[FF/G] BARBY SITTER season 2 part 3

Main Cast:

  • Lee Taemin as Taeyon
  • Choi Minho
  • Kim Kibum as Gwebon
  • Lee Jinki
  • Kim Jonghyun

 

Support cast:

  • Heechul SUJU as Nyonya Heesica
  • Song Jongki
  • Choi Sulli f(x)
  • Seunghyun FT Island
  • Krystal f(x)
  • Suzy Miss A

 

Genre: Komedi Romance

 

Rating: G

 

Annyeong Haseyo~

semoga FFku dpt menghibur.. jadi kalo udah baca (Read) FF ku jgn lupa komen (Coment), dan biar pol tinggalkan jempol kalian (Like).. OK???

 

RCL PLEASE..

 

 

Taeyon POV

 

“Eonni kau memamakai parfum namja?”

“Molla~”

 

Sulli mengendus-endus tubuhku. Mengerungkan keningnya kemudian kembali mengendusku.

 

“Aku yakin ini parfum namja.”

 

Benarkah? Tapi aku menemukannya dimeja rias Gwebon eonni.

 

“Ah..mungkin yang kau endus bau dari Joon..”

Ya, karena aku sedang menggendong Joon. Mungkin saja bau Joon tercium olah Sulli.

 

“Ahniyo~ aku yakin aromanya berasal dari tubuhmu eonni.. Joon sangat bau bayi..”

“Jinjja??”

 

Apakah aku memakai parfum Jinki oppa? Bisa saja.

Sudahlah gwenchana.. tidak masalah jika aku memakai parfum namja. Yang terpenting adalah aku bisa hamil. Ne! obat kuat dari cina kemarin tidak mempan membuatku hamil. Who knows parfum dari Cina ini bisa membuatku hamil..

 

“Eonni.. aku takut..”

“Wae??”

“Kenapa kita harus mengantarmu pulang??”

“Ahh~ aku butuh saksi.. agar aku tidak dimarahi Gwebon eonni..”

“Itulah yang kita takutkan eonni.. bagaimana kalau kita semua dimarahi?”

“Ya! Suzy.. kau yang memberikan ide kau juga harus ikut bertanggung jawab..”

 

Suzy dan Kristal saling bertatapan. Mereka hanya pasrah karena harus bertemu dengan Gwebon eonni. Sulli bahkan sudah menyiapkan P3K untuk mengantisipasi kemungkinan yang terburuk.

 

//

 

Ambil nafas melalui hidung.. hirup sedalam-dalamnya..

Fiiuuuuhhhh~

Keluarkan perlahan memalui mulut..

 

Ambil nafas lagi..

 

“Eonni, Biskuit Joon sudah habis..”

 

Fiiuuuhhhh~

Keluarkan perlahan..

 

“Eonni! Nyawa kami terancam!”

 

Aiggooo~~

 

“Wae?? Kenapa kalian mengganggu meditasiku??”

Oh! Sedikti tersontak saat melihat Joon berusaha menggigit tangan Sulli. Dengan segera aku mengambil Joon dari gendongan Sulli. Aku tidak mau terjadi sesuat yang buruk pada calon adik iparku.

 

“Sepertinya Joon sudah sangat lapar.. lebih baik cepat berikan pada ummanya..”

Kristal mengobati tangan Suzy yang terluka. Sejak kapan Suzy terluka? Jari Suzy mengeluarkan darah, seperti bekas gigitan.. apakah Joon menggigitnya?

 

“Ayo cepat masuk Taeyon eonni~ diluar sudah semakin panas..”

“Tunggulah sebentar lagi.. aku sedang mencoba menenangkan diriku sebelum masuk ke rumah ini.”

“Eonni! Sudah lima menit kau melakukan meditasi.. aku rasa sudah cukup.”

 

Aku menatap pitu rumahku sendiri. Belum berani betemu dengan seseorang didalam sana yang siap menerkamku.

Kutatap Joon yang sedang mengemut tanganya sendiri. Senang karena Joon tidak pernah mencoba menggigitku walau dia lapar.

 

YOSH!! Demi Joon yang sudah kelaparan, aku harus memberanikan diriku.

 

Ckleck~

 

Aku tahu rumah pasti sedang sepi.

Appa sedang bekerja, umma sedang arisan, dan Jinki oppa sudah beberapa hari ini belum berani pulang.

 

Kristal, Sulli, dan Suzy masih mengekorku. Tidak berani jauh-jauh dariku.

 

“Um..ma~”

Huh? Joon memanggilku umma?

 

“Ya! Lee Taeyon!!”

Omo.. suara itu..

 

“Kenapa membawa Joon ke sekolah tanpa memberitahuku!!”

Gwebon eonni berkaca pinggang, menghujaniku dengan matanya yang tajam.

 

“Um..ma..”

Joon mencondongkan badannya kearah Gwebon eonni, tangannya berusaha menggapai Gwebon eonni.

 

“Gwebon eonni.. aku hanya membutuhkan jasa Joon hari ini..”

“Mwo!! Kalian tetap salah Karena tidak meminta ijinku! Cepat berikan Joon padaku!”

 

Aku melangkah menghampiri Gwebon eonni.

“Stop!! Jangan terlalu dekat Taeyon! Kau bau!”

 

Dengan reflek aku terseyum lebar.

Gwebon eonni masih tidak mau dekat denganku. Itu berarti aku terbebas dari amukan Gwebon eonni hari ini..

 

Aku menurunkan Joon kelantai, membiarkan Joon merangkak menghampiri Gwebon eonni. Gwebon eonni menggendong Joon dan memeriksa setiap inci tubuh Joon. Dia tidak suka jika anaknya terluka sedikit pun.

 

DEG!

 

Aku mulai tegang saat ekspresi Gwebon eonni seperti menemukan sesuatu yang salah pada tangan Joon.

 

“Bisa memberiku alasan untuk ini??”

 

Gwebon eonni menunjukan pada kami jari kuku Joon dan sedikit hitam.

 

“Ah..itu..akhir-akhir ini popularitas Hot Barb semakin menurun.. jadi, agar seluruh murid tunduk pada kami, aku menyuruh Joon untuk meremas hingga kempes seluruh  ban mobil murid yang berani pada kami..”

“Jadi yang dikuku Joon ini sisa ban mobil!!”

Gwebon eonni mencoba membersihkan kuku Joon.

 

DEG!

 

Gwebon eonni kembali menemukan kejanggalan pada tubuh Joon.

 

“Kalian bisa menjelaskan ini??”

Aigoo!! Kenapa tidak terlihat olehku.. Keypad yang terselip disela-sela gigi Joon.

 

“Kalau itu.. bagi siswa membangkan yang tidak punya mobil, maka selfonnya akan digigit hancur oleh Joon..”

Gwebon eonni membelalakan matanya. Seperti tidak senang dengan jawabanku.

 

Dapat kurasakan Sulli mulai meremas belakang seragamku. Aku yakin mereka mulai ketakutan.

 

“Ya! Kalian! Aisshhh!!”

Ekspresi Gwebon eonni bertambah kesal ketika menyadari kalau dirinya tidak bisa menyentuh bahkan mendekatiku.

 

“Mianhe eonni.. ini kami lakukan untuk nama baik Hot Barb..”

Akhirnya Sulli angkat bicara. Tapi justru menambah kesal Gwebon eonni.

 

“Kalian justru sedang menghancurkan nama Hot Barb! Arra!! Hot Barb tidak pernah mengerjai orang yang tidak mengusik.. bukan kah kau tahu itu Taeyon?? Kita hanya bertindak jika kita diganggu..”

 

Kami tetap dia. Terlalu gugup sehingga tidak bisa bergerak.

 

“Sulli! Suzy! Dan kristal! Kalian kemarilah!!”

 

Sulli memandangiku seolah meminta tolong. Aku memang aman dari jamahan Gwebon eonni, tapi bagaimana dengan yang lainnya?

 

“Apa kalian tidak mendengarku!!”

 

Aha! Aku rasa aku tahu apa yang membuatku aman dari jamahan Gwebon eonni.

Dengan segera aku menarik Sulli, Suzy, dan Kristal untuk berlari mengikutiku.

 

“Ya! Kalian jangan kabur!!”

 

Sesampainya dikamar Gwebon eonni, tanganku langsung mencari sebuah botol parfum berwarna merah dengan tulisan ‘made in china’ tersebut.

Tidak sulit menemukannya, warnanya yang merah mencolok mataku. Kuambil dengan tergesa, hampir membuatnya terjatuh dari tanganku.

 

“TAEYON!!”

 

Omo! Sepertinya Gwebon eonni sudah semakin dekat. Harus segera menyemprotkan parfum ini.. tapi.. bagaimana kalau mereka juga ikut hamil?

 

“YA! Apa yang kalian lakukan dikamarku!!”

 

Gwebon eonni sudah berada diambang pintu. Isshhh!! Lebih baik Hot Barb hamil semua daripada kami harus jatuh ketangan Gwebon eonni.

Aku menyemprotkan sembarang kearah tubuh setiap anggota Hot Barb.

 

“Ohok! Ohhokk!!”

 

Sulli sempat terbatuk karena aku menyemprotkannya terlalu banyak.

 

“Huueekkk~”

 

Berhasil! Gwebon eonni merasa mual. Dia segera pergi dari kamar ini. Aku yakin dia pergi ke kamar mandi. Syukurlah kami semua selamat..

 

 

Memalukan..

Tidak pernah aku dilakukan seperti ini..

 

“YA! Taeyon!! Angkat sebelah kakimu!!”

 

Aku lebih suka Jinki oppa tidak kembali pulang.

 

“Kenapa oppa membiarkan Sulli dan yang lainnya pulang.. kenapa hanya aku yang dihukum??”

 

Aduhh.. agak sulit berdiri dengan satu kaki dan kedua tanganmu harus menjewer kupingmu sendiri.

 

“Kau ketua Hot Barb bukan? Jadi kau yang harus menanggung semua perbuatan kalian!!”

 

Kupandangi Joon dan Jess yang duduk di sofa. Mereka terlihat sangat menikmati tontonan yang ada dihadapan mereka sambil mengemil biscuit. Mereka juga akan terkekeh-kekeh bahagia saat aku mulai kehilangan keseimbanganku dan hampir terjatuh.

 

Aku tidak keberatan jika memang harus dihukum. Tapi tidak harus didepan Joon dan Jess bukan?? Ini menurunkan martabatku sebagai tante!!

 

“Oppa makan malamnya sudah siap.. kau lapar bukan??”

“Ne.. aku sangat lapar chaggiya..”

Chu~

“Oppa! Jangan menciumku tiba-tiba..”

“Waeyo?? Aku rindu sekali..”

 

Iihhsssss~ keluarga bahagia. Mereka sudah kembali bermesraan dihadapanku.

 

Jinki oppa sudah berbaikan dengan Gwebon eonni. Jinki oppa datang disaat yang tidak tepat, saat Gwebon eonni sudah tidak berdaya. Aku memang lolos dari terkaman Gwebon eonni, tapi Jinki oppa justru mengambil alih posisi Gwebon eonni dan menghukumku.

Tapi bukan itu alasan Jinki oppa dimaafkan Gwebon eonni. Bukan karena Gwebon eonni merasa terharu saat Jinki oppa menghukumku. Gwebon eonni sedang dalam masa bahagianya, dia mendapatkan apa yang sangat diinginkannya selama ini dari Jinki oppa. Mulai besok Gwebon eonni akan menjalankan usaha barunya, mengelola skin care miliknya sendiri. Gwebon’s skin care.

 

Ternyata selama ini Jinki oppa menghilang untuk mencari uang sebanyak-banyaknya. Mencari modal untuk membuka usaha skin care.

 

“Ayo kita makan Joonie~”

 

Jinki oppa mengambil Joon dan membawanya ke ruang makan. Begitu juga dengan Jess, Gwebon eonni membawanya.

Apa aku tidak diperbolehkan makan malam??

Bukankah aku juga sudah berjasa karena sudah menemukan penyebab penyakit aneh Gwebon eonni??

Tega sekali mereka..

 

“Taeyon! Apa yang kau lakukan?? Cepat ikut kami makan malam..”

Gwebon eonni Jjang!! Ternyata dia masih menyayangiku..

 

“Tapi aku sedang dihukum eonni..”

“Lanjutkan saja hukumanmu setelah makan malam.”

Mwo?? Kutarik lagi ucapanku barusan!

 

“Taeyon.. palli.. kau tidak mau makan makanan dingin bukan?”

 

//

 

“KYAAAAAA!!!!”
Darah!!

Andwee~

Sepertinya aku tidak jadi hamil..

 

Tok! Tok! Tok!

 

“Taeyon gwenchana??”

“Eonni~”

 

“Ini semua gara-gara Jinki oppa!!!”

“Na? kenapa aku??”

“Jika oppa tidak terlalu lama menghukumku berdiri dengan satu kaki maka aku tidak akan keguguran!!”

“MWOYA!!!”

 

Kompak sekali pasutri ini. Tidak perlu terkejut seperti itu..

 

“Kau hamil??”

“PASTI MINHO YANG MELAKUKANNYA!!! Aisshhhh!! Akan kukirim bom kerumah Choi Minho”

 

Kenapa Jinki oppa semarah itu.. bukahkan dulu dia pernah mencoba menghamili Gwebon eonni juga?

 

“Tenang yeobo~.. kita bicarakan baik-baik..”

Iiuuhh~ Menatapku dengan penuh amarah, tapi oppa tersenyum manis saat Gwebon eonni mengelus-elus tangannya. Sudah lama tidak dijamah huh?

 

“Apa kau benar-benar sudah dihamili Minho?”

Gwebon eonni bertanya dengan hati-hati.

“Tadinya aku sedang dalam program hamil.. tapi tidak lagi karena aku sudah mendapatkan menstruasiku..”

“MWO!! KAU DAN MINHO SEDANG MENJALANKAN PROGRAM HAMIL???”

Sama saja seperti Jinki oppa. Gwebon oppa membelalakkan matanya seolah aku melakukan kesalahan yang fatal.

 

“Sebenarnya.. aku yang mengambil obat yang dibeli Jinki oppa dari Cina. Aku memberikannya pada Minho oppa..”

“Jadi kau yang mengambil obat kuatku??”

“Tapi obat itu tidak berfungsi dengan baik.. tidak bisa membuatku hamil..”

“Mwo!! Tidak berfungsi?? Aisshh tukang obat penipu!”

“Jadi kau menjalankan program hamilmu tanpa bantuan obat kuat Taeyon??”

“Ahni.. tentu saja aku menggunakan alat bantu.. aku menggunakan parfum Jinki oppa dari Cina agar aku bisa hamil..”

“Parfum Cina?? Tapi Jonghyun bilang itu dari Paris.. bukankah merek parfum itu dari Paris??”

Bukan parfum cina??

“Tapi ada tulisan ‘made in china’ pada botolnya oppa..”

Gwebon eonni mengernyitkan keningnya.

“Ahh! Yeobo! Mungkin itu parfum bajakan.. pantas saja baunya membuatku mual..kau tahu kan aku alergi semua yang berbau bajakan?”

Jadi bukan parfum pembuat hamil yang asli?? Pantas saja aku tidak bisa hamil..

 

“Tunggu Taeyon!!”

“Ne eonni?”

“Kau bilang tadi kau bisa hamil karena menggunakan parfum?”

“Bukankah barang yang dibeli Jinki oppa dari Cina bisa membuatku hamil..?”

“Oppa~ Yeobo~ bisa tinggalkan aku dan Taeyon berdua?? Ada yang harus aku luruskan dari bocah ini..”

 

//

 

Hanya ada aku dan Minho oppa, kami hanya berdua.

 

“Kenapa kau terlihat gugup Taeyon?”

“Ahni.”

 

Jika ingin membuat anak, maka harus dilakukan berdua saja. Jangan sampai ada yang mengganggu.

 

“Kenapa kita hanya diam didalam mobil saja? Kukira kau mau bermain dipinggir sungai Han.”

“Di dalam mobil lebih aman oppa..”

 

Usahakan jangan ada yang mengganggu. Tempat ini sepi. Aman.

 

“Oppa cium aku.”

“Mwo?”

 

DEG!

Kenapa gugup sekali. Mataku tidak bisa lepas dari bibir Minho oppa.

Chu!

Minho oppa mengecup pipiku kilat.

 

“Aku sudah menciummu, bagaimana kalau kita pergi makan?”

“Hanya satu kali? Harus berkali-kali oppa..”

“Huh?”

 

Jika terus berciuman maka bisa hamil. Itulah yang dikatan Gwebon eonni beberapa hari yang lalu.

 

Chu!

Minho oppa kembali mencium pipiku.

Chu!

Mencium pipi kiriku.

Chu!

Kali ini mencium keningku.

Chu!

Minho oppa lagi-lagi mencium pipiku.

 

“Ah geli oppa..”

Minho oppa terus mengecup pipiku. Terus berulang-ulang. Membuatku geli.

“Bukankah kau minta dicium berkali-kali?”

 

DEG!

Minho oppa tersenyum sambil mendekat kewajahku. Aku tahu kemana arah matanya. Apa kali ini dia akan mencium bibirku?

 

Chu~

Benar. Tepat dibibirku. Dikecupnya berkali-kali.

Seperti inikah membuat anak?

Aku tidak bisa bernafas. Tubuhku lemas.

 

//

 

“Jadi.. kau tidak jadi membuat anak?”

Gwebon eonni terus mengunyah tumis apelnya.

“Aku.. menundanya saja.. ternyata aku belum siap.”

“Sudah kuduga..”

“Kenapa eonni tidak bilang kalau membuat anak begitu sulit..”

“Sulitkah?”

“Aku hampir mati kehabisan nafas saat Minho oppa menciumku..”

“hmm~ kau memang belum siap Taeyon.”

 

Tersungging senyum yang begitu lebar diwajah Gwebon eonni. Dia sudah memprediksi kalau aku tidak akan gagal. Dia benar. Dan dia juga yang menang. Karena Gwebon eonni akan semakin memonopoli perhatian seluruh penghuni rumah ini.

Aku tidak menyangka kalau Gwebon eonni akan hamil lagi..

 

“Chaggi.. kamar kita sudah selesai dicat.”

“Gomawo yeobo~”

Chu~

“Kiss ini hadiah untuk suamiku tercinta..”

 

Aku rasa anak yang diperut Gwebon eonni adalah yeoja.

Eonni menjadi semaki maniak pada warna pink. Menyuruh Jinki oppa untuk mencat ulang kamarnya dengan warna pink.

Eonni juga semakin genit pada Jinki oppa. Pemandangan yang sangat langka saat kau melihat Gwebon eonni merayu dan bermanja-manja pada Jinki oppa. Dan yang paling diuntungkan kali ini adalah Jinki oppa.

Eonni pun semakin cantik. Pekerjaannya setiap jam adalah mempercantik diri. Terutama setelah memiliki skin care sendiri. Gwebon eonni semakin teliti dalam merawat wajahnya.

 

“Taeyon”

“Ne”

“Hari ini tidak akan kamana-mana?”

“Ne”

“Tolong jaga Joon dan Jess.. eonni dan Jinki oppa harus membeli sesuatu.”

“Ne”

 

Dimana umma dan Joori umma saat aku mebutuhkan mereka?. Biasanya mereka akan berebut mengasuh Joon atau Jess. Tapi mereka bagaikan ditelan bumi. Tak terlihat batang hidungnya sedikit pun. Dan akulah yang kena getahnya. Menjadi baby sitter Joon dan Jess.

 

Ah! Aku hubungi Minho oppa saja.

 

//

 

“Oppa~ jangan bermain dengan Jess saja..”

“Waeyo?”

Aku takut Minho oppa direbut Jess. Bayi genit itu memandangi Minho oppa seperti dia memandangi Changmin oppa. Aku takut Jess jadi tidak mau berpisah dengan Minho oppa.

 

“Wae Taeyon?”

“Ahni.. hanya saja Joon akan lebih cocok bermain denganmu..”

Joon sedang asik membongkar pasang kereta dorongnya sendiri. Memisahkan tiap bagiannya tapi tak bisa memasangnya kemabali.

 

“Baiklah aku akan bermain dengan Joon.. kau jaga Jess saja.”

Minho oppa mencoba menyerahkan Jess padaku. Dan seperti yang kutakutkan, Jess tidak mau lepas dari Minho oppa. Tangannya terus merangkul leher Minho oppa erat.

 

“Jess tidak mau.. eoddokhae?”

Oke! Kau mau bersaing denganku Jess?

 

 

Mehrong~

Aku menjulurkan lidahku pada Jess yang masih berada dipangkuan Minho oppa. Jess terlihat kesal saat aku menyuapi biscuit pada Kyu. Aku yakin Jess sedang bimbang kali ini.

 

Grep~

“Aigoo Joon, mulutmu sudah kosong? Aaaaa~”

Aku menyuapi Joon dan Kyu bergantian. Joon akan memegang tanganku apabila biscuit di mulutnya sudah tertelan semua.

 

Kulihat Jess mulai meronta ingin lepas dari pangkuan Minho oppa.

“Oppa. Kemarikan Jess. Sepertinya dia juga ingin kusuapi biscuit.”

Minho oppa mendudukan Jess disamping Kyu. Sekarang aku menyuapi tiga bayi.

 

Aku sudah tahu kelemahanmu Jess.. jangan macam-macam denganku.

Jess mencuri pandang kearah Kyu yang masih asik dengan gameboynya. Kali ini Jess tidak merebut gameboynya, dia tidak mau Kyu marah dan pulang. Aku yakin itu.

 

“Eonni.. Kyu harus segera pulang”

Suzy berbisik ditelingaku.

“Nanti saja.. setelah Jess tertidur..otte?”

“Baiklah..”

 

//

 

Pagi yang cerah..

Seperti inikah rasanya setelah membuat anak? Aku tak bisa berhenti untuk tersenyum.

 

“Taeyon. Kenapa kau mengenakan pakaian serba pink?”

Kulihat gurat kecemasan tersirat diwajah Gwebon eonni.

 

“Aku juga sama sepertimu eonni.. aku sedang ngidam.. aku juga ingin semuanya serba pink.”

“Kau hamil?”

“Ne.”

“Ka..kapan kau membuatnya!!”

“Kemarin.. saat Gwebon eonni dan Jinki oppa pergi. Minho oppa menemaniku.. lalu kami mebuat anak.”

“Jinjja???”

Ne.. saat Joon dan Jess sudah terlelap. Suzy membawa pulang Kyu. Minho oppa mencium bibirku bertubi-tubi. Aku yakin saat ini aku sedang hamil.

 

“Aku sudah siap.. aku tidak lagi sesak nafas.. hanya sedikit merasa geli di jantungku..”

“Kau benar-benar melakukannya dengan Minho??”

“Ne.. kami melakukannya di sofa..”

“Mwo!!!”

 

Gwebon eonni pasti panik. Karena sekarang, bukan hanya dia yang menerima perhatian. Karena aku sedang hamil, maka aku juga berhak diperhatikan.

Akan ku copy paste semua yang Gwebon eonni lakukan. Akan kutunjukan pada semua kalau aku juga sedang hamil.

 

 

“Apa yang kau lakukan Taeyon?”

“Sama sepertimu.. aku sedang merawat wajahku..”

Aku mengoleskan masker diwajahku. Sama seperti Gwebon eonni.

 

 

“Kenapa kau terus mengikutiku taeyon?”

“Wae? Tidak boleh? Aku juga sedang ngidam.. aku juga mau memakan makanan yang aneh seperti Gwebon eonni.”

Huekkks~ kenapa semangka rebus ini tidak enak..

 

 

“Chaggi..Kenapa Taeyon mengikuti setiap gerakanmu?”

Aku menggelangkan kepalaku. Sama seperti yang Gwebon eonni lakukan.

“Wae oppa? Tidak bolehkah aku bertingkah serupa dengan Gwebon eonni? Aku juga sedang hamil..”

“MWOYA!! Apa kali ini kau serius??”

“Ne.. tentu saja..”

Huekkss~ kenapa Gwebon eonni bisa tahan dengan jus kacang ini?

 

//

 

Perut Gwebon eonni sudah terliha buncit. Kenapa pertku tidak?

 

“Kau yakin kau sedang hamil Taeyon?”

“Ne”

Ekspresi umma sama seperti ekspresi appa saat kuberitahu kalau aku sedang hamil.

“Seberapa yakin?”

“Hmm~ Gwebon eonni pernah menceritakan padaku cara-cara membuat anak.. dan kulakukan sama persis seperti yang dikatakan Gwebon eonni.”

“Dengan Choi Minho??”

“Ne!”

 

Aku menyilangkan kedua tanganku didada dan menghela nafas. Sama seperti yang gwebon eonni lakukan.

 

“Apa kita harus menikahkan Taeyon dengan Minho??”

Appa menatap nanar mata umma. Appa tidak sebahagia seperti saat mendapat berita Jinki oppa menghamili Gwebon eonni. Apa dia tidak suka dengan Minho oppa?

 

-bersambung-

 

©2011 S3FFIndo Publishing

Dont Forget! :

 

– Give YOUR COMMENT after read this FF. Be a good reader. oKEY?

– UNTUK SEMUA READERS, TOLONG BACA READ FIRST terlebih dahulu. Kami telah menginformasikan tentang semua page sehingga JELAS PAGE/SUB PAGE mana saja yang harus kalian tuju terkait dengan kepentingan kalia, dan info-info lainnya yang mungkin membantu kalian semua ^^

– Thanks for Read and Comment this FF. Feel comfort to stay here and TOGETHER, BEYOND OUR IMAGINATION ~ ^0^

About sicantikbersinar

being bad or good is depend of our

Posted on 28 Juni 2011, in GeGey, SHINee Fanfiction and tagged , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 16 Komentar.

  1. hahahaha… taeyon persis kayak gwebon g lulus pelajaran biologi tuh!! :p huwaa… joon & jess dpt adek dah~ pasti makin aneh nie kluarga!! *sotoy*

  2. keluarga aneh bertingkah lagi🙂
    si taeyon lagi ada2 aja pengen bgt hamil,nikah aja belum,kekeke
    jess msih terpesona ama kyu,emang g ada yg bisa ngalahin pesonanya uri kyu*d cincang sparkyu*

    pengen cepet baca next partnya :)keluarga aneh bertingkah lagi🙂
    si taeyon lagi ada2 aja pengen bgt hamil,nikah aja belum,kekeke
    jess msih terpesona ama kyu,emang g ada yg bisa ngalahin pesonanya uri kyu*d cincang sparkyu*

    pengen cepet baca next partnya🙂

  3. Hua kayaknya taeyon harus blajar biologi dech…. Cocok bgt dah jd replikanya gwebon…
    Hahahahhaah…
    Gomawo admin^^

  4. Hahaha…. Cuma ciuman bisa hamil…. Ada” aja….

  5. Yyye publish jga ni part

    Haduuuh pabo dah,,
    msa kissu jje bsa hamil,,ahahhaahaa
    gian ntu si gwebon dda jje ngasih taux,,
    jinki seneng bnget dah,,ckkckk
    eon lnjuutx cpetan yya :p
    **bow

  6. Huahahahahahaha..
    setiap baca ini pasti ngakak deh.. ada ada aja kelakuan si kucing garong(?)
    ampun daaahh..

  7. ckckck….
    hadah hadaahhh…..si taeyon kok klwat polosny,,msak cman ciuman bsa hamil?!hahaha
    parah…

    eonni gegey….knpa gwebon tiba” bsa hamil??knpa ga djlasin bgian yg tu??q lbih ska gwebon dripd taeyon…lbih seru

    lanjuuttttkok klwat polosny,,msak cman ciuman bsa hamil?!hahaha
    parah…

    eonni gegey….knpa gwebon tiba” bsa hamil??knpa ga djlasin bgian yg tu??q lbih ska gwebon dripd taeyon…lbih seru

    lanjuutttt

  8. huahahahahhahahaha..
    D korea gx ad pelajaran biologi x yah..
    Wkwkwk..
    Gokil bgt dah..
    Next part d tunggu yah chinguu..

  9. Wkwkwk~ pokok’ny tiap ng0mMent hrS diawali pke ketawa dulu *abaikan*, sebener’ny si j0on ama jess itu anak orang tw setan, kenapa sadis amat thor~ wkwkwk, DAEBAK

  10. hahahahahah..
    keren..

    nice story…

  11. yatuhan
    knpa ada org yg se babo taeyon?hhahaha
    -plakk/koma 3 hr abs d gampar taeyon-eyon-

  12. missnandaa 최민호

    Taeyon, bego lu kbngetan sumpah =_=!!

  13. sumpah ni cerita geje, tapi aku suka bgt.!

  14. taeyeon jadi labil, lol banget, jadi aneh kaya gwebon kekeke

  15. ya tuhaan, koplak, sarap, aneh bnget ni kluarga ==”
    ga mbayangin kalo kluarga ini bneran ad — ckckck

    huaaahh, si taeyon ga jauh” dri gwebon, kekeke, ga lulus pel. bio

  16. joon.a ngamuk kaya kucing garong . haha
    gigit gigit gitu🙂

    keroro napsu setengah idup
    ck~

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: