MIDNIGHT SUN/OKI★KIM/TEASER

 

Author             :           Oki★Kim / @helloimoki

Main Cast        :           Song Sun Hye – Lee Jin Ki

Support Cast   :           Han Jin Kyu

Ayah Sun Hye

Ibu Sun Hye

Length             :           one shoot

Rating                         :           PG-15

Genre              :           Friendship, AU

Disclaimer       :           Para cast dan cameo menjadi diri mereka sendiri dalam ff ini dan alur cerita ini secara garis besar saya ambil dari film jepang Taiyou No Uta. Saya selaku penulis hanya sebagai pengembang dari cerita ini.Jangan hakimi saya jika ada yang tidak sesuai dengan kehidupan nyata ataupun karena cerita ini sangat mirip dengan film Taiyou No Uta karena cerita ini memang sepenuhnya berasal dari skrip asli film tersebut dan saya tergerak untuk menulisnya dalam bentuk fanfiction dan dibumbui dengan imajinasi liar saya.Jadi tolong jangan hakimi saya sebagai plagiat karena niat awal saya bukan memplagiat tapi menuliskan kembali dan menambah atau merombak beberapa bagian yang saya rasa perlu.Terima kasih.

Note                :           saya Oki★Kim, author laki-laki kedua dan untuk saat ini mungkin jadi satu-satunya author laki-laki di SHINee Super Shinki FF Indo setelah author laki-laki pertama mengundurkan diri. Jadi tolong jangan panggil saya Onnie karena saya LAKI-LAKI dan berhenti memanggil saya thor, karena nama saya bukan jonthor, bathor, kunthor, dll. Cukup panggil saya Oki atau Oppa. Tolong berikan komentarnya baik berupa kritik, saran, koreksi, atau pujian😉 asal jangan bashing, semuanya akan saya terima dengan kerendahan hati.  Terima kasih.

Sekali lagi cerita ini selebihnya hanya fiksi, bukan untuk menjatuhkan harkat dan martabat pihak manapun.Terima kasih.

Ada baiknya membaca ff ini sambil mendengarkan lagu YUI – GoodBye Days.😀

Jangan lupa RCL jika sayang bias!

HAPPY READING!

Hangat, aku tahu rasanya pasti hangat diluar sana saat ini. Walaupun sudah hampir lima tahun aku tidak bisa merasakannya. Aku tetap ingat bagaimana rasanya belaian lembut mentari pagi.Untuk alasan tertentu aku tidak diperbolehkan terkena sedikitpun sinar matahari. Jika tidak hal buruk akan terjadi, ujar ibuku yang sudah sangat aku hapal diluar kepala. Walaupun aku sudah mengetahui hal terburuk yang akan terjadi jika sedikit saja kulitku terkena terpaan sinar matahari, kedua orangtuaku selalu menyemangatiku jika aku akan bertahan jika aku tetap mengurung diri di kala matahari sedang bersinar. Walaupun aku tahu itu berbahaya, tapi aku selalu merindukan hangatnya sinar matahari. Terlebih ketika ia baru menampakkan dirinya dengan tersenyum hangat seperti saat ini.

Mataku terpaku mengikuti sesosok pria muda yang muncul di persimpangan jalan.Dari atas sini, dari jendela kamarku yang terletak dilantai dua dan ditambah lagi rumahku berada di atas sebuah bukit kecil sehingga aku bisa melihat jelas kearahnya.Ia sedang melajukan skuter miliknya dengan kecepatan sedang. Seperti biasa, sebuah papan surfing menempel pada penyangga khusus di skuternya. Seperti biasa, ia berhenti di sebuah halte kecil di pinggir jalan. Seperti biasa, ia memasukkan sebuah koin lalu mengambil sebotol minuman dari mesin penjual otomatis. Seperti biasa, ia duduk di bangku halte setelah meminum minumannya beberapa teguk lalu ia membaringkan dirinya sejenak di bangku halte seperti biasa.

Aku sudah sangat hapal segala kebiasaan yang selalu ia lakukan di halte itu karena setiap pagi, aku selalu melihatnya dari atas sini. Mungkin sudah dua tahun lebih aku memperhatikannya dan aku meyadari jika aku memiliki perasaan aneh kepadanya.Setiap melihatnya aku merasa dadaku berdebar pelan dan terasa tubuhku terasa hangat.Apakah aku menyukainya?Entahlah. Aku tidak mengetahui perasaan apa ini. Aku tidak pernah menceritakan kepada siapapun mengenai perasaanku ini.Jangankan kepada orang tuaku, bahkan kepada sahabat baikku, Jin Kyu pun aku tidak pernah mengatakannya.Aku merasa tidak perlu memberitahukan hal ini kepada siapapun.Tidak mungkin orang sepertiku pantas menyukai orang seperti pemuda itu. Walaupun sesekali aku berharap ia melihat ke arahku dan memberikan senyumnya yang sehangat mentari pagi itu kepadaku.

Aku tersadar dari lamunanku sendiri dan kembali melihat ke pemuda itu kini sedang duduk. Ah, wajahnya terhalang oleh rambu halte, seperti biasa! Aku sedikit kesal pada rambu halte itu, benda itu selalu menghalangiku ketika pemuda itu sedang duduk memandangi papan surfing di skuternya. Ketika aku berusaha melihat dari sudut lain agar wajah pemuda itu dapat terlihat, tiba-tiba ia berdiri karena kedua sahabatnya datang. Pemuda itu selalu menunggu kedua sahabatnya ini di halte dan seperti biasanya, tidak sampai hitungan detik ketiganya sudah duduk di skuter masing masing dan beranjak meninggalkan halte.

Setelah pemuda itu dan ketiga sahabatnya tidak terlihat lagi di ujung jalan, aku segera menarik plastic kedap cahaya yang sudah dipasang ayahku menjadi gorden agar kamarku terlindung dari cahaya matahari seterik apapun.Setelah seluruh jendela tertutupi, aku beranjak ke ranjangku. Mengatur alarm pada jam beker agar membangunkanku menjelang malam nanti.

-TBC-

About Oktabri

procrastinator

Posted on 8 Desember 2011, in Korean FF, Oki Kim★fiksikopat, SHINee Fanfiction and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink. 3 Komentar.

  1. annyeong….aq reader bRu….
    eun kyo imnida…..
    daebak crita ny….
    aq ska ff ni. ..gmna seorang cwek dgn kkurangan ny mencintai cowok dari kjauhan….
    wow….lanjut chingu….
    aq tunggu d stiap klanjutan ny y…
    fighting!!!!

  2. Anyeong sy reader baru.. Mian bru comment. Gomawo karna main cast ny bias sy (onew) … Ff tdk hrus bikinan sndri, trkadang ada jg yg mnulis ulang dr sebuah film, sbnrnya itu bagus krna g sdkit org yg tdk tau jalan crita film tsb trmasuk sya, haha itung2 brcerita.. Aplg main cast ny bias, haduhhh sip deh, keep writing😉

  1. Ping-balik: MIDNIGHT SUN/OKI★KIM/PART2 « ミ SHINee Super Shinki FF Indo ♥

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: