[FF/PG-15] Why I Like You part 3 (end)

Title : Why I Like You

Author :  Berlian astrid

Genre : romance

Rating :  PG-15

Leght : chapter

Cost : Eunhyuk Super Junior, aku, minah (menejerku), member super junior, member shinee

disclaimer : ini semua cuma karanganku yang di dapet kalo lagi ngalamum, so ini semua cuma halusinasiku yang berhasil tersalurkan. semoga tidak ada pihak yang merasa di rugikan ^^

N.A: maaf bgt kalo endingnya nggak bgt, >< kali ini mohon bgt ya kritik dan sarannya🙂 keep RCL guys , gomawo :*

………………..

“siapa yang memberitahumu alamat apartemenku ?”

“kenapa ? kau tak suka aku kemari?”

Hanya beberapa orang dekatku saja yang mengetahui dimana aku tinggal di Inggris.

“jawab pertanyaanku oppa.”

“Donghae yang memberikannya.” Matanya menatap mataku. “kau marah aku datang kemari ?”

“dong~donghae, donghae oppa yang memberikannya padamu ?”

Apa yang ada di pikiran Donghae oppa, bukankah dia akan berusaha membuatku bahagia, tapi kenapa dia malah membiarkan orang yang menyakiti hatiku datang lagi ke kehidupanku ?

“apa tujuanmu kemari ?” aku masih menggunakan nada sinis di dalam kata-kataku, bukan kemauanku tapi biarlah.

“mianhe, jeongmal mianhe. aku menyesali semua yang aku katakan, aku menyayangimu.”

“a~apa maksudmu kau menyayangiku ? kenapa kau berani berkata seperti itu di hadapanku ?!”

Aku sudah berdiri dan akan pergi ketika mengatakannya. Tiba-tiba ada tangan yang menarikku untuk berbalik.

“le~lepaskan aku.” Air mata sudah menggenangg di pucuk mataku.

“maaf, maafkan aku. Kumohon.”

Aku menagis di pelukan Eunhyuk oppa. dia membelai lembut rambutku.

“aku tau tempat yang bisa menenagkanmu.”

…………..

Aku duduk di salah satu kursi di pinggir dermaga . dia membawaku melihat laut. Hatiku sesak mengingat kembali ketika Donghae oppa menyatakan perasaannya padaku. Tapi kenapa dia melakukan ini ?

“aku bodoh, aku tak tau jika kau menyayangiku Laisha. Aku kira kau sangat membeciku.”

“siapa wanita itu ? wanita yang dulu pernah kau temui di taman kota, aku pernah melihat kau bersamanya. Dia kekasihmu bukan ?”

“wanita ? di taman kota?”

Aku dapat melihat dia berpikir keras mengingatnya. “astaga, dia temanku Laisha. Memang aku dan dia sempat menjalin hubungan, tapi hubungan kami sudah berakhir bertahun-tahun yang lalu. Dia lah yang selama ini meyakinkanku untu bertahan agar bisa merebut hatimu, tapi aku malah melepaskanmu. Kau percaya padaku Laisha ?”

Aku memalingkan wajahku, “aku sudah tidak mencintaimu lagi oppa.”

“katakan sambil memandangku.”

Aku menegang mendengarnya. Aku memalingkan wajahku memandangnya.

Hatiku nyeri, tembok yang sudah aku bangun beberapa bulan ini runtuh begitu saja. Lidahku kelu, rasanya aku tak mampu mengatakannya. Matanya memancarkan ketulusan, laki-laki ini yang mampu membuatku bertahan di Korea. Sekarang dia memintaku mengatakan aku tidak mencintainya ? aku tak bisa.

Aku tak dapat memandangnya cukup lama, air mata sudah menggenang di pelupuk mataku. Jangan sampai dia melihatku menangis.

“kenapa ?  kenapa tak jadi mengatakannya ?”

“aku akan kembali ke apartemenku.”

…………….

Aku berjalan meninggalkan dia. Aku berlari keluar dari tempat itu. Jangan sampai dia melihatku menangis, aku sudah berjanji tak akan menangisi dia. Aku menghapus cepat-cepat air mataku.

Aku menyetop taksi di depan pintu masuk dermaga. Yang sekarang harus aku lakukan adalah menghubungi Donghae oppa, tak peduli semahal apapun biaya telfon Internasiona, aku harus mendengar penjelasannya atas semua ini.

…………

“dia menyayangimu.”

“kau juga menyayangiku.”

“kau menyayangi dia Laisha. Kau jangan melupakan itu. Aku tau kau tak pernah mencintai laki-laki lain selain dia. “

Aku diam. Kepalaku terasa sangat nyeri. “dia menyayangimu dari dulu. Dia menginginkamnu dari dulu, tapi dia terlalu takut jika pada akhirnya kau tak memiliki perasaan yang sama dengan apa yang dia rasakan.”

“kau tak benar-benar menyayangiku oppa.” tangisku sudah akan pecah saat itu, tapi aku menahannya.

“aku menyayangimu, sangat menyayangimu. Aku hanya ingin membuatmu bahagia, lakukanlah yang membuatmu bahagia jangan lakukan sesuatu yang akhirnya akan menyakitimu. Aku selalu bahagia jika kau bahagia.”

………..

Aku mengantar Eunhyuk ke bandara. Dia hanya 3 hari berada disini.

“aku tidak menyangka kalau Donghae juga menaruh perasaan padamu.”

Aku menundukkan wajahku, tak berani memandangnya.

“lupakan aku oppa. bilang pada Donghae oppa dia harus melupakanku karena aku akan melupakan kalian juga. Ini terlalu rumit untukku.”

“kau sudah mengatakannya berpuluh-puluh kali. Dan kau sudah tau jawaban yang sudah aku lontarkan berpuluh-puluh kali juga ITU TAK AKAN TERJADI.”

“manusia hanya akan mampu bertahan pada perasaannya dalam jangka waktu beberapa tahun. Aku kira 3 tahun kedepan kita sudah tidak akan merasakan perasaan ini lagi. Mungkin kita dapat berteman saat itu.”

Aku tersenyum ke arahnya. “jaga dirimu baik-baik.”

“kabari aku kalau kau sudah sampai di Korea.”

Dia hanya mengangkat sebelah tangannya. Aku berjalan membelakanginya. Dadaku terasa sesak aku mencoba melepaskan jaketku, siapa tau gara-gara jaket ini dadaku terasa sesak.

Tiba-tiba ada yang memelukku dari belakang. “kumohon jangan lakukan ini. Aku mencintaimu Laisha, aku akan menyesal jika membiarkanmu pergi lagi dari hidupku.”

“oppa.” aku membalikkan badanku dan berbalik melihatnya. Aku menghapus air matanya.

…………..

Aku tidak pernah berhubungan dengan Eunhyuk maupun Donghae oppa lagi. Aku tak ingin menjadi orang ketiga diantara mereka. Sudah cukup aku merepotkan mereka berdua. Bukankah kehidupku baik-baik saja sebelum aku bertemu mereka ?

Aku memang harus kembali ke Korea 3 tahun lagi. Tapi itu bukanlah masalah yang besar. Mungkin saat aku kembali kesana mereka sudah memiliki kekasih. Membayangkannya aku menjadi tersenyum sendiri. Aku ingin mereka menjadi temanku, karena tak akan pernah ada kata mantan untuk seorang teman.

…………….

Aku berdiri di sini, di Korea. Hari ini memang hari kepulanganku dari Inggris. Rasanya aku sangat merindukan Korea. Negara yang telah banyak memberiku ilmu.

Tiba-tiba ramalan aneh yang aku dengar sebelum aku berangkat ke Korea terlitas lagi di otakku. Aku tersenyum sendiri membayangkannya. Aku memang tidak memberitahukan pada siapa-siapa tentang kepulanganku, termasuk pada Minah eonnie dan Mitha. Aku ingin memberi kejutan untuk mereka.

……………..

Aku tidak langsung kembali ke dorm, aku memutuskan untuk mengunjungi salah satu taman di Seoul. Suasannya sudah sangat berbeda dari dulu. Aku mengamati taman ini dengan seksama, ini adalah taman yang dulu membuatku tersadar bahwa Eunhyuk oppa mencintai gadis lain bukan aku, dan ternyata itu salah besar.

aku memang akan bertemu Eunhyuk oppa dan Donghae oppa. tapi biar waktu yang mempertemukan kami, aku tidak akan mengaturnya, pertemuan yang tidak di sengaja akan lebih berkesan bukan ?

aku kembali teringat ramalan yang di berikan Ibu-Ibu di Bandara tadi. Katanya laki-laki yang akan bertemu denganku pertama kali di Korea dialah jodohku selama ini. Dia juga mengatakan bahwa laki-laki itu adalah salah satu orang terdekatku.

Kali ini yang ada di pikiranku hanya 2 orang, Donghae oppa atau Eunhyuk oppa ? mungkinkah salah satu dari mereka ? tapi aku buang jauh-jauh pikiran itu. Aku tidak pernah percaya pada ramalan, kenapa aku harus mempermasalahkannya.

……….

Hari sudah cukup gelap ketika aku kembali ke dorm. Lobi dorm pun terlihat sepi. Aku tersenyum mengetahui  bahwa tidak ada orang yang melihatku kembali.

Aku berjalan kearah lift dan memencet tombol lantai dimana dormku yang dulu berada. Pintu lift terbuka dan ternyata ada orang di dalamnya………

“Laisha.”

Aku mendongakkan wajahku. “Minho.”

…………

Aku sedang berada di rumah sakit, air ketubanku telah pecah. Aku menggerutu dalam hati, dimana ini suamiku ? apa dia tega membiarkan aku sendiri menjalani persalinan ini ?

“suster apa suamiku telah datang ?” aku mengatakannya sambil mengatur nafasku.

“belum nyonya, kita tunggu beberapa menit lagi. Jika dia belum datang terpaksa persalinan ini akan segera kami lakukan.”

Aku membayangkan wajah suamiku, awas saja kalau dia tidak datang. Tak akan pernah kubiarkan dia melihat wajah anakku.

………….

Aku baru membukakan mataku. Rupanya aku tertidur. Aku kembali mengingat saat detik-detik akan melahirkan tadi. Suamiku yang datang tergopoh-gopoh langsung masuk ke ruang bersalin dan memegang tanganku.

“aku datang sayang, berusahalah.”

Aku tersenyum mengingat wajahnya yang sangat panik. “Minho, aku ingin melihat anak kita.”

Minho membuka matanya, dia tertidur di samping ranjangku. “kau sudah bangun rupanya.”

“sebentar aku akan membawa putri cantikku kemari.”

“dia perempuan ?”

“dan cantik sepertimu.” Dia tersenyum ke arahku sebelum pergi.

Tiba-tiba pandanganku sudah mengabur, aku menangis.  Hidupku sangat sempurna saat ini. Mengingat wajah Minho tiba-tiba rasa tenang mulai menjalari seluruh tubuhku.

“aku…….aku mencintai dia,sungguh aku sangat mencintai dia….”

*end*

©2011 S3FFIndo Publishing

Dont Forget! :

– Give YOUR COMMENT after read this FF. Be a good reader. oKEY?

– UNTUK SEMUA READERS, TOLONG BACA READ FIRST terlebih dahulu. Kami telah menginformasikan tentang semua page sehingga JELAS PAGE/SUB PAGE mana saja yang harus kalian tuju terkait dengan kepentingan kalia, dan info-info lainnya yang mungkin membantu kalian semua ^^

– Thanks for Read and Comment this FF. Feel comfort to stay here and TOGETHER, BEYOND OUR IMAGINATION ~ ^0^

Posted on 7 Juli 2011, in Berlian Astrid, SHINee Fanfiction, SM Town, Super Fanfiction and tagged , , , , . Bookmark the permalink. 13 Komentar.

  1. Absen dulu

  2. Kirain jadinya sama enyuk eh gak taunya sama minho -__- kasian enyuk #cuktau

  3. Siti JoJo Sunny

    jiahhhh jdinya ma minho oppa.
    haha.
    kok ffnya cman 3?
    cpetnya.
    nice ff.
    daebak deh bwt chingu.
    suka yg happy ending.
    d tnggu next ffnya^^

  4. berlian astrid

    Aneh ya ?? Kok aku rasanya aneh gt ><

  5. Yaaaaa kereeeenn. Akhir yang tidak dapat terbaca. Aku jadi ikutan penasaran td jadinya sama siapa wkwk

  6. gx nyangka minho…
    Ckck..
    Bnar2 tdak trdga..
    Hehe..
    Eumph,,daebak chinguu..
    Next ff q tunggu yahh..

  7. Good ff
    I think she with eunhyuk,, but, I wrong! She with minho oppa,, kkkk~ cnta tak trduga ^^d

  8. ending y mengejutkan akhir y ma minho, bener2 ngak d duga. . .
    Daebak. . .k. . .

  9. Tak terima aq, mgpa unyuk ma haeppa hyus ckiet hati, hikz, hikz,,
    bgut eon crtax gk ktebak q pkir bklan ma unyuk jadix terxta, ech si minho nongol,,,

  10. Bnar2 ending yg membuat aku syok berat…….. Tak terbayang klo akhirnya laisha akan menikah dgn minho dan mempunyai anak…. Hua…..

  11. keren :-bd kirain bakal sama eunhyk atau donghae eh malah sama minho

  12. ferra_elfshawol

    kekeke,
    ternyata hyukpa menyadarinya

  13. ferra_elfshawol

    kkeke
    ternyata hyukpa menyadarinya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: