[FF/G] BARBY SITTER part 7

Main Cast:

  • Kim Kibum as Gwebon
  • Lee Jinki
  • Kim Jonghyun
  • Lee Taemin as Taeyon
  • Choi Minho

 

Support Cast:

  • Tiffany SNSD
  • Lizzy After school
  • Jiyeon T-ara
  • Seunghyun FT Island
  • Jung Joori as Madam Joori
  • Heechul Suju as Nyonya Heesica
  • Song Jongki as Tuan Jongki
  • Sunny SNSD (cameo)
  • Jino SM The Ballad (cameo)
  • Niel Teen Top (cameo)
  • L / Kim Myung Soo Infinite (cameo)

 

Genre: Romance Komedi

 

Rating: G

 

Ehhhmmmm..sebenernya ini bukan part akhir.. part akhirnya cut sampe sini ajah..soalnya udah beda genre.. Cuma org yang berminat saja yang dikasih Link part endnya..hihihi.. anak di bawah umur baca sampe part ini aja yah..^^

Bukannya dikriminasi..tapi saya gak mau nanggung dosa anak dibawah umur..ahahahahah

 

Happy reading!!!

RCL please..

 

Gwebon POV

 

Punggung umma tampak mengerikan hari ini.

Bagaimana cara memulainya?

 

Umma..aku sedang hamil..

Ahni! Ahni!

Umma.. seseorang sudah membuatku terlambat menstruasi..

Ahniyo~

Umma.. aku mau menikah muda!

Tidak akan diijinkan.

Umma.. kau memenangkan lotre! Kau akan mendapatkan menantu berikut cucunya!.

Aisshh! Aku pasti dikubur hidup-hidup.

 

“Gwebon? Kenapa hanya berdiri disana? Cepat bantu umma membereskan meja makan..”

“Ne.. umma..”

 

//

 

Jinki POV

 

Appa sedang santai.

Dia membaca Koran paginya sambil menegak secangkir kopi.

Tidak ada Taeyon dan Heesica.

Cukup aman..

 

“Appa..ada yang ingin kubicarakan.. masalah penting.. masalah namja..”

“Waeyo? Kau menghamili anak orang?”

“Okhhokk..okhhookk!”

Bagaimana  bisa tebakannya tepat sekali??

“Jinjja???”

 

Braakkkk!!!

 

Baiklah..ini bukan saat yang tepat.

 

//

 

Gwebon POV

 

Pijatanmu mantap sekali Gwebonie..”

“Tentu saja.. umma pasti lelah karena sudah menyiapkan sarapan bukan?”

“Dosa apa yang sudah kau perbuat Gwebon??”

Insting seorang umma.. dia langsung menyadarinya.

“Ahni umma.. aku hanya sayang padamu..”

“Kudengar… kemarin Sunny dibuang kelaut karena ketahuan hamil oleh ummanya..”

“Jinjja umma??”

 

Omo! Bagaimana dengan nasibku??

 

//

 

Jinki POV

 

Heesica..

Tak apalah.. yang penting Taeyon sudah pergi bersama Jonghyun..

 

“Appa.. kau lelah mengurus perusahaan sendirian bukan?.”

“Wae? Kau mau membantu?.”

“Kau belum cukup dewasa Jinki.. kau boleh membantu appa jika kau sudah menikah..”

Itulah tujuanku Heesica.. aku mau menikah!!

“Aku benar-benar ingin membantumu di perusahaan appa..”

Ayolah appa.. paksa aku untuk menikah.. pallii!!

“Kau tidak dengar apa yang dikatakan umma? Kau belum dewasa, kau belum memiliki rasa tanggung jawab didalam dirimu.. jika sudah menikah, barulah kau memiliki rasa tanggung jawab..ara??”

“Kalau begitu aku akan menikah..”

“Apa kau benar-benar sudah menghamili anak orang Jinki!!!”

 

Braakkk!!!

 

“Ahniyo appa..”

Pabo!

 

//

 

Gwebon POV

 

Eoddhokae??

 

Padahal Jinki oppa menyuruhku untuk cepat memberitahu umma. Batas waktunya hanya sehari. Kenapa Jinki oppa seenaknya memutuskan hari pernikahan kami?. Dua hari lagi kami akan menikah.

 

“Gwebon!! Cepat kemari!!”

“Ne!”

“Lihat! Mayat Sunny sudah ditemukan..aigoo..”

Omona~

Yang kulihat bukanlah Sunny. Melainkan diriku, jika aku mengakui kehamilanku pada umma.

 

Ting~ Tong~

 

“Ah ada tamu.. bukakan pintunya Gwebon..”

“Ne..”

“Ah! Chakama! Mungkin itu tamu umma.. biar umma yang bukakan..”

“Ne..”

 

 

“GWEBOOONN!!!”

 

Mwo? Kenapa umma berteriak??

Umma menghampiriku tergesa-gesa. Seperti ingin menelanku bulat-bulat.

Apa yang terjadi padanya?

 

“Gwebon!! Kenapa tidak bilang pada umma kalau kau hamil??”

“Mwoo!!!”

Darimana umma bisa tahu?

 

“Jadi.. anda mengijinkan kami menikah?”

 

Suara itu?

“Tentu saja.. ahahah..aigooo…”

 

Jinki oppa!!

Jadi tamu itu Jinki oppa!!

Dia tersenyum dan melambaikan tangannya kearahku. Disusul dengan Tuan Jongki dan Heesica umma dibelakangnya.

 

“Aku sudah lama ingin menimang cucu. Aku kesal sekali saat tetanggaku membuang anaknya kelaut karena anaknya hamil..padahal aku ingin sekali Gwebon hamil..”

 

Jadi umma juga setuju?

 

“Gwebon!! Kenapa tidak bilang sedari tadi!! Ini berita bagus!!”

 

Kenapa jadi begini?? Umma menjadi lebih mengerikan.

 

 

“Jadi, pernikahannya akan dilaksanakan secara tertutup?”

 

Aku tidak bisa bersikap seperti Jinki oppa saat ini.

 

“Ne, Gwebon masih sekolah.. jadi, pernikahannya tertutup saja hanya orang tua yang menyaksikannya..”

 

Senyum Jinki oppa merekah sekali..

Apa dia sebahagia itu? Ini neraka! Aku mau pesta pernikahan!

 

“Tapi.. terlalu cepat.. lusa? Kalian akan menikah lusa?”

“Ne. Bukankah lebih cepat lebih baik?”

 

Inilah salah satu kutukan yang didapat oleh seorang yeoja cantik.

Ada seorang namja yang menggebu ingin menikahiku. Dan aku terancam tidak akan menyentuh gaun pengantin seumur hidupku!

 

“Tapi.. apa tidak masalah bagi anda dengan ‘kecelakan kecil’ ini?”

“Ohh..aku mengerti maksud anda nyonya Kim, aku bangga sekali apada anakku Jinki.. kukira dia tidak akan bisa menghamili seorang yeoja..”

Tuan Jongki menepuk-nepuk punggung Jinki oppa. Ummaku memiliki besan yang sepemikiran ternyata.

 

“Justru aku yang ingin bertanya nyonya Kim, apakah kau tidak keberatan anakmu menjadi korban ‘kecelakan kecil’ ini?”

Ini bukan kecelakan kecil! Ini kecelakan paling mematikan! Aku bahkan terancan kehilangan pengagumku saat aku berjalan menuju altar!

 

“Tentu saja tidak.. aku senang, karena sebentar lagi aku akan memiliki cucu yang cantik dan tampan..ahahahhah..”

Cucu yang cantik? Tentu saja! Aku ibunya!

“Kau benar Nyonya Kim,, itulah yang kunanti..menjadi seorang nenek dari cucu yang cantik dan tampan..”

“Tenang saja Nyonya Heesica.. anakku Gwebon sangat cantik.. tentu saja cucu kita juga akan berkualitas baik..”

“Tidak kah kau lihat anakku Jinki.. dia juga akan ikut mengambil andil dalam menghasilkan cucu kualitas terbaik..”

Aku tidak setuju dengan Nyonya Heesica..

“Tapi.. delapan puluh persennya pasti berkat anakku Gwebon..”

Benar!! Pertahankan umma!

“Ahniyo~ perbandingannya 45.999 : 54, 001.. anakku Jinki menyumbang paling banyak..”

“Aku tidak sependapat..”

“Tentu saja seperti itu aturannya..”

“Sudahlah chaggiya~.. jangan membahas yang belum ada.. kita bicarakan saja masalah pernikahan..”

“Hahh! Kau benar Chaggi.. Nyonya Kim, kita lanjutkan setelah cucu kita lahir..”

“Baiklah.. aku yakin aku yang menang..”

 

//

 

Jinki POV

 

Darahku berdesir sangat hebat.

 

“Apa kita harus melakukan ini?”

“Ne! sudah kau tunggu saja!.”

 

Aliran darahku, mereka tersesat dikepalaku, berputar-putar tak tentu arah. Membuatku sedikit pusing dan berat.

 

“Kenapa lama sekali oppa?.”

“Kau sabar saja! Tetap pejamkan matamu!.”

 

Bibirnya seperti menantangku.

Degh!

Aishh! Jantungku mulai melakukan aksi protesnya. Jantungku meminta untuk segera dikunjungi darah. Namun malangnya si darah masih mencoba mencari pintu keluar dari kepalaku.

 

“Sampai kapan aku harus memejamkan mataku oppa?.”

“Kau tahu ini sulit bagiku bukan! Jadi bersabarlah sedikit!.”

 

Matanya masih terpejam.

Bibirnya masih menunggu.

 

Glekk~

Apa aku harus memulainya sekarang?.

Baiklah, kucoba untuk mendekatkan wajah kami. Aku bisa merasakan nafasnya berhembus dan terhirup oleh hidungku.

Degh! Degh! Degh!

Jantungku semakin memprotesku. Karena bukan aliran darah yang kuberikan, melainkan udara sisa hembusan Gwebon.

 

“Oppa..jika terlalu lama aku bisa tertidur..”

“Chakama..”

Sedikit berbisik. Karena sekarang aku sudah berada tepat didepan wajahnya.

 

Baiklah Jinki…

Sekarang cobalah sekuat tenaga kendalikan alirah darahmu. Jika mereka masih berada dikepala maka mereka akan keluar melalui hidung.

Aku berkonsentrasi penuh, memerintah kepalaku agar menutup saluran hidung dan menyebarkan darah yang berkumpul dikepalaku keseluruh tubuh perlahan.

 

Bibir kami hanya berjarak setengah centi. Aku tidak bisa bernafas. Tentu saja, sudah kuperintahkan agar menutup saluran hidungku.

Tapi, aku benar-benar sulit bernafas, membuat tubuhku semakin lemas. Kepalaku dingin. Sial! Sepertinya seluruh darah sudah meninggalkan kepalaku. Dan kini kepalaku kesepian.

 

“Oppa!!”

 

//

 

“Sudah kubilang ini akan sia-sia..”

“Tapi setidaknya kita sudah mencoba!”

“Ini rencanamu..bukan keinginanku..”

“Ya! Gwebon! Kau mau kita tidak berciuman saat menikah nanti?”

“Tidak masalah bagiku..”

Issshhhh!! Dingin sekali..

Gwebon menempelkan bantalan es batu dipelipisku, agar memarnya tidak berkembang menjadi benjolan. Ya, kepalaku terbentur saat pingsan tadi.

 

“Sudahlah oppa.. latihan ciuman ini tidak begitu penting..”
”Apa katamu! Ini penting bagiku!”

“Oppa! Lebih baik kita memikirkan bagaimana cara untuk memberitahu Taeyon..”

Taeyon.. benar juga. Cepat atau lambat dia akan mengetahuinya.

 

“Oppa, kau punya ide?.”

“Aa..aaawww~ jangan menekannya terlalu kuat.”

“Lakukan sendiri oppa.”

Gwebon menyerahkanku bantalan es batu. Terpaksa aku mengompres kepalaku sendiri.

 

“Kenapa harus besok? Dua bulan lagi aku ujian akhir, setelah itu upacara kelulusan, kita bisa menikah setelah itu..”

“Ta..tapi.. Lebih baik jika kita menikah sebelum perutmu membesar bukan?”

Harus secepatnya.. sebelum Gwebon mendapatkan menstruasinya kembali.

 

“Itulah intinya oppa! Jika perutku membesar dan semua temanku menyadarinya? Bagaimana?”

“Kita sudah menikah..”

“Tidak akan ada yang tahu aku sudah menikah jika pernikahan kita dilakukan secara tertutup.”

“Jadi maksudmu..kau ingin mengundang teman-temanmu?.”

“Setidaknya sanak familyku dan.. Hot Barb.”

 

Apakah aku terlalu egois? Mengorbankan impian pesta penikahan Gwebon demi kepentinganku sendiri?

 

//

 

Gwebon POV

 

Ada yang janggal.

Instingku mengatakan ada sesuatu yang tidak beres.

Kenapa Jinki oppa lama sekali? Dia bilang hanya akan menghirup udara segar. Tapi sudah leawt tiga puluh menit. Apa dia mengurungkan niatnya untuk melanjutkan latihan kiss kami?. Hmm.. itu lebih baik.

 

 

Aku mulai mencari Jinki oppa, berkeliling rumah. Sudah satu jam Jinki oppa tidak kembali. Dimana dia mecari udara segar?

 

Omo! Bulu kudukku berdiri. Kenapa tiba-tiba rumah ini menjadi sepi?.

“Oppa~”

Sepi sekali..

 

“Hmmpp!!!”

Apa ini!!

 

//

 

“Dia sudah mulai siuman.”

 

Kepalaku pusing sekali.

 

“Cepat pakai pelindung!”

Tiffany?? Seperti suara Tiffany..

“Omo! Dia mulai membuka matanya!”

Suara Jiyeon?

“Kau jangan panik seperti itu!!”

Lizzy??

“Eonni?? Apa helm ini cocok denganku?”

Taeyon!!!

 

“Ya!!! Apa yang kalian lakukan padaku!!!”

Apa-apaan ini? kenapa mereka menculikku? Mengikatku ditiang?

Dan, apa yang mereka kenakan?

Helm, pelindung sikut dan lutut, dekker, bahkan rompi pelampung?

“Kenapa kalian berpakaian seperti itu!!”

Taeyon tersentak saat aku membentaknya. Stik baseball ditangannya bahkan terjatuh.

“Kami hanya berjaga-jaga.. melindungi diri kami..”

Hah! Kupikir blender ditangan Jiyeon bahkan tidak dapat disebut sebagai alat pelindung diri.

 

“Kenapa harus menculikku?”

Semua anggota Hot Barb saling bertatapan.

“Kalian ingin aku turun dari jabatan Ketua Hot Barb?”

“Ahniyo~.. bukan itu eonni..”

Lizzy menaruh raket nyamuk dilantai sebelum dia membuka helm kuningnya.

“Lalu apa?.”

“Kami mencoba mencegahmu menikah dengan Jinki oppa.”

Mereka tahu? Mereka mengetahuinya?. Bagaimana mereka bisa mengetahuinya?.

 

“Kenapa kau tidak menceritakannya pada kami? Jika tahu masalahmu seperti ini.. tentu saja kami akan membantumu..”

“Apa saja yang kalian ketahui??”

“Kami bertanya pada tante Kim, kami tahu kau terpaksa menikah dengan Jinki oppa karena kau hamil.. jangan terlalu mengorbankan dirimu eonni..”

Aisshh!! Seharusnya aku bisa memprediksi ini. Tiffany sangat dekat dengan umma. Umma pasti menceritakannya pada Tiffany.

 

“Jangan menikah dengan Jinki.”

“Ne! dia kejam!.”

 

“Kenapa kalian berfikiran seperti itu padanya?”

Entahlah.. setelah lebih dekat dengan Jinki oppa, kurasa dia tidak seburuk itu.

 

“Hari ini Taeyon mendapatkan siksaan lagi.”

“Seseorang melempar ular karet kearah Taeyon!.”

“Tunggu! Ular karet tidak berbahaya!”

Sejak kapan ular karet termasuk kategori barang mematikan?

 

“Eonni.. ular karetnya memang tidak berbahaya, tapi dia melemparnya saat Taeyon sedang pedicure manicure!.”

“Lalu?.”

“Lihat ini!.”

Oke! Aku lupa Taeyon sudah termasuk anggota Hot Barb. Cat kuku yang belepotan termasuk hitungan berbahaya bagi kami.

 

“Jinki oppa bukan namja yang baik. Dia masih berusaha menyakiti Taeyon..”

“Luka dikaki Taeyon akibat tertabrak pun belum kering..”

“Dia bahkan berani menghamilimu agar kau tidak putus dengannya!.”

“Dia mungkin akan menyakitimu jika sudah menikah nanti..”

“Ne! sebagai pengganti Taeyon!.”

Oo! ada benarnya juga perkataan mereka. Tapi..

“Tapi..bagaimana dengan bayiku ini?.”

Tiffany tersenyum dan menepuk pelan pipiku.

“Tenang eonni.. kami sudah menemukan namja yang tepat untukmu..”

“Siapa?.”

“Choi Minho.”

MWOYA!!!!

 

 

Choi Minho, dia datang.

Dia bahkan sudah mengenakan jas pengantinnya. Dia tampan.

Setan apa yang merasukinya sehingga mau menikah denganku?. Dimana dia simpan perasaannya untuk Taeyon?.

 

“Choi Minho.. tapi dia..”

“Choi Minho sudah bersedia..”

Apa? Telingaku yang sudah rusak atau.. perkataan Tiffany benar?

“Eonni! Setidaknya kau mendapatkan kepopuleran jika menikah dengan Choi Minho..”

Bisik Jiyeon.

Minho hanya duduk sambil memandangi jam tangannya, kami sedang menunggu pendeta. Mereka serius akan menikahkan aku dengan Minho?.

 

“Choi Minho namja yang baik..”

Kami masih berkomunikasi dengan sedikit berbisik. Menjaga privasi kami dari Minho.

“Tapi Taeyon..”

“Taeyon yang meminta Minho untuk menikahimu.. ternyata Taeyon tidak pernah menyukai Minho, kudengar dia menyukai Jonghyun oppa..”

“Taeyon menyukai siapa? Apa yang kau lakukan Taeyon?.”

Dia mengorbankan perasaannya untukku?

 

“Eonni..”

Taeyon memelukku yang masih terikat di tiang. Kurasakan bajuku mulai sedikit basah. Taeyon menangis?

“Mianhe eonni..”

Hahh~ pabo Taeyon..

Dia pasti merasa bersalah karena demi melindunginya, aku sampai harus mengandung anak Jinki oppa.

Tapi kenapa dia harus mengorbankan Minho.. bukankah Taeyon menyukai Minho..

 

“Aku tidak mau menikah dengan Choi Minho..”

“Wae eonni!!”

Bukannya tidak menghargai pengorbanan Taeyon, tapi.. aku tidak mau menikah dengan Minho. Aku tidak menyukainya. Yah.. baru kusadari sekarang memang.

 

“Taeyon! Kau berbohong! Aku tahu kau menyukai Minho.”

“Sssttt..eonni!”

Taeyon membekam mulutku. Tapi terlambat, Minho sudah mendengarnya.

 

“Mwo? Taeyon.. kau bilang kau menyukai Jonghyun hyung..”

Minho menghampiri kami.

 

“Eonni.. seumur hidupku.. aku tidak akan pernah merelakanmu dekat atau bahkan menikah dengan Jinki oppa..”

Apa luka yang ditorehkan Jinki oppa begitu dalam sehingga Taeyon tidak bisa memaafkannya?.

Taeyon menangis tersedu-sedu memelukku. Suasana jadi semakin menyedihkan karena anggota Hot Barb yang lain ikut terdiam. Begitu juga Minho.

“Aku sangat menyayangimu Gwebon eonni…”

“Na do.. aku juga sangat menyayangimu pabo Taeyon!.”

“Hiks~..Aku tidak mau kau dilukai Jinki oppa.. maka setiap malam aku selalu berdoa agar Jinki oppa tidak akan pernah bisa menyentuhmu..”

Mwo?

“Taeyon lihat aku.. tatap mataku..”

Taeyon menegakkan kepalanya. Dia masih terisak.

“Kau mengutuk Jinki oppa?.”

Taeyon mengangguk. Jadi itu sebabnya Jinki oppa tidak pernah berhasil menyentuhku dengan tenang?.

“Aku bahkan rela kau merebut Minho oppa dariku..”

Aigoo Taeyon..

“Tapi eonni yang tidak rela Taeyon..”

 

//

 

Mereka masih belum melepaskan ikatanku. Aku tidak akan lari.

 

Aakkhhh~ pegal sekali kakiku..pinggangku juga sakit.

 

Minho masih bernegosiasi dengan Taeyon. Lizzy dan Jiyeon meminta maaf pada pendeta karena kami membatalkan pernikahannya. Syukurlah..

 

Tiffany.. memantau keluar jendela. Mengawasi kedatangan Jinki oppa. Jadi itulah sebabnya mereka memakai pelindung. Untuk menghadapi Jinki oppa.

 

Kenapa Jinki oppa belum juga datang?.

Selamatkan aku Jinki oppa..

 

Huh? Kenapa aku berfikiran seperti ini?

 

BRAAKKKKHHH!!

 

“Kyaaa!!!”

 

Seseorang mendobrak pintu. Jinki oppa. Apa Jinki oppa sudah datang untuk membebaskanku?

 

“Myung Soo! Niel! Kau handel namja yang bernama Choi Minho!”

“Ne!”

 

Seunghyun?? Bukankah seharusnya dia sedang di Hawaii??

 

“Jino! Serahkan nanasnya padaku!”

“Ne!”

 

“Ya! Anak manja! Apa yang kalian lakukan disini!”

Tiffany mencoba menghadang Seunghyun, Tapi Jino sudah menyemprotkannya sesuatu. Dan Tiffany langsung tidak sadarkan diri.

 

OMO! Kenapa jadi ricuh seprerti ini?.

Niel dan Myung Soo mengeroyok Minho. Taeyon sesekali mencoba membantu Minho dengan melemparkan sendok, garpu, dan apa itu? Blender?

Bugghh!!

Aawwww. Kepala Myung Soo pasti sakit sekali. Ternyata blender itu berguna juga.

 

Lizzy dan Jiyeon berusaha meobohkan Jino. Berkali-kali Jino terkena sengatan listrik dari raket nyamuk.

 

Seunghyun.. dia menghampiriku. Dia membawa nanas?

 

“Noona! Makan nanas ini.”

“Apa yang kau lakukan pada teman-temanku huh!”

“Aigoo noona.. cepat makan nanas ini..”

“Untuk apa aku memakannya?.”

“Ayolah noona.. makan saja..”

“Hmmpp..”

Seunghyun memasukan sepotong nanas kedalam mulutku. Secara paksa.

 

BUUGGHHH!!!

 

Ya Tuhan!!

Apa Jinki oppa tidak apa-apa? Kenap dia tiba-tiba datang dan menindih tubuh Seunghyun?.

 

“Jonghyun!! Keluarkan nanas dari mulut Gwebon!”

Kenapa dengan nanasnya? Apakah beracun?

“Gwebon noona akan segera keguguran! Dia sudah mengunyah nanasnya!”

 

Cuihhh~

Mulutku reflek memuntahkan nanas saat mendengar nanas ini dapat membuatku keguguran. Aku tidak mau keguguran..

 

“JONGHYUN!!! BANTU AKU MELEPASKAN GWEBON!!”

BUGH!! BUGH!!

Jinki oppa memukul Seunghyun bertubi-tubi. Aku tidak mau lihat! Tidak baik bagi ibu hamil melihat adegan kekerasan.

 

Aku mendengar suasana semakin kisruh. Ribut sekali. Tapi tidak ada seorang pun yang melepaskan ikatanku.

Aku menintip sedikit, membuka perlahan mata kananku. Ternyata Jonghyun oppa lebih memilih membantu Lizzy daripada melepaskan ikatanku. Aku memejamkan kembali mataku. Adegannya semakin brutal. Aku sempat melihat Taeyon menggigit tangan Myung Soo. Jiyeon menjewer telinga Jino.

 

BUGHH!!

 

Aucchhh!! Apa ini? sesuatu menghantam perutku cukup keras. Sakit sekali.

 

“Gwencana Gwebonie?.”

Jinki oppa mencoba melepaskan ikatanku.

Perutku sakit sekali.. apa yang sudah menghantam perutku?

 

“Aigoo.. wajahnya eonni pucat sekali.”

Perihh.. perutku perih sekali..

 

“Omo! Aku tidak bermaksud melempar helm keperutnya..eoddokhae??”

Aku sudah tidak tahan.. sakit sekali..

 

“Dia keguguran!”

Mwo? Keguguran?

 

“Darah.. cepat bawa dia kerumah sakit!!”

 

//

 

Percaya atau tidak..

Aku sudah mengalami tiga kali batal menikah..

 

Yang pertama, aku tidak ajdi menikah dengan Seunghyun karena Jinki oppa membakar seluruh persiapan pernikahan kami.

Yang kedua, aku tidak jadi menikah dengan Minho karena.. aku tidak mau mengambil halo rang lain.

Yang ketiga, aku tidak jadi menikah dengan Jinki oppa karena.. aku tidak pernah hamil!!!.

 

“Selamat Gwebonie!! Kau sudah lulus!!”

Umma mengecup keningku. Appa mengelus kepalaku.

 

Bila mengingat kejadian empat bulan yang lalu.. disaat aku mengira telah keguguran, padahal aku hanya mendapatkan menstruasiku. Dan sakitnya dikarenakan aku terlambat.

 

Ternyata, ini semua salah Jinki oppa.

Jinki oppa membawa fotoku dan memajangnya dikamar miliknya yang bertempatkan di rumah Seunghyun. Seunghyun melihat fotoku dan langsung jatuh cinta pada pandangan pertama. Bukan salahku jika Seunghyun jatuh cinta padaku.

Seunghyun bukanlan namja yang manja. Dia preman disekolahnya. Tetapi dia berpura-pura manja agar aku mau menjadi Baby sitternya.

Dan juga, Seunghyun lah yang salama ini melakukan penidasan yang kami kira adalah perbuatan Jinki oppa yang tidak menepati janjinya untuk tidak akan melukai Taeyon jika sudah menjadi namjachinguku. Dia melakukannya agar aku memutuskan hubungan kami karena Jinki oppa melanggar perjanjiannya.

 

“Chukkae!!”

“Oppa!! Kau datang?”

“Tentu saja aku akan datang..”

Jinki oppa meemlukku erat.

 

Tidak usah khawatir.. dia tidak akan mengeluarkan darah dari hidungnya atau pingsan karena menyentuhku. Karena Taeyon sudah mencabut kutukannya. Dongsaeng dan oppa ini sudah berdamai.

 

“Kau datang bersama Taeyon oppa?”

“Ne! tapi dia sedang memberi selamat pada Minho.”

Tentu saja, sudah menjadi tugasnya sebagai yeojachingunya Minho bukan?

 

Jonghyun oppa?

“Oppa? Apa yang Jonghun oppa lakukan disini?”

“Kau lupa? Dia akan melamar Lizzy hari ini.”

“Huhh?? Jinjja??”

“Ne!”

Aku tidak mengira Jonghyun oppa akan melamarnya. Well, aku sudah tahu mereka mulai dekat karena kesamaan sifat jahil mereka. Tapi, begitu cepatkah Jonghyun oppa melupakan Taeyon?.

 

“Gwebonie~ Chukkae.. aku sudah lama menunggu hari ini.”

Nyonya Heesica, atau dapat kubilang calon mertuaku yang kini kupanggil Heesica umma. Tentu saja dia menunggu hari ini. Aku sudah janji akan ikut dengannya ke New York untuk memesan gaun pengantinku kebutik Vera Wang.

 

“Jangan lupa kau ada janji denganku Gwebonie~.. kita akan Inggris.. membeli kalung dan cicin pernikahanmu..”

Joori umma, aku tidak bisa lagi membencinya. Walau bagaimanapun, dia juga masih calon mertuaku.

 

Sebenarnya. Alasan mereka mengajakku keluar negeri adalah, untuk memamerkan menantu cantik mereka kerelasi mereka diluar negeri. Aigoo.. repot sekali menjadi yeoja cantik.

 

Hari ini hari kelulusanku.

Hari dimana aku memulai meraih cita-citaku. Menjadi ibu rumah tangga yang baik.

Satu bulan dari sekarang akan sangat melelahkan. Karena kau akan mempersiapakan keperluan pesta pernikahan impianku bersama dua caoln mertua yang bisa kuandalkan. Heesica umma dan Joori umma.

 

No more Baby Sitter for Taeyon dan Seunghyun. Karena aku akan menjadi kakak ipar mereka yang siap melindungi mereka tanpa bayaran sedikitpun.

Dan juga.. Karena aku akan menjadi baby sitter anakku sendiri. Selamanya.

 

TWINS!! I’m Coming!!!

 

-tamat-

 

Bonus:

Interview

 

Author: Nama?

Jinki: Lee Jinki.

A: Pekerjaan?

J: pemegang saham restoran ayam terbesar seKorea..  ahni! seAsia!

A: Kau sudah punya pacar? *colek-colek genit ke Jinki*

J: Tentu saja aku punya!! Aku bahkan akan menikahinya!!!Aisshhh!! author mesum!

A: Pelajaran disekolah yang paling disukai?

J: Biologi.

A: huh?

J: karena setiap pelajaran Biologi aku diperbolehkan tidur didalam kelas.

A: Pantesan gak tahu cara bikin anak..

J: Mwo???

A: Ahni..hiraukan saja.. Next question.

J: Aku tidak mau diwawancara lagi!

A: Serius? Padahal sebentar lagi Gwebon datang buat ikut interview..

J: Jinjja?? Kalau begitu tanya apa lagi??

A:Ekhemm! Sekarang agak sensitive.. kenapa kamu selalu mencoba untuk menewaskan Taeyon?

J: Taeyon duluan yang mulai!!! Waktu Taeyon kecil, dia pernah ngejar-ngejar aku pake samurai!! Sambil berkata “Mati lo! Mati lo!”

A: Jinjja?? Omo!!

 

Gwebon: Aku sudah hadir!!

Taeyon: Aku juga!!

A: Silahkan duduk..

J: Ya! Author aku gimana??

A: kamu boleh pulang.. tuh ada besek buat oleh-oleh kerumah..

J:Aissshhh!! Habis manis sepah dibuang! *duduk di pojok nungguin Gwebon*

 

A: Nama?

G: Kim Gwebon! Sebentar lagi jadi Lee Gwebon.

T: Lee Taeyon! Dua tahun lagi jadi Choi Taeyon.

 

A: Pekerjaan?

G: mantan baby sitter.

T: ketua geng Hat Barb season 2.

 

A: Sudah punya pacar?

G: Heheh..*malu-malu kucing nunjuk Jinki di pojokan*

T: Udahlah.. Choi Minho.

 

A: Pelajaran disekolah yang paling disukai?

G: Biologi! Karena tidak ada pelajaran biologi disekolahku.

T: Agama! Semenjak aku mengetahui kalau aku mepunyai jiwa spiritual yang bagus. Maka aku selalu mengasahnya saat pelajaran agama.

 

A: ini pertanyaan buat Taeyon, kenapa waktu kecil kamu ngejar-ngejar Jinki pake samurai??

G: Jinjja!!!

T: jangan salah paham dulu.. waktu itu ada kutu dirambut Jinki oppa. Jadi mau Taeyon matiin pake samurai..(=.=a)

J: Ohh..jadi untuk melindungi oppa dari kutu? *tiba-tiba ikut nimbrung*

T: Ne!

J: Taeyon Mianhe!! Ternyata selama ini kau dongsaeng yang baik..*peluk Taeyon*

About sicantikbersinar

being bad or good is depend of our

Posted on 25 Juni 2011, in GeGey, SHINee Fanfiction and tagged , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 42 Komentar.

  1. first??
    Huahahahaha..
    Q ska bonus’a tuh chingu..
    Hihihi..
    By the way,,part slanjut’a d protect gtu chingu??
    Trus,,pw’a sma kyak nc yg lain atau nggak??
    Qlo beda,,cra dpet’a gmna chingu??

  2. Authooooor aku minta part terakhir yang author sembunyikan dong? Caranya gimana? Aku kasi email ku yah nuritrianingsihpangestika@yahoo.co.id hha akhirannya sungguh sangat mengejutkan. Aku kita taeyon suka sm jjong loh ckck nice FF ditunggu karya selanjutnya😀

  3. Hohooohooo.,,.,
    tamat,,vi gg da ncx,,,ckckkkkkk
    ntu prckpanx lucu,,msa bwa” samurai buat matiin kutu nah ntumah orngx yg mati
    hahhaa,,,,
    PWnya gmne ntuu??

  4. Hua ga nyangka bgt klo penyakitnya jingki karna kutukan teyeon… Dan seneng bgt gwebon akhirnya ama jingki..^^

  5. author daebak,,,
    ffnya seru n kocak abiss,udah lama g buka ni blog eh ada postnya author gegey jadi langsung baca ngebut mpe part ini🙂

    mian juga aq baru komen d part ini*peace*

    aq mau donk baca yg d protek blh mnt pwnya g???

  6. akhirx udh g ada slh paham!! tp sumpah nie ff bkin ngakak!! xD *thumbs up*

  7. aaiiiihh FF yang di bikin eonni sih selalu daebak !!!
    d^,^b
    hehehee

    eonni eonni… boleh minta PW nya gak ??? nanti q mz ke no eonni yang itu ya *tunjuk2 no eonni di atas*
    boleh ya eonn ??

  8. BAGI YG BELUM SAYA BALAS SMSNYA, MIANHE~ AXISKU EROR… AKU MINTA FB ATAU ALAMAT LAINNYA, BUAT KIRIM PASSWORD.. *BOW*

  9. Waaaa daebak ffnya!
    Maaf baru komen di part ini. Maaaaaaaf banget ya author karna suka susah ngomen pake hp saya hehe
    eh aku boleh minta pwnya gak? Caranya gimana thor?

  10. Gyaaa ….. Cool ….. love it

  11. Buahahahahaha….ini mah lucu bgt daaaahhh….. daebak!!!!!!!! d^*^b

  12. sumph ni epep dr part awal mpe akhr bkin aku ngakak trus.hahaXD,Sumpeh deuh knyol bgt,bnr2 keluarga2 yg aneh.hahaha-plakk/d lempar gwebon ke laut-.bikin sekuelna dong.hehe

  13. Hahahaha
    Seru ceritanya….
    Interview yg aneh…wkwkwk

  14. Aigoo…. Nilai biologinya parah ntuh… Hahahahaha
    apa2an cuma pegang2 gtu jadi hamil… Ya tuhan… Hahahaha

  15. yaaa~ baru baca ekspres dari part 1 sampe ending ….
    mian, komennya jadi satu di sini yaa .
    aku suka sama cerita, menghibur banget, konyol abis, dari part awal sampe akhir gak bisa berhenti ngakak😀
    sering-sering bikin ff beginian yaa thor ! hehehe😛
    aku pengen baca selanjytnya, boleh minta pw kah???

  16. ohh jadi itu alasan jinki mencoba menewaskan taeyon😀 keren keren thor

  17. ohh jadi itu alasan jinki mencoba menewaskan taeyon😀 keren keren thor ..hahahahaha

  18. ckckckck…..
    haduh haduh….dkibulin jinki mau ja,,haha

    lanjuutttt….

  19. eonni gegey q mnta pswordny ya….email q malaikatcinta35@yahoo.co.id,, ato dfb q ja d sweet_citty@yahoo.co.id,, please…..gomawo^^

  20. author, boleh tidak dibikin versi skip yang part 8?

  21. Ngakak ku bca ff nie dri part 1-7,,, bgus ching,,,
    tpi tt3p gK bz lo ng3byngIn gwebon i2 cwek tt3p aj kby4g keyppa,,,,

  22. asli gila banget gila gila gila

  23. xixixi

    asik asik ending’a TOP MARKOTOP WARKOP MANSTROB🙂
    hehe

  24. hahahaha…
    ternyata ketauan kl si onyuppa dikutuk sm si taeyon..
    jd setiap mw skinship pst slalu mimisan besar”an..
    hahah

  25. missnandaa 최민호

    Sumpah, ini ff kocak abis xD DAEBAK THOR >_<

  26. hahahahah..
    keren…
    hehehehhe..

    nice story….

  27. Huaaaa nih ff baguus bgt!! (y)
    Akhirnya terungkap juga kalo ternyata onew dikutuk ma taeyon wkwkkw
    Aaah jadi pengen cepet2 baca part 8 nih penasaran :9

  28. huahaha
    mpuun, itu ortuny jinki am gwebon kirain bkal bnuh mereka berdua, trnya malah kbalikanny ==” hhaha

    aigoo, interviewny jg knyol :p kekeke
    tp untunglah smua clear :p

    daebak thor ffnya * aq ngomong ini brapa kali yee kekeke* tp bneran deh ga boong :p

  29. Huaaa.. sumpah, ngakak bgt baca ni ff..
    ya ampun, trnyata dendam nya jinki krna slh paham.. cm karna kutu? ckckck
    dan tu taeyon jd juga dah ama minho..haha

  30. hwahahaha . . gokilz gokilz gokilz . . akhr na mnikah jg . . hmmm

  31. ak baru berkunjung, trnyata lanjutan barby sitter ama brother complex ada dsni ! makasih buat om google #pelukcium
    mian kalo ak ngcomment d part ini, hape ak trmasuk jaringan eror buat komen mengkomen.. smga yg ini masuk yaa.
    ak bener2 suka critanya ! gasia2 tngah mlm jelajah google, hhe

  32. ff nya daebak!! Authornya juga!! Thor minta pw nya gmana ya??

  33. chingu,, aq gk bsa bca yg part 8 krn pake password
    da gk yg gk pake password.,?? penasaran nie ma crta slanjut’a??

    chingu,, plissss,,!!!!!!!!!!!!!

  34. hmmm..
    gwenchana
    ceritanya keren bngt..
    qw park seung hi umurku 20th ndt’ tmen dketnya lee kyu han

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: