[FF/G] BARBY SITTER season 2 part 2

Main Cast:

  • Lee Taemin as Taeyon
  • Choi Minho
  • Kim Kibum as Gwebon
  • Lee Jinki
  • Kim Jonghyun

 

Support cast:

  • Heechul SUJU as Nyonya Heesica
  • Jung Joori
  • Lizzy After school
  • Choi Sulli f(x)
  • Seunghyun FT Island
  • Krystal f(x)
  • Suzy Miss A
  • Niel Teen Top
  • Jino SM The Ballad

 

Genre: Komedi Romance

 

Rating: G

 

RCL PLEASE..

 

Taeyon POV

 

“Ssssttt…”

“Kau yakin ini akan berhasil Suzy??”

“Aku yakin 75 persen…kemungkinan kita gagal 5 persen dan 20 persennya kita bisa imbang..”

“Kemarin kau pun berkata demikian..tapi kita tetap gagal..”

“Bukan salahku kalau ternyata Wooyoung bukan tipenya Jess..”

“Mwo?? Kau bilang keponakanku tidak tampan??”

“Bukan aku yang menilai..tapi Jess..”

“Sssttt! Kristal! Suzy! Bisakah kalian tidak bertengkar??”

“Ne eonni..”

 

Isssshhh!!

Kepalaku semakin dipusingkan oleh tingkahnya Jess. Memikirkan Joon yang belum ditemukan saja sudah membuat kerutan diwajahku bertambah. Kini Jess pun ikut berulah. Tidak mau melakukan apa-apa jika bukan Changmin oppa yang menemaninya. Bahkan Gwebon eonni pun tak dapat melakukan apa-apa.

 

Satu-satunya cara adalah..mencari namja yang lebih tampan dari Changmin. Dengan begitu Jess mau lepas dari Changmin oppa.

 

“Eonni..aku..tidak yakin ini aka berhasil..”

“Wae??”

Kenapa Sulli meragukan rencana Suzy??

“Lihatlah Kyu..dia memang bayi tampan..tapi sepertinya Jess akan cepat bosan dengan Kyu..”

“Bukankah kau bilang ketampanan Kyu akan meluluhkan hati Jess??”

“Kyu bahkan tidak mengalihkan pandangannya sedetik pun dari gameboynya.. bagaimana Jess bisa terpuaskan??”

“Aigoo..kau benar Sulli..”

Bahkan saat kami menculik Kyu pun, dia sama sekali tidak menangis.. Kyu akan menangis apabila gameboynya diambil..

 

“Tapi kita coba saja dulu eonni..”

“Baiklah..kita coba dulu..setidaknya usaha kita yang sudah bersusah payah menculik Kyu dari eonninya Suzy tidak sia-sia..”

 

//

 

Padahal tadi hampir berhasil..

 

“Untung saja kepala Kyu tidak berdarah..”

Suzy menghawatirkan keponakannya. Kyu, bayi dua tahun itu kini sedang ditangani tim medis.

 

“Tadinya kupikir.. ini akan berhasil. Jess terlihat sangat bahagia saat kita memperkenalkannya pada Kyu. tapi semuanya jadi berantakan saat Jess mengambil gameboy milik Kyu…”

“Kau benar Sulli..Jess tidak suka jika ada namja yang mengabaikannya..”

“Eonni, apa Jess tidak apa-apa?”

“Kupikir dia hanya shock..”

Jess jatuh pingsan saat Kyu menampar wajahnya. Awalnya aku kira Jess terluka sehingga dia jatuh pingsan. Tapi dokter berkata kalau Jess dalam keadaan yang sehat bugar. Maka aku asumsikan kalau Jess pingsan karena patah hati.

 

“AAhahahahha..”

“Sssstttt!! Kristal! Apa kau sudah gila?? Kenapa tiba-tiba tertawa??”

Semua orang diruang tunggu memperhatikan kami saat Krystal tiba-tiba tertawa keras.

“Eonni..mulai sekarang aku adalah fans berat Jess..melihatnya melempar gameboy kekepala Kyu..bukankah itu sangat hebat??”

“Kau sudah gila Krystal..”

 

Yahhh.. itulah sebabnya kini kami berada dirumah sakit.

Jess mengambil gameboy milik Kyu lalu melemparkannya kekepala Kyu karena dia kesal Kyu sama sekali tidak mengacuhkannya. Kyu yang tidak terima lalu menamparnya, maksudku..memukul pipi Jess. Jess terlihat sedih kemudian dia jatuh pingsan.

Poor Jess.. dia bertepuk sebelah tangan..

 

//

 

“Ada kabar tentang Joon??”

“Belum”

 

Kasihan sekali Gwebon eonni..

Warna rambutnya memudar, warna lipstiknya belum diganti sejak dua hari yang lalu. Terlalu sibuk mencari Joon sehingga tidak sempat memakai mascara..

 

“Jinki oppa masih mencari?”

“Ne.. tiba-tiba saja kepalaku pusing. Jadi Jinki oppa menyuruhku untuk beristirahat dirumah.”

 

Tapi satu yang membuatku iri pada Gwebon eonni. Dia terlihat lebih kurus. Padahal sulit bagiku untuk menurunkan berat badan walau hanya satu kilo.

 

“Istirahatlah eonni.. biar aku yang menjaga Jess.”

Aku membaringkan Gwebon eonni dan menyelimutinya. Aku bersyukur eonni tidak mengetahui masalah cinta tak terbalas Jess. Jika eonni tahu akan hal ini, dia mungkin akan bunuh diri, tidak terima anaknya dicampakkan begitu tragis.

 

“Ah! Taeyon. Bagaimana perkembangan misimu??”

“Sudah berhasil eonni.. Jess sudah tidak bergelanyutan lagi pada Changmin oppa.”

“Bagaimana bisa?”

Karena sekarang Jess merengek ingin ditemani Kyu. Aku tidak bisa mengatakannya pada Gwebon eonni.

“Mungkin karena Jess sudah bosan pada Changmin oppa?? Jadi kau akan memecat bodyguard itu eonni??”

“Haahhhh.. jangan dulu. Aku masih membutuhkan jasa mereka untuk menjaga Jess..sementara aku sibuk mencari Joon.”

“Eonni! Kau lupa padaku?? Aku bisa menjaga Jess dengan baik..”

“Bagaimana dengan sekolahmu??”

“Aku akan membawanya kesekolah.”

 

//

 

Pukk~

 

“Sssttt~ Jess, berhentilah melempar mainanmu..”

“Cio!”

 

Pukk~

 

“Taeyon!”

“Ne!”

“Tolong kau tenangkan dulu bayimu diluar kelas..”

“Tapi Jess tidak berisik kan seongsaengnim?”

“Dia memang tidak berisik.. tapi kepalaku bisa gegar otak apabila dia terus-menerus melemparku dengan mainannya.”

“Ne, Arraso seongsaengnim..”

 

Untuk hanya mata pelajaran biologi. Aku tidak merasa rugi jika tidak dapat mengikuti pelajarannya. Lagipula bukan salah Jess jika tidak ada namja yang tampan dikelasku, sehingga membuatnya tidak betah berada dikelas.

 

 

“AAAKKHHHH!!”

Bagus Jess!

 

“Mianhe Yoona.. sudah kubilang Jess tidak suka mengantri.”

“Ah! Gwenchana.. aku yang bodoh karena membiarkanmu mengantri dibelakangku Taeyon..silahkan kau duluan..”

“Gomawo Yoona.. mian karena Jess sudah menjambak rambutmu.. tidak apa-apa bukan?”

“Ne..”

 

Ternyata ada gunanya juga membawa serta Jess ke kantin. Aku jadi tidak perlu mengantri.

“Ahjussi.. boleh aku minta dua susu??”

“Tapi jatahnya satu susu untuk satu siswa bukan?”

“Tapi aku lupa membawa susu Jess.. bolehkah aku meminta jatah Yoona saja?”

“Apa Yoona tidak keberatan??”

Kulirik Yoona yang masih mengelus-elus rambutnya.

“Ah! Tidak apa-apa ahjussi.. berikan jatah susuku pada Taeyon..lagipula aku sedang diet.”

“Baiklah..ini dia double susu untuk Taeyon..”

“Gomawo Ahjussi..Gomawo Yoona..”

“Ah yee..”

 

 

“AKKKHHHH!!! Tolong lepaskan Jess dari rambutku Taeyon eonni..”

“Tidak ada cara lain Min.. berikan saja jepitmu pada Jess.”

“AKHHH..baiklah..ini untukmu Jess..”

Jess tertawa senang saat berhasil mendapatkan jepit milik Min.

“Mianhe Min.. berapa harga jepit ini??”

“Tidak usah.. aku memberikannya pada Jess..”

“Gomawo Min..”

“Ne, Taeyon eonni.”

 

//

 

“Minho oppa! Palli!!!”

“Ne~”

“Palli!!!”

“Jinki hyung akan baik-baik saja Taeyon~”

“PALLIII!!!”

Akkkhhhh!!! Kenapa mobil didepan itu lamban sekali!!

 

Tidiiiiiiittt!!!! Tidiiittttt!!!! Tiiddiiiiiiitttttt!!!

 

“Aigoo Taeyon, berhentilah menekan klakson..Jinki hyung tidak akan mati hanya karena kepalanya terkena lemparan album photo keluarga..”

“Oppa! Kau tidak tahu album photo keluargaku setebal apa?? Apalagi semenjak kehadiarn Joon dan Jess!! Album photo itu mungkin sudah seberat seribu pon!!”

Issshhhhh!! Minho oppa tidak akan mengerti karena dia bukan calon adik ipar yang baik!.

 

“Kau yakin Jinki oppa sedang dirawat dirumah sakit??”

“Seratus persen yakin! Seunghyun oppa tidak akan berbohong..”

“Lalu dimana Jess??”

“Seunghyun oppa yang akan menjaganya..wae??”

“Ahin..aku hanya berfikir kalau lebih baik Jess dititipkan pada Sulli..”

“Gwechana..Seunghyun oppa paman yang baik..”

MWO!!! Kenapa jalanan macet sekali??

Jika tahu akan macet seperti ini, aku tidak akan meminta Minho oppa menjemputku.. Hammer Minho oppa terlalu besar! Tidak mungkin memasuki jalan tikus dengan mobil sebesar ini..

 

“Oppa!”

“Ne?”

“Mulai besok pakai motor saja..”

“Huhh??”

 

//

 

Aku tidak mengerti..

 

“Oppa?? Apa sakit??”

“Akkhhh~ jangan menekan kepalaku Taeyon.. neomu appo..”

“Kenapa Gwebon eonni melakukan ini padamu??”

“Ahh..aku juga tidak tahu..”

Tidak akan ada asap bila tidak ada yang meroko..

 

“Oppa..Gwebon eonni bahkan tidak mau pulang..”

“Mwo??”

“Dia bilang mulai detik ini dia akan tinggal dirumah tante Kim..”

“MWO!! Aishhhhh!!!”

 

Apa yang sudah dilakukan Jinki oppa sampai Gwebon eonni semarah itu??

 

Jinki POV

 

“Dia bilang mulai detik ini dia akan tinggal dirumah tante Kim..”

“MWO!! Aishhhhh!!!”

Jonghyun bilang rencana ini akan berhasil.. tapi kenapa jadi semakin rumit seperti ini??

 

“Taeyon.. pinjamkan aku selfonmu..”

“Oppa mau menghubungi eonni?? Percuma oppa..dia bahkan tidak mau menerima telfon dariku lagi..”

Bahkan tidak mau dihubungi oleh Taeyon??

“Aku mau menghubungi Jonghyun..ada hal penting yang ingin kubicarakan..”

“Kenapa tidak menggunakan selfonmu saja oppa?”

“Selfonku rusak.”

Joon menggigit selfonku hingga terbelah dua.. aku bersyukur Joon tidak mengunyahnya. Kalau saja Seunghyun tidak terlambat memberinya makan, maka Joon tidak akan menganggap selfonku sebagai biscuit.

 

“Taeyon.. bisakah kau keluar sebentar?? Pembicaraanku ini sedikit rahasia..”

“Apa pembicaraan tentang appa muda lagi??”

“Ne.. aku senang kau sudah mengerti..”

“Arraso!”

“Taeyon!”

“Ne?”

“Ajak Minho sekalian..”

“Minho oppa juga calon appa muda.. kenapa dia tidak boleh menguping?”

“Hmmm..calon appa tidak termasuk hitungan..Minho harus benar-benar sudah mempunyai anak baru dia boleh menguping..”

 

Taeyon mengerucutkan bibirnya. Melirik Minho yang juga terlihat kecewa karena tidak bisa menguping.

 

“Oppa..aku akan membeli makan siang sekalian..”

“Ah! Kalian belum makan siang??”

“Ne.. kami pergi dulu hyung..”

“Ne..annyeong~”

 

Aku memastikan Taeyon dan Minho benar-benar sudah meninggalkan kamar rawatku. Kutunggu beberapa menit, sampai tidak ada tanda-tanda kalau Taeyon akan kembali.

 

Sepertinya sudah aman.

 

“Hallo..Jonghyun? ini aku..Jinki.”

 

“Rencanamu tidak berhasil..”

 

“Rencana B?”

 

“Ne.. Arra. Aku akan suruh Seunghyun berpura-pura kehilangan Jess..”

 

“Ne, Gomawo~ semoga rencana B berhasil dan penyakit aneh Gwebon akan hilang..”

 

Rencana B? semoga berhasil.. juniorku sudah tidak tahan..

 

//

 

“MWO!!! Gwebon tidak mau pulang??”

“Ne umma..”

“Kalau begini.. umma tidak akan mendapatkan cucu lagi..”

“Gwenchana umma.. aku sudah meminta Heesica umma untuk membujuk Gwebon pulang..”

“Tapi..apa akan berhasil??”

“Jika Gwebon tahu Jess juga hilang..aku yakin Gwebon akan pulang..”

“Aigoo~ kau pintar juga Jinki..”

“Akkhhh~ umma..sakit..”

Umma masih saja mencubit pipiku jika gemas. Statusku kini sudah menjadi appa beranak dua. Seharusnya umma tidak memperlakukanku seperti ini.

 

“Umma! Apa Joon baik-baik saja?”

“Never better! Hanya saja..”

“Wae umma?”

“Umma sedikit menyesali keputusan umma tidak memperkerjakan Eunhyuk dan Chansung lagi.. sekarang Niel dan Jino yang menerima getahnya.”

Niel dan Jino?? Belum cukupkah Joon membuat Myung soo kehilangan tiga giginya?

 

“Apa yang terjadi pada mereka?”

“Joon tidak suka dengan hidung Jino.. jadi dia memukul hidung Jino..”

“oh? Jadi karena itu lubang hidung Jino membesar? Lalu apa yang terjadi pada Niel?”

“Niel, lubang hidungnya juga membesar karena Joon menendang hidung Niel..Joon juga tidak suka dengan hidung Niel..”

Hanya karena hidung?? Joonku perfectionis sekali..

 

Drrrtttt~ Drrtttttt~

 

“Umma..selfonmu bergetar..telefon dari siapa?”

“Ah! Dari Heesica!”

“Angkat umma!”

Apakah Heesica umma berhasil membawa Gwebon pulang?

 

//

 

Gwebon POV

 

“Aku mengerti perasaanmu Gwebonie.. tapi Jinki tetap suamimu bukan?”

 

Hahhhh.. percuma aku menyampaikan unek-unekku pada Heesica umma. Sudah pasti dia akan membela anaknya sendiri.

 

“Jam terbang Jinki sebagai appa dan suami belum tinggi.. jadi wajar jika Jinki membuat kesalahan kecil..”

“Kecil?? Bagiku ini masalah besar umma!”

Mwo?? Bagaimana bisa Heesica umma menganggap ini masalah kecil?? Disaat aku kehilangan Joon, Jinki oppa justru memberikan saran untuk membuat anak lagi sebagai pengganti Joon? Jinki oppa pikir Joon bisa tergantikan begitu saja??

Aisshhhhh!!!

 

“Ne..ne.. umma tahu kau sedang tidak mau bertemu Jinki sekarang..tapi..bisakah kau menyingkirkan egomu untuk Jess??”

Jess??

“Jess?? Akan kusuruh Taeyon mengantar Jess kemari..aku akan membesarkannya di rumah ini.”

“Bagaimana Taeyon bisa mengantar Jess kemari jika Jess saja tidak ada dirumah..”

Apa maksudnya?

“Umma..jangan bilang kalau Jess juga ikut hilang..”

“Mian Gwebon..”

Jess juga hilang!! Umma macam apa aku ini? kenapa bisa terjadi padaku??

 

“Pulanglah.. kau sudah kehilangan dua anak.. lebih baik kau membuat anak lagi..”

“Umma.. mian..aku tidak akan pulang..aku akan mencari Joon dan Jess sampai dapat.”

Aku tidak akan menyerah begitu saja. Aku tidak akan membuat anak lagi sampai kutemukan Joon dan Jess.

 

//

 

Satu, dua, tiga, empat, lima..

Lengkap!

 

“Eonni, ada apa memanggil kami?? Kukira kau juga tidak mau bertemu denganku..”

“Taeyon.. aku memanggilmu karena aku yakin hanya kau yang bisa membantuku..”

“Membantumu mencari Jess?? Aku turut sedih eonni.. aku merasa bersalah karena tidak bisa menjaga Jess dengan baik..”

“Sudahlah Taeyon..ini bukan salahmu.. aku tahu siapa yang menculik anak-anakku..”

“Jinjja???”

“Sebenarnya… hanya menduga saja.. itulah kenapa aku memanggil kalian..aku ingin bertanya tentang sesuatu..”

 

 

Analisa pertama, Hessica umma dan Joori umma tidak terlalu sedih saat Joon dan Jess hilang.. itu aneh.

Kedua, Jinki oppa justru meminta membuat anak yang baru.. bukankah Joon anak kesayangan Jinki oppa. Jika Joon benar-benar hilang maka seharusnya Jinki oppa sudah berada dirumah sakit jiwa.

Ketiga, Joon hilang saat dijaga ketat oleh Eunhyuk dan Chansung. Hanya keluarga yang dapat leluasa mendekati Joon dan mendapat ijin dari bodyguard itu.

Ke-empat, feelingku mengatakan kalau Joon dan Jess baik-baik saja.

Kelima..

 

“Kau yakin Suzy??”

“Ne eonni.. wangi Jino seperti wangi bayi akhir-akhir ini..”

“Sulli.. apa benar kau melihat biscuit bayi dimobil Seunghyun??”

“Bukan hanya biscuit bayi.. aku pernah melihat buku panduan merawat bayi super didashboard.”

 

Sudah kuduga ini pasti ulah Jinki oppa..

 

“Eonni.. tapi untuk apa Jinki oppa menculik anaknya sendiri..”
”Itulah yang tidak kumengerti.. apa maunya Jinki oppa..”

 

Jangan salahkan aku kalau aku mulai tidak suka melihat wajah Jinki oppa.. itu karena dia yang membuat ulah..

 

“Eonni..aku punya ide”

 

//

 

Jinki POV

 

Drrrtttt~ Drrtttttt~

 

“Umma..selfonmu bergetar..telefon dari siapa?”

“Ah! Dari Heesica!”

“Angkat umma!”

Apakah Heesica umma berhasil membawa Gwebon pulang?

 

“Ne Heesica?”

 

“Mwo??”

 

Apa? Kenapa umma begitu kecewa? Apa Gwebon masih tidak mau pulang?

 

“Ne, cepatlah kemari Hessica..”

 

“Umma? Apa Gwebon mau pulang?”

“Mianhe Jinki..”

“Jadi Gwebon masih tidak mau pulang?”

“Lebih buruk..”

 

 

“Sudahlah Jinki.. jangan terlalu memaksakan rencana ini.”

 

Kepalaku pusing sekali..

 

“Ya! Jonghyun.. kau bilang rencanamu ini ampuh!”

“Mwo?? Kenapa jadi menyalahkanku??”

“Kau yang memberikan usul untuk berpura-pura menculik Joon..”

“Tapi kau yang memaksaku memberikan usul seperti itu! Padahal sudah kuperingatkan kalau rencana seperti ini belum tentu berhasil pada Gwebon”

“Aisshhhhh!! Baiklah ini salahku!”

 

Jadi semuanya sia-sia?? Bagaimana nasib juniorku?

Ahni! Jangan egois Jinki! nyawa istrimu lebih berharga..

 

“Besok umma akan membawa Joon dan Jess kerumah sakit..”

 

Rumah sakit..

Hatiku teriris-iris saat mendengar Gwebon masuk rumah sakit karena penyakit stress akut. Ini semua karena salahku. Salahku menjauhkan Joon dan Jess dari Gwebon demi juniorku.

 

“Hyung! Aku akan meminta maaf mewakilimu.. aku juga bersalah karena menuruti perintahmu untuk menculik Joon dan Jess.”

 

Hatiku lebih teriris lagi saat mendengar ucapan Seunghyun. Aku bahkan tidak dapat meminta maaf pada Gwebon.

Istriku itu tidak mau mendengar suaraku, melihat wajahku, apalagi menyentuh juniorku. Penyakit anehnya belum juga sembuh. Justru semakin memburuk.

 

“Aku juga akan meminta maaf pada Gwebon. Rencana penculikan yang aku usulkan membuat Gwebon tidak mau makan..”

“Jonghyun! Tolong tanyakan apa salahku pada Gwebon..bilang padanya kalau aku benar-benar menyesal..”

 

Yah..sangat menyesal..

 

“Jinki! bagaimana kalau kau mengikuti saran dari appa..”

Elusan umma membuat punggungku lebih hangat.

 

“Sarannya yang mana?”

“Bukankah appa mu pernah memberikan suatu rahasia padamu? Umma yakin itu adalah saran yang terbaik”

 

Ahhhh.. aku memang pernah mengeluh pada appa saat tanda-tanda penyakit aneh Gwebon mulai muncul.

Gwebon selalu menolak saat kucium, tidak suka jika aku membelai kepalanya, medorongku saat aku mencoba memeluknya, dan berkata kalau aroma tubuhku membuatnya mual.

 

Ingat-ingat Jinki..

Appa pernah memberikanmu nasehat..

Bukankah appa berkata kalau itu tanda-tanda istri yang terlalu asik dengan bayinya? Kalau begitu tindakanku menjauhkan Gwebon dari si kembar adalah tepat.

 

Oh! Mungkin yang umma maksud bukan nasehat dari Jongki appa. Tapi dari Seunggi appa!.

Ahahhahahahha..kini aku tahu apa yang harus kulakukan…

Gwebon..tunggulah aku..

 

//

 

Gwebon POV

 

Home sweet home..

Akhirnya kemnbali kerumah ini..

Sudah lama tidak melihat Joon.. giginya bertambah satu.. dia bahkan sudah dapat berdiri.

 

“Seunghyun! Kau mengurus Joon dengan baik.. Joon terlihat lebih gemuk..gomawo~”

“Noona, Joon bahkan sudah lebih kuat..itu karena aku selalu membacakan komik naruto padanya..”

Ck! Sama saja seperti hyungnya.. setidaknya ninja lebih baik dari vampire.

 

“Taeyon mana?”

“Dia sedang membereskan kamarmu..”

 

BRRAAAKKKKHHH!!

 

Omo!

Aigoo Joon…

 

“Seunghyun!! Kau juga yang mengajarkan Joon membalikan meja!!”

“Ahni! Aku hanya mengajarkannya cara menghilang ala ninja..”

“Mwo!!”

“Ah! Aku pulang dulu noona! Annyeong!”

“Ya! Seunghyun! Jangan kabur!!”

Aishhh!! Menyesal sudah berterima kasih pada bocah itu!

 

Bau..

Hueekkksss~

 

“Eonni? Kau baik-baik saja?”

“Taeyon.. kau bau sekali..”

“Jinjja?? Padahal aku baru saja memakai parfum..”

Wanginya pusing sekali.. aku tidak tahan..

 

“Taeyon! Jaga Joon..aku mau kekamar mandi dulu..”

“Eonni!”

 

//

 

“Taeyon!! Jangan dekat-dekat dengaku!! Kau bau..”

Baunya membuat selera makanku hilang..

 

“Kalau begitu aku makan dimana??”

“Bawa saja makan malammu ke kamar..”

“Ne..”

 

Sepi..

 

Padahal hanya Taeyon yang menemaniku..

Heesica umma dan Joori umma.. mereka tidak berubah.. hanya karena aku sudah memaafkan mereka, mereka langsung memboyong Jess ke Berlin. Mengikuti kontes bayi sehat lagi..

Jinki oppa.. tentu saja dia tidak berani pulang.. aku merindukannya.. kalau saja dia tidak bau.. Taeyon dan Jinki oppa, adik kakak itu mempunyai bau yang menyengat hidungku.. untung saja Seunghyun tidak mengeluarkan aroma yang sama..

 

“Umma~”

 

Darimana suara itu?

 

“Umma~”

 

Aww! Ada yang menarik kakiku..

Joon?? Bagaimana bisa kau ada dikolong meja??

 

“Umma~”

 

Ah! Joon sudah bisa bicara??

 

“Aigoo Joon..kau rindu pada umma?”

 

Tentu saja.. sudah satu minggu lebih aku tidak bertemu Joon..

 

“Sudah malam..lebih baik kau tidur Joon..”

 

 

Ya Tuhann.. ini membuat bulu kudukku merinding..

Pintu kamar Joon masih tertutup rapat. Lalu bagaimana cara Joon keluar dari kamarnya??

 

Ckleek~

 

“Naahh..Joon kau tunggu di box ya..umma akan membuatkanmu susu..”

 

Box?? Tunggu..

Bagaimana dari bisa turun dari box? Aku yakin sekali aku menidurkan Joon di box sebelum aku membuatkan makan malam..

Atau jangan-jangan.. Joon memang bisa menghilang?? Seperti yang diajarkan Seunghyun??

 

 

-bersambung-

©2011 S3FFIndo Publishing

Dont Forget! :

 

– Give YOUR COMMENT after read this FF. Be a good reader. oKEY?

– UNTUK SEMUA READERS, TOLONG BACA READ FIRST terlebih dahulu. Kami telah menginformasikan tentang semua page sehingga JELAS PAGE/SUB PAGE mana saja yang harus kalian tuju terkait dengan kepentingan kalia, dan info-info lainnya yang mungkin membantu kalian semua ^^

– Thanks for Read and Comment this FF. Feel comfort to stay here and TOGETHER, BEYOND OUR IMAGINATION ~ ^0^

About sicantikbersinar

being bad or good is depend of our

Posted on 27 Juni 2011, in GeGey, SHINee Fanfiction and tagged , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 25 Komentar.

  1. first??
    Hahahaha..
    Mkin kacau ajh tuh kluarga c jinki..
    Ckckckck…
    Lanjut chingu..
    Next part q tunggu yaahhh…

  2. Jinki ada” ajah sumpah… Twins J baby yang super yang lahir dari appa jayus umma sensitif… Hahahaha

  3. Buset jd ninja T_T ajaib bgt anaknya wkwk itu gwebon kenapa deh? Ditunggu lanjutannya ya

  4. Yaa ampuun keluargax ancur bngeet dh ntu,,jinki kauu egoiis,,
    gian pnyakit gwebon dda jje,,hahhahaaaaaaa
    eon satu hari 2part dung *pleetaaak* :p

  5. Wkwkwkwkwk
    Qlo ad bner” keluarga bgne jd ap y?
    Daebak..
    Lanjut ya…

  6. Kyanya aq ikutan gila kiat keluarga nie…. Hahahahhaa… Jangan ja nanti joon bisa terbang… Bnar2 bayi yg aneh….

  7. ini ceita makin sarap dan ngga masuk diakal lagi asli, jinki jinki cuma gara2 si junior, hahha, itu gwebon kenap apenyait apaan ?

  8. bwuahhaaha,,,sifatnya jess nurun dari ummanya sama2 jahil
    kyu tetep eksis ma gamenya d setiap ff,padahal masih bayi🙂

    itu lagi si joon,emang dia bisa jurus menghilang,kekeke
    gokil abisss dah ni ff🙂

  9. hahahaha… *ngakak* xD keluarga yg aneh si jinki ketularan yadong dr jjong deh!! ~.~ lanjut thor~

  10. wkakaka ngakak abisss
    gila authornya imajinasinya tingkat tinggi
    wkwkw
    Tidak akan ada asap bila tidak ada yang meroko..pepatah baru
    wkwkw
    aku rasa gwebon hamil lg deh dr tanda”nya
    lanjut chinguuu

  11. Laaanjuuut ! Ngomong2 itu penyakit apa ya? Apa emang jinki dan taeyon yg bau? *wah ketauan jarang manmi hehehe

  12. Laaanjuuut ! Ngomong2 itu penyakit apa ya? Apa emang jinki dan taeyon yg bau? *wah ketauan jarang mandi hehehe

  13. Waaah Makin gokli aja ceritanya …….. lanjutt ….

  14. huahahahaha…..
    haduuhhhh…jinki oppa, gwebon jgn dpksa dong,,haduh malah mntingin juniorny,,

    kyaaa….da” ja si super baby nya OnKey,,hahahaha
    lanjuutttt

  15. hahaha…

    jinki, gila banget. mana ada ibu yang lupa sama anaknya.
    seharusnya kamu menggunakan cara yang lebih romantis untuk mendekati gwebon..

    tapi tambah penasaran nih..
    apa sih saran jongki appa.??

    nggak sabar nunggu next capternya.
    keep writing.. yah!!
    >.<

  16. wkwkwkwkwk… makin kocak…. d^o^b

  17. aneh tapi seruu… Lanjutin ya

  18. kok kocak sih mereka , udah punya anak aja ° \(^▿^)/°
    xixixixi
    hebat

  19. Wkwkwk~ makin lucu aja nie part, gak sabar baca part selanjut’y, gak ngebayangin kalo nie cerita dijadiin film, pasti seru,

  20. hahahahah…
    tmbah keren ajja ceritanya…
    heheheh..

    nice story…

  21. sumpeh deuh bnr2 kluarga
    yg anehh..hahaha.tp kocak2 ada aja tingkah2 anehnya.haha

  22. missnandaa 최민호

    Makin lama in keluarga makin sarap dah .__.

  23. hhihi, ini anak” pada nakutin semua ye, aigoo ga mbayangin kalo kluarga ini bner” ad, kekeke

  24. Yunjaechunjunmin

    Mkin mnrik z nh crt’a..
    Pie mana nh lnjtn’a..
    *clngak clnguk nyri author*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: