[FF/S/2/G] Falling In Love With a Friend (wookie ?)


Falling In Love With a Friend (wookie ?)

Genre : Teen Romance

Length : Series

Author : Bela Cigi *nyonya ryeowook*

Cast :

– Kim Ryeowook as him self (wookie)

– Lee Jinki as Onew

– all member Super Junior and Shinee

– Lee Yeon Hee as YOU (readers)

Part 1

Hari ini matahari terik sekali, keringatku hampir menetes di kedua pelipis. Eonni cepatlah, kau kemana. ah membosankan sekali. Tiba tiba sebuah mobil asing berwarna hitam tepat berhenti didepanku. Sang penumpang membuka kaca jendelanya dan berkata.

“yeon hee-ah ayo cepat lah naik”

ya tuhan itu sin hee eonni, membawa mobil siapa dia.

“kau lama sekali, aku hampir matang menunggumu disini” dengusku kesal

“siapa suruh kau menungguku di depan gerbang, kau kan bisa menungguku dibawah pohon”

“ish kau ini, menyebalkan sekali”

kututup pintu mobil dan kami pun berangkat. Tempat duduk dan pendingin udaranya terasa sangat nyaman. Seperti mobil baru.

“eonni mobil ini nyaman sekali, kau menyewanya dimana ?” tanyaku lembut.

“MWO ? Menyewa ? Apa kau fikir eonni mu ini punya wajah orang yg suka menyewa sesuatu ?”

“terus ini mobil siapa?” tanyaku sedikit cemas.

“ini mobil mu. aku baru saja membelinya dengan uangmu. Mobil yang sering kita pakai aku tinggal dirumah, habis mobil itu terlalu sempit untuk dipakai dua orang. Kau tahu mobil ini adalah mobil idamanku, lebih luas bukan dari punyamu ?”

“EOONNNIII~”

{(-,-‘)}

kilat lampu kamera dan cahaya menerangiku, memotretku yg sedang membawa ponsel keluaran terbaru. Disampingku ada minho-ah yg juga seorang model, kami berdua berusaha totalitas dalam berekspresi.

Meski hati ku masih kesal dg ulah eonni tadi. Huft semangat yeon hee !

“minho-a senang bisa kerjasama denganmu” sapaku

“ne, yeon hee noona, aku juga senang”

* * *

“anyeonghaseyo, eh sin hee eonni, kau sedang appa eonni ? Yeon hee-ah mana eonni ?” sapa seorang namja, tinggi, putih dan berbadan kecil.

“hey aku disini, untuk apa kau datang sepagi ini ? Mau minta sarapan yah ?”

sautku yg tengah sibuk menyiapkan makanan dimeja makan.

“kau ini menyebalkan sekali. Ini kan liburan jadi aku sempatkan datang kesini. Bagaimana ujianmu ? Kudengar nilaimu paling hancur.”

“wookie bisakah kau tidak menyebalkan untuk hari ini ?” ucapku kesal

“eh ya, bagaimana kencanmu kemarin, berhasilkah ? Atau gagal kembali ? Haha, Kau belum cerita padaku. Apakah dia cantik ?” tanyaku

“hah jangan tanya, aku lapar ! Dan bisakah kau tidak menyebalkan untuk hari ini?” ucapnya mengulangi perkataanku

“hey itukan ucapanku” protesku

Kami pun makan bertiga, Wookie adalah sahabat yg baik dan mengerti tentangku. Kita saling bertemu dan menjadi akrab waktu aku berumur 6 tahun dan wookie 8 tahun.

*flashback*

seorang namja tengah sibuk bersama anak anak kecil. Bercanda dan tertawa lepas di sebuah ayunan dan jungkat jungkit taman. Keceriaan tampak kental disana, ingin rasanya aku ikut dalam keramaian dan kebersamaan itu. Saat itu hatiku sedang sedih, aku merasa sendiri didunia ini. Akupun menangis dan terisak lalu namja itu berjalan mendekat ke arahku dan duduk disampingku. Dengan wajah lugu dan suara yg datar dia bertanya.

“kau kenapa ? Kenapa kau menangis ? Adakah seseorang yg menyakitimu? Tenang aku akan melindungimu ?”

namun aku terus menangis dan menangis hingga namja itu pun memelukku dan mencium keningku. Sejak saat itulah kami saling kenal.

*flashback off*

“ayolah wookie ceritakan padaku”

“aku malu yeon hee, kau tahu sendiri kan jika kencanku itu selalu gagal, aku kesal sekali”

“masalahnya apa” tanya eonniku

“minggu lalu aku kencan dg yeoja yg cantik namun sayang dia sangat misterius, aku takut jangan jangan dia seorang maniak. Kemarin lusa aku kencan bersama cewek imut dan dia fansku, aku sudah mulai menyukainya, namun sifatnya seperti anak kecil, tiba tiba saja dia menangis histeris, dan membuatku disalahkan oleh banyak orang”

perutku terasa sakit mendengar cerita wookie yg selalu gagal dalam kencan. Aku hampir menangis karena tak bisa menahan tawa. Ckckckck

“dan kemarin aku kencan dg yeoja yg cantik dan berkepribadian cantik, namun sayang dia lebih tinggi dariku”

ya ampun mendengar cerita yg terakhir aku sampai tertawa guling guling. Wookie yg malang.

Dasar wookie aneh. Padahal dia seorang superstar. Mendapatkan seorang yeojachingu baginya, bukankah itu hal yg mudah. Dasar wookie yg aneh.

* * *

Aku telah mendaftar di sebuah universitas ternama di korea. Dg di temani eonniku aku telah melakukan beberapa test pendaftaran, dan ini merupakan test yg terakhir.

“eonni, aku ingin ketoilet, kau tunggu disini”

ucapku sambil berlari kecil

kaca ini tampak bersih dan memantulkan sesosok yeoja yg mirip dg ku. Karena itu adalah aku.

“aku mohon, kau pasti bisa Lee Yeon Hee” gumamku pada diri sendiri.

Tiba tiba ada pesan masuk dan menggetarkan ponselku.

Wookie ^.^ :

kau pasti bisa mengerjakan test nya. Semangat !! Kalau kau sampai tidak masuk, maka besok aku akan melamarmu, arraso?

To : Wookie ^.^

jeongmal ? Kalau begitu aku akan berusaha keras untuk lulus. Agar kau tak bisa melamarku😛

wookie ^.^ :

Semoga Berhasil Yeon Hee-ah. Semangat.

Eh suatu saat aku akan melamarmu, karena kau adalah jodohku. Arraso ?

Hemp dasar wookie, kau selalu saja membuatku tersenyum.

Kutinggalkan toilet dan segera melangkah pergi. Tiba tiba bruk.

Suara tumbrukan yg membuatku jatuh tersungkur.

“oh minhae noona, saya tak sengaja, kau baik baik saja”

Sepertinya aku pernah mengenal suara itu. Suara merdu yg tak asing bagiku.

“jinki-ah, kau juga daftar disini ? Wah kita punya selera pendidikan yg sama yah”

“ah, nuna bisa saja”

“hey bisakah kau membantuku, test nanti aku sangat gugup. Jujur aku tidak terlalu percaya diri, jebal jinki-ah” ucapku

“sejak kapan Yeon hee-shi, jadi terserang virus grogi seperti ini” candanya

“mollaeyo jinki-ah”

“jika yeon hee nonna merasa grogi, coba bayangkan wajah seseorang yg nonna cintai dan sebut namanya dalam hati”

“daebak jinki-ah, akan kucoba”

test dimulai, satu persatu para calon siswa pun dipanggil dan memasuki ruangan untuk mengikuti test wawancara. Dan kini tiba saatnya namaku dipanggil.

“ingat, ucapkan namanya dalam hati” saran jinki

kucoba untuk membayangkan seseorang. Dan senyum indahnya mengembang. Wookie ? Kenapa dia yg muncul ? Kubuka kembali mataku dan kupejamkan lagi berharap akan berubah. Namun hanya wookie dan wookie.

“noona Lee Yeon Hee”

aigoo~ namaku dipanggil lagi, bagaimana ini. Aku pun melangkah masuk dan berdiri menghadap 5 orang yg siap dengan pertanyaan pertanyaan sulitnya.

Kupejamkan mataku sekali lagi. Dan ternyata tetap wookie yg muncul. Karena hampir putus asa mengingat, terpaksa.

“kim ryeowook, kim ryeowook”

entah mengapa setelah mengucap nama itu. Fikiranku jadi jernih dan pandanganku semakin jelas. Tampak 5 orang didepan berusaha tersenyum dan membentangkan tangan mereka. Menyambut dg senang.

-TBC-

kyaa, pasti semakin hancur saja Ff ini. Tapi kuharap kalian suka. Eh jangan lupa tinggalkan jejak jempol dan komennya.

Hehe

Posted on 4 September 2011, in AUTHOR, Freelance Author, Reader's FF, SHINee Fanfiction, Shinki Fanfiction and tagged , , , , . Bookmark the permalink. 3 Komentar.

  1. huftt…
    Syukurlah bsa lo2s..
    Qlo wokie gx kuliah??
    Daebak chingu..
    Q mu ke next part dluuu…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: