[FF/S/4/PG-15] Maybe..Yes?! – End

TITLE: Maybee..Yes?!

MAIN CAST: SNSD YURI – SUPER JUNIOR SIWON

OTHER CAST: SNSD and Super Junior members

GENRE: ROMANCE

TYPE: SERIES [4SHOT]

Part 1 :: Part 2 :: Part 3

.::PART FOUR::.
Tawa ketiga sahabat Yuri membahana ke penjuru restoran hingga membuat beberapa pengunjung menoleh ke arah mereka.

“Kau memang sudah gila Yul..!!” tawa Jessica merasa kisah yang Yuri alami itu sesuatu yang lucu.

Yuri hanya mengerucutkan bibirnya atas reaksi teman-temannya setelah ia menceritakan kekalutannya.

“Dari awal memang sudah diluar kewajaran, jelas-jelas kamu tahu pria itu gay, tapi kamu tetap nekat menikah dengannya, jadi tak heran kalau kamu suka padanya..” tawa Taeyeon sama sekali tak prihatin dengan nasib Yuri.

“Yul…hati-hati, mungkin kamu bisa makin menyukainya lagi, karena setahuku para gay itu memiliki karakter yang lebih lembut dari para pria pada umumnya…mungkin karena mereka memiliki sisi feminim makanya mereka bisa bersikap seperti itu…” terang Sooyoung membuat ketiga temannya menatap takjub.

“Bagaimana kamu tahu tentang itu?” heran Taeyeon karen merasa hari ini Sooyoung menjadi lebih cerdas dari biasanya.

“R.A.H.A.S.I.A!!!”

“Menyebalkan..” gerutu Jessica tapi ia setuju dengan ucapan Sooyoung tadi.

“Itu bisa saja, Siwon menganggapmu sebagai saudara makanya mungkin dia memperlakukanmu seperti itu…”

“Tapi bisa juga….” sesuatu terlintas dibenak Taeyeon.

“Apa?”

“Bisa jadi…Siwon telah menjadi normal lagi…mungkin dia berubah karena benar-benar menyukaimu…seperti katamu itu…”

Yuri terdiam dan sesekali mengetuk-ngetuk telunjuknya ke meja.

Apa mungkin yang dikatakan Taeyeon??

Ingatan Yuri kembali pada kejadian saat malam pertamanya di apartemen saat Siwon marah dan mencium paksa dirinya, saat itu Siwon seperti seorang pria normal, ia tak terlihat seperti seorang gay yang hanya menyukai sesama jenis saja.

“Kalau begitu kamu buktikan saja Yul..” cetus Sooyoung yang mengerti keraguan Yuri.

“Choi Sooyoung kamu pasti punya ide gila lagi..” tebak Jessica membuat Sooyoung tertawa dan menatap jahil pada Yuri.

“Kalau kamu memang menyukai Siwon, tak ada salahnya mencoba dari pada penasaran…iyakan..??” ujar Sooyoung enteng.

“Hm..jadi..kamu benar-benar jatuh cinta pada-pria-yang-bukan-tipemu Yul?” tanya Jessica dengan tatapan menggoda. Karena dulu Yuri pernah meremehkan Siwon yang pernah menjadi pria-idaman Jessica.

Yuri hanya tertawa merasa disindir.

“Ah…sudahlah jangan diteruskan lagi..” pinta Yuri malas.

“Kenapa tidak, cobalah dan nanti kami yang akan menilai…” ajak Taeyeon.

“Kalian?” heran Yuri.

“Iya, bukannya sabtu ini kamu mengundang kami ke rumah kalian, nah saat itu lakukan percobaan, bagaimana?”

Jessica dan Sooyoung mengangguk setuju.

“Entahlah..lihat saja nanti..” pasrah Yuri.

*@*@*@*

Sabtu malam~

Sedari tadi Siwon hanya diam menjadi penonton kesibukkan Yuri yang sedang menyiapkan makan malam untuk para tamu mereka.

Yuri sama sekali tak mengijinkan Siwon untuk membantunya, karena itu sedari tadi dia hanya memperhatikan Yuri yang sibuk sendiri.

Malam ini Yuri seperti biasa terlihat cantik, bahkan menurut Siwon, malam ini Yuri tampak lebih cantik dari hari-hari sebelumnya.

Tentu saja, karena itu adalah salah satu rencana Yuri dan ketiga temannya yang ingin membuktikan kenormalan Siwon sebagai seorang pria. Karena itu, Yuri sengaja berdandan dengan cantik dan menggunakan gaun yang manis pula.

Siwon tersenyum sendiri, rasannya ia ingin mendekap Yuri dari belakang dan mencium gadis itu, tapi Siwonpun tak ingin membuat Yuri ketakutan dan menangis seperti waktu itu.

TINGGG!!! TONG!!!

“Biar aku yang buka..” Siwon segera menuju ke pintu.

“Selamat malam..!!” koor Sooyoung, Taeyeon dan Jessica.

Siwon sempat terkejut melihat kehadiran Jessica, ia tak menyangka Yuri akan mengundang gadis itu.

“Apa kabar..” sambut Siwon kaku lalu mempersilahkan mereka masuk.

“Kalian sudah datang?” sambut Yuri yang terlihat senang dengan kedatangan para sahabatnya.

“Wah Yuri-ya kamu cantik sekali..” puji Jessica yang menyukai gaun yang digunakan oleh Yuri, apalagi gaun itu Jessica yang memilihkan untuk Yuri.

“Terima kasih..” Yuri mencubit pipi Jessica membuat Jessica memukul pelan lengan Yuri.

Siwon yang melihat hal itu langsung menjadi cemburu, raut wajahnya berubah suram.

“Hm..bau masakanmu harus sekali, apa kita sudah boleh makan??” tanya Sooyoung to the point membuat Taeyeon melotot padanya.

“Kita tunggu dulu teman Siwon-ssi..”

“Tak apa, kalau kalian ingin makan duluan, silahkan saja..”potong Siwon.

“Tidak jangan salah paham, Sooyoung memang suka bercanda seperti itu..”

TING!! TONG!!

Bel kembali berbunyi tapi belum sempat Siwon menuju ke pintu seseorang telah masuk duluan.

“Yah Siwon-ah, ternyata password pintu belum kamu gantinya..??” dari arah pintu terdengar suara laki-laki yang baru masuk.

“Oh maaf..apa kabar, aku Lee Donghae…aku lupa kalau Siwon sudah menikah…makanya aku langsung masuk..” celoteh Donghae, Siwon hanya tersenyum dengan sikap Donghae yang selalu bertindak seenaknya.

“Yuri-ssi…dia itu Donghae..dan tenang saja nanti aku pasti akan mengganti passwordnya..biar dia tak seenaknya langsung masuk ke sini…” tawa Siwon.

Yuri dan ketiga temannya saling lirik, kini pemikiran bahwa Siwon telah menjadi pria normal lenyap sudah dengan kehadiran Lee Donghae si-pasangan-gay-Siwon.

Kini suasana diantara mereka malah menjadi kaku, acara makan mereka dilewati hampir tanpa percakapan. Yang terdengar hanya celetukan-celetukan konyol Donghae yang sepertinya tak sadar dengan ‘aura-kelam’ diantara mereka.

Begitupun suasana saat mereka berkumpul seusai makan malam, Yuri dan Siwon malah lebih banyak diam

.

“Apa setiap hari kalian berdua sekaku ini?” tanya Donghae yang akhirnya sadar dengan atmofir di antara mereka.

Jessica melirik kesal ke arah Donghae, apa pria itu tak sadar ialah biang masalah di tempat ini.

“Jessica-ssi, sepertinya kamu ada masalah, ada apa? Sepertinya dari tadi kamu terus melihatku dengan sinis?” tanya Donghae blak-blakan.

“Aku? Tidak juga..” jawab Jessica malas, kening Donghae mengerut, ia seperti mengingat sesuatu.

“Sepertinya kita pernah bertemu…tapi dimana ya?” tanya Donghae, Yuri dan teman-temannya kembali saling lirik.

“Ah..hyung bagaimana kalau kita ke ruang kerjaku sebentar, ada yang ingin aku bicarakan..”ajak Siwon, ia tak ingin Donghae mengingat kejadian saat Yuri menyatakan cintanya pada Jessica.

“Sebentar aku ingat..kalian ini gadis-gadis yang di cafe itu..dan kamu…” Donghae tak meneruskan ucapannya. Kini ia telah ingat semuanya.

Donghae menatap Siwon tak percaya, lalu berpaling pada Jessica dan Yuri.

“Hyung ayolah..ikut aku..!!” Siwon segera menarik tangan Donghae menuju ruang kerjanya.

“Aku tidak percaya hal ini..!!” heran Sooyoung begitu kedua pria itu masuk ke ruang kerja.

Yuri hanya mampu menatap kosong pada pintu yang tertutup di mana didalamnya Siwon dan Donghae sedang berduaan.

“Yul…kamu tak apa-apakan?” tanya Taeyeon prihatin.

“Aku hanya merasa bodoh..” desah Yuri sambil tersenyum hambar.

“Aku tak menyangka mereka seberani itu, bahkan di depanmu..” geram Jessica atas tindakkan Siwon yang menarik Donghae masuk ke ruang kerja tanpa peduli dengan perasaan Yuri.

Yuri hanya mendesah pelan.

“Saat ini..aku ingin sendiri..” pinta Yuri, terlihat jelas ia sedang terluka.

“Baiklah, kami sebaiknya pulang, dan saranku..sebaiknya kamu harus bersikap tegas pada suamimu…bagaimanapun dia tak pantas membawa masuk kekasihnya ke rumah kalian ini..”

Yuri mengangguk pelan atas saran Taeyeon, dengan lesu Yuri akhirnya mengantarkan ketiga temannya ke pintu, semua rencana mereka untuk mencari tau tentang kenormalan Siwon akhirnya batal karena sikap Siwon menunjukkan bahwa ia masih berhubungan dengan kekasih-gay-nya.

*@*@*@*

Saat Donghae dan Siwon keluar dari ruang kerja, suasana ruang tengah telah sepi.

Yuripun tak tampak di sana, akhirnya Donghae pulang tanpa pamit pada Yuri, iapun jadi mengerti kekakuan suasana tadi setelah Siwon menceritakan segalanya di ruang kerja tadi.

Siwon menghela napas berat, saat ini perasaannya juga sedang sedih dan kecewa, sama halnya yang sedang Yuri alami saat ini.

Kesalahpahaman diantara mereka menjadi semakin rumit karena pertemuan tadi.

Perlahan Siwon menghampiri kamar Yuri yang tertutup rapat.

Siwon kembali mendesah dan menyentuh pintu kamar Yuri.

Ia merasa usahanya untuk membuat Yuri mencintainya masih sangat panjang dan tak akan mudah, apalagi sampai hari ini Yuri masih berhubungan dengan Jessica dan secara terang-terang berani mengundang Jessica untuk masuk ke rumah mereka.

“Hm..?” sayup-sayup Siwon mendengar sesuatu dari dalam kamar Yuri, Siwon menempelkan telingganya ke pintu untuk memastikan pendengarannya.

Dari dalam terdengar isakan, sepertinya Yuri sedang menangis.

Ada apa? Kenapa gadis itu menangis, bukannya tadi ia baru saja bertemu dengan kekasihnya?
Apa tadi mereka bertengkar saat ia sedang berada di ruang kerja bersama Donghae??

“Yuri-ssi..?!” panggil Siwon pelan, sesekali ia mengetuk pintu kamar.

Dari dalam, Yuri terkejut mendengar suara Siwon, ada apa Siwon memanggilnya?

Saat ini Yuri terlalu sedih untuk melihat wajah Siwon, hatinya sedang sakit karena cemburu.

“Yuri-ssi..boleh aku masuk?” tanya Siwon.

Yuri tak menjawab, iapun ingat ia lupa mengunci pintu kamarnya tadi.

Jangan sampai Siwon masuk dan melihat kondisinya yang mengenaskan ini.

“Ada apa?” tanya Yuri dengan suara parau, ia enggan beranjak dari tempat tidur.

“Kamu tak apa-apa? Kenapa menangis?” tanya Siwon hati-hati.

Bodoh!! Tentu saja karenamu..maki Yuri dalam hati.

“Pergilah, aku tak apa-apa..” usir Yuri.

“Apa pacarmu membuatmu menangis?” tanya Siwon akhirnnya karena ia terlalu penasaran.

Pacar??

Yuri menghapus airmatanya, apa maksud ucapan pria itu​​​​?!

Pacar apa?!
Yuri melihat ke arah pintu.

“Apa maksudmu? Pacar apa?” tanya Yuri tanpa menyuruh Siwon masuk.

“Aku tahu semuanya Yuri-ssi…Jessica itu kekasihmu kan…aku melihat kalian saat di cafe dulu…?!!” akhirnya mereka melakukan percakapan diantara pintu yang tertutup.

Siwon rasa pembatas ini membuatnya mampu mengungkapkan segala hal yang ada dibenaknya.

Yuri makin tak mengerti dengan arah pembicaraan Siwon, bukannya di sana jelas-jelas Siwonlah yang sedang berciuman dengan pacar-gay-nya, tapi kenapa sekarang malah membahas tentang dirinya dan…..Jessica??

Tunggu, kenapa harus Jessica??

Kenapa Siwon berpikir dia dan Jessica pacaran??

“Siwon-ssi…jangan samakan aku denganmu..aku tak ada hubungan apa-apa dengan Jessica, dia itu sahabatku dan aku gadis normal…!!”

Siwong menghela nafas mendengarnya.

“Tak perlu kamu tutupi, sebelum kita menikah aku sudah tahu semuanya..aku bisa menerimamu apa adanya…”

Yuri makin bingung dengan ucapan Siwon. Ia bahkan jadi kesal karena Siwon seakan menuduhnya sebagai seorang lesbian.

“Aku bukan lesbian, aku normal, tidak mungkin aku menyukai Jessica atau gadis lain…memikirkannya saja aku sudah merinding, jadi mana mungkin!!” seru Yuri sedikit kesal.

Tapi Siwon tak mengatakan apapun.

Yuri menunggu tanggapan dari Siwon tapi ia tak mendengar apapun.

Airmata Yuri kembali menetes.

Ia tak tahu apa yang sedang Siwon pikirkan saat ini, yang tak normal adalah Siwon tapi kenapa ia malah yang dituduh seperti itu.

Suasana menjadi sunyi, mungkin Siwon telah pergi ke kamarnya.

Yuri tersenyum perih, ternyata mencintai seseorang bisa sesakit ini.

“Aku normal…aku bisa pastikan itu..karena telah aku jatuh cinta padamu Siwon-ssi…ini nyata..karena ini sangat sakit…” tangis Yuri.

Ia bahkan tak peduli jati diri Siwon yang menyimpang, rasa cintanya terlalu kuat untuk melupakannya pria itu.

CEKLEK!!!

Pintu tiba-tiba terbuka dan Siwon berdiri di depannya.

“Katakan sekali lagi..!!??” seru Siwon.

“Apa?!” bingung Yuri.

“Katakan kalau tadi kamu jatuh cinta padaku?!”

Yuri menatap Siwon denga airmata yang makin mengalir deras,

Apa saat ini Siwon sedang mempermainkannya??

Apa Siwon ingin menertawakannya karena telah jatuh cinta pada dirinya yang seorang gay, yang lebih menyukai laki-laki dari pada wanita??

“Yuri-ssi..”Siwon menghampiri Yuri yang terduduk di tempat tidur, gadis itu tertunduk dan masih menangis. Siwon berlutut di hadapan Yuri agar posisi mereka sejajar.

“Apa yang sedang kamu tangisi??? Jessica…atau..aku?” tanya Siwon penasaran karena tadi ia seperti mendengar Yuri mengatakan telah jatuh cinta pada dirinya.

Yuri mengangkat wajahnya dan menatap kesal ke pada Siwon.

“Berhentilah membahas tentang Jessica, aku tak tahu dari mana pemikiran bodohmu itu…satu-satunya orang yang membuatku menangis seperti ini cuma kamu, aku merasa bodoh karena telah menyukaimu yang seorang…”

Ucapan Yuri langsung terpotong oleh ciuman Siwon.

Walau Siwon menciumnya secara tiba-tiba namun ciuman ini berbeda dari ciuman pertama mereka yang kasar, ciuman Siwon ini terasa lembut…sangat lembut.

Yuri menyukainya sehingga iapun larut dan membalas ciuman Siwon.

Ia tak peduli lagi Siwon seorang gay atau apapun, yang jelas ia sangat menyukai pria ini.

Begitupun yang dirasakan oleh Siwon, ia tak peduli seperti apa Yuri dulu, karena ia rasa saat ini Yuri telah membalas cintanya.

Siwon mengakhiri ciuman mereka dan menghapus airmata Yuri.

Ia menatap Yuri dengan sangat lembut.

“Aku mencintaimu Yuri-ssi…sangat…!!” bisik Siwon.

Yuri menatap bingung, ia masih tak mengerti, namun ia melihat kesungguhan di mata Siwon.

“Aku…juga..”

Keduanya saling tersenyum dan mengulang ciuman mereka lagi.

Kini mereka mulai yakin bahwa pasangan mereka adalah orang yang normal, atau paling tidak telah menjadi normal…

*@*@*@*


Taeyeon mengetuk-ngetuk dagunya mennggunakan telunjuknya, matanya menatap tajam pada Donghae yang dari tadi terus tersenyum begitu semua kesalapahaman diantara mereka telah lurus kembali.

Sedangkan Jessica hanya mencibir dann memalingkan wajahnya dari Donghae, dan Sooyoung begitu salahpaham antara mereka jelas, ia malah pergi ke mini market untuk membeli makanan,karena selera makannya sempat rusak karena suasana di rumah Yuri.

Sepulang dari tempat Yuri ketiga gadis itu menunggu Donghae untuk meminta Donghae menjauhi Siwon, namun begitu Donghae melakukan hal yang sama pada Jessica, titik masalahpun terungkap.

Mereka saling mengungkapkan kejadian dari sisi masing-masing saat di cafe dulu yang menyebabkan kesalahpahaman antara Yuri dan Siwon yang sebenarnya normal dan saling mencintai.

Mengetahui itu Sooyoung malah tertawa terbahak-bahak, Taeyeon hanya mampu bengong karena merasa takdir Yuri dan Siwon sangat unik.

Sedangkan Jessica, ia malah kesal karena kebodohan dan kegilaan Yuri saat itu membuatnya dikira seorang lesbian oleh Siwon.

“Apa sekarang aku sudah boleh pulang?” tanya Donghae pada kedua gadis di hadapannya.

“Ya pergilah..!!” usir Jessica dingin, tapi Donghae malah tersenyum dengan sikap Jessica.

“Jessica-ssi, apa mau berkencan denganku? Aku akan buktikan kalau aku ini laki-laki normal..?” tanya Donghae tanpa sungkan membuat Taeyeon menahan senyumnya.

Jessica mencibir.

“Aku lebih baik jadi lesbian dari pada harus berkencan denganmu, hanya pria rendahan yang memakai cara licik agar putus dengan pacarnya..” sinis Jessica.

Karena saat di cafe dulu Donghae seenaknya mencium Siwon karena ingin lepas dari Yoona, ia membuat kondisi seolah-olah ia dan Siwon adalah pasangan gay, dan rencananya berhasil, Yoona meninggalkannya. Namun hal itu bukan hanya membuat Yoona sakit hati tapi juga menyiksa Yuri yang salah paham karena hal itu.

“Ayo..!!” Jessica segera menarik tangan Taeyeon untuk pergi dari hadapan Donghae yang hanya tersenyum tanpa dosa atas ucapan Jessica tadi.

“Aku tak bisa bayangkan bagaimana reaksi Yuri bila tahu Siwon juga mencintainya…mereka berdua sangat lucu..dan seperti sedang dipermainkan oleh takdir..” tawa Taeyeon.

Jessica hanya mengangguk setuju. Mereka berencana akan menjelaskan semua kesalapahaman ini kepada Yuri besok.

Takdir memang memiliki caranya sendiri untuk menyatukan tiap pasangan, begitupun dengan Siwon dan Yuri..

Berawal dari janji masa lalu kedua kakek mereka..

Berlanjut dengan kesalapahaman…

Dan berakhir dengan rasa cinta yang kuat antara keduanya~

Jadi…bagaimana dengan takdirmu???

=The End=

Buat Grellfics yang mengikuti cerita ini…

aku ucapin makasih…
Semoga suka dengan endingnya^^

Posted on 13 September 2011, in AUTHOR, HeLLeN Hoon, SM Town, Super Fanfiction and tagged , , , , . Bookmark the permalink. 5 Komentar.

  1. akhirnya kesalahpahaman yuri-siwon slese juga~😛
    Donghae oppa deh pasti yg bikin gara2/plakk -.-
    endingnya so sweet~😀
    di tggu karya slanjutnya~ ^^

  2. axhirny semuanya terbuxa sudah..g bisa nahan senyum baca tingxah n bayangin watadoznya donghae..endingnya emang so sweet!

  3. Ceritanya 10 points 10 deh! Daebakk, aku sampe bisa ngebayangin klo ini beneran real drama!
    Ditunggu cerita selanjutnya ya author ^^

  4. Waa suka suka suka n,n
    Akhirnya kesalahpahamannya terungkap n,n

  5. Suka sm karakter siwon yg baik dan sabar bgt…
    Tapi, ini ff kpendekan kalo mnurut ak..🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: