[FF/S/3/PG-13] History Of DBSK

dbsk

TITLE : History Of DBSK

AUTHOR : Veronica Fany @S3FFI Freelance Author

CAST :

* All of Member DBSK

SUPPORT CAST :

* All of Member SHINee

* All of Member Super Junior

LENGHT : 2/3 [2636 words]

GENRE : Parody, Comedy,

RATE : PG-13

Yunho memegang kepala jaejoong dan menjauhkannya dari dadanya.

“Jangan ngingus di bajuku lagi, ya.” Yunho menatap sedih ke baju barunya yang sekarang ada peta pulau Kalimantan bentukan ingus jaejoong.

Jaejoong cengar – cengir sendiri.

“Kenang – kenangan.” Jawab jaejoong asal.

“Nyuk!! Tolooong!! Orang gila nih!!” seru junsu sambil masih berusaha menjauh dari heechul.

Eunhyuk yang baru saja berhasil membebaskan diri dari got langsung membantu junsu.

“Iih… Eunhyuk ganggu eke aja!” gerutu heechul yang akhirnya melepaskan junsu karena ga kuat di klitikin eunhyuk.

Junsu masih ngos – ngosan kaya baru liat setan.

“Monster apa dia!? Apa masih satu jenis sama T-rex!?” tanya junsu heboh.

“Huussh!! Dia ini kepsek kita tau.” Bisik eunhyuk.

“Haah!? Kepsek kita T-rex!? Aku sekolah di sekolahannya T-rex! Berarti aku brontosaurus, dong!?” junsu mulai nglantur.

“Wah… kayanya otaknya jadi ga beres nih!” gumam eunhyuk prihatin.

“Emang otak luh beres?” tanya heechul sambil senyum ngece.

“Ga beresnya gara – gara luh, chul! Mesti dia trauma ngeliat muka lu dari jarak deket.” eunhyuk menyalahkan heechul.

Heechul terperanjat.

“Tanggung jawab, chul! Anak orang nih! Luh mah anak setan.” Kata eunhyuk penuh emosi.

“Enak aja! Gue anak alien tauuk!” protes heechul.

“Duh, ni anak musti gue apain yah?” heechul bingung.

“Padahal dia murid senior. Dah mau ujian, chul. Tadinya dia pinter banget lho! Ga tanggung – tanggung! Menang olimpiade makan krupuk se-kecamatan!” eunhyuk mulai lebay.

“Masa!? Tapi, mukanya rada blo’on kok?” heechul ga percaya.

“Hayooh, heechul! Hayooh, heechul!” eunhyuk mulai nyorakin heechul.

Heechul makin merasa ga enak.

Yoomin kembali ke lokasi…

“Akhirnya roket udah beres. Peti mati-nya gimana?” tanya changmin yang baru saja dateng.

“Berees, min!! Dapet diskon 20 % plus payung cantik!” jawab yoochun sambil mamerin payungnya.

“Lho? Itu kan kepsek!” changmin nunjuk heechul yang lagi heboh sendiri sama eunhyuk.

“Masa? Tukang siomay kali?” yoochun ga percaya.

“Ngawur! Lho? Terus ngapain si junsu disana?” tanya changmin.

“Mesti ada yang ga beres nih! Kita samperin yuk!” ajak yoochun.

Yoomin mendatangi EunSuChul.

“Ada apa ya?” tanya yoochun sok formal kaya ketua RT.

“Oh, enggak. Ini ada anak terlantar.” Jawab heechul tak kalah formal sambil menunjuk junsu.

“Aduh, kasian. Ade namanya siapa?” tanya yoochun prihatin.

“Hyung, itu junsu.” Cletuk changmin.

“Eh? Lho? Whoaa!! Junsu ya!? Ngapain kamu sama kepsek!?” yoochun langsung heboh.

“Yoochun-ah! Dinosaurus menguasai sekolah kita! Jurasic park telah kembali!!” junsu nglantur lagi.

“Tuh, kan? Mentalnya terganggu! Salah kamu tuh!” eunhyuk kembali menyalahkan heechul.

“Memang kenapa? Kalo soal nglantur sih, junsu dah biasa. Justru kalo dia ga nglantur, malah berarti mentalnya ada gangguan.” Jelas changmin.

“Maaf, mungkin pas turun dari pohon kepalanya kebentur bom.” Heechul minta maaf.

“Turun dari pohon di lantai 20! Langsung terjun bebas ke bawah! Terus mendaratnya di ranjau. Dah gitu kena bom nyasar. Terus ketabrak becak pula!” Eunhyuk makin lebay.

“Hah!? Siapa yang menyebabkan semua itu? Ngaku! Cepetan!” yoochun langsung nodong EunChul pake bambu runcing-nya changmin. Sementara changmin megang golok di belakang yoochun.

Eunhyuk langsung nunjuk heechul. Heechul gemetar ketakutan

“Jae, YooSuMin lagi ngapain yah?” tanya yunho.

“Arisan kali.” Jawab jaejoong asal tanpa menengok.

“Sama eunhyuk tuh! Terus ada satu lagi. Kayanya si tukang siomay.” Yunho mengamati dari kejauhan.

Jaejoong ikut menengok.

“Uwaaah!!! Itu kan member super junior yang paling cantik di super junior seperti saya yang paling cantik di DBSK, yaitu Heechul!” pekik jaejoong.

Jaejoong langsung berlari ke arah heechul sementara yunho masih kliyengan dengan perkataan jaejoong yang udah kaya rumus fisika.

“Anda harus tanggung jawab! Anda telah menghancurkan masa depan junsu! Dan itu berarti anda telah menghancurkan masa depan dbsk juga!” ucap yoochun tegas.

“Lho? Kok bisa?” tanya heechul.

“Kalo junsu ga lulus, biarpun kami lulus, kami juga harus ngulang satu tahun lagi.” Jawab yoochun.

“DBSK selalu bersama.” Tambah changmin yang entah kenapa sekarang terdengar seperti yunho.

“Heechuuuuulll!!!” panggil jaejoong sambil berlari ke arah heechul.

Heechul menengok.

“Siwoooooon!!!” balas heechul.

“Bukaaaaan!!!” jawab jaejoong.

“Eh? Jaejoooooongg!!!” heechul meralat teriakannya.

Mereka saling berlari kearah satu sama lain seperti film india.

“Kau masih cantik seperti dulu!” puji heechul.

“Ah, masa?” jaejoong merapikan rambutnya dengan malu.

“Benar!” jawab heechul yakin.

“Rambutmu juga bagus. Keramas pake apa?” tanya jaejoong dengan wajah bersemu merah.

“Pake sambel terasi… Fufufu…” jawab heechul sambil ketawa banci.

“Kalo aku pake kecap bango.” Tambah jaejoong.

“Hihihi… Kulitmu juga bagus? Mandi pake sabun apa?” tanya heechul.

“Pake sabun colek. Biar kinclong kaya piring.” Jawab jaejoong bangga sambil memamerkan lengannya yang mulus.

“Ooooh… Aku pake minyak kampak.” Jawab heechul.

“Hihihi…” keduanya ketawa banci.

YooSuMin Cuma bisa mlongo ngeliat kelakuan Jaechul.

“Aku ga kenal mereka…” kata changmin.

“Aku juga ga kenal.” Tambah yoochun.

“Orang lewat kali.” Tambah junsu.

“Ga jadi nimbrung.” Yunho menghentikan langkahnya dan berbalik arah.

“Terus gimana nasib anak ini?” eunhyuk menatap junsu iba. Dan entah kenapa junsu juga mukanya jadi kasian banget. Kaya orang ga makan satu bulan. Huhuhu… Jadi ikut sedih…

“Hyung! Dia menyebabkan junsu jadi keterbelakangan mental!” changmin menunjuk heechul.

“Karena dia DBSK menderita! Udah Yunjae kena DBD sekarang junsu malah ikut ga beres!” tambah yoochun.

“Betul, hyung! Dia mengganggu perdamaian dan ketentraman grup kita!” eunhyuk ikut – ikutan menunjuk heechul.

“Sejak kapan kamu masuk DBSK?” tanya heechul.

“Eh? Kapan ya? Hyung, kapan aku masuk DBSK?” tanya eunhyuk pada jaejoong.

Jaejoong cuek aja. Matanya masih terpaku pada heechul di depannya.

“Kapan – kapan.” Jawab changmin asal.

“Bukanya kamu dah ikut suju?” celetuk yunho yang barusan kembali datang.

“Aku ikut suju yah? Bukannya aku personil Big Bang?” tanya eunhyuk kaya orang linglung.

“Bukan. Kamu personel H.O.T.” junsu memberikan jawaban sesat.

“Eh? Berarti aku kangta dong?” eunhyuk tersenyum bangga.

“Kamu itu WG.” Junsu kembali menyesatkan eunhyuk.

“Hihihi… Aku WG!! Tell me… Tell me…” eunhyuk mulai nge-dance tell me.

Jaechul mlongo ngeliatnya. Yunho sama yoochun langsung mual. Junsu pingsan. Changmin kena sindrom ketawa lagi.

“Oh, my gosh! Kayanya kita lebih pantes deh…” seru Jaechul kompak dengan centil.

“Gila! Ngapain kamu nyuk? Ntar malem aku bisa mimpi buruk neh.” Seru yunho.

“Aku harus ke dokter …” celetuk yoochun.

“Hahaha!!! Wonder Eunhyuk!!!” changmin masih ngakak.

“I’m so… so… so… hot hot!!” Eunhyuk terus menyanyi.

Eunhyuk berhenti nge-dance. Mukanya langsung ditekuk kaya origami.

Changmin ngakak terus.

“Buset, kesambet apa nih anak?” heechul rada merinding liat changmin ketawa mulu.

Changmin masih ngakak.

“Kayanya musti di rukiyah nih!” usul junsu yang baru sadar dari pingsannya.

“Bawain air putih sini! Aku obatin.” Yunho berlutut di sebelah changmin.

“Ga ada air putih. Pake air got bisa ga?” saran jaejoong.

“Huuush!! Mau dipake buat minum kok!!” yunho menolak saran jaejoong.

“Luh si, nyuk!” heechul gantian menyalahkan eunhyuk.

“Kan aku Cuma nge – dance.” Eunhyuk merasa bersalah.

“Dance luh lebih banyak mudarat-nya daripada manfaatnya.” Heechul makin memojokan eun hyuk.

“Gantian sekarang…” pikir heechul dalam hati sambil tersenyum penuh kemenangan ngeliat eunhyuk bingung.

“Gawat ni, Jae! Musti diapain lagi ni anak?” yunho kehabisan akal.

“Aku akan menghubungi keluarganya.” Ucap jaejoong sedih.

“Huush!! Masih hidup ini!” protes junsu.

“Sini biar aku cium.” Heechul menawarkan diri.

“jangan! Bisa kena serangan jantung kalo dicium heechul.” Larang junsu.

“Lho? Kumat lagi?” tanya yoochun yang baru selese dari dokter.

“Biasanya diapain sih?” jaejoong juga ikut menyerah.

“Dah tinggalin aja disini. Ntar kan ada orang yang ngurus.” Usul heechul.

“Emang changmin anak kucing apa?” protes yunho.

“In family, no one left behind.” Ucap yoochun lembut.

“Buset! Lagi kaya gini, sempet – sempetnya pake bahasa angel!” protes jaejoong.

“Maaf, ini peti matinya mau ditaruh dimana?” kata sekelompok orang sambil nggotong dua peti mati.

“Permisi, kami mau nglayat. Kami bawa teman – teman artis untuk menghibur.” SHINee berdatangan dengan baju hitam.

“Halaah!!! Belum mati tauuk!!” protes yunho.

Changmin malah makin ngakak.

“Lari! Setan! Lari, lari, lari…” guru generation ikut datang.

Suju pun ikut berdatangan. Boa, WG, CSJH, kangta, Bigbang, 2PM… Semuanya datang.

“Yang tabah ya…” siwon menepuk pundak jaejoong.

“Ta…” , “Aku tahu ini amat berat bagimu.” Potong siwon penuh simpati.

“Percayalah, semua pasti ada hikmahnya.” Siwon tersenyum manis.

jaejoong terpesona.

“Tampan sekali…” pikir jaejoong sambil tersenyum malu. Wajahnya menjadi merah.

“Pasti saat kamu telpon, tidak nyambung ya?” tebak yoona.

Yoochun mengangguk.

“Mianhe, yoochun-ah… Yang aku kasih kemarin nomer KTP.” Lanjut yoona polos.

Yoona menyerahkan sehelai kertas.

“Ini nomer yang bener.” Ucap yoona.

Yoochun tersenyum penuh arti.

“Bagaimana kalau kita menikah?”

“Kita bertemu lagi sebagai sesama leader.” Ucap leeteuk penuh wibawa.

“Misteerrrrr!!!” seru yunho.

“Eiits!! Saya disini sebagai leader suju. Bukan sebagai guru bahasa inggris.” Leeteuk menutup mulut yunho.

“Aku tahu, pasti saat ini kau mengalami masa yang sulit. Percayalah… Aku juga pernah mengalaminya.” Ucap leeteuk penuh simpati.

“Masa?” Yunho tak percaya.

“Benar. Kemarin, ryewook yang ceroboh itu memecahkan piring. Dan baru saja tadi pagi, kangin yang terlalu kuat itu kembali merusak pintu rumah. Huuh… Tak ada yang sempurna memang…” keluh leeteuk.

“Orang ini lebay banget… Kemarin jaejoong malah mecahin kepala orang… Terus, tadi pagi changmin ngerusak pintu kebun binatang… Sampe sekarang singanya masih buron.” pikir yunho.

“Junsu-hyung!” panggil Key.

“Key!!” seru junsu.

BERPELUKAAAN!!!

“Lihat, hyung! Aku membawakan sesuatu untukmu!” key mengeluarkan sebuah bungkusan kecil. Dari bentuknya, seperti wadah cincin kawin berbentuk hati berwarna merah.

“Key..” junsu menatap key.

Key tersenyum manis.Junsu membukanya.

“Key..” junsu Nampak bingung.

Key masih tersenyum.

“Umm… Kamu lupa masukin isinya yah?” tebak junsu.

Key menggeleng sambil tetap tersenyum.

“Wadahnya bagus kan? Aku kemarin beli khusus buat hyung. Susah lho beli wadah ini! Dimana – mana kalo beli harus sama cincinnya.” Jelas key.

Junsu tersenyum kecut.

“Yang penting niatnya baik.” Pikir junsu.

“Changminie!! Kamu kenapa?” tanya Han Ga In yang juga ikut mendatangi layatan gaje ini.

Tawa changmin memudar.

“Ga in….” Changmin menatap han ga in lekat.

“Aku dengar, DBSK sedang berduka. Aku membatalkan semua jadwalku dan datang kemari. Memang siapa yang…?” ucapan han ga in terhenti saat ia menyadari ekspresi changmin berubah.

“Aniyo…” changmin menunduk.

“Kenapa?” han ga menggenggam tangan changmin.

“Yunjae…” changmin menatap yunjae yang Nampak mengobrol dengan ceria.

Han ga in juga ikut melihat ke arah yunjae.

“Gila, chul! Kok jadi banyak orang?” tanya eunhyuk sambil tengok kanan – kiri.

“Jangan sampe mereka tau kondisi JunMin!” heechul pasang tampang serius.

“Kalo mereka tau, kita bisa dituntut.” Eunhyuk khawatir.

“Terus dipenjara..” heechul merinding bayangin dia ga bakal bisa merawat tubuh dengan maksimal di penjara.

“Mending kalo Cuma dipenjara! Kalo kasusnya kaya gini, paling Cuma dipenjara berapa taun, terus bebas. Lah, setelah bebas itu! Kita mesti bakal disiksa sampe mati sama cassie di seluruh dunia! Harusnya JunMin kita bunuh sekalian biar kita dihukum seumur hidup.” eunhyuk makin lebay.

“Ngawur! Kalo dapetnya hukuman mati gimana?” heechul gemeter lagi.

“Mending mana mati di eksekusi apa mati disiksa sama cassie?” eunhyuk menyeringai.

Heechul langsung ngebayangin siksaan kaya SAW. Terus langsung merinding sendiri.

“Masa sih cassie sejahat itu? Lagian kita kan punya ELF. Mesti elf bakal nolongin kita!”

“Mending kalo elf… Kalo cassielf?” eunhyuk makin mojokin heechul.

Heechul langsung diem.

“Kita lulusin mereka aja!” usul eunhyuk.

Heechul mikir sebentar.

“JunMin jadi kaya gitu karena kita. Terus aku denger, yunjae juga kena DBD. Bentar lagi mau… “ Eunhyuk menelungkupkan matanya dan menggerakannya di depan lehernya sendiri.

“Hah? Parah banget!” heechul shock.

“Daripada ntar kita dihantuin sama yunjae terus di kejar – kejar sama cassie…” tambah eunhyuk.

“Ya, udah. Aku lulusin. Tapi, kenapa yoochun juga harus dilulusin? Dia ga kenapa – napa kan?”

EunChul langsung liat ke yoochun yang lagi nggodain Bu Boa yang megang ular boa.

“Kamu kuat liat dia setahun lagi?” tanya eunhyuk.

“Ga kuat. Terlalu playboy… Bikin ilfeel.” Jawab heechul datar.

Eunchul diem sebentar.

“Ok! DBSK aku lulusin semua!” putus heechul.

“Ehm… Maaf ya!” changmin naik ke atas peti mati sambil bawa toa hasil colongan dari mesjid.

Semua mata tertuju pada changmin. Well… belum semua sih…

“Ehm! Park yoochun…” changmin menatap yoochun tajam.

Yoochun yang lagi sibuk cuap – cuap sama Bu Boa langsung nengok.

“Sorry, min… Insting cowo..” yoochun cengar – cengir.

“Jadi, sebetulnya belum ada yang meninggal… “ , “Sebenernya yang meninggal itu ular boa aku!” heechul tiba – tiba ikut naik ke atas terus ngrebut toa-nya changmin.

“Eh? Tapi…”

eunhyuk langsung narik changmin terus di kunci di dalem peti mati.

“Ular boa?” yunho bingung.

Jaejoong mlongo lagi.

“Berarti ini hantu dong? Huwaaa!!” bu boa langsung ngebuang ular boa-nya terus lari dengan hebohnya.

“Ular boa? Ah! Ga seru dong.” Para artis satu persatu pulang.

Eunchul narik napas lega.

“Untung ga ketahuan, nyuk.” Heechul ngomong pake toa.

“Jadi, gini yah… Masalah ini… cukup kita aja yang tahu.” Ucap eunhyuk cool.

“Maksudnya?” tanya junsu.

“Kalo kalian mau ngrahasiain ini, kalian semua kita lulusin deh!” tawar eunhyuk.

“Terus kita kasih sepasang gelas cantik.” Tambah heechul.

Anak DBSK ga ada yang respon. Eunchul turun dari peti mati.

“Khusus buat kamu, gelas cantiknya yang baru aja dipake siwon” Heechul bisikin jaejoong.

Jaejoong yang tadinya Cuma mlongo langsung cengar – cengir sendiri.

“Gelas cantik beserta cewe cantik sekalian lho. Beneran ga mau?” tanya eunhyuk.

Yoochun juga ikut cengar – cengir.

“Gelasnya gambar personil dbsk. Jadi, itu sebagai bukti bahwa kalian satu. Katanya satu jiwa, satu harapan, satu jawaban. Ga lucu donk kalo ga satu gelas.” Heechul bisikin yunho sambil kedip – kedip centil.

“Sebenarnya DBSK udah satu gelas dalam artian sebenarnya sih. Piringnya pun satu untuk bersama. Tapi, kalau satu orang sakit… semuanya langsung sakit semua.” Yunho mikir.

“Satu gelas berlima!?” heechul kaget.

“Ya udahlah. Aku terima aja. Kalopun ga dipake, bisa di jual.” Yunho menerima tawaran heechul.

Eunchul nyamperin junsu.

“Aku terima.” Junsu langsung terima tanpa perlu digodain dulu.

“Kenapa?” eunchul bingung.

“Yang penting lulus kan.” Ucap junsu polos.

Eunchul senyum – senyum sendiri.

“Chul, kayanya kok masih kurang satu?” eunhyuk clingak – clinguk.

“Masa sih?”

“Iya deh. Kita baru ketemu sama empat orang kan? Kayanya masih kurang satu, deh.”

“Lho? Cuma empat kan.”

“Lu pikir Tmax?”

“Bukannya Tmax Cuma 3?”

“Barusan kan tambah personel.”

Heechul ikut clingak – clinguk.

“Oh, itu kali!” heechul nunjuk taemin yang lagi jongkok di bawah meja.

“Ngaco! Itu kan boneka buat dekorasi.” Eunhyuk njitak kepala heechul.

“Masa? Kayanya hidup kok.”

“Ga lah. Emang boneka hantu?”

Taemin mendadak nengok ke heechul terus senyum.

“Huwaa!! Bonekanya ngefans sama aku!” heechul langsung heboh.

Eunhyuk ikut nengok.

“Itu anak orang, chul.” Ucap eunhyuk enteng.

“Lho? Tadi katanya boneka.” Heechul bingung.

“Aku pikir yang itu.” Eunhyuk nunjuk boneka doraemon yang ada di atas meja.

Eunchul nyamperin taemin yang terus ikutan jongkok ria sama taemin. Mendadak jadi berasa kaya WC umum?

“Ade kenapa?” tanya heechul dengan muka keibuan.

“Orang tua saya tersesat.” Jawab taemin lugu.

“Kayanya kamu deh yang tersesat.” Eunhyuk ngikik.

“Kasian. Sini mama kasih permen.” Heechul ngasih permen yang harganya seratusan.

Taemin langsung buang muka terus ngeliatin permen yang harganya seribuan.

“Pinter juga nih anak.” Pikir eunhyuk.

Mendadak terdengar suara keretak kayu.

“Denger ga?” tanya junsu.

“Denger kok.” Jawab yoochun enteng.

“Joong, suara apaan yah?” tanya yunho.

“Takut…” jaejoong menggenggam tangan yunho.

“Hiii!! Padahal belum mati, kok udah ada hantunya…” heechul langsung heboh.

Peti mati bergerak sendiri…

“Kyaaaa!! Eunhyuk!!” heechul meluk eunhyuk.

“Eikkz!! Aku ga bisa napas.” Eunhyuk berusaha nglepas heechul. Tapi ga bisa.

“Uwaah! Peti matinya gerak!” junsu ikut heboh.

“Terus kenapa?” yoochun masih cool.

Sementara yunjae diam seribu bahasa namun genggaman tangan jaejoong makin erat.

Peti mati terbuka! Sesosok tubuh keluar dari dalamnya. Berjalan maju… maju… maju… agak ke kiri dikit… yak! Maju lagi…

“Hantuuu!!” heechul meluk eunhyuk makin kenceng. Sementara eunhyuk-nya udah kehabisan oksigen sampe ga sadar!

“Apaan tuh!?” junsu merinding.

“Kayanya sih setan.” Yoochun sibuk mbersihin kuku.

Genggaman tangan yunjae makin erat.

“Hyung…” ucap sosok itu.

“Changmin?” heechul melepas pelukannya. Eunhyuk langsung jatuh lemes.

“Uwaah!! Masa changmin udah jadi hantu?” junsu nangis heboh.

“Udah takdir.” Ucap yoochun penuh dengan charisma.

Jaejoong perlahan melepas genggaman tangannya.

“Joong…” aura iblis kembali terasa dalam diri yunho.

Jaejoong langsung cengar – cengir.

“Buang sendiri, deh.”yunho membuka bekas genggaman tangan jaejoong. Sebuah bungkus permen kini menghuni tangannya.

Jaejoong ngambil permen itu lagi.

“Kok dia sadar sih aku naruh bungkus permen di tangannya?” tanya jaejoong dalam hati.

“Aku belum mati, hyung…” changmin menatap junsu tajam. Junsu langsung ngumpet di belakang-nya yoochun.

“Oh. Itu changmin, nyuk! Bukan hantu.” heechul menarik napas lega.

Eunhyuk ga jawab. Heechul nengok ke eunhyuk. Terus heboh lagi.

“Huwaa!! Eunhyuk mati!” pekik heechul.

“Huhuhu… Eunhyuk!!” junsu nangis lagi.

“Ini peti matinya mau dipake dulu apa?” tawar yunho.

“Shopping baju item nih.” Celetuk jaejoong.

Changmin ngecek kondisi eunhyuk.

“Masih hidup, kok.” Ucap changmin enteng.

“Emma watson dateng…” bisik yoochun.

Eunhyuk langsung bangun dalam kondisi sehat bugar.

“Mana? Mana?” tanya eunhyuk heboh.

“Eunhyuuuuk!!!” heechul meluk eunhyuk lagi.

“Eikzzz!! Ga bisa napas lagi.”

“Yah… ga seru dong!” seru DBSK + Eunchul kompak.

“Uh, jadi begini min. Masalah yang itu kita rahasiain aja. Ntar kamu kita lulusin.” Heechul langsung ke pokok masalah.

“Iya.” Jawab changmin.

“Sebetulnya rada ga setuju. Tapi, daripada authornya ngambek.” Pikir changmin.

“Terus gimana?” tanya junsu.

“Gitu doang endingnya?” Yunjae ga percaya.

DBSK+Eunchul pulang.

Hehe… Trims atas perhatian para pembaca sekalian. Saya atas nama author mengucapkan banyak trims. Akhirnya FF ini berhasil kelar dengan ending geje seperti biasanya. Hehe…. Kayanya mending aku bikin never ending story aja ya. Biar ga tamat – tamat. Jadi, otomatis ga ada ending geje. Halaah!! Geje amat. Gomaewo…

Taemin clingak – clinguk sendiri di bawah meja.

“Kok sepi?”

Aduh! Ketinggalan satu. Maaf ya… *nggeret taemin pulang ke rumah author*

==================E.N.D================

©2010 S3FFIndo Publishing

“Dilarang keras mengutip,menjiplak, memfotokopi sebagian atau seluruh FanFiction ini tanpa mendapat izin tertulis dari author”

Dont Forget! :

– Give YOUR COMMENT after read this FF. Be a good reader. oKEY?

– UNTUK SEMUA READERS, TOLONG BACA READ FIRST terlebih dahulu. Kami telah menginformasikan tentang semua page sehingga JELAS PAGE/SUB PAGE mana saja yang harus kalian tuju terkait dengan kepentingan kalia, dan info-info lainnya yang mungkin membantu kalian semua ^^

– Thanks for Read and Comment this FF. Feel comfort to stay here and TOGETHER, BEYOND OUR IMAGINATION ~ ^0^

<p

Posted on 9 September 2011, in Freelance Author, SHINee Fanfiction, SM Town and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 12 Komentar.

  1. huwaa author tanggung jawab, asli nggak bisa berenti hahahhaha

  2. sumpah lucu banget
    jadi pengen jadi temennya author
    jangan-jangan kehidupan author lebih geje lagi haha😀😀😀😀😀😀😀😀😀

  3. numpang baca ya..🙂
    keren ff’a..

  4. lucuuu banget!
    puas ngakak malem”

  5. Huahaha Ngakak sumpah..!
    Keren
    gaje
    gila
    idiot smua .__. #plakk
    udah baca dr awal tp comment di part ini aja y ><

  6. keren thor asli!!!!🙂 haduh… ampek sakit nie perut gara2 hbs ngakak!!!😉

  7. seru bnget deh

  8. aduh ketularan Changmin😄 gabisa berenti ketawa nih!! salahkan author!! *nodong author pake bambu runcingnya changmin*

  9. aduh ktwa trus ne …….
    author tanggung jwab nih…..

  10. Udah pernah baca sih.. tapi itu dulu wktu jama jdi siders.. *pengakuan*

    Satu kata buat author ff ini Daebak !! bikin aku ngakak terus ceritanya😀

  11. RiSungMinCassiELF

    Authooorrr …………#aura iblis kyu+changmin+yesung(?)
    Tanggung jawab nih aq sakit perut!!! wkwkkwkwkwkwkwkwkwk
    Asli, virusnya changmin nyebar secepat F1(?)
    Dan sukses membuat saya kesedak lalet karena melongo pas di bagian gaje 100% (apaan deh…)
    Great ff! Kekekekekekekeke😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: