum mereka tampak seperti berpelukan.

Kibum memperhatikan wajah Minho, tampaknya Minho sangat bahagia mengobrol dengan Taemin. Kibum melihat ekspresi Taemin, sama seperti Minho, wajahnya berseri-seri. Kibum berjanji dalam hatinya tidak akan membiarkan 2Min couple ini bahagia.

 

Sesampainya dirumah, Jinki mendudukan Kibum di sofa. Rumah terlihat sepi bagi Jinki.

“Jokwon appa sama Gain umma belum pulang??” Tanya Jinki kepada Minho.

“Belum..ssshhhh..” jawab Minho kesakitan. Jinki pergi menuju dapur, tampak sedang mencari sesuatu.

“Oppa?? Sakit??” Tanya Taemin sambil melihat kearah kaki Minho yang mulai bengkak.

“Ne~..” jawab Minho sambil tersenyum, wajah Taemin berubah menjadi merah.

Aisshhh..sudah gw duka si Ninja bakalan jatuh hati sama Minho oppa.. batin Kibum yang melihat Taemin merona.

“Taemin ah~..punya ramuan yang bisa nyembuhin luka gak??” Tanya Kibum, wajah Taemin berubah menjadi agak kesal.

“Ada..” jawab Taemin.

“Wah..daebak!! cepet ambil Taemin..oppa pengen coba pengobatan ala Ninja” pinta Minho.

“Ne~..” Taemin tersenyum kemudian menghilang ala Ninja.

 

“Gwenchana Kibum??” Jinki kembali dari dapur dengan membawa mangkok besar berisi air dan es batu.

Jinki menaruh kaki Kibum yang terkilir kedalam mangkok.

“YA!! Sakit..” Kibum berteriak tapi kemudian mereda, kakinya terasa lebih baik.

“Hyung!! Masih ada air es??” pinta Minho ingin memdinginkan kakinya juga.

“Habis..” jawab Jinki.

“Oppa sini..masih ada tempat buat satu kaki lagi..” Kibum menari Minho mendekatinya.

Minho pun bergeser mendekati Kibum dan memasukan kakinya kedalam mangkok.

“he he..adem hyung!!” Minho menepuk pundak Jinki sebagai tanda terima kasih.

Kibum menyenderkan kepalanya kebahu Minho, Jinki sedikit tidak suka dengan pemandangan di depannya dan pergi ke teras rumah.

 

Jinki duduk di kursi teras hingga akhirnya tertidur.

“Oppa??”

“nggg??” Jinki terbangun dan mendapati Kibum didepannya.

“Udah sembuh??” Tanya Jinki sambil melihat keadaan kaki Kibum.

“Udah..tadi diobatin Taemin..Oppa jangan tidur diluar..dingin..” Kibum kemudian memberikan kunci motor Jinki. “Oppa mending pulang aja..tidur dirumah..biar gak kedinginan..” Kibum mengusir Jinki secara halus.

“Ne~..” jawab Jinki berdiri dan menerima kunci motor dari Kibum. Tidak mau pulang cepat Jinki mencoba mengulur waktu.

“Minho gimana?” Tanya Jinki kepada Kibum.

“Udah sembuh juga..” jawab Kibum sambil tersenyum manis dan membuat jantung Jinki berdetak kencang.

“Jokwon appa sama Gain umma??”

“Belum..”

“Taemin??”

“Udah pulang juga..”

“nggg..jam berapa sekarang??”

“Jam 8 malem..”

“Oppa lapar..” Jinki menepuk perutnya.

“Jiyeon..sendirian dirumah kan??” Kibum mencoba membuat Jinki pulang.

 

Mengingat Jiyeon memang sendirian dirumah Jinki segera pulang. Tidak lama setelah Jinki pulang, Jokwon appa dan Gain umma tiba dirumah.

Kibum tidak menyambut Gain umma karena masih kesal telah dibohongi Gain umma. Kibum masuk kerumah seolah-olah tidak melihat Gain umma.

Sudah tiga minggu berlalu sejak berburu serangga. Semuanya berjalan sesuai keinginan Kibum. Minho selalu menjemput Kibum sepulang sekolah, Taemin tidak pernah terlihat mendekati Minho, hanya sesekali menyapa ketika bertemu saat akan berangkat sekolah. Jinki pun tidak datang berkunjung lagi, juga tidak menitipkan surat melalui Jiyeon.

Yah..semuanya memang berjalan sesuai keinginan Kibum. Tapi ada yang mengganjal dihati Kibum. Hari-harinya mulai terasa membosankan. Tidak ada lagi pergi ke food court dan menemukan Minho bersama seorang gadis. Tidak ada Taemin yang bisa diajak perang. Minho pun tidak sewangi dulu, kalau dulu wangi parfumnya bisa tercium hingga radius 10 meter, mungkin kini hanya beradius 3-5 meter. Tidak ada lagi elusan dikepala dari Minho. Kibum mulai bosan..benar benar bosan.

 

Makan malam dirumah, seperti biasa Minho duduk disamping Kibum dan sesekali mengambilkan Kibum lauk dan menaruhnya di mangkuk Kibum, semuanya berjalan sesuai keinginan Kibum.

“Oppa..” Kibum memulai pembicaraan dimakan malam yang terbilang sepi.

“mmm??” Minho mengambil capcay dan memasukannya kemulut.

“Mau Kibum cariin pacar??” Minho tersedak..bukan..semuanya tersedak, Jokwon appa dan Gain umma juga.

“Kibum..pergi tidur sana..” Jokwon appa mengambil segelas air putih dan meminumnya.

“AHAHAHAHAHA~..” Minho tertawa kencang sekali.

“Kibum sakit??” Gain umma menyentuh kening Kibum dengan punggung tangannya. “Agak anget..tapi normal..” Gain umma melanjutkan makannya.

“Kibum..AAHAHHAHAHAHAH..” Minho tampak ingin mengatakan sesuatu tapi tak bisa menahan ketawanya.

“Ya! Oppa! Kibum serius..”

Semuanya tidak menanggapi ucapan Kibum dengan serius dan melanjutkan makan malam mereka.

 

Selesai makan Minho pergi ke kamarnya, Kibum menonton tivi bersama Jokwon appa dan Gain umma.

 

TING TONG~

 

“Biar umma yang buka,,” Gain umma pergi membukakan pintu.

“Jinki!!” terdengar Gain umma menyebut nama Jinki, Kibum langsung mengecek apakah benar itu Jinki.

“Oppa??” Kibum melihat Jinki membawa ransel besar sekali, seperti mau berkemah.

“Kibum Annyeong~..” Jinki melambaikan tangannya kemudian menurunkan ranselnya dibantu dengan Jinki.

“Hyung!!” Minho mendekati Jinki dan mencoba membawakan ransel Jinki.

“Berat hyung!! Ayo ke kamar..” ajak Minho sambil menyeret ransel Jinki.

“Jinki oppa mau nginep disini??” Tanya Kibum kepada Gain umma.

“Keluarganya pergi ke Jepang..liburan..tapi Jinki gak bisa bolos kuliah..jadi sementara tinggal disini..” jelas Gain umma.

“Tapi kan bisa tinggal sendirian di rumah..namja kan??” Kibum merasa terganggu Jinki tinggal dirumahnya.

“Jinki gak mau sendirian katanya..udahlah Kibum..jadi makin seru kan dirumah..” Gain umma mengelus kepala Kibum dan kembali menonton tivi.

Seru?? Kita liat seberapa lama Jinki oppa bisa bertahan..batin Kibum.

 

-bersambung-

©2011 S3FFIndo Publishing

Dont Forget! :

– Give YOUR COMMENT after read this FF. Be a good reader. oKEY?

– UNTUK SEMUA READERS, TOLONG BACA READ FIRST terlebih dahulu. Kami telah menginformasikan tentang semua page sehingga JELAS PAGE/SUB PAGE mana saja yang harus kalian tuju terkait dengan kepentingan kalia, dan info-info lainnya yang mungkin membantu kalian semua ^^

– Thanks for Read and Comment this FF. Feel comfort to stay here and TOGETHER, BEYOND OUR IMAGINATION ~ ^0^

About sicantikbersinar

being bad or good is depend of our

Posted on 15 Juni 2011, in GeGey, SHINee Fanfiction and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 11 Komentar.

  1. Dee is Mrs.LeeJinKi

    Omaigot,emang it si Keybum dr kcil udah pu’a otak kriminal.Sungguh ternistakan dia d FF in,woahahaha😄
    Wuih,si Nyunyu bkal tnggal d rmah’a keybum noh.Apakah yg akn trjadi,mari qt sksikan d episd berikut’a…ASAP eon^^

  2. next part ya oen, asap ^^

  3. Author aku gatel2 baca part ini (˘_˘”)

  4. omona~ KEYeobo kok kriminal bgt yah?? (_ _) huwaaa… kayakx 2min di restuin tuh!! kkk~ lanjut dah..

  5. Romeo jadi korban mutilasi terencana >w<

    Jinki bisa buka musiun ulet klo gt. Hehehehehe

  6. Romeo jadi korban mutilasi terencana >w<

    Jinki bisa buka musium ulet klo gt. Hehehehehe

  7. aduh aduh hahahaha🙂
    seriusan FF’a kocak min
    bener-bener air mata yg keluar
    #lebay

  8. Aku penginnya jdi sma jinki *banyak permintaan*

  9. missnandaa 최민호

    Kasian bgt minho punya dongsaeng kaya kibum, gokilnya gak nahan xD

  10. 2min bsa jadian g ya???
    Lanjut k part 4 aaakkkhhhh..
    Heuheu🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: