[FF/G] BARBY SITTER season 2 part 1

Main Cast:

  • Lee Taemin as Taeyon
  • Choi Minho
  • Kim Kibum as Gwebon
  • Lee Jinki
  • Kim Jonghyun

 

Support cast:

  • Heechul SUJU as Nyonya Heesica
  • Jung Joori
  • Song Jongki
  • Lee Seunggi
  • Lizzy After school
  • Choi Sulli f(x)
  • Seunghyun FT Island
  • Krystal f(x)
  • Suzy Miss A
  • Niel Teen Top
  • Jino SM The Ballad
  • Chansung 2PM
  • Eunhyuk SUJU
  • Changmin TVXQ
  • Siwon SUJU

 

Genre: Komedi Romance

 

Rating: G

 

 

Annyeong!!

Kangen Gwebon kah?? Na do..

Disini Gwebon akan lebih bijaksana (udah emak-emak soalnya).. dan main castnya diganti jadi Taeyon..heheheheh

 

RCL Please~

 

 

Taeyon POV

 

“Oppa pikir aku ini biang jodoh??”

“Kenapa kau tidak mau membantu oppamu ini..”

“Jangan seret aku kedalam masalahmu.”

“Jebal.. aku hanya pinjam Sulli selama sehari.. Taeyonie~..”

“Ckk~ baiklah.. tapi tunggu sebentar ya.. Sulli sedang menggantung Hara di ring basket.. tidak akan lama Seunghyunie oppa~.”

 

Aku sudah kelas tiga…

Kini aku yang menjadi ketua geng Hot Barb. Aku tidak bisa ikut dengan anggota senior Hot Barb karena arah pembicaraan mereka selalu mengenai bagaimana membuat anak dengan baik. Aku tidak pernah mengerti apa yang mereka bicarakan.

 

“Eonni.. tugasku sudah selesai.. aku sudah menggantung Hara di ring basket..”

Perkenalkan, anggota baru Hot Barb, Choi Sulli. Aku merekrutnya karena dia dongsaeng dari namjachinguku.

Jangan terkecoh dengan tampang polosnya. Dia seperti Lizzy eonni. Jahil sekali.

 

“Hara sangat menyebalkan, bisa-bisanya dia mencontek kertas ujian Taeyon eonni..”

Dan yang satu ini, namanya Krystal. Dia bisa menjadi anggota Hot Barb karena masih mempunyai hubungan sepupu dengan Tiffany eonny.

Dia seperti bentengku. Aku memang ketuanya tapi.. banyak yang tidak takut padaku karena wajahku yang terlalu cute. Maka wajah tidak ramah Krystal, dan sabuk hitamnya, bisa kujadikan tameng.

 

“Aigoo~ Seunghyun oppa! Apa kau datang bersama Jino oppa?”

Suzy. Aku tidak pernah memperkenalkannya pada Jino oppa. Dan bukan karena bantuanku dia bisa menjadi yeojachingunya Jino oppa. Mereka bertemu di club catur. Oleh sebab itu Suzy sangat ahli dalam mengatur strategi.

 

“Mianhe Suzy, aku datang bersama Niel…”

“Seunghyun oppa ada perlu apa kemari?.”

“Seperti biasa, aku ada perlu dengan Sulli.”

Tanpa basa-basi Sulli berkemas dan mengapit tangan Seunghyun oppa. Sulli senang karena hari ini dia mendapatkan pekerjaan tambahan lagi.

 

“Kali ini siapa korbanmu oppa?.”

Minggu kemarin Seunghyun oppa meminjam Sulli untuk menempelkan permen karet dirambut Hyun ah. Sulli pun pernah mencukur habis alis Nana.

“Kali ini kuminta kau membereskan Boram. Aku sudah bosan padanya.”

 

Satu hal yang tidak kumengerti.

Seunghyun oppa berubah menjadi.. player.

Meskipun harus kuakui dia menuruti nasehat Gwebon eonni untuk tidak pernah melukai yeoja. Oleh sebab itu dia selalu meminta bantuan Sulli untuk membereskan yeojachingunya jika dia sudah bosan. Selalu menggunakan paksaan, karena Seunghyun oppa tidak pernah bisa memutuskan hubungan secara halus.

 

//

 

“AKU PULANG~”

Kenapa rumah sepi sekali?.

 

“EONNI!!!”

Jangan bilang Gwebon eonni pun pergi. Apakah aku ditinggal sendirian?

 

“Ne!!”

Ah! Syukurlah dia ada di rumah.. aku sudah tidak sabar ingin bermain bersama Joon.

Aku berlari menuju kamar Joon. Sesampainya dikamar Joon, kuhirup dalam-dalam aroma khas kamar bayi. Lalu kuhampiri box tempat tidur Joon.

Tidak ada.. mungkin Joon sedang dimandikan. Kalau begitu aku bermain bersama Jess saja.

Kamar Jess berada diseberang kamar Joon. Aroma kamar yang sama seperti dikamar Joon. Tapi kamar ini terlihat lebih terang, mungkin karena sentuhan warna baby pink yang dominant.

Jess pun tidak ada di boxnya. Kemana si kembar pergi? Apa mereka berdua sedang dimandikan?

 

“Eonni!!”

“Ne!!”

“Kau dimana!!”

“Dapur!!”

Dapur? Mungkin sedang membuatkan makanan untuk si kembar.

 

 

Kutatap satu persatu barisan piala, penghargaan, dan medali yang terpajang menghiasi rak diruang keluarga.

“Jadi Jess dibawa Joori umma ke Taiwan?”

“Ne.. disana sedang diadakan kontes bayi sehat seAsia..”

Kontes bayi sehat lagi.. entah sudah berapa banyak piala yang sudah Jess dapatkan.

 

“Joon, dia bersama umma dan appa?.”

“Ne.”

“Kenapa ke LA tidak mengajakku?.”

“Kau sedang sekolah.. lagipula syuting iklannya memakan waktu yang cukup lama.”

“Lama? Jadi aku akan kesepian lagi beberapa hari ini?.”

Si kembar sibuk sekali. Padahal usia mereka baru satu tahun tapi jadwal mereka lebih padat dari jadwalku.

 

“Lalu.. kemana Jinki oppa?.”

“Sedang ke Cina.”

“Apa ada bisnis disana?.”

“Ahni. Oppa sedang membeli obat kuat..”

“Obat kuat?.”

Gwebon eonni tersenyum sedikit tersipu.

“Kami sedang ada program membuat anak lagi..”

“Jinjjaa!! Aigoo~ jika sudah lahir, dia jatahku!!”

Aku terlalu senang hingga hampir memuntahkan spagetiku.

“Miahe Taeyon.. kali ini sudah di booking oleh umma..”

“Tante Kim?”

Haahhhh… benar juga. Tante Kim tidak pernah mendapatkan giliran bermain dengan si kembar. Umma dan Joori umma terlalu memonopoli.

Kalau begini terpaksa aku harus membuat bayi sendiri.

 

//

 

Berbeda dengan tadi siang..

Suasana rumah berubah 180 derajat. Jika tadi siang aku hanya makan siang bersama Gwebon eonni, makan malam kali ini aku ditemani seluruh keluarga, termasuk kunjungan dari calon besan Gwebon eonni, Jonghyun oppa dan Lizzy eonni.

 

“Jess sedang tidur?.”

“Ne.. dia lelah..”

Senyum Gwebon eonni seperti sedikit dipaksakan. Sebenarnya dia tidak suka anaknya terlalu sering dibawa keluar negeri untuk mengikuti kontes.

Kulirik kembali rak diruang keluarga yang bisa kulihat dari ruang makan ini, bertambah satu lagi koleksi piala Jess.

 

“Hampir saja Jess tidak mendapatkan juara satu..”

“Bagaimana bisa?”

Aku sudah tidak kaget lagi melihat keakraban umma dan Joori umma. Semenjak kehadiran si kembar Joon dan Jess, mereka terikat oleh misi mereka yang sama, terus memamerkan cucu mereka keseluruh dunia.

“Kau tahu Heesica, jurinya hampir mendiskualifikasi Jess karena mereka tidak percaya kalau aku adalah neneknya..”

“Sudah kubilang bukan? Seharusnya aku saja yang mengantarkan Jess..”

“Oh! Jadi kau pun sependapat dengan juri itu??”

Aku juga sudah terbiasa, umma dan Joori umma akan kembali berselisih paham dalam hitungan detik.

 

“Makanku sudah selesai. Aku mau bermain bersama Joon.”

Tampaknya Seunghyun oppa pun merasa risih dengan pertengkaran kedua nenek baru ini. Seunghyun oppa tidak menghabiskan makan malamnya.

“Seunghyun! Jangan ganggu Joon.. biarkan saja dia melepas rindunya pada Amber..”

“Jinki oppa menarik kembali tangan Seunghyun oppa, menyuruhnya untuk menghabiskan makan malamnya.

 

Joon dan Amber? Jangan terkejut kalau mereka sudah dijodohkan semenjak mereka lahir.

Thanks berkat Joon yang merengek ingin pulang saat shooting iklan, akhirnya aku bisa makan malam bersama keluarga lengkapku. Hanya saja satu hal yang menggangguku adalah, Joon merengek ingin pulang karena dia rindu pada Amber.

Bayi jaman sekarang terlalu canggih! Mereka sudah mengerti cinta!

 

“Tidak usah sedih begitu Seunghyun! Sebentar lagi kami akan pulang.. kau bisa bermain dengan Joon setelahnya.”

Jonghyun oppa, ayah dari Amber, mencoba menghibur Seunghyun oppa.

“Lagi pula.. tujuan utamaku kemari sudah selesai…”

Jonghyun oppa memberi sinyal mesum pada Jinki oppa. Apa maksudnya? Jonghyun oppa selalu memberikan sesuatu pada Jinki oppa. Dan selalu secara diam-diam. Aku mulai curiga pada kedua appa muda ini.

 

 

“Ssstttt uljima Joon sayang.. tidak apa-apa.. besok kau akan bertemu Amber lagi..”

Gwebon eonni memnoba menghentikan tangisan Joon. Joon mengamuk saat Lizzy eonni membawa Amber pulang.

Dan korban dari amukan Joon adalah Chansung.

 

Oh! Belum kuperkenalkan Chansung pada kalian bukan?.

Dia bodyguard Joon. Bukan hanya Chansung saja, ada satu lagi bodyguard Joon, Eunhyuk oppa. Mereka mulai dipekerjakan umma semenjak ada seseorang yang mencoba menculik Joon. Joon memang sangat menggemaskan. Tidak heran jika banyak orang yang menginginkannya.

 

“Kau tidak apa-apa Chansung..”

Jinki oppa memeriksa luka dikepala Chansung oppa. Kepalanya robek karena terkena lemparan kursi. Jangan tanya siapa yang melempar kursi.

“Gwenchana boss! Ini tidak seberapa.”

Yah memang tidak seberapa dibanding dengan apa yang pernah di alami Eunhyuk oppa, koma selama dua hari karena karena kehilangan banyak darah. Dan itu membuatku sedikit berhati-hati dengan gigitan Joon.

 

Itulah sebabnya Joon lebih membutuhkan bodyguard daripada baby sitter. Jika baby sitter yang menjaganya, entahlah..mungkin sudah tewas.

 

//

 

Gwebon POV

 

“Sssttt.. uljima uljima.. umma ada disini..”

Aigoo.. sungguh malang Joonku. Ini tidak adil baginya. Amber bisa melepas rindunya pada Joon dengan melihat sampul seluruh produk bayi. Joon bintang iklan papan atas, tentu saja wajahnya terpampang diseluruh produk bayi.

 

“Ssstttt.. sudah jangan menangis.. kau mau tidur bersama umma malam ini Joon?.”

“Ya! Chaggiya! Biarkan Joon tidur dikamarnya!”

“Tapi Joon belum berhenti menangis oppa..”

“Kalau Joon tidur bersama kita itu berarti sia-sia aku ke Cina.”

“Besok saja kita buat adik untuk Joon..”

“Siro! Harus sekarang.. biarkan Joon tidur sendiri.. dia harus belajar menjadi namja yang tangguh!.”

Aku rasa Joon sudah terlewat tangguh. Mengangkat kursi? Umurnya baru satu tahun.

“Sini..aigoo Joon kau berat sekali.”

Jinki oppa mengambil Joon dari gendonganku. Aku masih takut menyerahkan Joon pada Jinki oppa. Cara menggendong oppa aneh sekali.

 

“Hati-hati oppa..”

“Joon kau harus tidur sendiri.. Amber lebih suka namja yang jantan..”

Eh? Kenapa Joon langsung berhenti menangis? Terkadang aku tidak dapat mengerti isi kepala suami dan anakku.

 

“Chaggiya kau siap-siap.. pakai pakaian yang paling sexy.. aku mau menidurkan Joon dulu..”

Isssshhh!! Tidak usah memakai pakaian yang sexy pun aku sudah terlihat menggoda.

 

 

Lama sekali..

Selalu begini.. Jinki oppa selalu berlama-lama berada dikamar Joon.

Apa mungkin Joon menangis lagi?

Sebaiknya aku memeriksanya..

 

 

Hhaaahhhh!! Tidak bisa kupercaya.

 

“Oppa! Bangun!”

Aku mengguncangkan tubuh Jinki oppa yang tertidur disamping box Joon.

“nnggg~”

Jinki oppa berdiri, tapi masih memejamkan matanya.

“Oppa! Isshh..”

Aku menahan emosiku. Takut Joon terbangun.

“Tenang saja chaggi.. ada obat kuat.. “

Hahh?? Bukan obat kuat yang kuhawatirkan. Tapi masa depan Joon!

“Sejak kapan oppa mengganti buku pengantar tidur Joon menjadi novel Twilight?”

“Akkkhh~”

Aku mencubit lengan Jinki oppa. Dan itu berhasil membuatnya sadar dari alam tidur.

“Hhmm??”

Sudahlah.. Jinki oppa masih Jet leg. Sulit membuatnya sadar. Lagipula sudah dapat kutebak sejak kapan oppa membacakan novel Twilight, buku yang dibaca malam ini sudah breaking dawn. Pantas saja Joon tumbuh sedikit aneh.

 

“Oppa.. ayo pindah ke kamar..”

Aku mendorong Jinki oppa, langkahnya masih terjontai. Tidak bisa kupercaya beberapa menit yang lalu dia menantangku untuk membuat Jinki junior yang lain.

 

//

 

“Annyeong Jess..”

Ugghhh~ Jess tidak kalah berat dengan Joon. Rambutnya sudah lebih panjang.

“Ayo kita mandi Jess..”

 

“Psstt~ Chaggi!”

“Ne oppa? Kenapa harus berbisik?.”

“Diman kau taruh obat dari Cinaku?.”

“Oppa..ini masih pagi..”

“Aku tahu.. kurasa obatnya hilang.. sudah kucari kemana-mana..”

“Kau yakin?”

“Ne..”

“Akan kucari setelah memandikan Jess..”

“Mwo?? Kau pasti laam jika memandikan Jess.. akan kucari sendiri..”

 

 

“Kau mau yang stroberi?”

“Tidak?”

“Bagaimana dengan Apel?”

Masih menggeleng juga?

Aigoo Jess..

“Baiklah Jess.. kau pilih sendiri sampo mana yang mau kau pakai hari ini..”

“djudchi..”

“Kau mau green tea? Tentu saja.. kau pasti lelah baru pulang dari Taiwan.. kau butuh relaksasi..”

“Sabun mana yang mau kau pakai Jess?”

“chosss..”

“Rosemary? Baiklah.. sekarang masuk kedalam bath tub..”

“cio!”

Ahkk! Aigoo! Kenapa Jess tidak mau masuk kedalam bath tub? Leherku cukup sakit saat Jess menggantung kuat dileherku.

“Wae?? Kau harus mandi.. Joon sebentar lagi bangun..”

“Cio!”

Jess masih menggantung erat dileherku. Kenapa tidak mau mandi?.

Pabo! Tentu saja Jess tidak mau mandi.. aku lupa belum menyalakan lilin aroma terapi dan musik jazznya..

 

 

“Lihat Jess.. bando ini bagus bukan?”

Jess masih tidak tertarik. Masih menolak jika kupasangkan bando kekepalanya.

“Jess! Lihat umma! Bukankah jepit rambut ini serasi dengan bajumu?”

Mwo?? Siapa yang mengajarinya mehrong??

 

“Jess!! Kau sudah mandi?? Kau harum sekali..”

Heesica umma langsung menciumi pipi Jess.

“Lihat apa yang nene bawakan untukmu?.”

Mwoya!! Jepit emas lagi??

“Umma.. jangan terlalu memanjakan Jess dengan perhiasan.. dia masih satu tahun..”

“Tidak apa-apa… anggap saja ini hadiah dari umma  karena Jess sudah memenangkan kontes kemarin.”

Jess dengan senang hati memakaikan sendiri jepit emas barunya.

Kalau boleh jujur.. koleksi perhiasan Jess lebih banyak dibanding koleksi perhiasanku. Itu karena Heesica umma lebih sayang pada cucu daripada menantunya.

 

“Oh iya Gwebonie.. kau harus beli majalah Healthy baby edisi bulan ini.. Umma dan Jess ada di cover majalah itu lagi..”

“Ne umma…”

Heesica umma membawa pergi Jess. Entah kemana lagi dia akan membawa Jess.

 

Healthy baby magazine?

Aku pernah ditelfon pihak majalah itu. Mereka menanyakan siapa nenek Jess yang sebenarnya. Itu karena Joori umma dan Heesica umma berebut ingin berfoto bersama Jess untuk cover majalah.

 

//

 

“Jangan meremasnya terlalu kuat Joon..”

 

Phessshhh~

 

Bagus! Ini bebek ke dua ratus enam yang dihancurkan Joon.

Akan kubelikan mainan bebek yang terbuat dari baja.

 

“Umma sudah kehabisan bebek.. kau bermain dengan bola saja ya?”

Aku membiarka Joon bermain dengan olanya, sementara aku menggosok punggung Joon.

 

Phesshhhh~

 

Aigoo~ jangan lagi.. aku sudak kehabisan mainan.

 

“kyaaa gheummng!”

Joon tertawa puas saat berhasil mengempeskan bola yang kuberikan. Entah mengapa rasanya aku melihat taring digigi Joon.

Ahni! Ini mungkin hanya perasaanku saja. Terlalu khawatir dengan buku novel Twilight yang dibacakan Jinki oppa kepada Joon.

 

//

 

Taeyon POV

 

“Oppa minum ini..”

“Apa ini?.”

“Cepat minum saja..”

“Baiklah.. tidak beracun bukan?”

“Ahni.. aman..”

Dengan sekali tegukan air mineral obat itu langsung tertelan Minho oppa.

 

“Yeobo~Untuk apa pil ini?”

“Jinki oppa membelinya dari cina.. Gwebon eonni bilang pil ini dapat membuatnya hamil..”

“Hamil??”

“Aku ingin hamil oppa.. aku ingin mempunyai bayi.. jadi jika kau meminumnya, aku bisa hamil.”

“Ya! Taeyon menjauhlah dariku!!”

“Wae oppa??”

“Sepertinya pil ini mulai bekerja!! Aku berbahaya!! Cepat pergi Taeyon!”

“pilnya sudah bekerja?? Tapi kenapa perutku belum membesar?”

“Aigoo Taeyon!! Cepat pergi!”

Wae?? Minho oppa terus mendorongku agar aku keluar dari mobilnya. Apa ini efek samping dari pil itu?

 

“Taeyon cepat keluar.. oppa akan menjemputmu kembali dalam satu jam..ah! ahni! Dua jam..”

“Ne.. oppa..”

 

 

Satu jam aku habiskan di coffe shop..

 

“Akhir-akhir ini banyak penculikan anak..”

“Wae?? Kenapa kau tiba-tiba membicarakan itu Suzy..”

“Lihat eonni.. bahkan dimajalah fashion pun ada berita penculikan anak..”

“Jinjja??”

“Tadi pagi pun.. saat aku mendorong Hyeoyeon ke selokan.. banyak orang yang membicarakan penculikan..”

Krystal yang sedari tadi diam saja akhirnya bisa mengikuti pembicaraan kami.

“Kau bertemu Hyeoyeon?”

“Ne.. aku masih dendam padanya karena sudah mengulir pensilku tanpa ijin.”

“Kebetulan sekali kau bertemu dengannya..”

 

“Kau harus hati-hati Taeyon.. jaga keponakanmu dengan baik..”

Sulli pun ikut menghawatirkan keponakanku. Aku rasa Joon dan Jess akan baik-baik saja.

 

Drrrttt~ drrttt~

 

“Siapa yang menelefonmu eonni?”

“Oppamu.. Minho oppa..”

Mungkin oppa sudah siap menjemputku?

 

“yeoboseo??”

 

“Mwo?? Kenapa tidak menghubungiku langsung..”

 

“Ne.. aku segera keluar..”

 

Aku disuruh cepat pulang? Kenapa Jinki oppa menyuruh Minho oppa? Kenapa tidak menelefonku langsung?

 

“Kau mau pulang eonni?.”

“Ne.. gomawo kalian sudah menemaniku menunggu Minho oppa.”

“Cheon.. jangan lupa besok.. kita ada tugas..”

“Tentu saja Sulli.. aku ingat.. kita akan menyabotase mobil G.O bukan?”

“Ne!!”

Tentu saj aku ingat. Tidak akan kulupakan. G.O harus membayar perlakuan tidak senonohnya padaku. Berani sekali dia mencolek pipiku.

 

“Annyeomg!!”

“Annyeong eooni!! Hati-hati dijalan..”

 

//

 

“Oppa.. kenapa harus ditutupi bantal?”
”Ne?”

Minho oppa menaruh bantal kursi dipangkuannya. Tidak biasanya.

 

“Ohh. Ini.. efek obatnya belum hilang..”

“Memangnya seperti apa efek obatnya? Apa sakit?? Mianhe oppa..”

“Ahni! Hanya saja.. tidak pantas dilihat..”

Apa yang tidak pantas dilihat?

 

“Taeyon..”

“Ne?”

“Jangan pernah memberikan pil itu lagi padaku.. kembalikan pada Jinki hyung..”

“Wae?? Aku bisa dimarahinya jika ketahuan mengambilnya..”

“Benar juga.. aku rasa kau jangan bilang dulu masalah pil itu padanya..”

“memangnya kenapa?”

 

//

 

Jess punya bodyguard??

 

“Perkenalkan Taeyon.. ini Siwon dan Changmin.. dia yang akan menjadi bodyguard Jess mulai sekarang.”

 

Jadi menyuruhku cepat pulang karena ingin memperkenalkan bodyguard Jess?.

Haaahhh!! Bagus! Betapa pentingnya Jess!

 

“Joori umma.. aku tahu sekarang sedang ramai penculikan anak.. tapi aku pikir tidak perlu menyewa bodyguard untuk Jess.”

Gwebon eonni pun tampak tak setuju.

 

“Kau jangan menganak tirikan Jess Gwebon.. jika Joon punya bodyguard, kenapa Jess tidak boleh?”

“Bukan maksudku menganak tirikan tapi..”

Gwebon eonni menyerah. Tidak tahu apalagi yang harus dikatakannya. Joori umma tidak akan menghentikan keinginannya.

 

“Lihatlah Gwebonie.. Jess sudah akrab dengan Changmin..”

Aku yakin pemandangan ini cukup membuat Gwebon eonni stress. Jess tidak mau lepas dari pangkuan Changmin. Yah.. harus kuakui Jess memiliki selera namja yang cukup berkelas.

 

//

 

“Ada apa memanggilku eonni??”

“Duduklah Taeyon..”

“Wae?? Kau kusut sekali..”

 

Berkali-kali Gwebon eonni mencoba untuk mengatur nafasnya. Kedua tangannya ditolakkan dipinggang.

 

“Aku sudah tidak tahan Taeyon!!”

“Mwo?? Kenapa harus marah padaku?”

“Kau mau membantuku bukan?”

Gwebon eonni menatapku tajam. Sepertinya dia sangat serius.

 

“Ne eonni.. tentu saja.. apa yang bisa kubantu??”

“Aku ingin.. kau dan anggota Hot Barb.. mengusir para bodyguard itu..”

“mengusir mereka?”

“Aku tidak peduli apa cara yang kalian pakai.. yang penting Joon dan Jess bisa kembali menjadi bayi normal..”

Aku rasa bukan salah bodyguard Joon dan Jess tumbuh menjadi bayi kurang normal.

 

“Bagaimana Taeyon??”

“Ah! Ne! tentu saja kami bisa.. kami Hot Barb bukan??”

“Gomawo Taeyon.. aku sudah tidak bisa menahan ketidak seimbangan hidupku.. bagaimana seorang ibu bisa kesulitan mengasuh anaknya sendiri??”

 

Braakkhhh!!!

“Gwebon!! Taeyon!!”

Aigoo.. Minho oppa mengagetkanku.. dia tiba-tiba mendobrak pintunya.

 

“Wae oppa?.”

Nafasnya tersengal.. wajahnya seperti takut untuk mengatakan sesuatu.

“Ada apa Minho??”

 

“Joon hilang..”

“MWOO!!!”

 

-bersambung-

©2011 S3FFIndo Publishing

Dont Forget! :

 

– Give YOUR COMMENT after read this FF. Be a good reader. oKEY?

– UNTUK SEMUA READERS, TOLONG BACA READ FIRST terlebih dahulu. Kami telah menginformasikan tentang semua page sehingga JELAS PAGE/SUB PAGE mana saja yang harus kalian tuju terkait dengan kepentingan kalia, dan info-info lainnya yang mungkin membantu kalian semua ^^

– Thanks for Read and Comment this FF. Feel comfort to stay here and TOGETHER, BEYOND OUR IMAGINATION ~ ^0^

About sicantikbersinar

being bad or good is depend of our

Posted on 26 Juni 2011, in GeGey, SHINee Fanfiction and tagged , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 21 Komentar.

  1. gwebon comeback again,,,,
    makin lama nih keluarga makin aneh,kekeke
    kenapa si taeyon sama o’on nya ma gwebon g tau caranya bkin anak,wkwkwk

    hua,,,penasaran nih si joon kemana????
    g pernah bosen baca barby sitter abiss ceritanya gokil bgt,,,
    dtggu next partnya y😉

  2. huahahahahahaha..
    Bnar2 kluarga yg aneh..
    Ksampean jga tuh c gwebon pnya ank kembar..
    Gx sbar nunggu lanjutan’a..
    Next part q tunggu yah chingguu…

  3. Buset masi 1 tahun bacaan nya udh breaking dawn. Nular deh vampir nya ke joon wkwkw iri begete sama jess bodyguard nya si siwon sm changmin (˘_˘”) ditunggu lanjutannyaaaaaa

  4. Anaknya keren ^^

  5. Ternyata ada terusanx,,ckckkkk baguslaaahh,,hohooooo
    ntu jadi jga anak kembarx *pletaaak* :p
    moga” anakx pinter gg kek gwebon(?)…
    Lnjutx jgn lma” yya :p

  6. buahahahahaha…ngakak guling-guling aku kalo baca FF ini..ckckckck.. ya ampunn…😀

  7. Hahahahaha ngakak abis … bacanya…. akhirnya ada season2 nya… lanjuut…. cpet2…cpet.

  8. ye ye ye….gwebon is back,,
    ya ampun jinki….knpa bku kyak gtu djdiin dongeng bwt tdur?!haduuhhh

    ckckck
    taeyon sma polosny kyak gwebon dlu,,hahaha
    lanjuutttt

  9. hahaha… ngakak abis bca!! xD taeyon ma gwebon g ada bedax sma gtw carax bikin anak!! -.- bayangin joori ma chullie berantem pasti seru dah(?) lanjut thor~

  10. Tambah sadis nhy cerita *beh bukan sadis tapi keren…
    Aigoo bayi kya apa joon ma jess itu… Ckckck

  11. Aneh, aneeh tpi kreenn
    eonni thu ja Cra bKin ngkak,,,,
    nice epep,,,

  12. Hua ceritanya tambah seru bgt….^^

  13. ini jess dr jessica ? joon mblaq ? hahhaha, cocok banget, jessica cantik dr ibunya dan joon babo krn bapaknya, lol

  14. wkakaka
    kamin gila ceritanya
    kereen

  15. makin gaje nih .
    Xixixixi

    bergetar hebat deh jinbwoon🙂

  16. Wkwkwk~ sumpak nie ff bikin sakit perut, ketawa gak behenti2, KOCAK BENER ceritanya, tp kenapa cast cwe2 hrs cwo TT.TT, tp gak apa dch, DAEBAK BUAT AUTHOR

  17. ahahahahaha,,
    ngakak pas bca ff ini..
    hahhahhah..
    apa joon diculik ???

    nice story…

  18. hahaha
    omo, itu si kembar kecil” menggila xp
    buseet glamor banget ye cara hidupnye, mentang” bintang iklan kekekeke

    kyaa taeyon ngasi obat kuat ke minho hahaha, polos pisan euy, ga kalah am gwebon :p

  19. Lucu bgt ff’a.
    Yg Pnya ank cp yg hboh cp.
    Ap gk kshan k ank’a..
    C kmbr jg kan manusia ap lg msh nak”..

    Mwo.?
    Joon d culik.??
    Kshan gwebon khlngan ank’a..
    *meluk gwebon*
    lnjuuut…

  20. hwkwkwk,,,
    si kembar yg aneh,,,,,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: