Mr. Taxi

Tittle : Mr. Taxi

Author : Vhii Kikey Shawol

Cast : Hikari Okanaya, Choi Minho

Cameo : No Cameo

Genre : Fantasy

Rating : T

Length : Ficlet

Disclaimer : Plot My Own, terinspirasi dari lagunya SNSD mr. taxi,taxi,taxi kkkk~

Note : aku gak tahu ini genrenya fantasy atau gak tapi menurutku sih fantasy, ini cerita fantasy pertamaku so, maaf banget kalau gak jelas atau ngeh gitu

Thanks to elf4kimchi@mellowchicken.wordpress.com for posternya kkk~

makasih bgt posternya keren kkkkkk~

_______________________________________________________________

Taxi Station, nama itu sudah tidak asing lagi untuk Negara dan penduduk Jepang.

Perusahaan Taxi yang mengajak orang berkeliling dunia dengan taxi mereka.

Dengan kecepatan yang tidak terbatas dan selalu melaju kencang tanpa henti.

Membawa setiap orang kemana dan memperkenalkan sesuatu yang belum pernah di lihat sebelumnya oleh orang-orang tertentu.

Mungkin terdengar aneh tapi jika memang benar begitu adanya, apakah masih pantas di sebut aneh?

_______________________________________________________________

(Hikari Pov)

Awan gelap masih menyelimuti kota Tokyo, air hujan juga masih terus berjatuhan ke tanah bumi. Aku merapatkan jaketku dan menguatkan ikatan syalku, memeluk tubuhku agar tidak terlalu kedinginan.

Hari sudah semakin larut tapi hujan tak kunjung berhenti, jika begini caranya bagaimana aku bisa sampai di rumah? Menunggu bus lama-lama juga tidak mungkin ada yang lewat.

Lebih baik aku pulang lari saja, pikirku.

Baru saja aku melangkahkan kakiku tiba-tiba sebuah taxi berhenti di depanku, berbeda dengan taxi pada umumnya, taxi ini berwarna hitam bukan biru ataupun putih.

Kaca mobil taxi itu terbuka dan tiba-tiba menyembul sebuah kepala dari dalam taxi.

“Masuklah nona, anda tidak mau sampai di rumah dalam keadaan basah kan.” Kata lelaki itu

Aku mengangguk dan kemudian masuk melalui pintu belakang taxi tersebut, aku duduk di kursi belakang dan sesaat kemudian mobil itu mulai melesat kencang.

“antarkan aku ke jalan xxxx.” Pintaku

Dapat kulihat dari kaca dalam mobil laki-laki itu tersenyum dan melirikku.

“Haha…” tawanya

Aku menaikkan sebelah alisku dan menatapnya aneh.

“Apa anda tidak mau berjalan-jalan keliling dunia sebentar nona?” tanyanya

“maksudmu?” aku mencoba mencerna maksud perkataanya barusan.

Berjalan-jalan? Keliling dunia? Apa dia

“Hey~ apa kau…” aku menggantungkan kalimatku

“lanjutkan saja apa yang mau kau kataka.” Katanya seraya mengukir sebuah senyuman di wajahnya

“Errrr… salah satu pekerja di Taxi Station?” tanyaku ragu-ragu

Dia kembali tersenyum “anda benar sekali nona, aku adalah salah satu pekerja di Taxi Station.” Jawabnya

Kebetulan, aku bisa bertanya-tanya sedikit tentang Taxi Station padanya.

“Siapa namamu?” tanyaku

“Namaku Choi Minho, tapi nona cukup memanggilku Mr. Taxi.” Tuturnya

“Choi Minho? Mr. Taxi? Maksudmu?” tanyaku tak mengerti

“Haha… baiklah akan saya jelaskan, di Taxi Station setiap pengemudi mobil taxi mendapat julukan masing-masing dan julukanku adalah Mr. Taxi.” Jelasnya

“Oh begitu, errr boleh aku bertanya padamu?” tanyaku ragu-ragu

“bertanya apa nona?” tanyanya balik

“Bagaimana mobil taxi dari perusahaan Taxi Station bisa berkelilin dunia? Mobilnya kan hanya mobil biasa seperti mobil-mobil taxi lainnya.” Kataku

“Itu, aku tidak bisa mengatakannya pada nona.” Kata Mr. Taxi

“Huh? Kenapa?” tanyaku kaget

“Karena itu hanya boleh di ketahui oleh pengendara mobil taxi dari Taxi Station dan karyawan-karyawan Taxi Station saja.”

“Oh begitu ya…” gumamku

“Kita berada di Seoul sekarang…” kata Mr. Taxi itu tiba-tiba

“Huh?” aku terkejut mendengar ucapannya

“Apa katamu barusan?” tanyaku tak percaya

“Kita ada di Seoul sekarang.” Ia mengulangi perkataanya

Awalnya aku tidak percaya, tapi saat aku membuka kaca mobil taxi ini, aneh bin ajaib.

Tadi kami masih ada di Tokyo dan tiba-tiba sekarang sudah ada di Seoul, dapat terlihat dari bangunan dan wajah-wajah para pejalan kaki di sini, berbeda dengan di Tokyo, dan saat ini di Tokyo sedang hujan deras sedang di sini tidak.

“Bagaimana bisa?” kataku takjub

“Tentu saja bisa…” ujar Mr. Taxi

“Setelah ini kita mau kemana?” tanyaku penasaran

“kita akan ke London…” jawabnya

“London? Benarkah?” tanyaku tak percaya

“Yeyyy…” aku bersorak gembira, “apa kita bisa berhenti sebentar di London?” tanyaku

“Tidak.” Jawab Mr. Taxi

“Eh? Kenapa?” tanyaku penasaran

“Karna jika kita berhenti, kita tidak akan bisa kembali lagi ke Jepang.” Tuturnya

“Tidak bisa kembali? Aku tidak mengerti.” Kataku polos

“Jika sedang berkeliling dunia, taxi tidak boleh di berhentikan sebelm sampai ke tempat tujuan sebenarnya karena nanti taxi tidak akan bisa kembali ke tempat semula atau taxi tidak bisa di jalankan lagi.” jelas Mr. Taxi

“Oh begitu ya, jadi hanya boleh melihat dari dalam taxi saja?” tanyaku lagi

“Iya…” jawab Mr. Taxi

“Apa kita sudah sampai ke London?” tanyaku

“belum, tapi sebentar lagi…” jawabnya

“Oh…” aku membulatkan mulutku, suasana hening sesaat sampai Mr. Taxi bernama Choi Minho itu kembali memberitahuku bahwa kami telah sampai di London.

Aku membuka kaca mobilku lagi dan yeah kami memang sedang ada di London sekarang, dari mana aku tahu?

Yeah, karena aku melihat sendiri dengan mata kepalaku, London Bridge yang berdiri kokoh dan tidak jauh dari London Bridge terlihat Kincir terbesar seeropa yang berada di London.

“Apa kau setiap hari melewati London?” tanyaku pada Mr. Taxi

Ia tersenyum lagi padaku “Tidak juga, aku lebih sering melewati Seoul karena jaraknya yang dekat dari Jepang.” Tutur Minho alias Mr. Taxi

“Apa kau beroprasi setiap malam?”

“Iya, setiap malam di atas jam delapan aku mulai beroprasi dan hanya orang-orang tertentu atau orang yang benar-benar membutuhkan bantuan kami lah yang bisa menumpangi mobil taxi dari Taxi Station.” Jelasnya

Whoa, orang-orang tertentu? Orang yang benar-benar membutuhkan? Kurasa aku masuk dalam category orang yang benar-benar membutuhkan.

“Hey~ anda kenapa?” tanyanya seraya melihat ke arahku

“Eh, tidak apa… Minho…” aku memanggil nama aslinya.

“Jangan panggil aku Minho di dalam taxi ini, tapi panggil aku Mr. Taxi.” Katanya

“Yeah baiklah Mr. Taxi…”

“apa yang mau anda katakan?” tanyanya

“errrr, aku punya nama dan namaku Hikari, kau bisa memanggilku Hikari.” Kataku

“Hikari…?” Minho menatapku dengan tatapan yang sulit di artikan “Nama yang bagus.” Tambahnya.

Suasana kembali diam, aku memandang keluar jendela mobil dan menatap lampu-lampu kota London, Mr. Taxi menyetir mobilnya dengan sangat cepat dan tanpa berhenti.

Dari jauh tiba-tiba ku lihat sinar datang padaku tapi pada saat itu juga Mr. Taxi memanggilku

“Hikari~chan…” aku menoleh kepada Mr. Taxi

“sekarang kita sudah ada di New York…” katanya,

Huh? Benarkah? Bukannya masih ada di London, jujur aku kurang yakin dengan perkataannya barusan tapi kata-katanya benar, saat aku menengok keluar aku sudah melihat patung Liberty yang berdiri tegak dan kokoh.

Oh god benar-benar ajaib, tapi entah kenapa aku memiliki rasa penasaran terhadap cahaya yang ku lihat sebelum Mr. Taxi atau Minho memanggilku.

Cahaya apa itu? Apa cahaya itu yang menyebabkan kami bisa berkeliling dunia dan bebas pergi kemanapun?

“Hikari~chan kau sedang memikirkan apa?” Tanya Mr. Taxi yang langsung membuatku tersadar dari lamunan.

Aku mendongak dan melihat kepadanya, dia menatapku dan mengangkat sebelah alisnya.

“Minho~kun…”

Dia mendelik kepadaku “errr… sorry maksudku Mr. Taxi.” Ulangku

“Apa aku boleh bertanya?” tanyaku ragu-ragu

Dia tersenyum kepadaku dan mengangguk kecil “tentu saja.”

“Eummm…apakah…” aku menggaruk-garuk kepalaku mencoba mencari-cari kata yang pas untuknya.

Dia menatapku lagi “apakah kita bisa….” Aku menggantungkan ucapanku

“bisa apa?” tanyanya dengan senyum yang terus terukir di wajahnya

“apakah kita bisa bertemu lagi setelah ini?” tanyaku seraya menundukkan kepala dan melirik sedikit keluar jendela.

“Bisa, tapi aku tidak tahu kapan waktu dan tempatnya.” Kata Minho sambil terus focus menyetir mobil.

“begitu ya? Apa kau tidak beroprasi saat siang?” tanyaku, Minho menggeleng pelan.

“Kenapa?”

Minho lagi-lagi menatapku dengan senyuman yang tidak lepas dari wajahnya, membuatku benar-benar malu.

“karena kami tidak di izinkan keluar jika siang hari.” Tutur Minho

Kenapa begitu? Aneh sekali, aku melihat ke luar jendela (lagi) dan menatap indahnya langit-langit kota New York, sembari menunggu datangnya sinar itu lagi. Jika sinar itu datang lagi berarti sinar dan taxi ini memiliki hubungan?

Satu menit…

Dua menit…

Tiga menit…

Sinar itu muncul dan degan kecepatan yang tidak bisa terhitung melaju mendekatiku.

“Hikari~chan…” panggil Minho

Kenapa Minho memanggilku jika ada sinar datang seperti ini? Humb berarti benar dugaanku bahwa taxi dan sinar ini memiliki hubungan.

Aku tidak menoleh kepada Minho, sampai sinar itu datang kepadaku dan aku tidak tahu apa-apa lagi.

***

Aku mengerjap-ngerjapkan mataku, sinar matahari masuk melalui celah-celah gorden yang sedikit terbuka.

Aku bangkit dan duduk di atas ranjangku, bukannya tadi aku berada di dalam taxi? Kenapa sekarang aku berada di kamarku.

Dan ini sudah siang, berapa lama aku berada di kamar ini?

Aku terus mengingat-ingat kejadian yang kulalui semalam, kejadian sebelum aku terbangun dan mendapati diriku berada di atas ranjang ini.

Taxi, Choi Minho, Mr. Taxi, Seoul,London,New York, Sinar…

Yeah aku ingat, sinar tadi malam aku berada di dalam taxi aku melihat sinar yang begitu terang dan menghampiriku, tapi aku tidak mengingat lagi kejadian yang ku alami tadi malam.

Aku beranjak dari tempat tidurku, berjalan menuju kamar mandi untuk membasuh mukaku dan kemudian keluar, berganti baju dan bersiap untuk berangkat ke kampus.

Saat aku berjalan melewati koridor kampus, aku menemukan sosok yang tidak asing lagi untukku , sosok yang tadi malam mengajakku berkeliling dunia dengan taxi berkecepatan tidak terhingga.

“Minho!!” aku memanggil orang itu dari belakang dan menepuk bahunya.

Ia menoleh dan menatapku, mengangkat sebelah alisnya dan memperlihatkan ekspresi Siapa-kau.

Baru saja tadi malam? Apa dia melupakanku atau dia tidak mengenali wajahku? Aneh.

“Kau Choi Minho kan?” tanyaku

“Choi Minho? Siapa? Aku bukan Choi Minho, tapi aku Choi Minra.”

“huh,, choi Minra??”

FIN

About Devi Hardiyanti

^∇^ ㅎㅅㅎ`ㅂ´*ㅍ_ㅍ ^^;;.キー Mine

Posted on 3 Juli 2011, in Vhii Kikey. Bookmark the permalink. 4 Komentar.

  1. wahhh keren juga ff ny tapi akhrny gantung ..
    tokyo seoul london newyork…bener2 aku bisa ngebayangin tuh lagu sekarang
    great job :)u bisa ngebayangin tuh lagu sekarang
    great job🙂

  2. wahh… asik dah bsa ke tokyo seoul london new york~ ^^ jdi kepikiran ma lagux!! nice ff~

  3. gaje endingnya . tapi bagus kok ceritanya ^^

  4. Daebakk!
    Pengen naek taxi gituaan…
    Hahaaha

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: